Anda di halaman 1dari 8

Kelompok 1

Agung Rachmat Wijaya


Anita Nurmayanti
Ina Nabila Nurjihan
Islah Munawar
M. Juliandri Musa
M. Rysal Adhitya Rismaya
Moza Mochamad Rafli
Naela Fitriani
Zahra Sa’diatul Auliya
DEVELOP
MENT AS
SITUATED
KNOWLED
GE
PENDAHU
LUAN
Pembangunan memiliki definisi yang kompleks, tergantung pada dimana dan oleh siapa definisi itu
dibuat. Pembangunan dapat berbentuk konkret, tindakan, proses, dan gagasan.

D/development

Proyek intervensi yang


muncul pasca Perang Dunia Pembangunan dalam
II di dunia ketiga dalam masyarakat kapitalis
konteks dekolonialiasi dan sebagai rangkaian
perang dingin. proses sejarah yang
tidak merata dan
sangat kontradiktif.
MOMEN munculnya GEOGRAFI
PEMBANGUNAN

Sub-bidang Geografi Pembangunan mulai muncul pada 1960 dan


1970-an, namun perkembangannya sangat lambat. Hingga muncul
argumen dari Potter (2001), bahwa Geografi Pembangunan masih
kurang ‘ditekankan’ dalam studi geografi di Inggirs.

Perkembangan awal geografi mencerminkan asumsi-asumsi yang


mengacu pada Marxisme. Para ahli gegrafi pada saat itu
menggunakan analisis materialis-historis untuk menganalisis
kontradiksi kapitalisme, perjuangan kelas, pembangunan yang tidak
merata, dan imperialisme di Dunia Selatan.
Apa yang geograf miliki dengan studi
pembangunan?

Determinasi Faktor
Pembangunan
Lingkungan Geografi

Para geograf berpendapat bahwa Geografi mempengaruhi pembangunan melalui


saluran fisik, seperti produktifitas tanah, curah hujan, dan suhu, juga saluran
manusia, seperti lokasi populasi hubungannya dengan pantai atau pusat kota.
Apa yang geograf miliki dengan studi
pembangunan?

Ide-ide yang Proses yang terjadi


berhubungan dengan dalam skala Fokus terhadap
pengetahuan dan keruangan yang las hubungn dalam
konteks dalam dan saling masyarakat
geografi bersinggungan.

Keragaman
Perhatian terhadap
kerugangan atau
pencetus
ketergantugan lokasi
D/development
dalam sebuah proses
KESIMPULAN

Terlepas dari banyaknya definisi dari geografi pembangunan, perlu diperhatikan


bahwa proses dan gagasan pembangunan keruangan merupakan kontribusi
mendasar geografi terhadap bidang studi pembangunan yang lebih luas.

Seperti pendapat Harver (1996:102) terkait pentingnya geografi, bahwa


“Dunia harus digambarkan, dianalisis, dan dipahami bukan seperti yang
kita inginkan, tetapi sebagaimana adanya, manifestasi material dari
harapan dan ketakutan manusia yang dimediasi oleh proses reproduksi
sosial yang kuat dan saling bertentangan”
TERIMAKASIH