Anda di halaman 1dari 17

ASPEK KEUANGAN DALAM

KEWIRAUSAHAAN

KELOMPOK 8

DIAN OKTAVIANI 1601060


LOTINORIS CARDO 1601074
NISAURAHMAH 1701124
WIDYA LEXITA PUTRI 1601095

DOSEN : INDRA MAKMUR, S.SI, M.M, A.pt


PENDAHULUAN

 Dalam dunia usaha, aspek manajemen sangat penting


untuk diperhatikan, termasuk aspek keuangan
 Menurut penelitian di AS, 90% kegagalan usaha
disebabkan aspek manajemen yang kurang baik.
 Aspek manajemen ini termasuk pengelolaan keuangan
usaha
Manajemen keuangan

Manajemen Keuangan
manajemen keunagan adalah segala kegiatan atau aktivitas
perusahaan yang berhubungan dengan bagaimana cara
memperoleh pendanaan modal kerja, menggunakan atau
mengalokasikan dana, dan mengelola aset yang dimiliki
untuk mencapai tujuan utama perusahaan.

Tujuan manajemen keuangan


Tujuan utama manajemen keuangan adalah untuk
memaksimalkan nilai yang dimiliki perusahaan atau
memberikan nilai tambah terhadap asset yang dimiliki oleh
pemegang saham.
 Pada umumnya, sebagian besar orang menghadapi kendala
terkait aspek keuangan dalam memulai usaha. Kendala tersebut
meliputi:
o Tidak mempunyai modal (uang).
o Kesulitan menghitung jumlah modal awal untuk memulai usaha

 Tahapan yang perlu dilalui oleh calon wirausaha terkait aspek


keuangan sebelum memulai usaha:
o Membuat rencana aspek keuangan (modal)
o Memperkirakan prospek keuangan
o Perkiraan neraca
oPerkiraan laba rugi
oPerkiraan arus kas.
Manfaat membuat rencana aspek keuangan:

Memahami secara baik berapa sebenarnya


modal yang diperlukan untuk usaha
Mengetahui modal minimumyang diperlukan
untuk usaha
Mengetahui secara baik apakah usaha
tersebut menguntungkan secara jangka pendek
maupun jangka panjang.
Ruang Lingkup Manajemen Keuangan

1. Keputusan pendanaan, meliputi kebijakan manajemen dalam pencarian dana


perusahaan, misalnya kebijakan menerbitkan sejumlah obligasi dan kebijakan
hutang jangka pendek dan panjang perusahaan yang bersumber dari internal
maupun eksternal perusahaan.

2. Keputusan Investasi, Kebijakan penanaman modal perusahaan kepada aktiva


tetap atau Fixed Assets seperti gedung, tanah, dan peralatan atau mesin, maupun
aktiva finansial berupa surat-surat berharga misalnya saham dan obligasi atau
aktivitas untuk menginvestasikan dana pada berbagai aktiva.

3 Keputusan Pengelolaan Aset, Kebijakan pengelolaan aset yang dimiliki secara


efisien untuk mencapai tujuan perusahaan.
Fungsi Manajemen Keuangan

Fungsi utama Manajemen Keuangan adalah sebagai


berikut:

1. Planning atau Perencanaan Keuangan, meliputi


Perencanaan Arus Kas dan Rugi Laba.
2. Budgeting atau Anggaran, perencanaan penerimaan
dan pengalokasian anggaran biaya secara efisien dan
memaksimalkan dana yang dimiliki.
3. Controlling atau Pengendalian Keuangan, melakukan
evaluasi serta perbaikan atas keuangan dan sistem
keuangan perusahaan.
4. Auditing atau Pemeriksaan Keuangan, melakukan audit
internal atas keuangan perusahaan yang ada agar sesuai
dengan kaidah standar akuntansi dan tidak terjadi
penyimpangan.
5. Reporting atau Pelaporan Keuangan, menyediakan
laporan informasi tentang kondisi
keuangan perusahaan dan analisa rasio laporan
keuangan.
Analisa Rasio Keuangan

Alat analisis yang sering digunakan untuk mengetahui


kondisi dan prestasi keuangan perusahaan. Tolak
ukurnya biasanya dengan membandingkan kenaikan
atau penurunan prestasi antara dua laporan posisi
keuangan pada dua periode waktu tertentu.

Analisa Rasio Keuangan yang umum dipakai


dikelompokkan sebagai berikut:
1. Liquidity Ratio, nilai rasio untuk menilai kemampuan
perusahaan dalam memenuhi seluruh kewajiban finansial dalam
jangka pendek. Laporan berupa analisa Current
Ratio dan Working Capital to Total Asset (WCTAR).

2. Leverage Ratio , rasio untuk menilai seberapa besar dana yang


diberikan oleh pemegang saham atau owner dibandingkan
dengan dana yang diperoleh dari pinjaman dari dari pihak
kreditur. Laporan berupa Total Debt to Assets (DAR), Total
Debt to Equity (DER).
3. Activity Ratio, rasio ini digunakan untuk mengukur efektivitas
manajemen dalam menggunakan sumber dayanya. Semua rasio aktifitas
melibatkan perbandingan antara tingkat penjualan dan investasi pada
berbagai jenis aset yang dimiliki. Laporan analisa berupa Total Asset
Turn Over (ATO), Working Capital Turn Over (WCTO), Total Equity to
Total Asset (EA).

4. Rentability Ratio, rasio ini digunakan untuk menilai tingkat efektifitas


manajemen yang dilihat dari laba yang dihasilkan terhadap penjualan
dan investasi perusahaan. Laporan analisa berupaReturn on
Equity (ROE), Return on Assets (ROA), Earning Power of to Total
Invesment (EPTI), Gross Profit Margin (GPM), dan Operating
Income (OI).
Aspek keuangan dalam kewirausahaan

Semakin baik kinerja keuangan suatu perusahaan, semakin besar


kemungkinan perusahaan tersebut untuk meraih sukses.
Maka seorang pemimpin atau pemilik perusahaan harus atau
mutlak menguasai manajemen keuangan sesederhana apapun. Dg
menguasai manajemen keuangan, maka pengusaha atau pemilik
perusahaan yg bersangkutan akan dapat mengetahui posisi
keuangan usahanya, dan dapat mengambil keputusan tentang
langkah-langkah yang akan dilakukan, terutama apabila keuangan
perusahaan tersebut ternyata menghadapi masalah.
Pengelolaan awal keuangan dalam berwirausaha :

1. Memisahkan uang usaha dg uang pribadi


Langkah pertama bagi wirausahawan pemula sehingga tidak ada kesulitan dlm
mengontrol pemasuka dan pengeluaran usaha.

2. Alokasi dan prosentase


menentukan besar prosentasi keuangan yg akan digunakan untuk kebutuhan usaha,
seperti berapa persen uang yg digunakan untuk operasional usaha, persen laba yg
ditetapkan, persen uang yg dicadangkan untuk kas uasaha serta persen yg
digunakan untuk pengembangan usaha

3. Pembukuan
untuk mengontrol semua transaksi keuangan, termasuk pemasukan, pengeluaran,
utang-piutan. Pembukuan yg rapi juga mempermudah evaluasi perkembangan
usaha.
4. Pertahankan arus kas
pertahankan cash flow tetap positif

5. Siapkan dana cadangan


cadangan dana darurat ( emergency fund ) untuk
mengantisipasi.

6. Proteksi jiwa dan usaha


perlindungan pribadi atau usaha. Proteksi pribadi
guna mengantisipasi hal yg tida diinginkan misalnya
: kecelakaan, cacat maupun kematian.
PERKIRAAN KEUANGAN

Perkiraan neraca
Neraca menunjukkan harta, utang, dan modal.
Neraca meliputi:
 Aktiva lancar: kas, simpanan di bank, piutang dagang,
persediaan
 Aktiva tetap: tanah, bangunan, alat transportasi, mesin,
inventaris kantor
Pasiva: Pasiva jangka pendek: utang dagang, utang pajak,
kredit jangka pendek
 Pasiva jangka panjang: kredit pemasok, kredit investasi, dll
Modal sendiri
PERKIRAAN LABA RUGI

 Perkiraan laba rugi bermanfaat untuk membantu


mengendalikan jalannya usaha.
 Bentuk atau formatnya bervariasi tergantung jenis usaha.

PERKIRAAN ARUS KAS


Memperlihatkan arus kas keluar dan arus kas masuk.
 Bermanfaat untuk memonitor arus kas keluar dan masuk
sepanjang periode waktu tertentu.
terimakasih IH