Anda di halaman 1dari 33

KUDA-KUDA DAN ATAP

TOUHRA ULFA 170160101


Agenda Style
AA
01 Tinjauan Pustaka Kuda-kuda dan atap

02 Tinjauan Lapangan Pekerjaan Kuda-kuda dan atap

Perbandingan/komparasi Antara Tinjauan Pustaka dan Tinjauan di


03 lapangan

Kesimpulan
04
Tinjauan Pustaka Kuda-kuda dan Atap
KUDA-KUDA

Konstruksi kuda-kuda ialah suatu susunan rangka batang yang berfungsi untuk
mendukung beban atap termasuk juga beratnya sendiri dan sekaligus dapat
memberikan bentuk pada atapnya. Kuda-kuda merupakan penyangga utama pada
struktur atap. Struktur ini termasuk dalam klasifikasi struktur framework (truss).

Umumnya kuda-kuda terbuat dari kayu, bambu, baja, dan beton bertulang. Kuda-kuda
kayu digunakan sebagai pendukung atap dengan bentang maksimal sekitar 12 m.
Kuda-kuda bambu pada umumnya mampu mendukung beban atap sampai dengan 10
meter. Sedangkan kuda-kuda baja sebagai pendukung atap, dengan sistem frame work
atau lengkung dapat mendukung beban atap sampai dengan bentang 75 meter, seperti
pada hanggar pesawat, stadion olah raga, bangunan pabrik, dan lain-lain. Kuda-kuda
dari beton bertulang dapat digunakan pada atap dengan bentang sekitar 10 hingga 12
meter. Pada kuda-kuda dari baja atau kayu diperlukan ikatan angin untuk memperkaku
struktur kuda-kuda pada arah horizontal.

Kuda-kuda diperhitungkan mampu mendukung beban-beban atap dalam satu luasan


atap tertentu. Beban-beban yang dihitung adalah beban mati (yaitu berat penutup atap,
reng, usuk, gording, kuda-kuda) dan beban hidup (angin, air hujan, orang pada saat
memasang/memperbaiki atap).
Dasar Konstruksi
Kuda-Kuda
Ide Dasar Untuk Mendapatkan Bentuk Konstruksi Kuda-Kuda

Akibat adanya beban maka titik Untuk mencegah agar kaki kuda Karena bentangan menahan beban
pertemuan kedua kaki kuda- -kuda tidak bergerak ke samping yang bekerja dan beban berat
kuda bagian atas (P) mengalami perlu dipasang balok horizontal sendiri kuda-kuda, maka batang
perubahan letak yaitu turun ke untuk menahan kedua ujung tarik AB akan melentur. Titik P
P’, sehingga kaki kudakuda bawah balok kaki kuda-kuda bergerak turun ke titik P’, dengan
menekan kedua tembok ke arah tersebut. Batang horizontal adanya pelenturan, tembok
samping. Bila tembok tidak tersebut dinamakan balok tarik seolah-olah ke dalam.
kokoh maka tembok akan roboh. (AB).
Ide Dasar Untuk Mendapatkan Bentuk Konstruksi Kuda-Kuda

Untuk mengatasi adanya Semakin besar beban yang Untuk mencegah pelenturan pada
penurunan pada batang tarik di bekerja dan bentangan yang kaki kuda-kuda perlu dipasangi
ujung atas kaki kuda-kuda panjang, sehingga kaki kuda-kuda y batang sokong/skoor dimana
dipasangi tiang dan ujung bawah ang miring mengalami pelenturan. ujung bawah skoor memancang
tiang menggantung Dengan adanya pelenturan pada pada bagian bawah tiang gantung
tengahtengah batang tarik AB kaki kuda-kuda maka bidang atap ujung atas skoor menopang
yang disebut tiang gantung. akan kelihatan cekung kedalam, ini bagian tengah kuda-kuda. Dengan
tidak boleh terjadi. demikian pelenturan dapat
dicegah.
Ide Dasar Untuk Mendapatkan Bentuk Konstruksi Kuda-Kuda

Pada bangunan-bangunan yang


berukuran besar, kemungkinan
konstruksi kuda-kuda melentur
pada bidangnya karena kurang
begitu kaku. Untuk itu perlu
diperkuat dengan dua batang
kayu horizontal yang diletakkan
kirakira ditengah-tengah tinggi
tiang gantung.
Batang-Batang
Konstruksi Kuda-Kuda
Batang-Batang
Konstruksi
Kuda-Kuda

Your Text Here


Keterangan:
You can simply impress your
a. Balok tarik h.audience
Balok gording
and add a unique zing
b. Balok kunci i. Balok tembok
c. Kaki kuda-kuda j. Balok bubungan miring
d. Tiang gantung k. Balok tunjang
e. Batang sokong l. Tiang pincang
f. Balok gapit m. Balok pincang
Your Text Here
g. Balok bubungan
You can simply impress your
audience and add a unique zing
Tipe Kuda-Kuda
Tipe Kuda-Kuda

Tipe Pratt Tipe Howe Tipe Fink

Tipe Bowstring Tipe Sawtooth Tipe Waren


Bentuk-Bentuk
Kuda-Kuda
Berikut ditampilkan bentuk kuda-kuda berdasarkan bentang kuda-kuda dan jenis bahannya, yaitu:

a. Bentang 3–4 Meter c. Bentang 9–16 Meter


Digunakan pada bangunan rumah bentang sekitar 3 Untuk bentang 9 sampai dengan 16 meter, bahan dari baja (double
sampai dengan 4 meter, bahannya dari kayu, atau beton angle).
bertulang.

b. Bentang 4–8 Mater


Untuk bentang sekitar 4 sampai dengan 8 meter, bahan
dari kayu atau beton bertulang.
d. Bentang 20 Meter e. Kuda-Kuda Baja Profil Siku
Bentang maksimal sekitar 20 m, bahan dari baja (double
angle) dan kuda-kuda atap sebagai loteng, bahan dari
kayu.

f. Kuda-Kuda Gabel Profil WF


Kuda-Kuda Dalam Penerapan
Kuda-Kuda Sistem Knock Down
Kuda-kuda sistem knock down merupakan terobosan baru untuk mendirikan rumah instan. Bentuk
kuda-kuda sangat sederhana dan terbuat dari papan.
ATAP
Atap

Atap merupakan bagian dari struktur bangunan yang berfungsi sebagai


penutup/pelindung bangunan dari panas terik matahari dan hujan sehingga memberikan
kenyamanan bagi penggunan bangunan. Struktur atap pada umumnya terdiri dari tiga
bagian utama yaitu: struktur penutup atap, gording, dan rangka kuda-kuda. Penutup atap
akan didukung oleh struktur rangka atap, yang terdiri dari kuda-kuda, gording, usuk, dan
reng. Beban-beban atap akan diteruskan ke dalam fondasi melalui kolom dan/atau balok.
Konstruksi atap memungkinkan terjadinya sirkulasi udara dengan baik. Lebih detail
bagianbagian atap seperti gambar.
Bentuk-Bentuk Atap
Bentuk-Bentuk Atap
1) Tanpa Soko Guru

2) Dengan Soko Guru

Atap Limasan Atap Pelana Atap Gerigi (Gergaji)/


Sawteeth Atap Tenda Terpatah (Joglo)
Bagian-Bagian Atap
Bagian-bagian atap terdiri atas; kuda-kuda, ikatan angin, jurai, gording, sagrod, bubungan, usuk, reng, penutup atap, dan talang.

Usuk/kaso
Gording
Usuk berfungsi menerima beban dari penutup atap
Gording membagi bentangan atap dalam jarak-
dan reng dan meneruskannya ke gording. Usuk ter
jarak yang lebih kecil pada proyeksi horizontal.
buat dari kayu dengan ukuran 5/7 cm dan panjang
Gording meneruskan beban dari penutup atap, reng
maksimal 4 m.
, usuk, orang, beban angin, beban air hujan pada
titik-titik buhul kudakuda. Reng
Reng berupa batang kayu berukuran 2/3 cm atau 3/
Jurai 5 cm dengan panjang sekitar 3 m. Reng menjadi tu
Pada pertemuan sudut atap terdapat batang mpuan langsung penutup atap dan meneruskannya
baja atau kayu atau framework yang disebut jurai ke usuk/kaso
. Jurai dibedakan menjadi jurai dalam
dan jurai luar. Penutup Atap
Penutup atap adalah elemen paling luar dari
Sagrod struktur atap. Penutup atap harus mempunyai sifat
Sagrod adalah batang besi bulat terbuat dari tulang kedap air, bisa mencegah terjadinya rembesan air
an polos dengan kedua ujungnya memiliki ulir dan selama kejadian hujan. Sifat tidak rembes ini diuji
baut sehingga posisi bisa digeser (diperpanjang/dip dengan pengujian serapan air dan
erpendek).
Jenis Rangka Atap Berdasarkan Bahan Material terbagi 4 macam:

•Rangka Atap Bambu

•Rangka Atap Kayu

•Rangka Atap Baja

•Rangka Atap Baja Ringan


Tinjauan Lapangan Pekerjaan Kuda-kuda dan atap
Pekerjaan
Kuda-Kuda
1. Pekerjaan Kuda-Kuda

Konstruksi kuda-kuda ialah suatu susunan rangka batang yang berfungsi untuk
mendukung beban atap termasuk juga beratnya sendiri dan sekaligus dapat memberikan
bentuk pada atapnya. Kuda-kuda merupakan penyangga utama pada struktur atap.
Struktur ini termasuk dalam klasifikasi struktur framework (truss). Pada proyek
pelaksanaan masjid ini bahan kuda-kuda yang digunakan dari baja WF.

A.Alat dan Bahan


a) Alat b)Bahan
Alat-alat yang digunakan pada pekerjaan Bahan-bahan yang digunakan pada pekerjaan
pemasangan kuda-kuda pada pemasangan kuda-kuda
proyek ini, antara lain : pada proyek ini, antara lain :
•Alat las •Kuda-kuda , baja IWF profil 2L 60.60.6
•Kunci pas 28-25 •Plat kopel baja 8 mm
•Kunci shock 23-24 •Plat buhul baja 8 mm
•Meteran •Plat baja untuk sambungan
•Penggaris siku •Baut 28 dan 23
•Tali •Timah las,(nikko steel welding elektroder, RD 260,
•Palu 32x350mm)
•Pensil
•Water pas
•Gergaji
•Katrol
•Tabung gas
•Alat pemotong baja
Tahapan pekerjaan
Tahapan pekerjaan c) Pekerjaan menaikan kuda-kuda keatas atap

a)Pengangkutan kuda-kuda, bahan dan alat ke lokasi proyek Pengangkutan dapat


dilakukan dengan beberapa cara antara lain :
Dengan menggunakan tangan manusia, pada pekerjaan ini barang-barang
yang diangkut oleh para pekerja sendiri pada saat pengangkutan
kuda-kuda.
b)Pekerjaan perangkaian kuda-kuda

d) Pekerjaan pemasangan kuda-kuda Setelah kuda-kuda dirangkai dibawah kuda-kuda


kemudian dinaikan keatas atap pada alat yang
digunakan untuk menaikan kuda-kuda keatap
dengan tenaga manusia, bahan-bahan yang diangkut
sendiri oleh pekerja.

Sebelum kuda-kuda dipasang terlebih dah


ulu kuda-kuda dirangkai dilantai bawah Pada pekerjaan pemasangan kuda-kuda, rangka kuda-kuda
atap, rangka kuda-kuda sebelumnya sudah ditempatkan pada angkur yang tersediakan, besi angkur merupakan
dirakit di bengkel kemudian dibawah ke tulangan dari kolom yang dilebihkan sebagai pengikat antara kuda-
lokasi proyek untuk dirangkai. kuda dan dinding. Angkur kemudian ditempatkan pada plat dudukan
kuda-kuda yag sudah dilobangi, kemudian angkur dan plat dudukan
kuda-kuda tersebut disambung dengan baut angkur 12 mm dengan
jarak antara kuda-kuda 3,6 m.
Pekerjaan Atap
Pekerjaan Atap

Struktur penutup atap merupakan struktur yang langsung berhubungan dengan beban-beban
kerja (cuaca) sehingga harus dipilih dari bahan-bahan yang kedap air, tahan terhadap perubah
an cuaca. Struktur penutup yang sering digunakan antara lain; genteng, asbes, kayu (sirap),
seng, polycarbonat, plat beton, dan lain-lain.

Pada proyek pelaksanaan masjid ini menggunakan rangka atap baja ringan.Rangka atap baja
ringan terbuat dari campuran zinc dan aluminium. Atap baja ringan terdiri dari beberapa
elemen seperti kuda-kuda sebagai struktur utama (biasanya berbentuk U), reng sebagai
pengikat kuda-kuda biasanya berbentuk V, sekrup dan lempengan reng yang berfungsi untuk
pengatur jarak genteng agar terlihat rapi dan kokoh.
Perbandingan/komparasi
Antara Tinjauan Pustaka dan
Tinjauan Di lapangan
Perbandingan kuda-kuda Tinjauan Pustaka dan Tinjauan k Perbandingan Atap Tinjauan Pustaka dan Tinjauan Atap Di
uda-kuda Di lapangan lapangan
Struktur penutup atap merupakan struktur yang
Konstruksi kuda-kuda ialah suatu susunan rangka langsung berhubungan dengan beban-beban kerja
batang yang berfungsi untuk mendukung beban atap (cuaca) sehingga harus dipilih dari bahan-bahan
termasuk juga beratnya sendiri dan sekaligus dapat yang kedap air, tahan terhadap perubahan cuaca.
memberikan bentuk pada atapnya. Kuda-kuda Struktur penutup yang sering digunakan antara
merupakan penyangga utama pada struktur atap. lain; genteng, asbes, kayu (sirap), seng,
Struktur ini termasuk dalam klasifikasi struktur polycarbonat, plat beton, dan lain-lain.
framework (truss). Umumnya kuda-kuda terbuat dari
kayu, bambu, baja, dan beton bertulang. Sama hal Sedangkan pada lapangan menggunakan rangka
nya dengan struktur kuda-kuda dilapangan yang atap baja ringan. Rangka atap baja ringan terbuat
menggunakan struktur framework (truss), dan dari campuran zinc dan aluminium. Atap baja
menggunakan kuda-kuda baja. ringan terdiri dari beberapa elemen seperti kuda-
kuda sebagai struktur utama (biasanya berbentuk
Sedangkan pada pekerjaan pemasangan kuda-kuda U), reng sebagai pengikat kuda-kuda biasanya
dilapangan, rangka kuda-kuda ditempatkan pada berbentuk V, sekrup dan lempengan reng yang
angkur yang tersediakan, besi angkur merupakan berfungsi untuk pengatur jarak genteng agar
tulangan dari kolom yang dilebihkan sebagai terlihat rapi dan kokoh.
pengikat antara kuda-kuda dan dinding. Angkur
kemudian ditempatkan pada plat dudukan kuda-kuda
yag sudah dilobangi, kemudian angkur dan plat
dudukan kuda-kuda tersebut disambung dengan baut
angkur 12 mm dengan jarak antara kuda-kuda 3,6 m.
KESIMPULAN
Konstruksi kuda-kuda ialah suatu susunan rangka batang yang berfungsi untuk mendukung
beban atap termasuk juga beratnya sendiri dan sekaligus dapat memberikan bentuk pada
atapnya. Kuda-kuda merupakan penyangga utama pada struktur atap. Struktur ini termasuk
dalam klasifikasi struktur framework (truss). Umumnya kuda-kuda terbuat dari kayu, bambu,
baja, dan beton bertulang.

Atap merupakan bagian dari struktur bangunan yang berfungsi sebagai penutup/pelindung
bangunan dari panas terik matahari dan hujan sehingga memberikan kenyamanan bagi
penggunan bangunan. Struktur atap pada umumnya terdiri dari tiga bagian utama yaitu:
struktur penutup atap, gording, dan rangka kuda-kuda. Penutup atap akan didukung oleh
struktur rangka atap, yang terdiri dari kuda-kuda, gording, usuk, dan reng. Beban-beban atap
akan diteruskan ke dalam fondasi melalui kolom dan/atau balok.
Jenis Rangka Atap Berdasarkan Bahan Material terbagi 4 macam:
•Rangka Atap Bambu
•Rangka Atap Kayu
•Rangka Atap Baja
•Rangka Atap Baja Ringan

Anda mungkin juga menyukai