Anda di halaman 1dari 18

K

E
W
I
R
A
U
S
A
H
A
DISUSUN OLEH :
A
CLIVE RENALDY IMANUEL RATULANGI N
NPM. 2015 12 002
BAB 1
PENDAHULUAN
 Latar Belakang

Di era moder n saat ini teknologi terus berkembang tanpa


henti. Perkembangan teknologi ini dibuktikan dengan
bertambah canggihnya suatu alat. Kecanggihan suatu alat ini
dapat mempengaruhi sebagian masyarakat menjadi
kecanduan. Akibatnya, masyarakat mulai mengabaikan salah
satu hal penting dalam hidup, yaitu kesehatan. Kebiasaan
makan di Indonesia telah berubah dari tahun ke tahun. Saat
ini masyarakat Indonesia menginginkan makanan yang
sehat, bahan makanannya beragam dan dengan porsi yang
lebih kecil.
 Gaya hidup masyarakat perkotaan atau biasa di sebut
dengan istilah lif e style adalah sebuah gaya hidup atau
kebiasaan dimana orang-orang banyak menghabiskan
waktunya sehari-hari dengan memperbanyak aktivitas
duduk-duduk atau kurangnya aktivitas fisik, seperti ,
bermain game online, kegiatan rapat, membuat laporan
dokumen di depan komputer dan yang terakhir adalah
kurang berolahraga. Kebiasaan buruk ini biasanya diikuti
dengan pola makan yang tidak sehat, banyak
mengkonsumsi makanan cepat saji atau makanan berkalori
tinggi, contohnya mengkonsumsi burger, hotdog, fried
chicken, french fries dan lain-lain.
 Salah satu jenis usaha yang mempunyai peluang yang
tinggi dan bisa dikembangkan saat ini yaitu usaha
rumahan atau disebut Home diet, dimana usaha yang
menyediakan makanan bagi pelanggan yang memerlukan
makanan yang sehat dan bergizi untuk kesehatan.Jumlah
porsi dari Home Diet ini belum banyak seperti bisnis
pada umumnya, sehingga menjadi peluang untuk
mengembangkan usaha Home Diet bagi mahasiswa seperti
kita yang ingin menambah penghasilan dengan
berwirausaha.
1.2 RUMUSAN MASALAH

Penulis dapat mengidentifikasi dalam penelitian ini, yaitu


berikut:
 a. Pada saat ini kebanyakan orang kurang memperhatikan
pola makan yang sehat. Pada jam-jam tertentu mereka
terbiasa makan di luar rumah yang banyak menyediakan
hidangan yang disajikan kurang memperhatikan
kesehatan.
 b. Jumlah pengusaha Home Diet yang belum banyak pada
saat ini,sehingga menjadi peluang bisnis yang dapat
dikembangkan.
 c. Masih mengalami kesulitan pada proses pembuatan
perencanaan Home Diet.
VISI, MISI, DAN TUJUAN

Visi dari Home Diet adalah menjadikan Home Diet sebagai


usaha rumahan yang bergerak dibidang kesehatan yang
mengusungkan makanan sehat (diet) terbaik di kota Tanjung
Selor.

Misi Home Diet, yaitu:


1. Menyediakan makanan yang sehat dan nikmat.
2. Memberikan wawasan kepada masyarakat mengenai
makanan sehat (diet) serta kesehatan.
3. Menerima masukan atau ide-ide yang dibutuhkan dari
masyarakat mengenai makanan sehat.
VISI, MISI, DAN TUJUAN

 Tujuan dari Home Diet adalah memberitahu dan


memperkenalkan kepada masyarakat bahwa di kota
Tanjung Selor ini terdapat usaha rumahan yang bergerak
dibidang kesehatan.
1.4 KEUNGGULAN PRODUK

 1. Memiliki berbagai macam – macam bentuk


 2. Memiliki berbagai macam – macam rasa
 3. Pemilihan Bahan produk yang Higenis
BAB II
ANALISA SWOT

Setiap kegiatan untuk memulai usaha, maka hal yang


harus dilakukan terlebih dahulu adalah mengukur
kemampuan kami terhadap lingkungan atau pesaing, yaitu
melalui analisis SWOT :

1.Strenght (Kekuatan)

2.Weakness (Kelemahan)

3.Oppor tunity (Peluang)

4.Threath (Ancaman)
ANALISA SWOT

(S) Strengtht - ( Kekuatan )


Faktor - faktor Internal
a) makanan sehat dan higienis
b) mempunyai cita rasa yang khas
c) tampilan menu terlihat menarik
d) harga yang terjangkau
e) bebas bahan pengawet
f) mengutamakan kualitas produk
g) bisa delivery atau pesan antar
Faktor - faktor Eksternal

( O ) Opportunities - ( Peluang ) Strategi SO :


a) semakin banyak masyarakat yang mengutamakan 1. Makanan sehat dan higienis membuat masyarakat
kesehatan tubuh semakin mengutamakan kesehatan sekaligus
b) Menarik konsumen / pelanggan menurunkan berat badan bagi yang sedang Diet.
c) pelanggan tidak bosan 2. Pertahankan cita rasa dan kembangkan inovasi
d) pelanggan dari semua kalangan 3. Penyajian yang bersih dan rapih
e) Membuka usaha dirumah 4. Tambah jumlah produksi
f) belum ada persaingan yang ketat 5. Menggunakan peralatan yang steril serta juru masak
g) memberikan lapangan kerja yang cukup besar bila di yang handal
kembangkan 6. Tingkatkan kreatifitas dengan menu makanan yang
bisa dikembangkan
7. Cepat merespon pelanggan, tidak membuat
pelanggan menunggu lama.
ANALISA SWOT

(W) Weaknesses - ( Kelemahan )


Faktor - faktor Internal
a) bahan baku yang mahal di Tanjung Selor
b) modal untuk memulai usaha masih kurang/minim
c) tampilan produk yang mudah untuk ditiru oleh siapa
saja
d) konsep Home Diet yang belum terstruktur
e) kesulitan memilih bahan tambahan yang tidak
berbahan kimia
Faktor - faktor Eksternal f) jika ada pesaing, belum siap untuk bersaing
g) pesimis sebelum memulai

( O ) Opportunities - ( Peluang ) Strategi WO :


a) semakin banyak masyarakat yang mengutamakan 1. Kerjasama dengan petani local sehingga
kesehatan tubuh mendapatkan bahan murah
b) Menarik konsumen / pelanggan 2. Dengan modal yang minim usaha tetap berjalan
c) pelanggan tidak bosan memanfaatkan bahan yang mudah didapat dan murah
d) pelanggan dari semua kalangan 3. Membuat menu baru dengan bahan yang sama tapi
e) Membuka usaha dirumah cita rasa berbeda
f) belum ada persaingan yang ketat 4. Proses pemilihan Bahan tambahan seperti sayur dan
g) memberikan lapangan kerja yang cukup besar bila di buah dengan lebih teliti mengingat produk kita yang
kembangkan harus higienis.
5. Sudah ada pesaing ataupun belum, seorang pebisnis
atau wirausaha harus siap.karena akan ada orang yang
tidak ingin melihat kita diatas mereka.
6. Meningkatkan pola pikir dalam membuka usaha
ANALISA SWOT

(S) Strengtht - ( Kekuatan )


Faktor - faktor Internal
a) makanan sehat dan higienis
b) mempunyai cita rasa yang khas
c) tampilan menu terlihat menarik
d) harga yang terjangkau
e) bebas bahan pengawet
f) mengutamakan kualitas produk
g) bisa delivery atau pesan antar
Faktor - faktor Eksternal

( T ) Threates - ( Ancaman ) Strategi ST :


1. Makanan diet harus dikelolah lebih inovatif dan
a) banyak pesaing yang lebih inovatif kreatif dalam mengolah produk baik dari segi
b) persaingan dalam harga, penyajian dan cita rasa tampilan Kekuatan yang pas
c) ada beberapa oknum yang mencoba menjelekkan 2. Tetap menjalankan usaha dan lebih tingkatkan variasi
produk Home Diet dan keunikan dari produk Home Diet
d) naiknya harga BBM berdampak pada bahan baku 3. Mengoptimalkan harga sebisa mungkin walaupun
e) mindset konsumen yang berubah-ubah dan tidak kenaikan BBM bisa bedampak pada bahan baku.
percaya dengan produk Home Diet 4. Home diet adalah makanan diet yang bebas bahan
f) masyarakat cenderung menyukai produk dari luar pengawet dan mengubah mindset konsumen.
yang lebih murah dan instan 5. Terus memperhatikan dan mengerti kemauan dari
konsumen serta meyakinkan konsumen bahwa produk
local jauh lebih enak dan dibandingkan produk dari
luar
ANALISA SWOT
(W) Weaknesses - ( Kelemahan )
Faktor - faktor Internal
a) bahan baku yang mahal di Tanjung Selor
b) modal untuk memulai usaha masih kurang/minim
c) tampilan produk yang mudah untuk ditiru oleh siapa
saja
d) konsep Home Diet yang belum terstruktur
e) kesulitan memilih bahan tambahan yang tidak
berbahan kimia
Faktor - faktor Eksternal f) jika ada pesaing, belum siap untuk bersaing
g) pesimis sebelum memulai

( T ) Threates - ( Ancaman ) Strategi WT :


1. Penyediaan bahan baku lebih banyak dari pesaing
a) banyak pesaing yang lebih inovatif 2. Modal usaha yang minim bisa diatasi dengan cara
b) persaingan dalam harga, penyajian dan cita rasa penyajian menu.
c) ada beberapa oknum yang mencoba menjelekkan 3. Professional,dan terus kembangkan kreasi,rajin
produk Home Diet menonton youtube,serta mencari inspirasi jika perlu
d) naiknya harga BBM berdampak pada bahan baku keluar daerah.
e) mindset konsumen yang berubah-ubah dan tidak 4. Periksa kembali konsep Home Diet, disusun dengan
percaya dengan produk Home Diet lebih baik lagi, dan jika naik harga BBM tidak akan
f) masyarakat cenderung menyukai produk dari luar berdampak pada bahan baku, karena kita sudah
yang lebih murah dan instan memiliki stok bahan baku yang lebih banyak.
5. Ada atau tidaknya pesaing hanya kualitas yang
membuktikan,begitupula dengan produknya, baik
dari luar ataupun lokal, hanya hasil yang akan
membuktikan.
BAB IV
ASPEK PEMASARAN

Home Diet memiliki dua target pasar,yaitu baik pria maupun


wanita yang berusia 18 tahun keatas dan yang sangat
menyukai pola hidup sehat, yakni berolahraga, terutama
mereka yang suka pergi ke tempat kebugaran (gym).

Adapun teknik pemasaran dari Home Diet ini adalah


Apabila ada konsumen yang tidak punya waktu untuk keluar
rumah maka kami menyediakan jasa pesan antar atau
delivery.
BAB IV
ASPEK PRODUKSI/OPERASI
 Menu Makanan Per tama :
- Nasi Merah
- Ikan Asam Manis
- Cah Labu Siam Jagung

I. Bahan-bahan :
1. 200 gr Beras merah
2. 200 gr Ikan laut ( Tuna )
3. 1 bh Labu siam
4. 1bh Jagung
5. 2 siung Bawang putih
6. 1 btl Minyak kelapa
7. 2 sdm Saus asam manis
6. 1 bh jer uk/lemon
7. 500gr Tepung kanji
8. 150 gr Air
 Menu Makanan Kedua :
- Nasi Merah
- Ayam Goreng
- Tempe Goreng

I. Bahan-bahan :
1. 200 gr beras merah
2. 300 gr dada ayam
3. 1 bungkus tempe
4. Cabe rawit secukupnya
5. 1 ½ suing bawang putih
dan bawang merah cincang halus
6. Minyak kelapa secukupnya
7. Garam,gula,penyedap rasa secukupnya
8. 150 gr air
9. 1 bh lemon
BAB V
ASPEK KEUANGAN

Modal awal yang dipakai dalam membuka usaha Home Diet


ini adalah 50% milik Pribadi dan 50% milik keluarga.
Adapun rincian persiapan anggaran dalam usaha ini adalah
sebagai berikut :

Keterangan Anggaran
Bahan baku Rp. 3.000.000
Sayuran Rp. 1.500.000
Perlengkapan dapur Rp. 2.000.000
Styrofoam Rp. 300.000
Buah-buahan dan bahan pelengkap Rp. 750.000
Jumlah Rp. 7.550.000
BAB VI
PENUTUP

 Kesimpulan
Membuka usaha Home Diet berkaitan dengan
pengorganisasian yang meliputi penyusunan menu diet, kecukupan
gizi, siklus menu, aplikasi manajemen, pedoman menu, perencanaan
anggaran belanja, penyimpanan bahan makanan, pendistr ibusian
makanan, tempat produksi, pemasaran ter padu dan promosi produk.
Dalam memulai suatu usaha tidak boleh diir ingi dengan tujuan –
tujuan yang bur uk, dengan demikian bisnis akan bisa berkembang.

 Saran
Dengarkanlah semua masukan yang diber ikan dar i teman,
keluarga, ahli, bahkan kata hati sendir i. Dengarkan masukan dan
saran yang dapat membuat usaha yang didir ikan semakin baik,
namun buanglah jauh – jauh hinaan dan cacian yang dilontarkan oleh
orang –orang yang ingin menggagalkan keinginan untuk membuka
usaha sendir i. Masukan, kr itik, dan saran dar i orang – orang yang
sudah ber pengalaman dalam mebuka usaha akan sangat membantu