Anda di halaman 1dari 21

Ns.

Paul Joae Brett Nito

Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners


Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sari Mulia Banjarmasin
T.A 2018/2019
PENYAKIT TERMINAL

DEFINISI
Penyakit progresif yaitu penyakit yang menuju ke
arah kematian, memiliki harapan hidup tipis,
pengobatan tidak berpengaruh, tim medis sudah
berupaya max.
(White, 2002)

Oktober, 2018 Keperawatan Anak 2


PENYAKIT TERMINAL

Sekarat dan Kematian


• Sekarat (dying)  kondisi pasien menghadapi
kematian  berbagai hal dan harapan tertentu u/
meninggal
• Kematian (death)  kondisi terhentinya RR, N, dan
TD hilangnya respon terhadap stimulus eksternal,
 terhentinya aktifitas listrik otak  terhentinya
fungsi jantung, paru dan/ secara menetap.

Oktober, 2018 Keperawatan Anak 3


PENYAKIT TERMINAL

Kriteria
Penyakit tidak dapat
Bersifat progresif disembuhkan

6 1

Prognosis jelek Mengarah pada


5 2
kematian
4 3

Tidak ada obat Diagnosa medis


untuk menyembuhkan sudah jelas

Oktober, 2018 Keperawatan Anak 4


PENYAKIT TERMINAL

Perawatan Palliatif
• Pendekatan
• Tujuan  memperbaiki kualitas hidup pasien dan keluarga
• Penyakit yang dapat mengancam jiwa
• Pencegahan dan peniadaan
• identifikasi dini dan penilaian yang tertib
• penanganan nyeri dan masalah-masalah lain, fisik, psikososial dan
spiritual
(KEPMENKES RI NOMOR: 812, 2007)

Oktober, 2018 Keperawatan Anak 5


PERAWATAN PALLIATIF

Pilosopi Perawatan Palliatif

3 Rasa nyeri
1 Hak diobati

4 Bio, psiko, sosio,


2 Bermartabat spiritual

(Ferrell, & Coyle, 2007: 52)

Oktober, 2018 Keperawatan Anak 6


PERAWATAN PALLIATIF

Prinsip Perawatan Palliatif


Prinsip Per. Palliatif

Saran yang dipertimbangkan


Gejala Moril Harapan realistis
Verbal/ non-verbal
Kerjasama lingkungan
(Ferrell, & Coyle, 2007)

7
Oktober, 2018 Keperawatan Anak
KONSEP KEMATIAN

Dewasa vs Anak

Spiritual
discussion Kognitif

Mekanisme Kematangan
koping emosional

Oktober, 2018 Keperawatan Anak 8


PERAWATAN PALLIATIF

Palliative Care Plan


PARTNERSHIP
Melibatkan anak, keluarga, orang tua, pegawai,
guru, staff sekolah dan petugas kesehatan yang
professional

SUPPORT
Fisik, emosinal, pycososial, dan spiritual
khususnya, dan melibatkan anak pada self care

PROGRESS
Anak memerlukan atau membutuhkan gambaran
dan kondisi (kondisi penyakit terminalnya) secara
bertahap, tepat dan sesuai

PROVIDER
Menyediakan diagnostic atau kebutuhan
intervensi terapeutik guna
memperhatikan/memikirkan konteks tujuan dan
pengaharapan dari anak dan keluarga

9
Oktober, 2018 Keperawatan Anak
PERAWATAN PALLIATIF

Kebutuhan Anak
NOT ALONE

KOMUNIKASI

SIBLINGS

SOCIAL SUPPORT

10
Oktober, 2018 Keperawatan Anak
PERAWATAN PALLIATIF

Menjelaskan Kematian: Anak

Psikologis 1 2 3 4 5 Umur
Kebanyakan psikolog percaya Tanpa memandang umur,
bahwa dengan berkata jujur sebagai orang tua seharusnya
merupakan strategi yang sensitife dan simpati,
terbaik dalam mendiskusikan mendukunng apa yang anak
kematian dengan anak rasakan

Respon Keberanian
Respon anak terhadap kebanyakan anak- anak
pertanyaan mengenai Anak pra sekolah (penyakit terminal butuh
kematian merupakan dasar kematian adalah sudah tidak keberanian, bahwa ia di cintai
tingkat kematangan anak ada nafas, dada dan perut dan tidak akan merasa di
dalam mengartikan kematian datar, tidak bergerak lagi,dan tinggalkan
tidak bisa berjalan seperti
layaknya orang yang dapat
berjalan seperti orang
sebelum mati / meninggal
(White, 2010)

11
Oktober, 2018 Keperawatan Anak
PERAWATAN PALLIATIF

Kehilangan
Definisi
suatu situasi aktual/
potensial  dialami
individu ketika terpisah
dengan sesuatu yang 1 2 3 4 5
sebelumnya ada, sebagian/
keseluruhan, atau terjadi Remaja atau dewasa muda
perubahan dalam hidup  kehilangan dapat
perasaan kehilangan menyebabkan
desintegrasi dalam
Fase akut (4-8 keluarga
minggu)  proses
syok/ tidak percaya –
perkembangan Bentuk Dewasa tua
kesadaran - restitusi
Fase panjang (> 1 thn)
Kehilangan yang
nyata (actual loss)
Dampak kehilangan khususnya
kematian pasangan
Anak – anak
 proses dapat kehilangan orang/ hidup  pukulan berat
berubah menjadi objek yang tidak lagi Jenis kehilangan dapat
mengancam untuk
dan menghilangkan
reaksi berduka dirasakan, dilihat, 1. Kehilangan objek eksternal semangat
berkembang  regresi
berkepanjangan  diraba 2. Kehilangan lingkungan yang
dikenal  takut ditinggal dan
bunuh diri sepi
Kehilangan yang 3. Kehilangan sesuatu atau
dirasakan (Perceived seseorang yang berarti
loss) kehilangan yang 4. Kehilangan suatu aspek diri
sifatnya unuk 5. Kehilangan hidup
menurut orang yang
mengalami kedukaan

12
Oktober, 2018 Keperawatan Anak
PERAWATAN PALLIATIF

Berduka
Definisi Respon
Tahap respon berduka (Kubler – Ross):
Berduka (grieving) merupakan
reaksi emosional terhadap 1.Denial
kehilangan. 2.Anger
3.Bargainning
masing-masing orang berbeda: 4.Depression
pengalaman pribadi, 5.Acceptance
ekspektasi budaya, dan
keyakinan spiritual yang
dianutnya.

1 Berkabung
Jenis Periode penerimaan terhadap
1. Berduka normal 2 kehilangan dan berduka yang
terjadi dalam masa kehilangan
Perasaan, perilaku, dan reaksi yang normal
dan sering dipengaruhi oleh
2. Berduka antisipatif
Proses melepaskan diri yang muncul sebelum
3 kebudayaan atau kebiasaan .
kehilangan sesungguhnya terjadi.
3. Berduka yang rumit
Seseorang sulit maju ke tahap berikutnya.
4
Berkabung tidak kunjung berakhir.
4.Berduka tertutup
Kedukaan akibat kehilangan yang tidak dapat diakui
secara terbuka.
.

13
Oktober, 2018 Keperawatan Anak
PERAWATAN PALLIATIF

Tahapan Berduka (Kubler-Ross)

Denial 1 2 3 4 5 Acceptence
• Reorganisasi perasaan kehilangan, pikiran
• Syok, tidak percaya, mengerti, atau tentang objek yang hilang akan mulai
mengingkari kenyataan. berkurang atau hilang beralih ke objek baru,
• Reaksi fisik : Letih, lemah, pucat, mual, menerima kenyataan kehilangan, mulai
diare, menangis, gelisah, gangguan memandang ke depan.
pernafasan, detak jantung cepat, tidak • Apabila dapat memulai tahap ini dan
tahu berbuat apa menerima dengan perasaan damai  tuntas
• Berlangsung beberapa menit hingga • Apabila kegagalan masuk ketahap
penerimaan  mempengaruhi dalam
beberapa tahun mengatasi perasaan kehilangan selanjutnya

Anger Depression
• Individu menolak kehilangan.
• Kemarahan timbul sering
Bargaining • Menunjukan sikap menarik diri,
kadang bersikap sangat penurut,
diproyeksikan kepada orang lain atau • Penundaan kesadaran atas tidak mau bicara, menyatakan
dirinya sendiri. kenyataan terjadinya keputusasaan, rasa tidak berharga,
• Perilaku : agresif, bicara kasar, kehilangan. muncul keinginan bunuh diri
menyerang orang lain, menolak • Berupaya melakukan tawar – • Gejala fisik : menolak makan, susah
pengobatan, menuduh dokter atau tidur, letih, libido turun
menawar dengan memohon
perawat tidak kompeten
• Respon fisk : muka merah, denyut kemurahan Tuhan.
nadi cepat, gelisah, susah tidur,
tangan mengepal

14
Oktober, 2018 Keperawatan Anak
PERAWATAN PALLIATIF

Masalah pada pasien terminal


• Nyeri •Ketergantungan tinggi
• Mual/ muntah •Kehilangan kontrol
• Nutrisi •Kehilangan produktifitas
• Konstipasi/ diare •Hambatan dalam
• Alopesia berkomunikasi
• Kelemahan otot •Koping tdk efektif
Fisik Psikologi

Spiritual Sosial

• Menarik Diri
• Kehilangan harapan • Isolasi social
• Perencanaan saat • Berduka
ajal tiba

Oktober, 2018 Keperawatan Anak 15


PENYAKIT TERMINAL

Nurse Action Pengkajian

Faktor genetik

Stressor Kesehatan fisik, mental

Struktur kepribadian Pengalaman kehilangan

Oktober, 2018 Keperawatan Anak 16


PENYAKIT TERMINAL

Nurse Action Nyeri

• Pain management
Pain control • Analgesic Administration
Pain: disruptive effect • Analgesic Administration: Intraspinal
Pain Level
• Guided Imagery, Heat/cold application,
Pain: Adverse
TENS, Active Listening, Healing/ terapeutic
Psychological Response Touch, Hypnosis, Humor
• Mood management
• Coping Enhancement
Knowledge: • Enviromental management: comfort
Pain management
(NIC Pain Chronic: pg 524)

Quality of life Client Satisfaction:


Pain management

(NOC Pain Chronic: pg 615)

Oktober, 2018 Keperawatan Anak 17


PENYAKIT TERMINAL

Nurse Action Mual

Nausea & vomiting severity


Vomiting Management
Nausea Management
Aspiration Precautions

Suffering severity Medication response


Medication Administration
Medication Management

Discomfort,
Pain Management
anxiety, fear level Nutritional status
Nutrional management
Anxiety Reduction Fluid/ electrolit management
Calming Technique Fluid monitoring
Distraction Intravenous Therapy
Relaxation Therapy Diet Staging
Acupressure

(NOC Nausea: pg 611) (NIC Nausea: pg 519)

Oktober, 2018 Keperawatan Anak 18


PENYAKIT TERMINAL

Nurse Action Anxiety & berduka)

Anxiety Reduction
Calming Technique
Grief Resolution Coping Enhancement
Suffering severity Presence
Anxiety level Relaxation Therapy
Anxiety self control Relocation Stress Reduction
Security Enhancement
Active Listening
Comfort status: Psychospiritual
Anger Control Assistance
Depression level Counseling
Emotional Support
Family Support
Hope Suppoer System Enhancement
Social support Touch, Truth Telling
Family Resiliency Enviromental Management: Comfort
Family Functioning Spiritual Support
Support Group
(NIC Anxiety: pg 465;Grieving: pg 499-500)

(NOC Anxiety: pg 573; Grieving: pg 597)

Oktober, 2018 Keperawatan Anak 19


PENYAKIT TERMINAL

Nurse Action Proses berduka

1 2 3 4 5
Denial Acceptence
• Kesempatan mengungkapkan perasaan • Bantu pasien untuk menerima
• Sikap menerima, ikhlas, berbagi rasa • Supprt system
• Jawaban jujur • Informasi akurat dan planning

Anger Depression
• Mengungkapkan rasa marah secara • Identifikasi rasa bersalah dan takut
verbal • Amati respon verbal, non verbal dan
• Menjelaskan keluarga marah perilku terkait
• Pasien mengeluarkan rasa emosi Bargaining •

Hargai perasaan pasien
Bantu mengurangi perasaan negatif
• Kesempatan mengungkapkan • Support system
rasa bersalah dan takut
• Diskusikan penyebab
• Fokus sesuatu hal yang nyata

20
Oktober, 2018 Keperawatan Anak
21
Oktober, 2018 Keperawatan Anak