Anda di halaman 1dari 9

KELOMPOK 6

Anindya Rizti Permatasari 10718870


Hanita Dewi Rahman 13718053
M. Rayhan A. 14718947
Letak serta
kondisi geografis
Indonesia

Aspek Trigatra SDM

kependudukan
Kependudukan

◦ Ketahanan kependudukan adalah kondisi yang dinamis antara warga negara dalam bentuk satuan
kependukan dalam menanggulangi masalah kependudukan agar lebih terjamin kehidupannya
Tabel Jumlah Penduduk

Tahun 1971: 119 ratus juta


Tahun 1980: 147 ratus juta
Tahun 1990: 179 ratus juta
Tahun 1995: 194 ratus juta
Tahun 2000: 206 ratus juta
Tahun 2010: 237 ratus juta
Tabel Jumlah Penduduk

Tahun 2010: 238 ratus juta


Tahun 2015: 255 ratus juta
Tahun 2020: 271 ratus juta
Tahun 2025: 284 ratus juta
Tahun 2030: 296 ratus juta
Tahun 2035: 305 ratus juta
Masalah kependudukan yang mempengaruhi ketahanan
nasional Jumlah Pertambahan yang tidak seimbang dengan tingkat pertumbuhan
penduduk ekonomi dan usaha peningkatan kualitas penduduk akan
menjadi masalah ketahanan nasional

Dipengaruhi oleh mortalitas, fertilitas, dan migrasi. Ex :


Komposisi Bertambahnya penduduk golongan muda menimbulkan masalah
penduduk pada penyediaan fasilitas pendidikan, lapangan pekerjaan, dll

Masalah

Persebaran yang ideal harus memenuhi persyaratan


Persebaran kesejahteraan dan keamanan, yaitu persebaran yang
penduduk proporsional. Namun kenyatannya, banyak yang ingin bertempat
tinggal di daerah yang aman dan terjamin kehidupan
ekonominya.

Kualitas Dipengaruhi oleh faktor fisik dan nonfisik. Faktor fisik meliputi
penduduk kesehatan, gizi, dan kebugaran. Faktor nonfisik meliputi kualitas
mental dan kualitas intelektual.
◦ Potensi kependudukan di Indonesia dapat memberikan dampak yang signifikan dalam perkembangan
ketahanan nasional bangsa Indonesia diantaranya:
◦ 1.Keterkaitan aspek kependudukan dengan aspek ekonomi
Jika di suatu daerah merupakan daerah padat penduduk, potensi pengangguran akan semakin meningkat
karena tidak ada lowongan pekerjaan yang tersisa
◦ 2. Keterkaitan aspek kependudukan dengan aspek sosial budaya
Kehidupan masyarakat desa dan masyarakat perkotaan tentu berbeda. Ditinjau dari aspek sosial, masyarakat
perkotaan pada umumnya bersifat apatis, hedonis, dan individualis, sedangkan di pedesaan kehidupan sosialnya
relatif lebih baik karena menjunjung tinggi asas gotong royong dan tingkat kepedulian sosial antar sesama
masih relatif lebih tinggi dibandingkan dengan kehidupan perkotaan.
PELUANG YANG TIMBUL AKIBAT PERAN PENDUDUK
UNTUK KETAHANAN SUATU NEGARA

1. Ketangguhan
Menyebabkan seseorang dapat bertahan atau dapat menanggulangi beban yang dipikul

2. Keuletan
Menyebabkan timbulnya usaha dengan giat dan kemauan yang keras untuk mencapai suatu tujuan

3. Integritas
Menyebabkan terjadinya kesatuan dalam kehidupan nasional suatu bangsa baik unsur sosial maupun
alamiah, baik bersifat potensional maupun fungsional

4. Kekeluargaan
Menyebabkan timbulnya sikap adil, kebersamaan, kesamaan, gotong royong, tenggang rasa dan
tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
Dalam usaha untuk mengatasi pertumbuhan penduduk dan pengangguran, perlu
diadakan peningkatan kualitas penduduk dengan mengadakan pelatihan yang
disesuaikan kebutuhan pasar global

Kualitas penduduk yang baik akan menghasilkan angkatan kerja memandai dan
tersedianya lapangan kerja, kemakmuran akan tercapai dan berdampak positif
terhadap Ketahanan Nasional.