Anda di halaman 1dari 7

Pengembangan Rencana

Promosi kesehatan
berhubungan dengan
pencehahan
Kelompok 12
• Proses perencanaan kesehatan
• Terdapat Sembilan langkah untuk mengembangkan rencana pencegahan promosi kesehatan yang
melibatkan antara perawat dengan pasien
• Meninjau dan meringkas data dari penelitian
• selama penilaian berlangsung, perawat akan mendapatkan data yang banyak dari klien. Hasil kegiatan dari
penilaian sekaligus informasi dapat meliputi status kesehatanfisik, pola kesehatan fungsional, kebugaran
fisik, status gizi, stressor kehidupan, spiritualitas, dukungan social, perilaku kesehatan pribadi, praktek
kesehatan keluarga, dukungan dan kendala lingkungan masyarakat untuk perilaku kesehatan. Setelah selesai
dalam berkonsultasi perawat dan klien akan meninjau ringkasan penilaian dan harus menyimpan baik
hardcopy untuk referensi dalam kunjungan selanjutnya.
• Menekankan kekuatan dan kompetensi klien
• Keyakinan budaya, preferensi dan tingkat pengetahuan dan keterampilan saat ini mempengaruhi perilaku
kesehatan dan pilihan praktik kesehatan. Hal ini sangat penting untuk mengintregasikan praktik budaya ke
dalam rencana kesehatan untuk memperkuat rasa bangga klien. Maka dari itu perawat dan juga klien harus
dapat mencapai apa yang telah diputuskan dan bertanggung jawab untuk pengembangan lebih lanjut
kompetensi perawatan diri.
• Mengidentifikasi tujuan kesehatan dan opsi perubahan perilaku terkait
• Dalam meninjau berbagai perubahan untuk mencapai tujuan kesehatan dapat membantu klien dalam
menentukan perubahan perilakunya. Perawat harus mencipatakan rasa antusias kepada klien tentang
pertumbuhan/perubahan perilakunya ke dalam arah yang positif. Penguasaan langkah-langkah pencegahan
tertentu terkadang sering memotivasi diri klien dalam membuat perubahan gaya hidupnya.
• Mengidentifikasi hasil perilaku atau kesehatan
• Mengidentifikasi hasil yang jelas dapat memandu klien dalam mengubah atau membangun perilaku kesehatan yang baru. Selain
itu terdapat pertanyaan kritis yang harus ditanyakan klien secara berkala untuk mengevaluasi relevansi pencegahan promosi
kesehatan seperti ‘’sudahkah saya mencapai tujuan saya atau membuat sebuah kemajuan secara signifikan?’’
• Mengembangkan rencana perubahan perilaku
• Program perubahan positif dapat dihasilkan ketika klien mengambil keputusan dari perubahan perilaku. Perawat dapat membantu
klien dalam memperoleh keterampilan perubahan perilaku yang diperlukan untuk mempertahankan perilaku kesehatan yang
positif.
• Memperkuat manfaat perubahan
• Penguatan dan pengingat manfaat positif dari perubahan yang diinginkan memberikan dukungan untuk klien. Kepekaan terhadap
manfaat perubahan yang tidak terkait dengan kesehatan seperti meningkatnya popularitas atau lebih banyak waktu bersama
teman dalah hal yang sangat penting karena dapat menjadi motivasi klien untuk melakukaan perencanaan dan pelaksanaan
pencegahan promosi kesehatan.
• Mengatasi fasilitator lingkungan dan interpersonal dan hambatan untuk perubahan perilaku
• Dorongan dari keluarga dan teman membantu klien untuk brtahan ketika mengalami perubahan yang sulit. Ketika klien menyadari
kemungkinan hambatan dan menyusun rencana untuk mengatasinya, perubahan perilaku yang berhasil mungkin akan lebih
terjadi. Perawat dapat membantu klien untuk mengatasi hambatan yang mungkin terjadi seperti hambatan lingkungan karena
mereka adalah tantangan utama yang dihadapi perubahan perilaku dari diri klien.
• Menentukan kerangka waktu untuk implementasi
• Untuk mengembangkan perilaku yang lebih sehat memang membutuhkan waktu. Rencana implementasi memungkinkan waktu
untuk menguasai pengetahuan dan ketrampilan yang tepat sebelum perilaku baru diimplementasikan. Mencapai tujuan jangka
pendek penting dan membutuhkan penguatan positif, maka dari itu perawat dapat memberikan dorongan untuk terus mengejar
tujuan yang ingin dicapai.
Pilihan opsi untuk memformalkan komitmen
terhadap rencana perbuhana perilaku
1. perjanjian kontrak perawat dengan klien

Pada hal inii perwat sepenuhnya sebagai penangung jawab untuk


memebrikan informasi, pelatihan dan konseling. Seperti perawat
mengatur jadwal keseharian untuk klien atau keluraga dalam
kegiatan sehari-hari dengan tujuan meningkatkan kesehatan. Tetapi
bagaimana kontrak ini tidak berhasil? Tenang saja karena dalam
perjanjian ini dapat direvisi.
2. kontrak mandiri
Pendekatan paling efektif untuk meningkatan kontrol seseorang atas perlaku,
sehingga menciptakan rasa kemandirian, kompetensi dan otonomi klien yang tidak
berganung pada perawat. klein dapat memilih sumber intrinsik(bangga, pujian) ,
ekstrinsik(make up, aplikasi musik) dan pengalamanya sendiri. Kontra k mandiri ini
membuat kepercayaan diri klien tinggi dalam meningkatkan kesehtan di masa
depan

3. Terbuka atau mengumumkan nita merubah perilaku kepada keluarga dan teman
Terbuka mengumumkan niat untu merubah perilaku kepada teman dan keluaraga
adalah cara lain untuk meningkatkan komitmen seseorang terhadap tindakan
tertentu.

4. Integrasi perilaku kesehatan baru kedalam kalender


Strategi ini dapat memudahkan untuk melaukukan kegiatan-kegiatan perubahan.
Penjadwalan waktu untuk mencapai perlilaku kesehatan akan meningkat signifikan

5. pembelian persediaan yang diperlukan dan peralatan


Rencana pencegahan kesehatan tingkt komunitas
Renacan ini cara paling efektif untuk melibatkan anggota dalam
meningkatkan kesehatan mereka. Peran perawat dalam hal ini sebagai
konsultan bagi masyarakat untuk melkasanakannya. Rencana dan
intervensi kesehatan berbasis masyarakat termasuk advokasi untuk
warga yang diuntungkan dan diragukan oleh masyarakat
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam meningkatkan keberhasilan
dalam perubahan perilaku klien ke arah lebih baik
1. Peningkatan motivasi klien untuk merubah perilaku
2. pemilihan intervensi paling efektif untuk memperkuat praktik
kesehatan postif klien
3. Mengkaji strategi keluraga yang dilakukan untuk mendorong
perubahan
4. Mengetahui perubahan perilaku dan tahapan kehidupan
5. Mengetahui hambatan utama dalam melakukan intervensi
6. Mengetahui intervensi berbasis masyarakat yang paing efektif