Anda di halaman 1dari 14

ANALISIS

SWOT
BANK
MANDIRI
KELOMPOK :
Carmanita Prabowo (20170102224)
Dessto R.L. (20160101366)
Novitya Pangestika (20170102301)
Profile

Bank Mandiri didirikan pada 2 Oktober 1998, sebagai bagian dari


program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh
pemerintah Indonesia. Pada bulan Juli 1999, empat bank pemerintah
-- yaitu Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Ekspor Impor
Indonesia dan Bank Pembangunan Indonesia -- dilebur menjadi Bank
Mandiri, dimana masing-masing bank tersebut memiliki peran yang
tak terpisahkan dalam pembangunan perekonomian Indonesia.
Sampai dengan hari ini, Bank Mandiri meneruskan tradisi selama
lebih dari 140 tahun memberikan kontribusi dalam dunia perbankan
dan perekonomian Indonesia.
Visi
Indonesia's best, ASEAN's prominent

Misi
■ Berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pasar
■ Mengembangkan sumber daya yang professional
■ Memberi keuntungan yang maksimal kepada stakeholder
■ Melaksanakan manajemen terbuka
■ Peduli terhadap kepentingan masyarakat dan lingkungan
Analisis SWOT
Peringkat
Bobot Bobot x Rating Skor
No S (Kekuatan) VL L M H VH

1 pelayanan yang diberikan kepada nasabah sangat baik dan cepat 0,13 3 0,40 2
2 beragam jenis produk dan jasa yang inovatif sesuai dengan kebutuhan setiap nasabah 0,27 5 1,33 4
3 SDM memiliki skill dan kemampuan profesional 0,20 2 0,40 3
4 nama Bank Mandiri sudah sangat dikenal masyarakat 0,33 5 1,67 5
5 jaminan keamanan dalam hal perbankan oleh pemerintah 0,07 1 0,07 1

1,00 3,87 15

Peringkat
Bobot Bobot x Rating Skor
No W (Kelemahan) VL L M H VH

1 belum meratanya penyebaran kantor cabang bank mandiri diseluruh provinsi/kabupaten


0,27 4 4
1,07
2 sedikit nya karyawan mengakibatkan antrian panjang nasabah yang datang ke bank mandiri
0,13 2 2
0,27
3 minim biaya promosi produk dan jasa 0,20 3 0,60 3
4 alur birokrasi yang panjang dalam pemutusan persetujuan pemberian kredit 0,33 2 0,67 5
5 pemberian bunga deposito lebih kecil dari pada bank swasta 0,07 1 0,07 1

1,00 2,67 15

Kekuatan dibandingkan Kelemahan : 3,87 - 2,67 = 1,20


Analisis SWOT
Kekuatan dibandingkan Kelemahan : 3,87 - 2,67 = 1,20

Matriks EFE (External Factor Valuation)


Peringkat
Bobot Bobot x Rating Skor
No O (Peluang) VL L M H VH

1 berkembangnya e-commerce atau online shop 0,13 3 0,40 2


2 pola hidup masyarakat yang konsumtif, memerlukan jenis produk dan jasa kredit perbankan 0,33 5 1,67 5
3 perkembangan tingkat pertumbuhan ekonomi terus meningkat untuk pembangunan bank Mandiri
0,20 4 3
di berbagai provinsi 0,80
4 Tren positif penggunaan mata uang elektronik dalam transaksi (cashless payment) 0,07 2 0,13 1
5 Keluarnya kebijaksanaan pemerintah untuk menyalurkan kredit kecil
0,27 5 4
mikro 1,33

1,00 4,33 15

Peringkat
Bobot Bobot x Rating Skor
No T (Tantangan) VL L M H VH

1 bank pesaing memiliki produk dan jasa yang sejenis 0,33 5 1,67 5
2 Adanya deregulasi perbankan sehingga memudahkan persyaratan pendirian bank yang dapat
0,27 4 4
menjadikan competitor Bank Mandiri 1,07
3 kekuatan nasabah untuk memilih bank lain cukup tinggi 0,13 2 0,27 2
4 iklan dan promosi besar besaran dari para pesaing 0,20 1 0,20 3
5 krisis ekonomi global 0,07 0,00 1
3
1,00 3,20 15

Peluang dibandingkan Tantangan : 4,33 - 3,20 = 1,13


Diagram Analisis SWOT
Peluang

2
KUADRAN III KUADRAN I

-3 -2 -1 0 1 2 3 Kekuatan
Kelemahan
-1
KUADRAN IV KUADRAN II
-2

-3 Strategi Diversifikasi
Tantangan

Kekuatan dibandingkan Kelemahan


1,2: 0
Peluang dibandingkan Tantangan : 1,13
IFAS
NO STRENGHT SKOR BOBOT TOTAL
1 Struktur perusahaan yang jelas 0,4 4 1,6
2 SDM yaang kompetitif memadai dalam hal kuantitas dan kualitas 0,6 4 2,4
3 Manajemen keberlanjutan yang diterapkan oleh Bank Mandiri 0,4 3 1,2
4 Akuntabilitas , transparansi dan pengawasan 0,4 4 1,6
5 Pendekatan intensif dengan customer dan dealer 0,5 4 2
6 Penguatan pelayanan pengelolaan pengaduan Nasabah 0,6 4 2,4
7 Kestabilan Growth Ratio 0,4 4 1,6
8 Posisi likuiditas yang kuat 0,6 5 3
9 Pengembangan dan penerapan alat pembayaran non-tunai 0,5 4 2
10 Pengembangan teknologi keamanan informasi 0,5 4 2
11 Manajemen hubungan industrial yang harmonis antara pegawai dan perusahaan 0,5 4 2
12 Strategi peralihan advertising 0,5 3 1,5
13 Memperkuat leadership di segmen wholesale dengan melakukan pendalaman relationship dengan 0,5 4 2
nasabah.
14 Meningkatkan Kepuasan Nasabah melalui peningkatan layanan Cabang dan e-channel Bank Mandiri 0,6 5 3

TOTAL KEKUATAN 28,3


IFAS
NO WEAKNESS SKOR BOBOT TOTAL
1 Diferensiasi yang lemah dalam 0,3 2 0,6
bidang marketing
2 Laverage ratio yang tinggi dalam 0,5 1 0,5
bidang financial
3 Limeted access to international 0,6 1 0,6
market bidang financial
TOTAL KELEMAHAN 1,7
NO OPPORTUNITY
EFAS SKOR BOBOT TOTAL
1 Memberikan solusi transaksi keuangan yang komprehensif kepada nasabah corporate 0,6 4 2,4
2 Selalu berusaha memberikan layanan perbankan yang unik, unggul dan solusi transaksi yang inovatif. 0,6 5 3
3 Bank Mandiri bertekad menjadi institusi keuangan terbaik di ASEAN, dalam segi pelayanan, produk, 0,5 4 2
4 Kebijakan Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan (BI rate) 0,3 3 0,9
5 Permintaan akan barang dan jasa menurun 0,3 2 0,6
6 Tren positif penggunaan mata uang elektronik dalam transaksi (cashless payment) 0,4 4 1,6
7 Mengembangkan Transactional Banking, untuk mencapai pertumbuhan fee based income wholesale dan 0,3 4 1,2
retail.
8 Berkembangnya e-commerce atau online shop 0,3 3 0,9
9 Perkembangan teknologi yang semakin canggih 0,5 4 2
10 Status dan reputasi perusahaan di mata publik termasuk serifikasi 0,4 3 1,2
11 Program pemerintah yang mengikutsertakan perusahaan 0,4 4 1,6
12 pengembangan SDM & implementasi culture, good corporate governance, information technology, dan risk 0,5 4 2
management.
13 Menjadi Bank pilihan nasabah di segmen retail, dengan akselerasi bisnis di segmen-segmen utama yang 0,4 4 1,6
menjadi pendorong utama pertumbuhan bisnis Bank Mandiri
14 Sumber pendanaan yang banyak dan bervariasi jika perusahaan go public 0,4 3 1,2
TOTAL PELUANG/KESEMPATAN 22,2
EFAS
NO THREATS SKOR BOBOT TOTAL
1 Kebijakan atau pogram pemerintah yang mengikutsertakan 0,4 3 1,2
perusahaan (termasuk didalamnya isu-isu)
2 Kondisi ekonomi global (dunia) 0,5 3 1,5
3 Kebijakan Bank Indonesia menurunkan suku bunga 0,3 3 0,9
acuan (BI rate)
4 Permintaan akan barang dan jasa yang menurun 0,3 3 0,9
5 Kebiasaan atau gaya hidup konsumen, dimana 0,4 3 1,2
pengeluaran > pemasukan
6 Penyimpanan konvensional 0,3 4 1,2
7 Adanya ancaman dari hacker, malware , dst 0,4 4 1,6
8 Kesepakatan antara Negara ASEAN dalam melaksanakan 0,4 3 1,2
Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)
TOTAL 9.7
Matriks BCG
SWOT Matriks
Strength Weaknesses Opportunities Threats
• Peningkatan Profitability • Diferensiasi produk yang • Penghargaan dan • Kondisi ekonomi
ratio lemah predikat sebagai yang global(dunia)
• Pengembangan dan • Leverage ratio yang terbaik dalam beberapa • Adanya ancaman dari
penerapan alat tinggi hal oleh beberapa • hacker,malware, dst.
pembayaran non-tunai • Limited access to institusi atau organisasi • Kesepakatan antara
• Pelayanan pengelolaan international market mempengaruhi pendapat Negara ASEAN dalam
pengaduan nasabah dan kepercayaan publik melaksanakan
yang cekatan • Konsumsi dan Masyarakat Ekonomi
• Pendekatan intensif perkembangan akan ASEAN (MEA)
dengan customer dan internet , terutama social • Penyimpanan
dealer media yang cukup masif konvensional
• Pengukuran standar • Tren positif penggunaan • Adanya kompetitor
layanan yang dilakukan mata uang elektronik dengan bentuk dan/atau
secara rutin dalam transaksi fungsi yang serupa
(cashless payment)
• Perkembangan teknologi
yang semakin canggih
contoh: videotron, RFID,
NFC, dsb.
• Jumlah penduduk
Indonesia yang besar
SO strategy WO strategy ST strategy WT strategy
• Dengan profitability ratio • Diferensiasi produk yang • Dengan melakukan pendekatan • Mengadakan dan
naik, pengalokasian lebih lemah karena sulitnya intensif dengan customer dan meningkatkan
baik untuk pembelian melakukan dealer membuat Bank Mandiri diferensiasi produk untuk
teknologi dan perluasan pengembangan variasi seharusnya sudah siap menarik perhatian
jaringan Bank Mandiri untuk yang ada , dapat ditutupi menghadapi MEA. Karena jika masyarakat yang
menjangkau calon nasabah dengan menawarkan Bank Mandiri sudah menguasai memakai tabungan
hingga pelosok Indonesia penggunaan teknologi pasar negara sendiri, maka sudah secara konvensional dan
• Melakukan pengembangan yang lebih baik dan aman. Karena Indonesia menggaet nasabah
dan penerapan alat kemudahan yang di menyumbang 50% PDB dan kompetitor
pembayaran non- tunai yang tawarkan mandiri populasi penduduk Negara ASEAN. • Menahan dan
unik dan lebih mudah • Limited access to Dengan memberikan pelayanan mempertimbangkan lagi
digunakan sehari-hari, international lebih baik daripada pesaing masalah peminjaman
termasuk di dalamnya kerja marketdapat di tutupi merupakan hal yang fundamental atau hutang ke luar
sama dengan banyak bisnis dengan penghargaan dan paling berdampak dalam negeri apalagi dengan
usaha (termasuk e- internasional yang harus memenangkan persaingan antar kondisi ekonomi global
commerce) supaya diraih Bank Mandiri kompetitor, selain itu, dengan yang tidak menentu.
melanjutkan tren positif sehingga tetap dapat pendekatan intensif salah satu Dengan tidak melakukan
penggunaan mata uang bersaing dengan Bank aplikasinya adalah pengadaan peminjaman dengan
elektronik dari negara lain. Selain promo dan benefit kepada pihak luar negeri, maka
• 3. Mengukur standar itu, pasar luar negeri nasabah juga merupakan cara walaupun ada pergolakan
layanan secara rutin dan tidak sebesar pasar untuk memenangkan nasabah ekonomi global, tapi tidak
lebih luas misalnya dengan Indonesia , sehingga hal atas kompetitor lain , bahkan akan terlalu besar
memanfaatkan social media tersebut dapat menggaet calon nasabah yang dampaknya jika ada
sehingga terus dapat dimanfaatkan untuk biasa menabung secara kebergantungan dengan
memperbaiki sesuai fokus pada pasar konvensional pihak luar
keinginan masyarakat yang Indonesia • Dengan pengaduan nasabah yang
implikasinya adalah diproses dengan cepat, maka
mendapatkan penghargaan ancaman dari hacker atau
dan predikat yang baik malware dapat segera ditelusuri
dan diatasi
THANK
YOU