Anda di halaman 1dari 6

BAGAN ALUR PEMBELIAN TUNAI DAIRY PRODUCT PADA HOTEL

Pengadaan barang ada 2 jenis yaitu ;

‡ Reguler berupa barang yang terus menerus digunakan, seperti beras ‡ Incidentil berupa barang yang persediannya tidak ada di gudang atau barang yang tidak layak distock

Pengadaan Barang Reguler pada hotel


‡ Pada pengadaan barang reguler, yang mengetahui barang pada hotel itu habis adalah bagian gudang. ‡ PR=> bagian gudang yang bertanggung jawab pada setiap permintaan pembelian pada hotel. Menjelaskan tentang; ‡ Apa jenis barang yang diminta hotel ? ‡ Berapa stock barang yang masih ada di gudang hotel ? ‡ Jumlah barang yang diminta hotel ?

‡ PR=>Setelah gudang menyerahkan ke purchasing,oleh purchasing telah dibuatkan tentang harga, dimana barang tersebut bisa dibeli yang paling tidak ada pada 3 suplier. ‡ PR yang sudah lengkap, kemudian diperiksa oleh cost control dimana, cost control memeriksa tentang kwantitas barang yang diminta hotel,apakah terlalu banyak ataupun terlalu sedikit, yang menggunakan dasar cost control dari rata-rata konsumsi dan persediannya. Setelah diperiksa, kemudian ditandatangani oleh cost control dan cost control juga berhak mengubah kuantitas barang yang dipesan hotel.

‡ PR yang sudah disetujui kuantitasnya, kemudian dibawa ke Cheaf Accounting, yang menentukan kapan hotel bisa membayar barang yang dipesan, dan Cheaf Accounting berhak mempertimbangkan cash flow, value for money. Setelah disetujui oleh Cheaf Accounting, kemudian ditanda tangani oleh 2 orang yaitu ; FC dan GM , dimana FC umumnya orang kepercayaan owner karena GM yang biasanya lebih kurang kemampuan pengetahuannya di bagian keuangan karena GM memiliki background manajemen. ‡ Purchasing tidak boleh membuat PO tanpa ditandatangani oleh PR. PO yang sudah ditanda tangani kemudian ditandatangani juga oleh suplier,dan suplier menyerahkan barang berdasarkan PO, yang kemudian diserahkan ke bagian receiving yang ada di gudang,oleh receiving akan dibuatkan pemeriksaan apakah sesuai dengan PO dan membuat berita acara serah terima barang.

Pengadaan Barang Incidentil pada hotel


‡ Pada pengadaan barang Incidentil hotel,PR diserahkan ke purchasing, oleh purchasing diisi lagi baik itu harga barang dan pemilihan suplier. Setelah itu, diperiksa lagi oleh cost control. Pada barang incidentil, diketahui diperlukan, karena bagian personalia yang mengajukan, dasar cost controlnya adalah anggaran atau budgeting, yang anggarannya sudah ditetapkan pada tahun sebelumnya. Masalah yang sering dihadapi hotel pada pembuatan anggaran adalah anggaran di hotel yang selalu berubah yang berdampak pada pendapatan yang berubah pula. Jadi, perbedaan antara pengadaan barang reguker dan incidentil pada hotel terletak pada siapa yang membuat PR dan apa yang menjadi dasar cost control dari pengadaan barang reguler dan incidentil.