Anda di halaman 1dari 14

KEGIATAN BELAJAR 3

Dengan Kegiatan Belajar ini diharapkan siswa


memahami penggunaan variabel dalam suatu algoritma.
Perhatikan algoritma berikut:
Bandingkan dengan Algoritma berikut:
Mengumpulkan Informasi/Mencoba:
Misalkan menghitung volume balok, tentu kita sudah
mengetahui aturan menghitungnya yaitu
Volume=panjang x lebar x tinggi, atau terkadang cukup
disingkat V=p x l x t. Dari mana nilai panjang, lebar, dan
tinggi? Ya, masukan dari user, artinya panjnag, lebar
dan tinggi menyimpan nilai yang dimasukkan oleh user,
sedangkan Volume menyimpan nilai hasil perkalian
panjang, lebar dan tinggi.
Kesemuanya digunakan untuk menyimpan nilai selama algoritma
digunakan, yang kemudian disebut sebagai variabel atau peubah.
Dalam Kamus Bahas Indonesia variabel diartikan sebagai
“sesuatu” yang dapat berubah (dalam hal ini adalah nilainya). Di
dunia matematika, variabel diartikan karakter alfabet yang
mewakili suatu bilangan yang tidak diketahui (en.wikipedia.org).

Di dunia pemrograman, variabel adalah nama simbolik (identifer)


yang memuat/berisi informasi atau nilai yang tidak atau belum
diketahui, yang disediakan lokasi penyimpanannya pada memori
komputer (en.wikipedia.org)
Jadi variabel adalah suatu nama simbolik, bisa dinyatakan
dengan alfabet (huruf) tunggal atau rangkaian huruf, atau
rangkaian huruf dan angka atau simbol-simbol, yang akan
diberikan informasi atau nilai tertentu.

Nilai-nilai tersebut tidaklah selalu berupa bilangan bisa berupa


karakter, rangkaian karakter (string), nilai benar salah (boolean),
dan sebagainya yang disebut sebagai tipe data. Dengan
menyimpan nilai-nilai pada variabel akan memudahkan kita
untuk melakukan operasi, seperti menerapkan rumus, mengganti
atau mengubah nilai, dan operasioperasi lain. Penentuan
variabel tergantung dengan kebutuhan dari algoritma.
Contoh 1:
Tentukan variabel-variabel pada Algoritma mengkonversi suhu dalam derajat Celcius menjadi
Farenheit, Reamur, dan Kelvin.

Penyelesaian:
Variabel bisa melekat pada input, output atau pada proses:
Inputnya berupa derajat dalam Celcius, Outputnya adalah derajat dalam farenheit, Reamur dan
kelvin. Dengan demikian ada 4 variabel yang harus dibuat mislakan diberi nama suhuCelcius,
suhuFarenheit, suhuReamur, dan suhuKelvin. Atau dapat juga disingkat menjadi TC, TF, TR, dan
TK, karena kita tahu T untuk temperature, F, R, dan K untuk Celcius, Farenheit, Reamur, dan
Kelvin.
Apa masih perlu variabel tambhan? Hal ini tergantung apakah TF, TC, dan Tk bisa dihitung
langsung dari TC atau perlu variabel lain. Pada kasus ini tidak, variabel sudah cukup.
Jadi variabel yang dibutuhkan adalah TC, TF, TR, dan TK
Contoh 2:
Tentukan variabel-variabel pada Algoritma menentukan kelulusan seorang murid ketika ujian
nasional (UAN). Algoritma ini membutuhkan input berupa nama anak, nilai matematika, nilai
bahasa indonesia dan nilai bahasa Inggris. Anak dinyatakan lulus jika rata-ratanya lebih dari 60.
Outputnya adalah status=LULUS atau Belum LULUS.

Penyelesaian:
Dari uraian algoritma yang dibuat, diperlukan nama murid, atau bisa dibuat variabelnya adalah
Nama, kemudian nilai matematika, bahasa indonesia dan bahasa inggris dijadikan variabel
Nilai_Mat, Nilai_BInd, dan Nila_BInggris. Untuk mengetahui kelulusan harus dihitung nilai rata-rata,
sehingga rata-rata dijadikan sebuah variabel dengan nama Rerata. Outputnya adalah status yang
juga dapat menjadi variabel. Jadi variabel yang dibutuhkan terdiri dari: Nama, Nilai_Mat, NiliaBInd,
Nilai_Binggris, Rerata, dan Status.
Contoh 3:
Tentukan variabel-variabel pada Algoritma untuk menentukan berat
badan maksimum dari 40 Siswa kelas X.
Penyelesaian:
Pertama lihat inputnya terlebih dahulu. Yang akan dicari maksimumnya
adalah berat badan 40 anak kelas X. Apakah ini berarti setiap anak
mempunyai variabel sendiri-sendiri.
Bolehkah memberi nama variabel berat1, berat2, berat3,
danseterusnya hingga berat40? Pada prinsipnya boleh-boleh saja,
namun cara ini sangatlah tidak efektif. Dengan 40 data saja
adamenempuh 40 variabel, bagaimna jika 100 data, atau lebih, atau
bagaimna jika banyaknya anak tidak pasti, tentukeseluruhan data berat
badan dengan kita akn kesulitan dalam memberikan variabel yang
sesuai dengan jumlah input. Bisakah kita mewakili 40 data tersebut
dengan hanya satu variable saja, misalkan dataBeratBadan. Jawabnya,
iya bisa dengan syarat variabel dataBeratBadan harus mampu
menampung semua data input, dan dapat diolah untuk menghasilkan
berat badan maksimum.
Latihan:
1. Algoritma menentukan besar gaji pegawai, di mana gaji terdiri dari
gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan dipotong dengan
asuransi, dana sosial, dan tagihan hutang.

Jawab: ………………………………………………………………………………………
2. Algoritma menentukan akar-akar persamaan kuadrat ax2 + bx + c=0
(ingat kembali rumusnya).

Jawab: …………………………………………………………………………..
3. Algoritma untuk menyimpan data siswa yang terdiri dari nama,
Nomor Induk Siswa, Alamat, Nama Orang Tua, Tahun Masuk, Pekerjaan
Orang Tua. Bagaimana jika datanya lebih dari satu, misalkan data siswa
satu sekolahan?

Jawab: …………………………………………………………………………..
RANGKUMAN
1. Variabel adalah suatu nama simbolik yang digunakan untuk
menyimpan nilai dalam algoritma.
2. Variabel dapat berupa input, output atau segala sesuatu yang
terlibat dalam proses atau langkah-langkah algoritma