Anda di halaman 1dari 103

||  |  |

||  |  
 Gempa bumi  
    
       
  
    

 
        
  
   
  
   !
  " 

  " 
    
    
      

  
  

||  |  
˜ipe gempa bumi

   $
   % 
         $
 "     
  


 %
 &     
 

    
 
   
      
  

||  |  #
    (
    
  
$ "   


      
      

     

    


 
  
  "  
    
 

  

||  |  '


 Gempa bumi tektonik disebabkan oleh
perlepasan [tenaga] yang terjadi karena
pergeseran lempengan plat tektonik seperti
layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan
dengan tiba-tiba.
 ˜enaga yang dihasilkan oleh tekanan antara
batuan dikenal sebagai kecacatan tektonik.
 ˜eori dari   Rplat tektonik)
menjelaskan bahwa bumi terdiri dari
beberapa lapisan batuan, sebagian besar
area dari lapisan kerak itu akan hanyut dan
mengapung di lapisan seperti salju.
 Ôapisan tersebut begerak perlahan sehingga
berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama
lainnya.
||  |  )
 Gempa bumi tektonik memang unik.
 Peta penyebarannya mengikuti pola dan
aturan yang khusus dan menyempit, yakni
mengikuti pola-pola pertemuan lempeng-
lempeng tektonik yang menyusun kerak
bumi.
 Dalam ilmu kebumian Rgeologi), kerangka
teoretis tektonik lempeng merupakan
 
 untuk menjelaskan fenomena
gempa bumi tektonik yang melanda hampir
seluruh kawasan, yang berdekatan dengan
batas pertemuan lempeng tektonik.
 0ontoh gempa tektonik ialah seperti yang
terjadi di Yogyakarta, Indonesia pada Sabtu,
27 Mei 2006 dini hari, pukul 05.54 WIB,[2]
||  |  *
 Gempa bumi tumbukan ; Gempa bumi ini
diakibatkan oleh tumbukan meteor atau
asteroid yang jatuh ke bumi, jenis gempa
bumi ini jarang terjadi
 Gempa bumi runtuhan ; Gempa bumi ini
biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun
pada daerah pertambangan, gempabumi ini
jarang terjadi dan bersifat lokal.
 Gempa bumi buatan ; Gempa bumi buatan
adalah gempa bumi yang disebabkan oleh
aktivitas dari manusia, seperti peledakan
dinamit, nuklir atau palu yang dipukulkan ke
permukaan bumi

||  |  
||  |  +
||  |  |
||  |  ||
||  |  |
||  |  |
 Gempa bumi adalah  !

   
 
    
  
&
    
    , 
 

      ! -

||  |  |#
 - . 
   
   
u
     

||  |  |'


PROSES KEJADIAN
 PROSES KEJADIAN   !
  "


  "      
 
         

 
     

  
 . 
    
 
 
 
      
   
  
           
 
        

      
/
         
 
||  |  |)
 . 
   
& 
    "  


  
  

  
  
     


   "    

      
 
/      "
     
  "
 
     
     
 
 0 1        '

 
  

||  |  |*
.      
 
     
 %  ' 
    
     " -

 Gempa ˜ektonik
 Gempa Vulkanik
 Gempa Runtuhan
 Gempa Jatuhan
 Gempa Buatan
||  |  |
 Gempa ˜ektonik

/    ! 
 
  


    



 2 
 
  
      

 , 
    

    $ 
   
 
||  |  |+
 /    ! 
 
  


    


  2 


    
    

, 
  
 
    
$     
 
 Gambar Proses ˜erjadinya Gempa
˜ektonik

||  |  
||  |  |
||  |  
||  |  
||  |  #
 A. Sesar aktif bergerak sedikit demi sedikit kearah
yng saling berlawanan Pada tahap ini
terjadi akumulasi energi elastis.

 B. Pada tahap ini mulai terjadi deformasi sesar,
karena energi elastis makin besar.

 0. Pada tahap ini terjadi pelepasan energi secara
mendadak sehingga terjadi peristiwa yang disebut
gempa bumi tektonik.

 D. Pada tahap ini sesar kembali mencapai tingkat
keseimbangannya kembali. Pergeseran ini kian
lama menimbulkan energi-energi stress yang
sewaktu waktu terjadi pelepasan energi yang
mendadak. Peristiwa inilah yang disebut gempa
tektonik yaitu peristiwa pelepasan energi secara
tiba-tiba di dalam batuan sepanjang sesar atau
patahan seperti terlihat dalam gambar.
||  |  '
 PROSES KEJADIAN
   !
  " 

  " 
    
    
      

  
    

  
. 
    


   
  
      

      
        
      
 
    
  /
   
     
 

||  |  )
 . 
   
& 
    "  


  
  

 
  
     


   "    

      
 
/      "
     
  "
 
     
     
  0 1     
  ' 
 
  

||  |  *
 .      
  
      %  '

       
  " -
 Gempa ˜ektonik
 Gempa Vulkanik
 Gempa Runtuhan
 Gempa Jatuhan
 Gempa Buatan
 Gempa ˜ektonik

||  |  


 / &          
 
! .   
   
   

 
 .     
   & "    
  
 
 .       
            !
    
 
 .      
      

.   
 
  3    ! !
  
       .! 
   
  ! 
    3  
  
     
  
 

 Gempa Vulkanik
/     $
     
!     
    
  
     
  
      3
    
   !      
. 
   
     
   3   $


||  |  +
 Gempa Runtuhan

      


          
 ,      

  
    "     
!       
!     3 ! 
    
    
 "      
  4      

    
    

||  |  
 Gempa Jatuhan
  
  
   

    0
  
       
  

    /!3
!     & 
   3    
 5     

      
     " 
   
  

||  |  |
||  |  
||  |  
 Gempa Buatan

/  
  
 !
 
  
 
    
  

      

 "   
  
 !     

   & 
 


||  |  #
¢ona Gempa

 ¢ona Gempa Dunia

6       


" 
4
 7 .&  4
 5 

 Jalur 0ircum Pasifik adalah jalur wilayah


dimana banyak terjadi gempa-gempa dalam
dan juga gempa- gempa besar yang dangkal.
Jalur ini terbentang mulai dari Sulawesi,
Filipina , Jepang, dan kepulauan Hawai
||  |  '
 4
 5   
 
 !

    3 
    
%" 8 "2 2  " 1  "
/" 4!  9 2 
 .  
 
    3
     $
 
    ! 

||  |  )
||  |  *
||  |  
 Dampak Gempa
 0
 
     
 "    
 
      
!    "     
  %      
 "     
    
 
  
   -

||  |  +
 Dampak Primer

0    


      
  
   
     &

  

  " 
 "   


"    

 !      
||  |  #
||  |  #|
||  |  #
 Dampak Skunder
0      "
     


:&"  "  
 
7    
 -

||  |  #

 2 
     
/
 / 

||  |  ##

 2 
     
/
 / 

||  |  #'


||  |  #)
||  |  #*
     

     
 

  
 

 
   /
  
     
      
    
  
  

  .   
  
  

||  |  #
      

 
 
    
 
    
 

 

 
 & 
   
   

& 
  
  
  &
   

  ) 

||  |  #+
   
   
       

     
    
   

    
       
     
  
 "  0  
6" %&

||  |  '


 / 
       
      
  
     
  
   
   ; 5 %

2 "       

    
  <
 
  
!  
   
  

    
 
   
     
||  |  '|
||  |  '
||  |  '
  

||  |  '#


Gempa bumi Sumatera Barat
2009
      *") /
 ;  

  /    

|*-|)-| =1  
 / + >?
    
  /"
 '  
  .   >?
    
 !
  /  
 .  ."  .  "
 . /
"  ." 
 "  .   >#?" 
% "  /
"   .


||  |  ''


 .$ /     
 
   

8 
 1 3%
 
   /  0  

     5!  
   & 5
 
  !
 / 

 
      
  !
 3| 
  

  

||  |  ')
 5  /
 . "  
|||'  !    
    @ #  
/ " 
 
 ||#  "
   |)
 "  
 |   /  
|'++   " )') 
   " @ *'+|  
 >?
||  |  '*
         
    #   
 

&   .   ; 
/     *")  
/
 ;      
'*      . "# ,/
++"' 2    
   *|
 .    | A  
 
      )" /

; " 
    #)    
/    
' =1  
 
 # >'? >)?

||  |  '


||  |  '+
/
    
   . 

||  |  )
 0ARA PENYEÔAMA˜AN DARI BAHAYA
GEMPA BUMI
RSumber: Badan Meteorologi dan
Geofisika)

||  |  )|
||  |  )
 b. Kenali lingkungan tempat anda bekerja
dan tinggal
 5 
 "
&   
" 
    "  
    
  

  
 
 
 .
 
   .  
 5 9 2
 .  
        

||  |  )
||  |  )#
 c. Jika anda sedang mengendarai mobil
 
"     

       

 ,  " 
 .

||  |  )'


||  |  ))
 e. Jika anda tinggal didaerah
pegunungan, apabila terjadi gempa
bumi hindari daerah yang mungkin
terjadi longsoran.

||  |  )*
||  |  )
 0ARA PENYEÔAMA˜AN DARI BAHAYA GEMPA BUMI
RSumber: Badan Meteorologi dan Geofisika) uuu
uu /8 8,B5 28;4%01 85.% B51 a. Kunci Utama adalah :
 5 
    
 5  !  
             

 "
:&


 5 $
  $ 
             
 b. Kenali lingkungan tempat anda bekerja dan tinggal
 5 
 "
&    " 
    "       

  
  
 
 
 .
 
   .  
 5 9 2
 .           
 c. Jika anda sedang mengendarai mobil
 
"     
        
 ,  " 
 .
 d. Jika anda tinggal atau berada di pantai, jauhi pantai untuk menghindari terjadinya ˜sunami.
 e. Jika anda tinggal didaerah pegunungan, apabila terjadi gempa bumi hindari daerah yang mungkin
terjadi longsoran.
 f. Persiapan Rutin pada tempat anda bekerja dan tinggal
 . ," 7"

  
        

      "


 "         
 5                "       
 /

  "  
  
      

||  |  )+
||  |  *
 g. Penyebab celaka yang paling banyak
pada saat gempa bumi adalah akibat
kejatuhan material
 %        
      ! 
 7 
     
       
  -


||  |  *|
||  |  *
/8/B0%< 28;4%01 85.% B51
 a. Jika anda berada dalam bangunan.
 
      

 4      


&"    
 .     
"

.
 2
  
  
  

         
||  |  *
||  |  *#
 b. Periksa lingkungan sekitar anda
 . 
   
 . 
    
 . 
     
 . 
   
 .  
 
 
  
"  

 


||  |  *'
||  |  *)
c. Jangan masuk kebangunan yang sudah
terjadi gempa, karena kemungkian masih
terdapat reruntuhan

||  |  **
/%%2 28;4%01 85.% B51
 a. Jika anda berada dalam bangunan
 ,   
      
      
  ! 


 5   
  
   
 
 
 
  


||  |  *
 d. Jangan berjalan disekitar daerah
gempa, kemungkinan terjadi bahaya
susulan masih ada.

||  |  *+
||  |  
 b. Jika berada di luar bangunan atau
area terbuka
 5         
      " 
"
 


 .       

      

||  |  |
||  |  
c. Mendengarkan informasi
mengenai gempa dari radio
Rapabila terjadi gempa susulan).

||  |  
||  |  #
 d. Mengisi angket yang diberikan oleh
Instansi ˜erkait untuk mengetahui
seberapa besar kerusakan yang terjadi

||  |  '


||  |  )
||  |  *
||  |  
 Skala Mercalli  
  
     /
  
  $

 
 1
   
5

     |+ /
 5


    |    
&   3  

       

       
    
||  |  +
 A
  
 5

  
   &
         
    
 A
  "
    
 ; 


      
  2 
 5

 
 &"     |+| 
 


  < =  C 9
     
  
  
   
      
 

||  |  +
 Skala Modifikasi Intensitas Mercalli
 /
 5 & 1 5


     


     

   /  

5 & 1 5

  

  ! -

||  |  +|
Skala Modifikasi Keamatan
Mercalli
1. ˜idak terasa
2. ˜erasa oleh orang yang berada di bangunan tinggi
3. Getaran dirasakan seperti ada kereta yang berat
melintas.
4. Getaran dirasakan seperti ada benda berat yang
menabrak dinding rumah, benda tergantung
bergoyang.
5. Dapat dirasakan di luar rumah, hiasan dinding
bergerak, benda kecil di atas rak mampu jatuh.
6. ˜erasa oleh hampir semua orang, dinding rumah
rusak.

||  |  +
 * 0         "
    
  
        
 
 
 +       
 
  
 | 4    "  

 
 || ;
  
 | /
     


||  |  +
||  |  +#
 Skala Richter  SR  &
 
   | 

  "   

 "   

    
 = 3% "  
 |    

||  |  +'


 /   " 
  
     
    |
   " 
 
  | " 
    

 |
       "

 ;  /
  
 

&! 7 
 ; 
||  |  +)
 B     

 
 ;  " 

     
" 
 
   
    . 
    
 
 
   

  
 
   
!   
 3. 

 3/  
   
     
 
 

||  |  +*
 0
      
   

    

  
  
 .
 
 /  
 #  
      #  

       

    
 
 '" 4  
 
  '" 
 ; 

||  |  +
 /
 ;    
  
 3     
 
& /
  9

   
  
   3    
 

 /
 ;     
 3    
     ! )" 0 
   "      
;       &
 
||  |  ++
 .
    !   
       
 ;      3 
  
   

       
      
     

   "      
      

  
 
      
||  |  |
Skala Richter Efek gempa

 D  
"   
 +3++5    

 3+/ 
 "   


 3+2  "   
 


 #3#+0       



 "         


 &
 '3'+0     
      
 B 

         
||  |  ||
 )3)+0     
 |) 

 *3*+0  


 
 


 3+0  
   
   

 E | 
  

||  |  |


||  |  |