Anda di halaman 1dari 10

VARIABEL

Drg. NURWIYANA ABDULLAH, M.Kes


Pengertian Variabel
 adalah karakteristik subyek penelitian yang
berubah dari satu subyek ke subyek yang lainnya,
 Seperti dalam pengukuran yang dimaksud
dengan variabel adalah karakteristik suatu benda
atau subyek, bukan bendanya itu sendiri.
 variabel merupakan operasionalisasi dari suatu
konsep.
 Dengan demikian variabel adalah konsep yang
telah operasional yaitu dapat diamati dan dapat
diukur sehingga dapat terlihat adanya variasi.
Macam Variabel
 Variabel Bebas (Independence Variabel)
 Variabel Terikat/ Tergantung (Dependence
Variabel)
 Variabel Kontrol
 Variabel Antara (inter Vining Variabel)
 Hubungan Antar – Variabel
 Variabel Perancu (confounding)
Variabel Bebas (Independence
Variabel)
 adalah variabel yang bila berubah akan
mengakibatkan perubahan variabel lain,
dapat berfungsi mempengaruhi terjadinya/
munculnya variabel lain (variabel terikat),
 Variabel bebas biasa juga disebut : variabel
independen, prediktor, resiko atau kausa.
Variabel Terikat/ Tergantung
(Dependence Variabel)
 adalah variabel yang mengalami perubahan
akibat variabel bebas.Variabel terikat/tergantung
biasa juga disebut variabel dependen, efek, hasil,
out come, atau event Misalnya :
 a. Pemberian obat A menyebabkan
penurunan tekanan darah
 b. Perbedaan kadar kolesterol pada siswa lelaki
dan wanita
Variabel Kontrol
 Berfungsi mengendalikan agar variabel terikat
yang muncul bukan karena pengaruh variabel
yang lain, tetapi benar-benar karena pengaruh
variabel bebas tertentu.
 Pengendalian dimaksudkan agar tidak merubah/
menghilangkan variabel bebas tertentu yang
akan diteliti pengaruhnya.
Variabel Antara (inter Vining
Variabel)
 Berfungsi mengendalikan agar variabel terikat
yang muncul, benar-benar karena pengaruh
variabel bebas, dengan memperhitungkan
pengaruhnya pada kedua variabel tersebut.
 Pengaruh variabel ini terhadap variabel bebas
dan variabel terikat dapat diukur intensitasnya,
sehingga pengaruh murni dari variabel bebas
terhadap variabel terikat dapat diketahui.
Variabel Perancu (confounding)
 adalah jenis variabel yang berhubungan (asosiasi) dengan
variabel bebas dan berhubungan dengan variabel
tergantung, tetapi bukan merupakan variabel antara.
 Identifikasi variabel perancu ini amat penting karena jika
tidak dapat membawa pada kesimpulan yang salah,
misalnya ditemukan terdapat hubungan antar variabel
pada hal sebenarnya tidak ada, tidak ditemukan
hubungan itu ada, atau sebaliknya.
Hubungan Antar – Variabel
 Dalam hubungan antar variabel ini perlu
dipahami bahwa satu jenis variabel dapat
berfungsi berbeda, tergantung kepada konteks
penelitian.
 Misalnya dalam penelitian berbagai faktor resiko
terjadinya hipertensi, maka hipertensi
merupakan variabel tergantung (dengan variabel
bebas misalnya dengan faktor keturunan,
merokok, kegemukan dan lain – lain).
SEKIAN DAN TERIMA
KASIH