Anda di halaman 1dari 32

KEBIJAKAN DIVIDEN

OLEH KELOMPOK 9 :
1. ROSYANA PERMATA S. (141160350)
2. ERIKA DYAH H. (141160351)
3. KARTIKA AISHA P. (141160355)
4. SAFFANAH (141160359)
5. AKBAR SYAH ALAM (141160383)
6. DEVIKA NELA AMALIA (141160385)
Saat itu adalah akhir kuartal keempat. Laporan keuangan
telah disiapkan dan dikirim ke direktur The New
Corporation. Pendapat perusahaan telah melebihi
pendapatan kuartal yang lalu, yaitu lebih dari 20%.
Penjualan tahunan juga kira – kira 15% lebih tinggi.
Lebih penting lagi, angka laba bersih untuk tahun
tersebut meningkat lebih dari 25%. Program
restrukturisasi dan pemotongan biaya tampaknya
berhasil. Hal ini membuat atsmosfer dikantor pusat
Dallas, Texas, sangat optimis dan penuh keyakinan.
Kinerja tahun ini mengakhiri tahun tahun-tahun kerugian
yang panjang. Pertanyaan besar yang ada di benak
setiap orang adalah “kapan mereka akan membayar
dividen?” Hal tersebut menjadi topik utama diskusi pada
rapat dewan direksi hari itu.
Edwin Rosewood, seorang pensiun biokimia, mendirikan The New
Wave Corporation, sekitar 12 tahun lalu dikotanya, Skokie, Illinois.
Dengan uang tabungan sebesar $500.000 dan sisanya dipinjam dari
bank lokal, Edwin memulai produksi berbagai krim, pewarna rambut,
dan krim wajah yang dipatenkan. Awalnya, bisnis berjalan lambat dan
perusahaan memerlukan waktu hampir tiga tahun sebelum memperoleh
laba pertamannya. Sesaat setelah itu,setelah melakukan beberapa
perjanjian dengan klien luar negeri, New Wave, mulai berjalan dengan
baik. Penjualan mulai meningkat dan perusahaan memindahkan kantor
pusatnya ke Dallas, Texas, setelah menerbitkan 1.000.000 saham dalam
penawaran saham perdananya. Meskipun perusahaaan menghasilkan
laba yang bagus selama empat tahun berikutnya, dewan komisaris
telah memutuskan untuk mempertahankan seluruh labanya dan
menginvestasikan kembali ke bisnisnya. Hal tersebut terjadi selama
beberapa tahun, namun kemudian terjadi penurunan seiring dengan
memburuknya perekonomian serta pengeluran yang berlebihan. Tahun-
tahun laba pun berakhir. Untungnya, perusahaan tidak memiliki utang
yang besar dan mampu bertahan pada saat-saat yang sulit seperti itu.
Selama periode menurun tersebut, harga saham anjlok dai titik tertinggi
sebesar $25 ketitik terendah sebesar $2. Saat ini saham perusahaan
diperdagangkan pada harga $8 per lembar dengan P/E rasio sebesar
8,33.
Ketika direksi berkumpul untuk rapat, Ed, Presiden dan Direktur
Utama, menyadari bahwa ini akan menjadi rapat yang menarik
karena adanya latar belakang, karakter, dan keyakinan yang sangat
berbeda antara para direktur. Tidak lama setelah menyaksikan kata
pengantarnya dan mempersilahkan pertanyaan terkait dengan isu
kebijakan deviden, Joe Smolinski mengangkat tangannya,
”mengapa memperbaiki apa yang tidak rusak?” ia berkata dengan
gaya becanda. ”Menurutku, kita harus mempertahankan seluruh
laba dan menggunakan uang tersebut untuk investasi di mas
mendatang. Akan sangat ceroboh bagi kita jika membayar deviden
padahal perlu mencari dana sebesar $1.000.000 untuk proyek
perluasan yang telah kita sepakati bulan lalu. Mengapa harus
mengeluarkan uang penerbitan saham hampir selalu jatuh setelah
membayar deviden?”
Edwin tahu ia telah membuka serangan. Ia baru
merasa ruangan tersebut mulai panas. Tidak lama
kemudia, Jim Baker mengangkat
tangannya,”Menurut saya kita pinjam saja dari
pemegang saham. Mereka telah menunggu deviden
terlalu lama dan mungkin mengambil suara dengan
kakinya jika kita tidak membayar deviden. Menurut
saya, kita harus mengidentifikasikan kelompok
pemegang saham yang ada dan mengambil
keputusan berdasarkan apa yang disukai
pemegang saham mayoritas” (lihat Tabel 1 untuk
informasi kepemilikan saham).
Janet Long, yang bergelar sarjana di bidang keuangan dari
salah satu unuversitas terkenal dan pernah belajar tentang
proposisi Modigliani dan Miller (M&M) tentang
“ketidakrelevanan dividen” (dividend irrelevancy) tidak dapat
menahan diri lebih lama lagi. “bapak – bapak,” katanya,
“Buat apa kita meributkan sesuatu yang tidak ada?
Menurutku kita membuang-buang waktu dengan berargumen
tentang apakah deviden dibayar atau tidak dibayar, dan jika
dibayar, berapa banyak. Menurut saya, apapun yang kita
lakukan tidak masalah selama berkaitan dengan harga
saham. Pemegang saham yang tidak suka dengan kebijakan
dividen kita dapat menciptakan “dividen buatan” (hoemade
dividen) mereka sendiri . Menurut saya, kita pelu beralih ke
isu – isu yang lebih penting, seperti yang akan kita lakukan
untuk rapat umum tahunan yang akan datang”
Yang mengherankan, tidak seorangpun tersenyum.
“bapak – bapak, saya hanya bercanda.” Kata Janet.
Bob McKay menimpali, “menurut saya kita harus
menggunakan pendekatan ‘dividen residual.’
Dengan cara itu kita dapat membuat pemegang
saham tetap senang dan mempertahankan struktul
modal. Aku cenderung setuju dengan Jim.
Pemegang saham mengharapkan dividen dan jika
tidak memberikannya, dapat membayarkan harga
saham. Tetapi kita harus mampu mempertahankan
berpapun rasio pembayaran dividen, karena jika
tidak, pukulan dari informasi negatif bisa
menghancurkan kita.”
Edwin, yang tetap diam selama diskusi, akhirnya angkat bicara,
“saya punya saran yang agak berbeda,” katanya “mengapa kita
tidak menghitung dengan teliti seberapa besar kemampuan untuk
membayar dividen setelah diperhitungkan kebutuhan investasi
yang harus segera dilakukan dan target struktur modal, kemudian
membeli kembali saham pada harga pasar menggunakan dana
yang tersisa. Cara itu akan mengurangi biaya pajak bagi pemegang
saham yang kaya dan juga tidak memperburuk EPS kita.
“Bagaimana menurut anda semua ?” ada keheningan yang cukup
lama dalam ruangan itu. Para direktur tidak mempertimbangkan
pilihan ini dan menjadi bingung. “mari kita pelajari kembali angka –
angkanya,” kata Edwin, yang ingin memecah keheningan. “kita
akan bahas hal ini besok. Sekarang, mari kita pindah ke agenda
berikutnya.”
TABEL 1
THE NEW WAVE CORPORATION
ANALISIS KELOMPOK PEMEGANG SAHAM

Kelompok Investor Jumlah Pemegang Saham Saham yang Dimiliki % Total Saham yang
Dimiliki

Dana pensiunan 20 240.000 24%


Perusahaan asuransi 10 60.000 6%

Reksadana 50 130.000 13%


Individu 10.000 570.000 57%
Jumlah 10.080 1.000.000 100%
TABEL 2
THE NEW WAVE CORPORATION
LAPORAN LABA RUGI

Tahun Berjalan
Penjualan $ 20.000.000
Harga pokok penjualan 14.400.000
Laba kotor 5.600.000
Beban penjualan dan administrasi 3.365.000
Depresi 300.000
Laba sebelum bunga dan pajak 1.935.000
Beban bunga 335.000
Laba sebelum pajak 1.600.000
Pajak 640.000
Laba bersih 960.000
TABEL 3
THE NEW WAVE CORPORATION
NERACA
Kas $ 250.000 Utang Usaha $ 300.000
Piutang Usaha $ 450.000 Akrual $ 250.000
Persediaan $ 675.000 Pajak Tangguhan $ 100.000
Total Aktiva Lancar $ 1.375.000 Total Kewajiban $ 650.000
Lancar $ 3.350.000
Utang jangka panjang $ 4.000.000
Aktiva tetap bersih $ 8.000.000 Total Kewajiban
Lancar
Saham Biasa: $ 2.000.000
Aktiva tidak berwujud $ 625.000 Nilai nominal $ 3.000.000
Modal disetor $ 1.000.000
Laba ditahan

Total ekuitas $ 6.000.000


pemegang saham
Total Aktiva Total kewajiban dan
$ 10.000.000 ekuitas pemegang $ 10.000.000
saham
1. BERIKAN KOMENTAR ATAS SARAN JOE
SMOLINSKI AGAR PERUSAHAAN TIDAK
MEMBAYAR DEVIDEN. APA SAJA KEUNTUNGAN
DAN KERUGIAN DARI KEBIJAKAN SEPERTI ITU?

Joe Smolinski menyarankan untuk tidak membayar dividen


apa pun untuk memberi perusahaan uang tunai untuk
memperluas proyek bisnis. Dividen memiliki biaya yang
biasanya lebih tinggi daripada utang pajak setelah pajak.
Perusahaan telah memiliki sejarah panjang tidak membayar
dividen dan pemegang saham mengharapkan beberapa
dividen karena kinerja mereka yang baik. Mungkin tidak
bijaksana untuk mempertahankan 100% penghasilan jika
perusahaan tidak dapat meyakinkan pemegang saham
bahwa akan menjadi kepentingan terbaik bagi perusahaan
untuk menginvestasikan ulang penghasilan.
Keuntungan dari tidak membayar dividen adalah:
- Sumber dana internal yang bagus tanpa harus membayar biaya
p
- Penurunan risiko harga saham berkurang
Kerugian dari tidak membayar dividen adalah:
- Tidak membayar dividen dapat dianggap negatif oleh para
investor, karena sering dikaitkan dengan kesulitan keuangan
yang dihadapi perusahaan.
- Pembayaran dividen dapat memengaruhi harga saham
2. SECARAKRITIS BERIKAN EVALUASI ATAS
ARGUMEN JIM BAKER BAHWA PEMEGANG
SAHAM SEDANG MENGHARAPKAN DIVIDEN
DAN JIKA TIDAK DIBAYAR, HARGA SAHAM
AKAN TURUN. APAKAH ARGUMENNYA
MEDASAR? JELASKAN.

Jim Baker berpendapat bahwa para pemegang saham


mengharapkan dividen mungkin benar, mengingat sejarah
perusahaan apakah harga saham akan turun atau tidak
tergantung pada keinginan mayoritas pemegang saham.
Tetapi jika perusahaan dapat meyakinkan pemegang saham
bahwa uang mereka diinvestasikan dengan baik, maka harga
saham tetap stabil dan tidak turun.
3. APA YANG DIMAKSUD JANET LONG
PADA SAAT IA BERKATA, “PEMEGANG
SAHAM YANG TIDAK SUKA DENGAN
KEBIJAKAN DEVIDEN KITA AKAN
MENCIPTAKAN ‘DIVIDEN BUATAN’
(HOMEMADE DIVIDENS)?” BAGAIMANA
SESEORANG BISA MEMBUAT HOMEMADE
DIVIDENS? ANGGAPLAH ANDA SEORANG
PEMEGANG SAHAM YANG MEMILIKI 1000
LEMBAR SAHAM DAN BERHARAP
PERUSAHAAN MEMBAYAR SEDIKITNYA
$0.25 PER LEMBAR SAHAM. JIKA
PERUSAHAAN MEMUTUSKAN UNTUK
MENAHAN SELURUH LABANYA,
BAGAIMANA ANDA BISA MENCIPTAKAN
HOMEMADE DIVIDENS?
Dividen buatan sendiri adalah penjualan sebagian
kecil dari kepemilikan saham untuk mendapatkan
uang tunai, menekankan kesamaan untuk
menerima dividen tunai. Para pemegang saham
yang tidak menyukai kebijakan dividen dapat
menciptakan deviden buatan sendiri. Mereka dapat
menjual saham yang serupa dengan nilai dividen
yang mereka harapkan untuk menerima dan
menginvestasikan kembali uang tunai dari
penjualan tersebut ke dalam investasi alternatif.
• Perhitungan
Nilai shareholder shares = harga saham x jumlah saham
= $ 0,25 x 1000
= $ 250

Saham yang dapat dijual oleh pemegang saham = Nilai saham


yang ada / harga per saham
= $ 250 / $ 8
= 32 saham
Sisa saham = 1.000 saham - 32 saham = 968 saham
4. APA KOMPOSISI KELOMPOK PEMEGANG SAHAM
DALAM PERUSAHAAN YANG HARUS BERLAKU
DENGAN KEBIJAKAN DIVIDEN? BERDASARKAN
KELOMPOK KEPEMILIKAN SAHAM MAYORITAS DAN
PROPORSI KEPEMILIKAN RELATIFNYA DALAM
PERUSAHAAN, APA JENIS KEBIJAKAN DIVIDEN
YANG HARUS DIPILIH OLEH NEW WAVE?

Seperti yang kita tahu bahwa kebijakan dividen adalah


keputusan mengenai besarnya pembayaran dividen atau
persentase laba yang dibayarkan kepada pemegang saham
dalam bentuk dividen. Faktor signifikan yang
mempengaruhi kebijakan dividen adalah pajak. Kelompok
pemegang saham yang berbeda memiliki tarif pajak dan
pengecualian yang berbeda. Oleh karena itu, Janet Long
berpendapat bahwa itu adalah keinginan kelompok
pemegang saham mayoritas yang harus dipenuhi oleh
perusahaan ketika membuat kebijakan dividen. Komposisi
kelompok pemegang saham dalam perusahaan harus
menyesuaikan kebijakan dividen dengan keinginan
kelompok pemegang saham mayoritas.
Dari informasi yang diberikan pada Tabel 1, kelompok
pemegang saham mayoritas adalah pemegang saham
perorangan. Kami menyimpulkan bahwa jenis kebijakan
dividen terbaik untuk diadopsi oleh New Wave adalah
kebijakan dividen sisa atau deviden residual. Hal tersebut
dikarenakan dividen sisa merupakan kebijakan yang paling
menguntungkan yang dapat digunakan oleh perusahaan
karena seperti yang diceritakan, yaitu cara perusahaan
dapat menjaga pemegang saham mereka bahagia dan
mempertahankan struktur modal target mereka. Karena
perusahaan disamping bisa berinvestasi, perusahaan juga
bisa membayar dividen kepada pemegang saham, yang
mana jika hal itu dilakukan, dapat membuat investor percaya
kepada perusahaan dan tetap memegang sahamnya.
Keuntungan utama dari kebijakan dividen sisa (residual)
adalah bahwa hal itu mengurangi ke isu-isu saham baru dan
biaya flotasi. Kebijakan ini juga membantu menetapkan
target pembayaran.
5. BAGAIMANA KEBIJAKAN DIVIDEN RESIDUAL
ATAU DIVIDEN SISA (RESIDUAL DIVIDEND)
BERJALAN? BERDASARKAN KEBIJAKAN RESIDUAL
DIVIDEN BERAPA DIVIDEN PER LEMBAR SAHAM
YANG DAPAT DIBAYAR PERUSAHAAN? ASUMSIKAN
BAHWA OBLIGASI PERUSAHAAN DIPERDAGANGKAN
DALAM NILAI NOMINALNYA.

perusahaan membayar dividen hanya setelah memenuhi


kebutuhan investasinya sambil mempertahankan rasio utang
terhadap ekuitas yang diinginkan.
Kebutuhan investasi = $ 1.000.000
Nilai pasar utang = $ 3.350.000 (dari neraca, perdagangan obligasi di
nominal)
Nilai pasar ekuitas = $ 8.000.000 (1.000.000 saham @ $ 8 per saham)
Laba bersih = $ 960.000

Menargetkan struktur modal


Utang = 3,350,000 / 11,350,000 = 29,5%
Ekuitas = 8.000.000 / 11.350.000 = 70,5%

Porsi ekuitas dari investasi yang dibutuhkan berdasarkan pada struktur


modal target
= 0,705x $ 1.000.000
= $ 705.000 (dari ekuitas)

Porsi utang untuk investasi


= $ 1.000.000 - $ 705.000
= $ 295.000 (dari utang)
Penghasilan bersih tersedia untuk dividen dengan
pendekatan residual
= Laba bersih – laba ditahan untuk membantu
mendanai investasi
= 960.000-705.000 = $ 255.000

Dividen per saham


= 255.000 / 1.000.000
= 25.5 sen per saham
TABEL 2
THE NEW WAVE CORPORATION
LAPORAN LABA RUGI
TABEL 3
THE NEW WAVE CORPORATION
NERACA
6. APA SAJA KERUGIAN DARI MENGIKUTI
KEBIJAKAN RISIDUAL DIVIDEN YANG KETAT?
APA YANG BIASANYA DILAKUKAN
PERUSAHAAN DALAM PRAKTIKNYA?

Model residual dividen dan rasio pembayaran akan bervariasi


seiring peluang investasi. Variasi dividen yang sama akan di
akibatkan oleh fluktuasi laba. Peluang investasi dan laba sudah
dipastikan akan berbeda dari tahun ke tahun. Sehingga
kepatuhan terhadap kebijakan dividen residual akan
menghasilkan dividen yang tidak stabil. Dalam prakteknya,
perusahaan cenderung mengikuti kebijakan kompromi
berdasarkan rasio ekuitas utang konstan jangka panjang dan
memungkinkan proporsi bervariasi dalam jangka pendek.
Beberapa perusahaan mencoba untuk menghindari perubahan
drastis dalam rasio pembayaran dividen dengan menciptakan
dua jenis dividen : regular dan ekstra. Dividen tambahan dibayar
selama periode yang baik sebagai bonus sehingga menciptakan
sedikit atau tidak ada masalah selama periode tidak begitu baik.
Perusahaan lain menggunakan pembelian kembali saham
sebagai cara mengembalikan modal kepada pemegang saham
7. SECARA KRITIS, BERIKAN EVALUASI ATAS SARAN ED YAITU
MENGIKUTI KEBIJAKAN RESIDUAL DIVIDEN BERSAMAAN
DENGAN PEMBELIAN KEMBALI SAHAM SEHARGA $8 PER
LEMBAR. APA SAJA KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN DARI
PENGGUNAAN PILIHAN PEMBELIAN KEMBALI SAHAM
DIBANDINGKAN DENGAN DIVIDEN KAS UNTUK
MENDISTRIBUSIKAN IMBAL HASIL KE PEMEGANG SAHAM?

Saran yang dikatakan Ed dapat dianalisis dengan kebijakan


residual dan teori pembelian kembali saham. Kebijakan
residual adalah keputusan untuk membayar laba versus
mempertahankan dan menginvestasikannya kembali.
Mempertahankan dan menginvestasikan kembali
penghasilan akan selama pengembalian investasi melebihi
pengembalian pemegang saham dapat diperoleh pada
investasi lain dengan risiko sebanding. Pembelian kembali
saham adalah cara perusahaan untuk memperoleh saham
sendiri. Ini adalah salah satu alternatif untuk membagikan
dividen, saham yang beredar berkurang, EPS meningkat, dan
jika P / E tidak berubah, harga saham akan meningkat. (yaitu,
keuntungan modal diganti dengan dividen tunai).
Kebijakan dividen residual ditunjukkan dalam pernyataan
“berapa banyak yang dapat kami bayarkan berdasarkan
kebutuhan investasi langsung kami dan struktur modal target”.
Ini digunakan oleh perusahaan karena mereka ingin membiayai
proyek baru melalui ekuitas yang dihasilkan secara internal.
Pembayaran dividen dibuat dari ekuitas (kebutuhan investasi
langsung kami) yang tersisa setelah semua kebutuhan modal
proyek (struktur modal target) terpenuhi. Menurut teori ini,
perusahaan harus mempertahankan rasio hutang / ekuitas yang
seimbang. Sejumlah uang tertentu dibiarkan setelah semua
bentuk pengeluaran bisnis. Rumah-rumah perusahaan
mendistribusikan uang itu di antara para pemegang sahamnya
sebagai dividen. Cara seperti ini sebenarnya berkontribusi pada
koordinasi yang baik tentang membayar dividen dari ekuitas.
Namun pernyataan ini akan digabungkan dengan "pembelian
kembali saham dengan harga pasar yang berlaku dengan apa
yang tersisa". Mereka ingin membeli kembali saham di $ 8 per
saham. Hal ini disarankan oleh Ed, karena dia membayangkan
keuntungan yang akan didapat dan dividen yang akan kembali
ke pemegang saham jika membeli kembali saham dengan harga
rendah. Dan setelah peningkatan proyek mereka, stok bisa dijual
lagi untuk mendapatkan laba dan itu lebih menguntungkan bagi
perusahaan. Keuntungan lain seperti pemegang saham akan
menghasilkan lebih banyak uang.
Keuntungan pembelian kembali saham :
• Pembelian kembali saham sering di pandang sebagai tanda positif
bagi investor karena pada umumnya pembelian kembali saham
dilakukan jika perusahaan merasa bahwa saham “undervalued“
• Pembelian kembali saham mengurangi jumlah saham yang beredar
dipasar. Setelah pembelian kembali saham ada kemungkinan harga
saham naik
• Mengubah struktur modal perusahaan. Misalnya, perusahaan ingin
meningkatkan rasio hutang dengan cara menggunakan hutang baru
untuk membeli kembali saham yang beredar
• Saham yang ditarik kembali dapat dijual kembali ke pasar jika
perusahaan membutuhkan tambahan dana.

Kerugian pembelian kembali saham :


• Keuntungan pembelian kembali saham dalam bentuk capital gains,
padahal sebagian investor menyukai dividen.
• Dapat merusak image perusahaan karena sebagian investor merasa
bahwa pembelian kembali saham merupakan indikator bahwa
manajemen perusahaan tidak mempunyai proyek –proyek baru yang
baik.
8. BERIKAN KOMENTAR TERHADAP PERDEBATAN
KEBIJAKAN DIVIDEN DI NEW WAVE CORP. MENURUT
PENDAPAT ANDA, APAKAH MEREKA HARUS MEMBAYAR
DIVIDEN? MENGAPA YA, ATAU MENGAPA TIDAK? JIKA
MEREKA MEMUTUSKAN UNTUK MEBAYARKAN DIVIDEN,
APA JENIS KEBIJAKAN DIVIDEN YANG HARUS MEREKA
PILIH. JELASKAN.

Menurut kelompok kami, sebenarnya semua kebijakan dividen yang telah


disarankan oleh beberapa direktur dewan memiliki ide yang hampir
serupa. Mereka fokus pada pemegang saham. Tetapi bagian yang menarik
terjadi di Janet Long, dia mengatakan bahwa meskipun mereka
mempertimbangkan tentang kebijakan dividen dan pemegang saham,
tetapi mereka membuang waktu hanya dengan berdiskusi dan berdiskusi.
Mereka hanya berdebat tentang iya atau tidaknya dividen harus dibayar
dan berapa banyak mereka harus membayar. Banyak hal yang bisa terjadi,
mungkin kebijakan dividen yang salah akan membuat pemegang saham
membuat deviden buatan sendiri. Menurut pendapat kami, dividen tidak
boleh dibayarkan secara keseluruhan. Dimana dividen pemegang saham
ini sebagian dapat digunakan untuk mengoperasikan kembali perusahaan
dan sisanya kembali ke pemegang saham itu sendiri.
Kebijakan dividen yang harus diadopsi adalah kebijakan dividen sisa
karena seperti Bob Mc Kay mengatakan bahwa dengan menggunakan
kebijakan dividen, perusahaan dapat menjaga pemegang saham senang
dan mempertahankan struktur modal sasaran. Ini lebih bermanfaat bagi
perusahaan dan juga kepada pemegang saham.
KESIMPULAN
Jenis kebijakan dividen terbaik yang akan diadopsi oleh New
Wave adalah kebijakan dividen sisa karena itu adalah
kebijakan yang paling menguntungkan yang dapat
digunakan oleh perusahaan karena seperti yang diceritakan,
yaitu cara mereka dapat menjaga pemegang saham mereka
bahagia dan mempertahankan target mereka struktur modal.
Keuntungan utama dari kebijakan dividen residual adalah
bahwa hal itu mengurangi ke isu-isu saham baru dan biaya
flotasi. Kebijakan ini juga membantu menetapkan target
pembayaran.
SARAN
The New Wave Corporation sebaiknya harus meyakinkan
para pemegang saham tentang proyek (investasi) yang akan
dikerjakan tersebut bahwasannya akan membawa
keuntungan yang maksimal dimasa datang. Sehingga para
pemegang saham tidak merasa bermasalah apabila sebagian
dari laba tersebut digunakan untuk mendanai proyek. Jadi
dividen yang dibayarkan pada pemegang saham merupakan
dividen residual (sisa).
TERIMAKASIH