Anda di halaman 1dari 13

JAWAB TUGAS BAB 3

Soal 1
Sirup mengandung Parasetamol 180,0 mg/5 ml.
Volume 20 botol sirup 1200 ml.

Diketahui Nilai A1%1cm dari Parasetamol dalam pelarut


NaOH 0,1 N pada λ 257 nm sebesar 715.

Diambil sirup Parasetamol sebanyak 3,0 ml, dilarutkan


dengan NaOH 0,1 N dalam labu ukur 200 ml dipipet 2,0
ml larutan dan diencerkan kembali dengan NaOH 0,1 N
dalam labu ukur 200 ml. diperoleh serapan sebesar 0,498.

Buatlah kurva kalibrasi teoritis zat tersebut?


Berapa mg parasetamol yang terkandung dalam 3,0 ml
sirup parasetamol?
Berapa kadar sirup parasetamol tersebut? 2
 Nilai A1%1cm 715 pada λ 257 nm.
 A1%1cm = 10.000 ppm
 A=a.b.c ; a=A/b.c

 a= 715/1.10000 = 0,0715

 Konsentrasi larutan untuk kurva kalibrasi, berdasarkan


lambeer-Beer A= 0,15-0,85
 c terendah = 0,15/1. 0,0715 = 2,09 ppm

c tertinggi = 0,85/1. 0,0715 = 11,88 ppm

 Buat konsentrasi larutan kurva kalibrasi


berdasarkan deret hitung atau deret ukur
3
KURVA KALIBRASI & PERHITUNGAN KADAR
 Berat zat aktif dalam 3 ml syrup
Konsentrasi Absorb = 3 ml . 180 mg
(ppm) an 5 ml
Teoritis = 108,0 mg parasetamol
(Abs)
3 0,2145  0,498= 0,0715x
5 0,3575 x = 0,505/0,0715 = 6,9650 µg/ml
7 0,5005
9 0,6435
 Massa zat aktif dalam sampel
= nilai x . Faktor pengenceran
11 0,7865
= 6,9650 µg/ml. (200 ml . 200ml/2ml)
y = 0, 0715x = 139300 µg = 139,300 mg
r=1
 % kadar sampel = 139,3 mg . 100%
108,0 mg
= 128,9815 % 4
Soal 2
Krim mengandung Triamsinolon 0,1%/10g.
Bobot 20 tube krim Triamsinolon 200 g.
Diketahui Nilai A1%1cm dari Triamsinolon dalam pelarut
Me-OH pada λ 238 nm sebesar 390.
Diambil krim yang setara dengan 100,0 mg Triamsinolon,
dilarutkan dengan Me-OH dalam labu ukur 100 ml dipipet
2,0 ml larutan dan diencerkan kembali dengan Me-OH
dalam labu ukur 100 ml. diperoleh serapan sebesar
0,649.
Buatlah kurva kalibrasi teoritis zat tersebut?
Berapa bobot krim yang ditimbang, yang setara dengan
100,0 mg Triamsinolon?
Berapa kadar krim Triamsinolon tersebut?
5
 Nilai A1%1cm 390 pada λ 238 nm.
 A1%1cm = 10.000 ppm
 A=a.b.c ; a=A/b.c

 a= 390/1.10000 = 0,0390

 Konsentrasi larutan untuk kurva kalibrasi, berdasarkan


lambeer-Beer A= 0,15-0,85
 c terendah = 0,15/1. 0,0390 = 3,85 ppm

c tertinggi = 0,85/1. 0,0390 = 21,79 ppm

 Buat konsentrasi larutan kurva kalibrasi


berdasarkan deret hitung atau deret ukur
6
KURVA KALIBRASI & PERHITUNGAN KADAR
 Berat krim yang ekivalen dengan
Konsentrasi Absorb 100mg triamsinolon
(ppm) an = ~100 mg X 200 g krim
Teoritis total
(Abs)
20x (0,1%10 g)
4 0,156 = 100,0 g krim triamsinolon
8 0,312
12 0,468  0,649= 0,039x
16 0,624
x = 0,649/0,039 = 16,6410 µg/ml
20 0,780
 Massa zat aktif dalam sampel
y = 0, 039x = nilai x . Faktor pengenceran
r=1 = 16,6410 µg/ml. (100 ml . 100ml/2ml)
= 83.2051 µg = 83,2051mg

 % kadar sampel = 83,2051 mg . 100%7


100,0 mg
= 83,2051 %
Soal 3
injeksi mengandung Diazepam 10mg/2ml.
Volume 20 ampul Diazepam 40 ml.

Diketahui Nilai A1%1cm dari Diazepam dalam pelarut HCl


0,1 N pada λ 242 nm sebesar 1020.

Diambil injeksi yang setara dengan 50,0 mg Diazepam,


dilarutkan dengan HCl 0,1 N dalam labu ukur 200 ml
dipipet 54,0 ml larutan dan diencerkan kembali dengan
HCl 0,1 N dalam labu ukur 250 ml. diperoleh serapan
sebesar 0, 567.

Buatlah kurva kalibrasi teoritis zat tersebut?


Berapa volume injeksi yang setara dengan 50,0 mg
Diazepam? 8
Berapa kadar injeksi Diazepam tersebut?
 Nilai A1%1cm 1020 pada λ 242 nm.
 A1%1cm = 10.000 ppm
 A=a.b.c ; a=A/b.c

 a= 1020/1.10000 = 0,1020

 Konsentrasi larutan untuk kurva kalibrasi, berdasarkan


lambeer-Beer A= 0,15-0,85
 c terendah = 0,15/1. 0,1020 = 1,471 ppm

c tertinggi = 0,85/1. 0,0120 = 8,33 ppm

 Buat konsentrasi larutan kurva kalibrasi


berdasarkan deret hitung atau deret ukur
9
KURVA KALIBRASI & PERHITUNGAN KADAR
 Volume injeksi yang setara dengan 50
Konsentrasi Absorb mg diazepam
(ppm) an = ~50 mg X 40 ml total
Teoritis (20x 10 mg)
(Abs)
= 10,0 ml injeksi
2 0,204
3 0,306  0,567= 0,1020x
4 0,408 x = 0,567/0,1020 = 5,550 µg/ml
5 0,510
 Massa zat aktif dalam sampel
6 0,612
= nilai x . Faktor pengenceran
7 0,714 = 5,550 µg/ml. (200 ml . 250ml/54ml)
8 0,816 = 5.138,889µg = 5,1389mg
y = 0,1020x
r=1  % kadar sampel = 5,1389 mg . 100%
50,0 mg 10
= 10,2778 %
Soal 4
Tablet mengandung Efedrin10,0 mg/tablet.
Bobot 20 tablet 4200 mg.
Diketahui Abs= 0,240 dari efedrin dalam pelarut HCl 0,1
N pada λ 251 nm dengan konsentrasi 10 ppm.
Diambil serbuk tablet sebanyak 250,0 mg, serbuk tablet
efedrin tersebut dilarutkan dengan HCl 0,1 N dalam labu
ukur 50 ml dipipet 5,0 ml larutan dan diencerkan kembali
dengan NaOH 0,1 N dalam labu ukur 50 ml. diperoleh
serapan sebesar 0,498.
Buatlah kurva kalibrasi zat tersebut?
Berapa mg efedrin yang terkandung dalam 250,0 mg
serbuk tablet?
Berapa kadar tablet efedrin tersebut?
11
 Nilai A 0,240 pada λ 251 nm.
 consentrasi = 10 ppm
 A=a.b.c ; a=A/b.c

 a= 0,240/1.10 = 0,024

 Konsentrasi larutan untuk kurva kalibrasi, berdasarkan


lambeer-Beer A= 0,15-0,85
 c terendah = 0,15/1. 0,024 = 6,2585 ppm

c tertinggi = 0,85/1. 0,024 = 35,42 ppm

 Buat konsentrasi larutan kurva kalibrasi


berdasarkan deret hitung atau deret ukur
12
KURVA KALIBRASI & PERHITUNGAN KADAR
 Berat zat aktif dalam 250 mg serbuk
Konsentrasi Absorb = 250 mg X (20 x 10 mg)
(ppm) an 4200 mg
Teoritis = ekivalen dengan 11,9047 mg efedrin
(Abs)
7 0,168  0,498= 0,024x
14 0,336 x = 0,498/0,024 = 20,7500 µg/ml
21 0,504
28 0,672
 Massa zat aktif dalam sampel
= nilai x . Faktor pengenceran
35 0,840
= 20,7500 µg/ml. (50 ml . 50ml/5ml)
y = 0, 024 = 10.3750 µg = 10,3750mg
r=1
 % kadar sampel = 10,3750 mg . 100%
11,9047mg
= 87,1505 % 13