Anda di halaman 1dari 13

SOSIALISASI POSYANDU REMAJA

UPTD PUSKESMAS KOTABARU KABUPATEN OKU TIMUR


LATAR BELAKANG TERBENTUKNYA POSYANDU REMAJA
Masalah kesehatan pada remaja sangat kompleks, mulai dari perilaku
merokok, menggunakan narkoba sampai dengan perilaku seksual berisiko
yang menyebabkan mereka hamil sampai dengan terinfeksi penyakit IMS
maupun HIV dan AIDS. Permasalahan tersebut tentunya memerlukan
penanganan yang komprehensif dan terintegrasi yang melibatkan semua
unsur dari lintas program dan sektor terkait.

Posyandu Remaja diharapkan dapat menjadi wadah untuk memfasilitasi


remaja dalam memahami permasalahan kesehatan remaja, menemukan
alternatif pemecahan masalah, membentuk kelompok dukungan remaja,
memperluas jangkauan Puskesmas PKPR, terutama bagi remaja di daerah-
daerah yang memiliki
LANDASAN HUKUM
1. Undang-Undang Dasar Tahun Penyelenggaraan Pemerintah Terpadu
1945 pasal 28H Daerah
12. Peraturan Menteri Kesehatan
2. Undang-Undang Nomor 35 tahun 8. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Nomor 25 Tahun 2014 tentang
2014 tentang Perubahan Undang- Tahun 2007 tentang Pembagian Upaya Kesehatan Anak
Undang Nomor 23 Tahun Urusan Antara Pemerintah,
13. Keputusan Menteri Kesehatan
Pemerintah Provinsi dan Pemerintah
2002 tentang Perlindungan Anak R.I. Nomor
Kabupaten/Kota
HK.02.02/Menkes/52/2015 tentang
3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun
9. Peraturan Menteri Kesehatan Rencana Strategis Kementerian
2004 tentang Pemerintah Daerah
Nomor 75 Tahun 2014 tentang Kesehatan Tahun 2015-2019.
4. Undang-Undang Nomor 36 Tahun Puskesmas
14. Keputusan Menteri Kesehatan RI
2009 tentang Kesehatan
10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 43 Tahun 2016 tentang
5. Peraturan Pemerintah Nomor 72 RI Nomor 54 Tahun 2007 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang
Tahun 2005 tentang Desa Pedoman Pembentukan Kelompok Kesehatan di Kabupaten/Kota
Kerja Operasional Pembinaan Pos
6. Peraturan Pemerintah Nomor 73 15. Inpres Nomor 1 Tahun 2017
Pelayanan Terpadu
Tahun 2005 tentang Kelurahan tentang Gerakan Masyarakat Hidup
11. Peraturan Menteri Dalam Negeri Sehat
7. Peraturan Pemerintah Nomor 79 RI Nomor 19 Tahun 2011 tentang
Tahun 2005 tentang Pedoman Pedoman Pengintegrasian Layanan
Pembinaan dan Pengawasan Sosial Dasar di Pos Pelayanan
PENGERTIAN POSYANDU REMAJA

Posyandu remaja merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan


Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan
diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat
termasuk remaja dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan,
guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan
dalam memperoleh pelayanan kesehatan bagi remaja untuk
meningkatkan derajat kesehatan dan keterampilan hidup sehat
remaja
TUJUAN KEGIATAN POSYANDU REMAJA
1. Tujuan Umum d. Meningkatkan pengetahuan terkait kesehatan
Mendekatkan akses dan meningkatkan cakupan jiwa dan pencegahan penyalahgunaan Napza
layanan kesehatan bagi remaja. e. Mempercepat upaya perbaikan gizi remaja
f. Mendorong remaja untuk melakukan aktifitas
2. Tujuan Khusus fisik
a. Meningkatkan peran remaja dalam g. Melakukan deteksi dini dan pencegahan
perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi Penyakit Tidak Menular (PTM)
posyandu remaja h. Meningkatkan kesadaran remaja dalam
b. Meningkatkan Pendidikan Keterampilan pencegahan kekerasan
Hidup Sehat (PKHS)
c. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan
remaja tentang kesehatan reproduksi bagi
remaja
SASARAN KEGIATAN POSYANDU REMAJA
1. REMAJA USIA 10-18 TAHUN, LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DENGAN TIDAK MEMANDANG STATUS
PENDIDIDKAN DAN PERKAWINAN TERMASUK REMAJA DENGAN DISABILITAS

2. ANAK USIA SEKOLAH 6-10 TAHUN

3. REMAJA YANG BERUSIA 19-24 TAHUN

4. SASARAN PETUNJUK PELAKSANAAN:


A. PETUGAS KESEHATAN
B. PEMERINTAH DESA/KELURAHAN, TOKOH MASYARAKAT, TOKOH AGAMA, ORGANISASI
KEMASYARAKATAN LAINNYA
C. PENGELOLA PROGRAM REMAJA
D. KELUARGA DAN MASYARAKAT
E. KADER KESEHATAN REMAJA
PERSIAPAN PEMBENTUKAN POSYANDU REMAJA YANG TERDIRI DARI:

1. Rapat internal
2. Rapat eksternal
3. Identifkasi kebutuhan
4. Usulan pembentukan posyandu remaja
5. Pembentukan struktur organisasi Posyandu Remaja
6. Penyusunan rencana kegiatan
PENYELENGGARAAN POSYANDU REMAJA
Posyandu Remaja diselenggarakan dan digerakkan oleh kader Posyandu Remaja dengan
bimbingan teknis dari Puskesmas dan sektor terkait. Pada saat penyelenggaraan Posyandu
Remaja minimal jumlah kader adalah 5 (lima) orang untuk memenuhi 5 langkah kegiatan
yang diselenggarakan. Pembentukan Posyandu Remaja bersifat feksibel, dikembangkan
sesuai dengan kebutuhan, permasalahan dan kemampuan sumber daya.
Penyelenggaran Posyandu Remaja yang terdiri dari:
1. Pendaftaran
2. Pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar lengan, lingkar perut, tekanan darah,
pegecekan anemia
3. Pencatatan
4. Pelayanan kesehatan termasuk konseling
5. KIE
LANGKAH-LANGKAH YANG DILAKSANAKAN PADA POSYANDU REMAJA

1. Langkah : Pendaftaran Pengisian daftar 3. Langkah : Pencatatan


hadir
4. Langkah : Pelayanan Kesehatan
2. Langkah : Pengukuran
a. Konseling
a. Penimbangan Berat Badan (BB)
b. Selain melakukan konseling, tenaga
b. Pengukuran Tinggi Badan (TB kesehatan atau kader juga menjelaskan
hasil pengisian kuesioner kecerdasan
c. Pengukuran Tekanan Darah (TD) majemuk.
d. Pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) c. Pemberian tablet tambah darah atau
dan Lingkar Perut Vitamin
e. Pengecekan anemia untuk remaja putri d. Merujuk remaja ke fasilitas kesehatan
secara klinis, apabila ada tanda klinis jika diperlukan
anemia dirujuk ke fasilitas kesehatan.
5. Langkah : KIE
CONTOH KEGIATAN POSYANDU REMAJA
PENYULUHAN
PENTAS SENI
KETERAMPILAN
SEKIAN DAN TERIMAKASIH