Anda di halaman 1dari 27

keturunan

Pelayanan Status
kesehatan kesehatan Lingkungan

Perilaku
 Pengertian : suatu kondisi atau keadaan
lingkungan yg Optimum shg
berpengaruh positif terhadap
terwujudnya status kesehatan yg
optimum pula.
 Perumahan
 Pembuangan kotoran manusia
 Penyediaan air bersih
 Pembuangan sampah
 Pembuangan air kotor(limbah)
 Suatuusaha untuk memperbaiki atau
mengoptimumkan lingkungan hidup
manusia agar merupakan media yg baik
untuk terwujudnya kesehatan yg
optimum bagi manusia yg hidup
didalamnya.
 Rumah : tempat tinggal manusia

Faktor-faktor yg diperhatikan dalam


membangun rumah :
1. lingkungan( fisik, biologis,sosial)
2. Tingkat kemampuan ekonomi
masyarakat
3. Tehnologi yg dimiliki oleh masyarakat
4. Kebijasanaan pemerintah yg
menyangkut tata guna tanah
1. Bahan bangunan
a. Lantai : tidak berdebu pada musim
kemarau dan tidak basah waktu hujan
b. Dinding
c. Genteng
 Fungsi: untuk menjaga aliran udara
didalam rumah tersebut tetap segar. Dan
untuk membebaskan udara ruangan dari
bakteri-bakteri patogen.
1. Ventilasi alamiah : aliran udara dalam
ruangan tersebut terjadi secara alamiah
melalui jendela, pintu, lubang angin.
Kekurangannya merupakan jalan
masuknya nyamuk.
2. Ventilasi buatan : menggunakan alat-
alat khusus untuk mengalirkan udara
contohnya: kipas angin. AC
a. Cahaya alamiah (matahari) krn dapat
membunuh bakteri misal TBC
b. Cahaya buatan lampu listril,minyak
tanah(api)
 Luasbangunan rumah harus disesuaikan
dg jumlah penghuni rumah 2,5- 3m2
untuk tiap orang.
1. Penyediaan air bersih yg cukup
2. Pembuangan tinja
3. Pembuangan air limbah
4. Pembuangan sampah
5. Fasilitas dapur
6. Ruang berkumpul keluarga
 Kebutuhan tiap orang perhari 60-120
ltr/hr(who)
 Persyaratan air
a. Syarat fisik : Tdk brwrn, berasa
b. Bebas dari bakteri patogen. Dlm 100ml
air terdapat kurang 4 ecoli.(air bersih)
c. Kimia pada permenkes
416 untuk air bersih
907 untuk air minum
Adalah Zat yg tidak dipakai oleh tubuh
manusia yg harus dikeluarkan dari dalam
tubuh.
air
mati

tangan
Manmin,
Tinja sayuran Penjamu
dsb /host
Lalat/
kecoak

sakit
tanah
1. Tidak mengotori permukaan tanah
2. Tidak mengotori air permukaan tanah
3. Tidak mengotori air tanah disekitarnya
4. Tidak terjangkau oleh serangga
5. Tidak menimbulkan bau
6. Mudah dipakai dan dipelihara
7. Sederhana
8. Murah
9. Dapat diterima oleh pemakai
Sampah adalah bahan atau benda padat yg
sudah tidak dipakai lg oleh manusia, atau
benda padat yg sudah digunakan lagi
dalam suatu kegiatan manusia dan
dibuang
1. Pemukiman contoh: sisa-sisa makanan
2. Tempat-tempat umum
3. Perkantoran
4. Jalan Raya, batu pasir, daun
5. Industri, buangan dr hasil produksi
6. Pertanian, batang padi, btang jagung
7. Pertambangan, batua-batuan, tanah
8. Peternakan/perikanan, kotoran
ternak,bangkai
 Sampah padat
1. Berdasarkan zat kimia
2. Berdasarkan dapat tidaknya dibakar
3. Berdasarkan karakteristik sampah
a. Sampah anorganik : sampah yg pada
umumnya tidak dapat
membusuk,misalnya logam, pecahan
gelas, plastik
b. Sampah Organik : adalah sampah yg
pada umumnya dapat membusuk
a. Sampah mudah terbakar
plastik, kayu, kain dsb
a. Sampah tidak dapat dibakar
besi, logam, kaca
a. garbage: sampah hasil pengolahan atau
pembuatan makanan
b. rabish, sampah yg berasal dr
perkantoran, perdagangan baik yg
mudah terbakar maupun yg yg tidak
terbakar
c. Ashes (abu) sisa pembakaran dr bahan
yg mudah terbakar termasuk abu rokok
d. Sampah jalanan
e. Sampah industri
f. Bangkai binatang
g.Bangkai kendaraan
h. Sampah pembangunan
1. Open damping
2. Sanitary lanfill
3. Incenerator
4. dijadikan pupuk
Adalah : Air buangan yg bersala dari
rumah tangga, industri maupun tempat-
tempat umum
1. Pengolahan pendahuluan : untuk
memisahkan padatan kasar,
mengurangi ukuran padatan,
memisahkan minyak atau
lemak.biasanya terdapat unit-unit:
a. Saringan
b. Pencacah
c. Bak penangkap pasir
d. Penangkap lemak
e. Bak penyetaraan
2. Pengolahan tahap pertama
Untuk mengurangi padatan tersuspensi
melalui proses pengendapan.
Penambahan bahan kimia
3. Pengolahan tahap kedua
berupa aplikasi biologis yg bertujuan
untuk mengurangi zat organik. Aerator
4. Pengolahan lanjutan.