Anda di halaman 1dari 19

TERAPI

TERAPI AKTIVITAS
AKTIVITAS
KELOMPOK
KELOMPOK
STIMULASI
STIMULASI
SENSORI
SENSORI
SENSORI MANUSIA
Lihat
Dengar Hidu

Kecap Raba
PENGERTIAN
• Adalah terapi aktivitas kelompok yang
diadakan dengan memberikan stimulus
tertentu kepada klien sehingga
terjadi perubahan perilaku adaptif
pada klien.
BENTUK STIMULASI
• Stimulus suara; musik
• Stimulus visual; gambar
• Stimulus gabungan; suara dan gambar
TUJUAN
• Peningkatan kepekaan terhadap rangsang
• Peningkatan kemampuan merasakan
keindahan
• Peningkatan apresiasi terhadap
lingkungan
• Terjadi perubahan perilaku adaptif
seperti yang diinginkan.
HASIL PENELITIAN
STIMULASI SENSORI
DENGAN MUSIK
• Burns (2001): musik mempengaruhi positif
suasana hati (mood) penderita kanker.
• Lou (2001): musik dapat menhambat perilaku
agitasi pada klien demensia.
• O’Neill, Trainor, dan Trehub (2001): nyanyian
ayah dapat meningkatkan atensi visual bayi
(5-7 bln).
• Johnson (1998): musik dapat mengubah pola
interaksi manusia.
HASIL PENELITIAN
STIMULASI SENSORI
DENGAN MUSIK
• Ashida (2000): musik dapat
mereduksi gejala depresi manula yang
mengalami demensia.
• Gardiner, Furois, Tansley, dan Morgan
(2000): musik dapat mereduksi
gangguan perilaku (disruptive
behavior) pada klien Alzheimer
EFEK MOZART (Campbell,
1997)
• Pengajaran bahasa Inggris utk imigram Kamboja,
Laos, dan Asia lainnya lebih cepat karena
menggunakan latar belakang musik klasik.
• Dr Raymond Bahr (RS St Agnes di Baltimore):
mendengar musik klasik selama 30 menit serupa
dg minum valium 10 mg.
• Plaza di Kanada: musik Mozart membuat pejalan
kaki > tenang dan transaksi narkoba menurun.
PENGARUH MUSIK PADA
PERILAKU
• Mengarahkan perilaku: musik berpengaruh
terhadap gerakan fisik seseorang. Mis: lagu
dangdut membuat orang berjoget. Musik aerobik
mengarahkan gerak senam.
• Mengubah perilaku; lagu sentimentil membuat
orang sedih dan menangis, lagu mars membuat
semangat bangkit.
• Membentuk perilaku; senang musik keras ~ kalau
berbicara teriak; senang musikkarawitan ~ tutur
kata halus.
MEMILIH MUSIK UTK
TAK
• Identifikasi perubahan perilaku yang
hendak diubah/dibentuk/diarahkan.
• Identifikasi pilihan jenis musik yang
ada dan mungkin digunakan.
• Pertimbangkan aspek budaya, suasana,
dan individu yang bersangkutan
Contoh Musik dan Dampak
Perilaku yang Terjadi
Musik klasik, gending Memberi ketenangan,
jawa* pengendalian diri
Musik mars Semangat dan
gembira
Musik dandut Gembira
Musik rohani Dampak religius
Musik pop melankolis Sedih
Musik rap, heavy Destruktif, marah,
metal, rock kesal, bermusuhan
STIMULASI GAMBAR
• Stimulus visual akan mempengaruhi
perilaku individu.
• Warna dapat mempengaruhi suasana
hati.
• Dengan memberikan stimulasi
tertentu, klien akan mengalami
perubahan perilaku.
Pengaruh warna thd
perilaku
• Biru langit: harapan, damai, tenang, tenteram.
• Kuning: hangat, bersahabat, gembira, riang.
• True Orange: bersemangat
• Merah (true red): panas, berapi-api,
bergairah/bernafsu, energi, aktif, agresi, cinta
• Hijau terang: hidup baru, kemenangan
• Hijau hutan: dingin, segar, alamiah, restful,
sumber hidup.
Memilih gambar/warna
Utk TAK
• Identifikasi perilaku yang ditargetkan.
• Pilih warna-warna yang dapat
memfasilitasi perubahan perilaku
tersebut.
• Biarkan klien bebas memilih.
• Refleksi pengaruhnya pada individu.
TAK STIMULASI
SENSORI
• Memberikan stimulasi suara, visual,
atau keduanya.
• Langkah-langkah:
1. Orientasi
2. Perdengarkan musik/perlihatkan
gambar/putar video.
3. Refleksi respon dan makna stimulus
JENIS MUSIK
• Musik klasik ~ efek penenangan
• Musik country ~kegembiraan
• Musik dangdut ~ kegembiraan
• Gending jawa ~ relaksasi dan
penenangan.
STIMULUS VISUAL
• Menggambar dan interpretasi.
• Sediakan warna-warna yang sesuai untuk
tujuan terapi.
• Warna-warna cerah ~ gembira ~ klien
depresi.
• Warna lembut ~ biru ~ klien PK
• Bisa dikembangkan dan diteliti.
VIDEO/TELEVISI
• Pilih jenis yang adaptif.
• Menonton bersama.
• Interpretasi
• Kesimpulan, hikmah untuk perubahan
perilaku.
KESIMPULAN
• Banyak stimulus mempengaruhi
perilaku.
• Masih banyak yang belum digali.
• Perlu dilakukan penelitian efektivitas
dalam mengubah perilaku