Anda di halaman 1dari 83

Dr.

PUTU MELAYA, MPH

1
TUJUAN PEMBELAJARAN
UMUM KHUSUS
MHS MEMAHAMI ANATOMI 1. Mhs mampu menjelaskan
DAN FISIOLOGI DASAR pengertian anatomi dan
MANUSIA fisiologi tubuh manusia
2. Mhs mampu menjelaskan
berbagai sistem dalam
tubuh manusia
3. Mhs mampu menjelaskan
anatomi permukaan tubuh
manusia

2
ANATOMI STRUKTUR
TUBUH
Mempelajari struktur
tubuh manusia
Sel: MANUSIA
bagian terkecil makhluk hidup
(manusia) yang hanya bisa
dilihat dengan mikroskop
Jaringan:
sekumpulan sel yang sama
FISIOLOGI bentuk, ukuran dan fungsi
yang terikat menjadi satu
• Mempelajari mekanis, fisik
Organ:
dan biokimia fungsi tubuh kumpulan dari bermacam-
manusia yang sehat, organ- macam jaringan yang bersatu
organ dan sel yang dan mempunyai fungsi khusus
menyusunnya. Sistem:
• Fokusnya pada tingkat organ susunan organ-organ yang
dan sistem mempunyai fungsi tertentu

3
Posisi Anatomi
• Berdiri dengan tegak dengan
kepala, kedua mata, dan jari
kaki menghadap ke depan.
• Kedua tangan di sisi tubuh
dengan telapak tangan
terbuka ke depan.
• Kedua kaki merapat dan
mengarah ke depan

4
DIAGRAM ANATOMI MANUSIA
1. Kepala
2. Wajah:
dahi,mata, telinga,
hidung, mulut, lidah, gigi,
rahang, pipi, dagu
3. Leher, tenggorokan, jakun
4. Bahu
5. Dada, payudara, tulang rusuk
6. Pusar
7. Perut, pinggul
8. Organ seks
9. Penis/skrotum atau
Vagina/klitoris
10. Paha
11. Lutut
12. Betis, tulang kering
13. Pergelangan kaki
14. Telapak kaki, tumit, jari kaki
(ibu jari, telunjuk, tengah,
manis, kelingking)

5
Istilah lokasi anatomi
• Bidang anatomi
bidang yang melalui tubuh dalam posisi anatomi
• Bidang median:
bidang yang membagi tepat tubuh menjadi bagian
kanan dan kiri.
• Bidang sagital:
bidang yang membagi tubuh menjadi 2 bagian dari
titik tertentu (tidak membagi tepat dua bagian).
Bidang ini sejajar dengan bidang median.
• Bidang horizontal:
bidang yang terletak melintang melalui tubuh
(bidang X-Y). Bidang ini membagi tubuh menjadi
bagian atas (superior) dan bawah (inferior).
• Bidang koronal:
bidang vertikal yang melalui tubuh, letaknya tegak
lurus terhadap bidang median atau sagital,
membagi tubuh menjadi bagian depan (frontal)
dan belakang (dorsal).

6
Pembagian Regio Tubuh Manusia (1)
NO STRUKTUR REGIO
1 Kepala Capitis/cephalon
2 Leher Colli / cervicalis
3 Dada Thorax
4 Perut Abdomen
5 Pinggang Lumbalis
6 Panggul Pelvis
7 Bokong Gluteal
8 Brachium
9 Lengan bawah Antebrachium

10. Siku depan cubiti

7
Pembagian Regio Tubuh Manusia (2)

NO STRUKTUR REGIO
11 Siku belakang Olecranon

12 Tangan Manus
13. Telapak tangan Palmar
14 Punggung tangan Dorsum manus
15 Tungkai atas Femoris
16 Tungkai bawah Cruris
17 Lutut belakang Poplitea
18 Lutut depan Patelaris
19 Tumit Calcaneus
20 Kaki Pedis

8
KELOMPOK REGIO TUBUH MANUSIA
1. Kepala dan Leher : semua yang berada di atas cerukan dada
2. Ekstremitas atas : tangan, lengan bawah, lengan atas, bahu, aksilla,
regio pektoral dan skapula.
3. Thoraks : Regio dada dari cerukan dada ke diafragma thoraks
4. Abdomen : segala sesuatu dari diafragma thoraks ke pinggir
panggul atau cerukan panggul.
5. Bagian belakang: sekitar tulang belakang dan komponen-
komponennya, cakram dan badan intervetrebral.
6. Pelvis dan Perineum : segala sesuatu dari cerukan panggul ke
diafragma panggul. Perineum ialah regio antara area genital dan
anus.
7. Ekstremitas bawah : semua yang berada di bawah ligamen inguinal
yaitu paha, persendian tulang paha, kaki, dan telapak kaki.
9
Garis-Garis Imajiner Regio Thorax
N GARIS DEFiNISI
O IMAJINER
1 Linea Mid Grs yang melewati titik tengah
sternalis sternum
2 Linea Mid 2 yg melewati titik tengah
Grs
clavicula clavicula
3 Linea Grs yg melewati tepi sternum
Parasterna
lis
4 Linea Grs4yang terletak di sisi anterior
axillaris lipat axilla, yg dibentuk oleh tepi
anterior 3 m.pectoralis mayor
lateral
5
5 Linea Mid Grs yang terletak ditengah regio
axillaris axilla, berjalan paralel dengan
linea axillaris anterior
6 Linea Grs yang terletak di sisi posterior
Axillaris lipat axilla, yg dibentuk oleh tepi
posterior lateral m.latissimus dorsi
7 Linea Grs yg melalui angulus inferior
scapularis scapula
1 = Linea Axillaris Anterior 1 = Linea Axillaris Posterior
2 = Linea Medioclavicularis
2 = Linea Scapularis
3 = Linea Parasternalis
3 = Linea Paravertebralis
4 = Linea Sternalis
5 = Linea Mediana Anterior 4 = Linea Mediana Posterior
10
Proyeksi organ pada permukaan tubuh
• Yaitu menentukan gambaran letak suatu organ pada
permukaan tubuh manusia.
• Deskripsi letak organ ditentukan berdasarkan:
1. Regio,
Contoh: proyeksi gaster pada regio epigastrium
2. Garis imajiner,
Contoh:
Apeks jantung terletak pada spatium
intercostalis V, Linea Midclavicularis Sinistra
3. dsb

11
ISTILAH-ISTILAH UMUM ANATOMI

• Superior : atas • Lateral : samping


• Inferior : bawah • Medial : tengah
• Anterior : depan • Sentral : pusat
• Posterior : belakang • Perifer : tepi
• Internal : dalam • Profunda : dalam
• External : luar • Superficial: permukaan
• Dextra : kanan • Ascendens: naik
• Sinistra : kiri • Descendens: turun

12
ISTILAH-ISTILAH UMUM ANATOMI

• Cranial : kepala • Proximal : dekat


• Caudal : ekor sumbu
• Ventral : depan • Distal : jauh sumbu
(perut) • Apical : puncak
• Dorsal : belakang • Basal : dasar
(punggung) • Frontal : depan (ke
• Transversal:melintang arah os frontale)
• Longitudinal: membujur • Occipitalis: belakang
(ke arah os occipitale)
13
Arah-arah gerakan
• Flexio : membengkokkan/melipat sendi
• Extensio : meluruskan sendi
• Abductio : menjauhi sumbu badan
• Adductio : mendekati sumbu badan
• Rotatio : memutar sendi
• Pronasi : menelungkup
• Supinasi : menengadah
• dll

14
SISTEM TUBUH MANUSIA
1. Sistem rangka • sokongan dan perlindungan, membentuk tubuh
2. Sistem otot • menggerakkan tubuh
3. Sistem syaraf (nervous) • mengumpulkan, mengirim, dan
memproses informasi dalam otak dan saraf
4. Sistem kardiovaskuler • memompa darah ke seluruh tubuh
5. Sistem pernafasan • organ yang digunakan untuk bernafas
6. Sistem pencernaan • pemrosesan makanan yg terjadi di dalam
mulut, perut, dan usus
7. Sistem urine • ginjal dan struktur yang dihubungkan
dalam produksi dan ekskresi urin
8. Sistem endokrin • komunikasi dalam tubuh dengan hormon
9. Sistem reproduksi • organ seks
10. Sistem kekebalan • mempertahankan tubuh dari serangan
penyebab penyakit
11. Sistem limfatik • struktur yang terlibat dalam transfer
limfa antara jaringan dan aliran darah
12. Sistem integumen • kulit, rambut

15
1. SISTEM RANGKA (skeleton)

16
Manusia dewasa memiliki + 206 tulang
Sistem rangka dibentuk oleh
tulang tunggal dan gabungan

17
Ditunjang
oleh
ligamen,
tendon
dan otot

18
• Ligamen :
Jaringan ikat berupa pita mengkilap
dan fleksibel yang menghubungkan
tulang dengan tulang
• Tendon :
Struktur yang kuat dan lentur yang
menghubungkan tulang dengan otot

19
33 ruas tulang belakang

Cervical

Thoracal

Lumbal

Sacrum
Caudal

20
Fungsi Rangka
1.Memberi bentuk dan menyokong tubuh
2.Tempat melekatnya otot
3.Bekerjasama dengan otot melakukan pergerakan
(melompat, berjalan, bergoyang, berlari, dsb)
4. Berperan dalam sistem kekebalan tubuh
Sumsum tulang menghasilkan sel-sel imunitas
Contoh: limfosit B yang membentuk antibodi.
5. Perlindungan beberapa organ vital
(otak, mata, telinga, sumsum, jantung, paru2, sistem
pencernaan, sistem ekskresi, dsb)
6. Tempat pembentukan sel darah dan sumsum tulang
7.Tempat penyimpanan
Menyimpan dan terlibat dalam metabolisme kalsium dan zat besi
(dalam bentuk ferritin) 21
2.SISTEM OTOT (muscular)

22
23
Musculus(Otot)
• Tubuh manusia tdd + 600 otot, miliaran serabut
otot
• Otot melakukan gerakan atas perintah otak
• Terdapat di hampir seluruh bagian organ tubuh
• Karakter dan fungsinya berbeda, bekerja secara
sistematis dan sinergi
• Menurut cara kerjanya terbagi atas otot antagonis
dan otot sinergis

24
Tipe otot
• Otot rangka (otot lurik):
Pola serat melintang atau bergaris. Pada irisan melintang terlihat beribu-
ribu serabut otot, tersusun dalam berkas-berkas sejajar, dan terikat
sesamanya oleh jaringan penyambung yang dilalui oleh pembuluh darah
dan saraf. Gerakannya dikontrol oleh syaraf. Tendon melekatkan otot
pada tulang. Kontraksinya cepat, kuat, dan disadari.
• Otot jantung
struktur menyerupai otot lurik, tapi nukleus terletak di tengah sel dan
memiliki percabangan. Pada setiap percabangan terdapat jaringan
pengikat, disebut discus interkalaris, bekerja di bawah pengaruh saraf
tidak sadar, cepat bereaksi terhadap rangsangan, dan tahan
terhadap kelelahan.
• Otot polos
bentuk selnya memanjang, kedua ujungnya runcing dan nukleus terletak
di tengah sel otot. Serat otot polos bersifat homoge,lebih kecil dari
serabut otot lurik, terdapat pada dinding pemb darah, dinding saluran
pencernaan, paru2 dan ovarium. Bekerja di bawah pengaruh saraf tak
sadar, lambat bereaksi thd rangsang, tahan thd kelelahan. 25
TIPE OTOT : 1. OTOT RANGKA
2. OTOT POLOS
3. OTOT JANTUNG

26
ISTILAH GERAKAN ANATOMI (1)
• Fleksi dan ekstensi
- Fleksi : gerak menekuk atau membengkokkan.
- Ekstensi: gerakan untuk meluruskan.
Contoh: gerakan ayunan lutut pada kegiatan gerak jalan.
Gerakan ayunan ke depan merupakan (ante)fleksi dan ayunan
ke belakang disebut (retro)fleksi/ekstensi. Ayunan ke belakang
lebih lanjut disebut hiperekstensi.
• Adduksi dan abduksi
- Adduksi : gerakan mendekati tubuh.
- Abduksi : gerakan menjauhi tubuh.
Contoh: gerakan membuka tungkai kaki pada posisi istirahat di
tempat merupakan gerakan abduksi (menjauhi tubuh). Bila kaki
digerakkan kembali ke posisi siap merupakan gerakan adduksi
(mendekati tubuh).
27
ISTILAH GERAKAN ANATOMI (2)
• Elevasi dan depresi
- Elevasi : gerakan mengangkat,
- Depresi : gerakan menurunkan.
Contoh: Gerakan membuka mulut (elevasi) dan menutupnya (depresi)
juga gerakan pundak ke atas (elevasi) dan ke bawah (depresi)
• Inversi dan eversi
- Inversi : gerak memiringkan telapak kaki ke dalam tubuh.
- Eversi : gerakan memiringkan telapak kaki ke luar.
(Istilah inversi dan eversi digunakan hanya untuk wilayah pergelangan kaki)
• Supinasi dan pronasi
- Supinasi : gerakan menengadahkan tangan.
- Pronasi : gerakan menelungkupkan.
(Istilah supinasi & pronasi hanya digunakan utk wilayah pergelangan tangan)
• Endorotasi dan eksorotasi
- Endorotasi: gerakan ke dalam pada sekeliling sumbu panjang
tulang yang bersendi (rotasi).
- Eksorotasi adalah gerakan rotasi ke luar. 28
ISTILAH GERAKAN ANATOMI (3)
Adanya persendian memungkinkan gerakan yang bermacam-macam. Berbagai gerak dengan
persendian dikontrol oleh kontraksi otot

Pronasi dan Supinasi

Lengan yang melakukan


Lengan yang melakukan
gerakan fleksi dan pronasi.
gerakan fleksi dan supinasi.
Otot biceps brachii tidak
Otot biceps brachii
berkontraksi penuh
berkontraksi penuh.

29
3. SISTEM SYARAF (SSP dan SST)
A. Sistem saraf pusat (SSP)
• Bagian terbesar, termasuk
otak dan sumsum tulang
belakang). Cavitas tulang
belakang (sumsum tulang
belakang), kavitas kepala
(otak)
• SSP tertutup dan dilindungi
oleh meninges (sistem
membran 3 lapis, termasuk
lapisan luar yang kuat,
disebut duramater)
• Otak juga dilindungi oleh
tengkorak, sumsum tulang
belakang dilindungi oleh
vertebra (tulang belakang)
30
31
Mengumpulkan,
mengirim, dan
memproses
informasi dalam
otak dan saraf
32
B. Sistem Syaraf Tepi (SST)

• Merupakan struktur sistem saraf di luar SSP, berupa serat panjang yang menghubungkan
SSP ke setiap bagian dari tubuh
• Terdiri dari bagian somatik dan viseral.
• Somatik terdiri dari saraf yang menginervasi kulit, sendi dan otot.
Badan sel neuron sensoris somatik berada di “dorsal root ganglion” sumsum tulang
belakang.
• Viseral (otonom), syaraf yang menginervasi organ dalam, pembuluh darah, dan kelenjar.
Sistem saraf otonom terdiri dari sistem saraf simpatis dan sistem saraf parasimpatis.
33
Viseral (syaraf otonom)
Sistem syaraf simpatis Sistem syaraf parasimpatis
• berpangkal pada sumsum tulang • saraf yang berpangkal pada
belakang (medula spinalis) di medula oblongata dan sakrum
daerah dada dan pinggang, shg yang merupakan saraf pre-
disebut juga sistem syaraf
thoracokumbar ganglion dan post-ganglion,
• Berjumlah 25 pasang simpul syaraf shg disebut juga sistem syaraf
(ganglion) kraniosakral
• Fungsinya memacu kerja organ, • Susunanyaberupa jaring2 yang
bekerja pada saat stress berhubung-hubungan dengan
• Contoh: memacu detak jantung, ganglion, tersebar di seluruh
menyempitkan diameter pembuluh tubuh, urat sarafnya menuju
darah, merangsang sekresi glukosa ke organ tubuh yang dikuasai
hati, memperlambat pencernaan, oleh susunan saraf simpatik.
melebarkan pupil, menekan sekresi
ludah, meningkatkan sekresi • Fungsinya menghambat kerja
adrenalin fungsi organ

 Fungsi keduanya antagonis


34
 Dihubungkan oleh ganglion
TELINGA
(ALAT PENDENGARAN & ALAT KESEIMBANGAN)
Terdiri dari 3 bagian:
1. telinga luar
2. telinga tengah
3. telinga dalam.

Telinga luar: daun telinga (pinna),


liang telinga (meatus auditorius eksternus),
dan gendang telinga (membran timpani)

Telinga tengah merupakan rongga udara di belakang gendang telinga, meliputi 3


tulang pendengaran: martil (malleus), landasan (incus), dan sanggurdi (stapes).
Ujung saluran Eustachius berada di telinga tengah.

Telinga dalam terdiri dari:


• Labirin osea (labirin tulang), suatu rangkaian rongga pada tulang pelipis yang
dilapisi periosteum berisi cairan perilimfe
• Labirin membranasea, terletak lebih dalam dan memiliki cairan endolimfe. 
JUGA BERFUNGSI SEBAGAI ALAT KESEIMBANGAN 35
Mata
Organ penglihatan yang mendeteksi cahaya
Mata luar
• Bulu mata berfungsi menyaring cahaya yang akan
diterima.
• Alis mata berfungsi menahan keringat agar tidak masuk
ke bola mata.
• Kelopak mata berfungsi untuk menutupi dan melindungi
mata.

36
Mata dalam
 BAGIAN2 YANG MENERUSKAN CAHAYA KE OTAK UNTUK DITERJEMAHKAN

• Kornea: menerima cahaya dari sumber cahaya.


• Sklera: Lapisan dinding mata yang berwarna putih.
• Pupil
Menentukan kuantitas cahaya yang masuk ke bagian mata yang lebih dalam.
Pupil mata akan melebar jika kondisi ruangan gelap, dan akan menyempit jika
kondisi ruangan terang. Lebar pupil dipengaruhi oleh iris di sekelilingnya.
• Iris berfungsi sebagai diafragma, terlihat sebagai bagian yang berwarna pada mata.
• Lensa mata
Meneruskan cahaya pada retina, mengatur fokus cahaya sehingga cahaya jatuh
tepat pada bintik kuning retina. Untuk melihat objek yang jauh (cahaya datang dari
jauh), lensa mata akan menipis. Sedangkan untuk melihat objek yang dekat (cahaya
datang dari dekat), lensa mata akan menebal.
• Retina
Bagian mata yang paling peka terhadap cahaya, khususnya pada bagian bintik
kuning. Setelah di retina, cahaya diteruskan ke saraf optik.
• Saraf optik
Saraf yang memasuki sel tali dan kerucut dalam retina, untuk menuju ke otak.
37
4. SISTEM PEREDARAN DARAH
(cardiovascular)

Sistem peredaran
darah manusia;
pembuluh nadi
(arteri)
berwarna
merah
pembuluh balik
(vena)
berwarna biru

38
Jantung terletak dalam rongga dada agak
sebelah kiri, di antara paru-paru kanan
dan paru-paru kiri. Massanya +300 gram,
besarnya sebesar kepalan tangan.

Merupakan rongga organ berotot yang


memompa darah ke pembuluh darah
melalui kontraksi berirama yang berulang
Sistem peredaran darah ( sistem kardiovaskular )
• berfungsi memindahkan zat ke dan dari sel,
• menolong stabilisasi suhu dan pH tubuh (bagian dari homeostasis).
• menjamin kelangsungan hidup organisme
• mempertahankan sifat kimia dan fisiologis cairan tubuh.
39
DARAH:
1. Mengangkut 𝑂2 dari paru2 ke jantung, didistribusikan ke sel dan membawa CO2 dari sel
menuju ke jantung
2. Membawa nutrisi (lemak, gula dan protein, dsb) dari saluran pencernaan ke seluruh
jaringan untuk dikonsumsi sesuai kebutuhan masing-masing, diproses atau disimpan.
3. Mengangkut metabolit/produk limbah yang dihasilkan (mis. urea atau asam urat) ke
organ-organ ekskresi (ginjal dan usus besar).
4. Mendistribusikan hormon, sel-sel kekebalan tubuh dan bagian2 dari sistem pembekuan
dalam tubuh 40
SISTEM PEREDARAN DARAH (cardiovascular)

MENURUT JARAK PEREDARANNYA MENURUT KEBERADAAN DARAH


• Peredaran darah kecil • Peredaran darah terbuka
peredaran darah dari peredaran darah yang
jantung ke paru-paru dan tersebar ke seluruh tubuh
kembali ke jantung keluar dari pembuluh
darah
• Peredaran darah besar • Peredaran darah tertutup
peredaran darah dari peredaran darah dari
jantung ke seluruh tubuh jantung ke seluruh tubuh
dan kembali ke jantung dan kembali ke jantung dan
selalu berada di dalam
pembuluh darah

41
Sel darah

eritrosit 42
5. SISTEM PERNAFASAN
(respirasi)

• Sistem yang digunakan untuk pertukaran gas


• Diaphragma menarik udara masuk dan mendorong keluar dari paru2
43
SISTEM RESPIRASI
(pernafasan)
Pernapasan dada Pernapasan perut
Melibatkan otot antar tulang rusuk.
Melibatkan otot diafragma.
• Fase inspirasi. • Fase inspirasi.
Berkontraksinya otot antar tulang rusuk Berkontraksinya otot diafragma
sehingga rongga dada membesar,
sehingga rongga dada membesar,
akibatnya tekanan dalam rongga
tekanan dalam rongga dada menjadi dada menjadi lebih kecil daripada
lebih kecil daripada tekanan di luar tekanan di luar sehingga udara luar
sehingga udara luar yang kaya oksigen yang kaya oksigen masuk.
masuk. • Fase ekspirasi.
• Fase ekspirasi. Kembalinya otot diafragma ke posisi
Kembalinya otot antar tulang rusuk ke semula yang dikuti oleh turunnya
posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada
tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. Sebagai akibatnya,
tekanan di dalam rongga dada
menjadi kecil. Akibatnya, tekanan di menjadi lebih besar daripada
dalam rongga dada menjadi lebih besar tekanan luar, sehingga udara dalam
daripada tekanan luar, sehingga udara rongga dada yang kaya karbon
dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar.
dioksida keluar. 44
6. SISTEM PENCERNAAN
(digestive)

• Menerima makanan, mencernanya


menjadi energi dan nutrien, serta
mengeluarkan sisa proses tersebut
melalui dubur
• Berfungsi untuk mengambil
makanan, memecahnya menjadi
molekul nutrisi yang lebih kecil,
menyerap ke dalam alirah darah,
kemudian membersihkan tubuh
dari sisa pencernaan.
45
ORGAN PENCERNAAN
Saluran Pencernaan Organ Pencernaan Tambahan
(aksesoris)

• Organ-organ yang termasuk • Gigi dan lidah (dalam rongga


di dalamnya adalah : mulut, mulut) , kantung empedu dan
farings, esofagus, lambung, kelenjar pencernaan (kelenjar
usus halus serta usus besar, ludah, hati dan pankreas) akan
anus. dihubungkan ke saluran
• Bentuknya seperti tabung pencernaan melalui sebuah
yang dikelilingi otot. saluran.
• Fungsinya mencerna • Kelenjar memproduksi sekret
makanan, memecahnya yang diperlukan dalam
menjadi bagian yang lebih pemecahan bahan makanan.
kecil dan menyerap bagian • Fungsinya membantu saluran
tersebut menuju pembuluh pencernaan melakukan
darah. kerjanya. 46
Diagram sistem pencernaan
1. Kelenjar ludah
2. Parotis
3. Submandibularis (bawah rahang)
4. Sublingualis (bawah lidah)
5. Rongga mulut
6. Amandel
7. Lidah
8. Esofagus
9. Pankreas
10. Lambung
11. Saluran pankreas
12. Hati
13. Kandung empedu
14. duodenum
15. Saluran empedu
16. Kolon
17. Kolon transversum
18. Kolon ascenden (naik)
19. Kolon descenden (turun)
20. Ileum
21. Sekum
22. Appendiks (umbai cacing)
23. Rektum (poros usus)
24. Anus
47
RONGGA MULUT
• Bagian awal dari sistem
pencernaan
• Memiliki alat pecernaan (gigi
dan lidah)
• Kelenjar pencernaan (kelenjar
ludah ada 3 buah)
• Lidah merupakan bagian otot
rangka , fungsinya mengatur
letak makanan , mengecap dan
membantu menelan
• Gigi memotong, mengoyak &
menggiling makanan
• Ludah mengandung enzym
untuk memecah karbohidrat
menjadi disakarida
48
KANDUNG EMPEDU
(Gall bladder)
Bentuknya seperti kantong,
organ berongga yang panjangnya
sekitar 10 cm, terletak dalam
suatu fosa yang menegaskan
batas anatomi antara lobus hati
kanan dan kiri, berfungsi
menyimpan empedu

Empedu merupakan cairan kehijauan, rasanya pahit, merupakan


produksi liver dari hasil penguraian hemoglobin sel darah merah
yang telah tua, yang kemudian disimpan di dalam kantong empedu
atau diekskresi ke duodenum
Empedu berguna untuk mencerna lemak, mengaktifkan lipase,
membantu daya absorpsi lemak di usus, dan mengubah zat yang
tidak larut dalam air menjadi zat yang larut dalam air. 49
LIVER
Merupakan kelenjar terbesar dalam
tubuh terletak di rongga perut
sebelah kanan, tepatnya di bawah
diafragma
Fungsi:
• Memproduksi empedu, albumin, asam amino, protein, kolesterol, enzym arginase
dan hormon angiotensinogen (meningkatkan tekanan darah & hormon
trombopoietin (mengendalikan produksi keping darah)
• Menguraikan dan mendaur ulang eritrosit yang sudah tua
• Membantu ginjal memecah beberapa senyawa yang bersifat racun (detoksifikasi)
• Menghasilkan amonia, urea, dan asam urat dengan memanfaatkan nitrogen dari
asam amino
• Menyimpan cadangan glikogen dan vitamin (A,D,K, mineral) 50
Pankreas

Pankreas
• Terletak pada kuadran kiri atas abdomen dan bagian kaput/kepalanya menempel pada
organ duodenum.
• menghasilkan enzim pencernaan (fungsi eksokrin ) & beberapa hormon (fungsi endokrin)
• Produk enzim akan disalurkan dari pankreas ke duodenum melalui saluran pankreas
utama.
Fungsi :
• Mengatur kadar gula dalam darah, menambah kadar gula dalam darah dengan
mempercepat tingkat pelepasan gula dari hati.
• Pengurangan kadar gula dalam darah dengan mengeluarkan insulin yang mana
mempercepat aliran glukosa ke dalam sel pada tubuh, terutama otot. Insulin juga
merangsang hati untuk mengubah glukosa menjadi glikogen dan menyimpannya di dalam
sel-selnya. 51
7. SISTEM PERKEMIHAN
(Urine)

52
SISTEM PERKEMIHAN
(Urine)
• Bertujuan untuk
mempertahankan
keseimbangan internal
(homeostatis)
• Berfungsi untuk membuang
produk-produk yang tidak
dibutuhkan oleh tubuh
• Melibatkan 6 organ, yaitu:
- Ginjal (2)
- Ureter (2)
- Kandung Kemih (bladder)
- Saluran Kencing (Uretra)
53
GINJAL
• Bentuk seperti kacang, letaknya di sisi kiri dan
kanan columna vertebralis, di bawah liver dan
limpa.
• Di bagian superior terdapat kelenjar
Suprarenal/adrenal
• Letaknya retroperitoneal (di belakang
peritonium yg melapisi rongga abdomen)

• Terletak di sekitar vertebra T12 hingga L3


• Ginjal kanan biasanya terletak sedikit di bawah ginjal kiri untuk memberi
tempat pada hati
• Kutub atas ginjal kanan terletak setinggi iga ke12 sedangkan kutub atas
ginjal kiri terletak setinggi iga ke 11.
• Dibungkus oleh dua lapisan lemak (lemak perirenal dan pararenal),
berfungsi membantu meredam goncangan
• Pada orang dewasa, panjang ginjal sekitar 12-13 cm, lebarnya 6 cm,
tebal 2,5 cm dan beratnya ± 140 gr (pria=150 – 170 gram, wanita = 115-
155 gr) 54
URETER
Fungsi ginjal • Kedua ureter merupakan saluran yang
• Mengeluarkan zat sisa
panjangnya sekitar 10-12 inci (25-30 cm),
organik
• Mengatur konsentrasi terbentang dari ginjal sampai vesica
ion-ion penting urinaria.
• Mengatur keseimbangan • Fungsi:
asam-basa tubuh Menyalurkan urine ke bladder.
• Mengatur produksi sel
darah merah BLADDER (VESICA URINARIA)
• Mengatur tekanan darah • Merupakan kantong berotot yang dapat
• Mengendalikan secara mengempis, terletak di belakang
terbatas konsentrasi
simfisis pubis.
glukosa dan asam amino
darah
• Fungsi :
• Pengeluaran zat beracun (1) Sebagai tempat penyimpanan urine,
(2) Mendorong urine keluar dari tubuh.
55
8.SISTEM ENDOKRIN
(hormonal)

56
SISTEM ENDOKRIN lanjutan..........
(hormonal)
• Sistem endokrin adalah sistem kontrol
kelenjar tanpa saluran (ductless) yang
menghasilkan hormon yang masuk ke
dalam aliran darah untuk memengaruhi
organ-organ lain.
• Hormon bertindak sebagai "pembawa
pesan" dan dibawa oleh aliran darah ke
berbagai sel dalam tubuh, yang selanjutnya
akan menerjemahkan "pesan" tersebut
menjadi suatu tindakan.

(Sistem endokrin tidak memasukkan kelenjar


eksokrin seperti kelenjar ludah, kelenjar
keringat, dan kelenjar-kelenjar lain yang
terdapat dalam dalam saluran gastrointestinal)

Jaringan sekretoris
disebut juga kelenjar internal karena senyawa
yang dihasilkan tidak keluar dari tubuh 57
Jenis hormon
menurut komposisi kandungannya :
• Hormon yang mengandung asam amino (epinefrin,
norepinefrin, tiroksin dan triodtironin).
• Hormon yang mengandung lipid (testosteron,
progesteron, estrogen, aldosteron, dan kortisol).
• Hormon yang mengandung protein
(insulin, prolaktin, vasopresin, oksitosin,
hormon pertumbuhan (growth hormone) 
FSH, LH, TSH.

58
Hormon Estrogen
& Progesteron
Diproduksi di ovarium

Hormon Androgen:
• Diproduksi di testis, korteks adrenal
dan ovarium
• Testosteron (androgen yang
dihasilkan oleh testis) berfungsi
untuk membentuk sperma
• mendorong perkembangan dan
pemeliharaan karakteristik pria
• Mendukung aktivitas organ seks
59
9. SISTEM REPRODUKSI
(terkait dengan organ seks)

60
SISTEM REPRODUKSI
(terkait dengan organ seks)
Merupakan rangkaian dan interaksi organ dan zat
dalam tubuh yang digunakan untuk berkembang biak,
dengan perbedaan antara pria dan wanita.

Alat reproduksi pria Alat reproduksi wanita


a. Sepasang testis terbungkus Sepasang ovarium yang
dalam kantong skrotum, berfungsi menghasilkan
berfungsi sebagai penghasil ovum dan hormon
sperma dan hormon (estrogen dan progestron)
testosteron Jika ovum pada ovarium
b. Sepasang epididimis telah masak, akan
(saluran panjang berkelok- dilepaskan dari ovarium,
kelok) di dalam skrotum disebut ovulasi

61
10. SISTEM KEKEBALAN (imunitas)
• Merupakan sistem pertahanan/perlindungan thd
infeksi makromolekul asing /serangan
organisme, mis virus, bakteri, protozoa, parasit.
• Berperan dalam perlawanan terhadap protein
tubuh & molekul lain seperti yang terjadi pada
autoimunitas, & melawan sel yang teraberasi
menjadi tumor
• Memberi sisi yg kurang menguntungkan pada
proses peradangan, yaitu perasaan tidak
nyaman pada efek samping yg ditimbulkan sifat
toksik senyawa organik yg dikeluarkan
sepanjang proses perlawanan berlangsung
• Barikade awal pertahanan adalah jaringan
terluar tubuh ( kulit) yg memiliki banyak sel,
termasuk makrofag dan neutrofil yg siap
melumat organisme lain ketika terjadi penetrasi
permukaan kulit dengan tidak dilengkapi oleh
antibodi.
(Barikade yang kedua adalah kekebalan tiruan).
• Semua sel yg terlibat dalam sistem kekebalan
berasal dari sumsum tulang. 62
SISTEM KEKEBALAN (imunitas) lanjutan ........

63
11. SISTEM GETAH BENING
(limfatik)

• Suatu sistem sirkulasi sekunder yang


berfungsi mengalirkan cairan getah
bening di dalam tubuh.
• Cairan limfa berasal dari plasma
darah yang keluar dari sistem
kardiovaskuler ke dalam jaringan
sekitarnya.
• Cairan ini kemudian dikumpulkan
oleh sistem limfa melalui proses
difusi ke dalam kelenjar limfa dan
dikembalikan ke dalam sistem
sirkulasi.
64
PEMBULUH LIMFA

• Strukturnya menyerupai vena


kecil, tetapi memiliki lebih
banyak katup sehingga tampak
seperti rangkaian petasan
• Terletak di sela-sela otot dan
mempunyai cabang halus yang
ujungnya terbuka
• Di sepanjang pembuluh limfa
terdapat beberapa kelenjar
limfa, terutama pada pangkal
paha, ketiak dan leher.
• Ketika tubuh terinfeksi, kelenjar
limfa akan membengkak
65
Fungsi sistem limfa:
1. Mengembalikan cairan & protein
dari jaringan ke sirkulasi darah
2. Mengangkut limfosit
3. Membawa lemak emulsi dari usus
4. Menyaring dan menghancurkan
mikroorganisme untuk
menghindarkan penyebaran
5. Menghasilkan zat antibodi

Fungsi kelenjar limfa


Menghasilkan leukosit &
menghambat agar tidak terjadi
penjalaran infeksi lebih lanjut

66
LIMPA (spleen)
• Merupakan kelenjar
limfa terbesar dan
terletak di bagian
depan dan dekat
punggung di rongga
perut, yaitu di antara
diafragma dan bagian Fungsi limpa:
belakang lambung. - mengakumulasi limfosit dan makrofag,
• Tepi limpa yang - memecah eritrosit,
normal berbentuk - tempat cadangan darah,
pipih. - sebagai organ pertahanan terhadap
infeksi partikel asing yang masuk ke
dalam darah
- tempat pembentukan leukosit & antibodi
67
12. SISTEM INTEGUMEN
(Penutup)

• Merupakan sistem organ yang membedakan, memisahkan,


melindungi dan menginformasikan manusia terhadap
lingkungan sekitarnya.
• Merupakan bagian sistem organ yang terbesar yang
mencakup kulit, rambut, bulu,kelenjar keringat dan produknya
(keringat atau lendir). 68
ANATOMI PERMUKAAN TUBUH

69
Salah satu cara untuk menentukan titik akupresur
adalah berdasarkan tanda - tanda anatomi permukaan

1. Tanda- tanda tetap, meliputi :


tonjolan, cekungan yang
dibentuk oleh sendi dan otot,
konfigurasi dari pancaindera,
garis rambut, kuku jari tangan
dan kaki, papilla mammae dan
umbilicus.
2. Tanda- tanda bergerak yang
menunjukkan : celah, cekungan,
keriput atau tonjolan yang
dibentuk oleh sendi, otot, tendon
dan kulit
70
Cara untuk menentukan titik akupresur, berdasarkan :
1. Tanda-tanda anatomi permukaan
2. Lebar jari tangan klien/pasien  cun
3. Ukuran proporsional
Singkatan Umum : 12 Meridian Umum
1. LU : Lung (Paru – Paru) 7. BL/UB : Bladder/Urinary Bladder(Kandung Kemih)
2. LI : Large Intestinal (Usus Besar) 8. KI : Kidney (Ginjal)
3. ST : Stomach (Lambung) 9. PC : Pericardium (Selaput Jantung)
4. SP : Spleen (Limpa) 10.TH/SJ : Tri Heater/San Jiao (Tri Pemanas)
5. HT : Heart (Jantung) 11. LR/LV : Liver (Hati)
6. SI : Small Intestine (Usus Kecil) 12.GB : Gall Bladder(Kandung Empedu)

Meridian Istimewa:ada 8,tp 2 yang akan dipelajari


• CV : Conception Vessel (Konsepsi ), membentuk garis tengah tubuh bagian
depan(dada) dan bertanggungjawab terhadap semua meridian yin
• GV : Governor Vessel (Gubernur), membentuk garis tengah pada tubuh
bagian belakang (punggung) yang memerintah semua meridian yang 71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83