Anda di halaman 1dari 16

PARMIN

 Adlh s/ keputusan utk masa yg akan datang.


 Merupakan usaha sadar & pengambilan
keputusan yg telah diperhitungkan secara
matang ttg hal-hal yg akan dikerjakan
dimasa depan dalam & oleh suatu organisasi
dlm rangka pencapaian pencapaian tujuan yg
telah ditentukan sebelumnya.
1. Timbul sebagai hasil pemikiran bersumber
pada penelitian.
2. Pengambilan keputusan dgn segala resiko.
3. Orientasi masa depan.
4. Punya makna, akan memudahkan usaha dlm
pencapaian tujuan organisasi.
 Proses ; Pemilihan & pengembangan tindakan
yg paling menguntungkan utk mencapai
tujuan.
 Fungsi; Kepemimpinan dgn kewenangan yg
dpt mengarahkan kegiatan & tujuan yg harus
dicapai organisasi.
 Keputusan ; apa yg akan dilakukan utk waktu
yg akan datang.
 Menghilangkan/mengurangi ketidakpastian
di masa datang.
 Memusatkan perhatian pada setiap unit yg
terlibat.
 Membuat kegiatan yg lebih ekonomis.
 Memungkinkan dilakukannya pengawasan.
 Meramalkan (forecasting) ; perkiraan masa depan
(peluang & tantangan).
 Menetapkan tujuan ( establishing objektives);
urutan kegiatan berdasarkan skala prioritas.
 Menyusun jadwal kegiatan ( scheeduling) ;
memperhitungkan waktu yg tepat.
 Menyusun anggaran (budgeting) ;
mengalokasikan sumber yg tersedia dgn
memperhitungkan waktu dgn tepat.
 Mengembangkan prosedur ; menentukan tata
cara yg paling tepat.
 Menafsirkan & menetapkan kebijakan
(interpreting and establhising policy ;
menafsirkan kebijakan atasan & menetapkan
kebijakan operasional.
 Melihat jauh ke depan
 Sederhana & jelas/lugas
 Fleksibel
 Stabil
 Ada dlm keseimbangan
 Tersedianya sumber-sumber utk
pelaksanaan.
 Resiko yg dihadapi di masa depan.
 Faktor yg mempengaruhi resiko tsbt
 Langkah yg ditempuh jika resiko timbul.
 Rencana jangka pendek
 Rencana jangka menengah
 Rencana jangka panjang
 Mempermudah tercapainya tujuan.
 Perencana memahami hakikat tujuan.
 Pemenuhan persyaratan tehnis.
 Disertai dgn rincian yg cermat.
 Keterkaitan rencana dgn pelaksanaan.
 Kesederhanaan.
 Flekibilitas.
 Memberikan tempat pd pengambilan resiko.
 Pragmatik.
 Instrumen peramalan masa depan.
Manfaat perencanaan menurut Douglas dalam
Swansburg (2000) :
a. Memperkenalkan tujuan perencanaan sebagi
alat untuk mencapai
b. keberhasilan tujuan dan sasaran. Oleh karena
itu seorang kepala ruangan harus membuat
perencanaan yang terdokumentasi dengan
baik.
c. Perencanaan juga berguna untuk menilai
efektifitas suatu pekerjaan dan juga efisiensi
dalam penggunaan sumber daya manusia
dan alat.
d. Tujuan perencanaan adalah membantu
kepala ruangan ketika terjadi situasi kritis
sehingga kepala ruangan mampu melihat
prioritas tugas yang akan didahulukan atau
tidak.
e. Perencanaan juga membantu kepala ruangan
dalam mengatur biaya operasional di dalam
ruangan keperawatan. Sehingga tujuan
keperawatan juga bermanfaat membantu kepala
ruangan untuk melihat kembali apa yang telah
dilakukan pada waktu lampau dan yang akan
datang sehingga melalui perencanaan yang baik
membantu situasi perubahan dan inovasi.
f. Perencanaan juga sebagai alat pengontrol yang
baik, melihat penyimpangan-penyimpangan dari
awal dan mengarahan pada alternatif
pemecahan masalah
 What
 Why
 Where
 When
 Who
 dan How.
a). Tindakan apa yang harus dikerjakan ?
 Penjelasan dan perincian kegiatan yang
dibutuhkan, sumber daya yang diperlukan
dalam melaksanakan kegiatan tersebut agar
apa yang menjadi tujuan dapat dihasilkan.
b). Apa sebabnya tindakan itu harus
dilaksanakan ?
 Penjelasan mengapa rencana itu harus
dikerjakan dan mengapa tujuan tertentu harus
dicapai.
c). Dimana tindakan itu harus dikerjakan ?
 Penjelasan tentang tempat/ lokasi secara fisik
dimana rencana kegiatan harus dikerjakan
sehingga dengan demikian tersedia sumber
daya yang dibutuhkan untuk mengerjakan
pekerjaan itu.
d). Kapan rencana itu harus dikerjakan ?
 Penjelasan kapan dimulainya tindakan dan
kapan selesainya disetiap unit organisasi
dengan penggunaan standar waktu yang telah
ditetapkan.
e). Siapa yang akan mengerjakan tindakan itu?
 Petugas yang akan melakukan kegiatan atau
tindakan baik jumlah maupun kualifikasi
keahlian, pengalaman maupun pendidikan.
f). Bagaimana cara melaksanakan tindakan itu ?
 Penjelasan secara rinci teknik-teknik
melakukan kegiatan yang ditetapkan,
sehingga tindakan yang dimaksud akan dapat
dijalankan dengan benar.