Anda di halaman 1dari 23

Ketepatan Skoring McIssac Untuk Mengidentifikasi

Faringitis Group A Streptococcus Pada Anak


Emalia Damayanti,* Yulia Iriani,* Yuwono

Departemen Ilmu Kesehatan Anak Bagian Mikrobiologi


Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya / RSUP Dr. Muhammad Hoesin, Palembang
Pembimbing:
dr. Debby Ch.Sumantri, Sp.A, M.Biomed

Oleh :
Muhammad Azmi Hanief
201810401011061

SMF Ilmu Kesehatan Anak RSUD Jombang


Fakultas Kedokteran
Universitas Muhammadiyah Malang
1
Daftar Singkatan
• GAS : Group A Streptococcus
• RADT : Rapid Streptococcus A Detection Test
• BMI : Body Mass Index
• RSUP : Rumah Sakit Umum Pusat
• PJR : Penyakit Jantung Rematik
• DR : Demam Rematik
• IRA : Infeksi Respiratori Akut

2
PENDAHULUAN
• Pemberian antibiotik faringitis GAS penting untuk mencegah
komplikasi demam rematik dan penyakit jantung rematik.

• Gambaran klinis saja tidak cukup untuk menyingkirkan faringitis GAS.

• Skoring McIsaac  sistem penilaian klinis untuk memprediksi faringitis


GAS  meningkatkan ketepatan identifikasi kasus faringitis GAS &
kebutuhan akan antibiotik

3
TUJUAN PENELITIAN

Menguji ketepatan skoring McIsaac dalam mendiagnosis faringitis


GAS anak.

4
METODE PENELITIAN
Jenis penelitian : Cross sectional
Waktu penelitian : Januari – Agustus 2012
Tempat penelitian : RSUP Dr Mohammad Hoesin dan
Puskesmas Pembina, Palembang
Subjek penelitian : Anak berusia 3-14 tahun
Analisis data : SPSS 17.0 & Stata SE 10

5
METODE PENELITIAN
Kriteria Inklusi Kriteria Eksklusi

• Anak usia 3-14 tahun yang • Pasien dengan riwayat


datang dengan keluhan demam pemberian antibiotik 14 hari
atau nyeri tenggorokan disertai sebelumnya mendapat terapi
gejala infeksi respiratori akut imunosupresan, memiliki
(IRA) atas lainnya. penyakit imunosupresif,
demam rematik
• penyakit jantung rematik
• tidak kooperatif

6
ALUR PENELITIAN
Penyaringan dengan
Kriteria inklusi dan eksklusi

Data demografis, data klinis, hasil skoring McIsaac, RADT, dan biakan
dicatat dalam kuesioner penelitian.

Analisis data menggunakan


piranti lunak SPSS versi 17.0 dan
Stata SE 10.0.
7
HASIL PENELITIAN

8
9
10
11
12
13
PEMBAHASAN

14
Diskusi
Penelitian ini Penelitian Lain

• Rerata usia penelitian ini 7,85 • di beberapa negara dengan


tahun pendapatan rendah seperti
(Brazil, Kroasia, dan Mesir)
menemukan rerata usia yang
lebih muda
(Rimon et al, 2005)
• Kejadian faringitis GAS sering • Beberapa penelitian melaporkan
pada orang dengan status gizi faringitis GAS lebih banyak pada
kurang dan keluarga dengan subjek dengan status gizi kurang
status sosial ekonomi rendah dengan status sosial ekonomi
rendah (Bisno, 2002)

15
Diskusi
Penelitian ini Penelitian Lain

• Titik potong optimal yang • Yang mendapatkan titik potong


didapat pada penelitian ini optimal skoring McIsaac adalah
adalah nilai 4 dengan nilai 4 dengan sensitivitas 66,7%
sensitivitas skoring ≥4 (IK 95% 49;97%), spesifisitas
87,6% (IK 95% 81;94%)
sebesar 84,62% dan
spesifisitas 68,67%. (Malino & Suharto, 2012)

16
Diskusi
Penelitian ini Penelitian Lain

• Nilaiduga positif 29,73% dan • nilai duga positif 31,6% (IK 95%
nilai duga negatif 96,61%, 11;52%) dan nilai duga negatif
menunjukkan >95%. Nilai 5 96,8% (IK 95% 93;100%)
mempunyai spesifisitas tinggi • (Malino & Suharto, 2012)
(98,8%) yang berarti angka
positif palsu <2%

17
Diskusi
Penelitian ini Penelitian Lain
• Hal tersebut menunjukkan
faringitis GAS tidak dapat
dipastikan sebagai penyebab
pada >30% subjek dengan
nilai ≥4 sehingga perlu
dilakukan pemeriksaan
penunjang untuk
mengkonfirmasi faringitis
GAS (RADT atau biakan usap
tenggorok).

18
KESIMPULAN
• Dengan skoring McIsaac <4 diagnosis faringitis GAS dapat
disingkirkan pada 96,61% pasien sehingga tidak
memerlukan antibiotik
• Pasien dengan skoring 4 memerlukan pemeriksaan
penunjang mengonfirmasi faringitis GAS sebelum
pemberian antibiotik. Pasien dengan skoring 5
berkemungkinan 98,8% menderita faringitis GAS sehingga
dapat langsung diberikan antibiotik tanpa melakukan
pemeriksaan penunjang.

19
Population

P anak usia 3-14 tahun yang datang dengan


keluhan demam atau nyeri tenggorokan disertai
gejala infeksi respiratori akut (IRA) atas lainnya.

I Intervention
- (-)

C Comparison
- (-)

Outcome
O Skor McIssac berpengaruh terhadap
ketepatan identifikasi faringitis GAS
20
Validity , Importancy , Applicability (VIA)

Validity

1. Apakah peserta penelitian dilakukan Ya


randomisasi?

2. Apakah tabel randomisasinya Ya


disamarkan?

3. Apakah karakteristik setiap grup Tidak


sebanding sebelum dilakukan
intervensi?
21
Importancy
1. Apakah hasil yang valid ini secara Ya
klinis penting?

Applicability
1. Apakah pasien yang diteliti mirip Ya
dengan pasien kita?
2. Apakah evidence tentang terapi ini Ya
mempunyai dampak yang berarti
dalam keputusan kita untuk
menawarkan atau memberikan
informasi pada pasien?
22
TERIMA KASIH

23