Anda di halaman 1dari 49

 Membicarakan tentang kesehatan masyarakat

tdk terlepas dr 2 tokoh metologi yunani yakni


 Asclepius dan Higeia
 Asclepius seorang dokter pertama , yg dapat
mengobati penyakit bahkan melakukan
bedah berdasarkan prosudur-prosadur
tertentu (surgical procedure) dengan baik
 Higeia seorang asistennya sekaligus istrinya
melakukan upaya-upaya kesehatan yaitu
hidup seimbang menghindari
makanan/minuman beracun
 Makan makanan yg bergizi ,cukup istirahat dan
melakukan olah raga
 Dari cerita Yunani , Asclepius dan higeia , akhirnya
muncul dua aliran atau pendekatan dalam
menangani masalah kesehatan
 Kelompok aliran pertama cendrung menunggu
terjadinya penyakit (setelah sakit) atau disebut
pendekatan Kuratif (pengobatan)
Kelompok ini terdiri dari : Dokter,dokter
gigi,psikiater ,baik pengobatan fisik ,psikis, mental
maupun sosiaL
 Kelompokaliran kedua , cendrung melakukan
pencegahan penyakit (preventif) dan meningkatkan
kesehatan ( promosi ) sebelum terjadinya penyakit
 Menurut winslow (1920) ilmu kesehatan masyarakat
(public health) adl suatu ilmu dan seni yg bertujuan
untuk mencegah timbulnya penyakit,
meperpanjang masa masa hidup, dan mempertinggi
nilai kesehatan
 Ilmukesehatan masyarakat merupakan ilmu yg
sangat luas yg mempelajari kesehatan orang banyak
Adapun batasan-batasan
1. Kesehatan
menurut undang-undang No. 23 tahun 1992 pasal 1
ayat 1 Kesehatan dalam undang-undang ini ialah yg
meliputi kesehatan badan rohani (mental) dan
sosial dan bukan hanya keadaan bebas dari penyakit
, cacat dan kelemahan
2. Kesehatan rohani (kesehatan jiwa)
 Menurut Undang-undang No 23 tahun 1992 pasal 24
ayat 1
Kesehatan jiwa (mental health) menurut faham ilmu
kedokteran pada waktu sekarang adl sutu kondisi yg
memungkinkan perkembangan fisik, intelektual dan
emosional yg optimal dr seseorang dan perkembangan
itu berjalan selaras dg keadaan orang lain
3. Kesehatan sosial
adl perikehidupan dalam masyarakat, perikehidupan ini
hrs sedemikian rupa sehingga setiap warga harus ,cukup
kemampuna untuk memelihara dan memajukan
kehidupan sendiri serta kehidupan keluarganya dalam
masyarakat
4. Masyarakat
masyarakat adl setiap kelompok manusia yg telah
cukup lama hidup dan bekerja sama, sehingga
mereka dpt mengorganisasikan dirinya dan berpikir
tentang dirinya sebagai suatu kesatuan sosial dg
batas-batas tertentu
Jadi Kesehatan masyarakat adl suatu usaha suatu
kelompok masyarakat untuk selalu berada pada
keadaan sejahtera baik badan, jiwa dan sosial
serta hidup produktif dr segi sosial dan ekonomi
SEHAT DAN SAKIT
pengertian sehat
Ada beberapa batasan yg dikemukakan beberapa ahli
1. Batasan oleh WHO ,sehat adalah keadaan yg
sempurnah, baik fisik maupun mental dan sosial
yg bebas dr penyakit atau cacat
2. Batasan oleh Parkins, suatu keadaan
keseimbangan yg dinamis atr bentuk tubuh dan
fungsinya dan dpt mengadakan penyesuian
sehingga tubuh dapat mengatasi gangguan dr luar
3. Sehat adl keadaan seseorang yg dpt memenuhi
kebutuhan pokoknya sbg umat manusia sesuai dg
tingkat dan derajatnya masing-masing
4. Sehat adl keadaan seseorang yg dapat menguasai
lingkungan tanpa meninggalkan ketegangan dan
tekanan serta tdk menimbulkan ketidak seimbangan
pd dirinya
Ada beberapa batasan tentang sakit yaitu :
1. Menurut perkins, sakit adl suatu keadaan yg tdk
menyenangkan menimpa seseorang sehingga
menimbulkan gangguan aktivitas sehari-hari baik
jasmani,rohani dan sosial
2. Menurut websters , sakit adl suatu kondisi dimana
kesehatan tubuh lemah
3. Sakit adl keadaan yg disebabkan oleh bermacam-
macam hal (kejadian atau kelainan) yg dpt
menimbulkan gangguan terhadap susunan
tubuh(fungsi tubuh)
RUANG LINGKUP ILMU KESEHATAN
MASYARAKAT

Ilmu kesehatan masyarakat adl ilmu yg multi


disiplin
Secara besar , disiplin ilmu yg menopang ilmu
kesehatan
Masyarakat,atau sering disebut sbg pilar utama
antara
Lain :
a. Epidemiologi
b. Biostatistik/ statistik kesehatan
c. Kesehatan lingkungan
d. Pendidikan kesehatan dan ilmu perilaku
e. Admistrasi kesehatan masyarakat
f. Gizi masyarakat
g. Kesehatan kerja
A. Pengertian Epidemiologi.
Epidimologi berasal dari tiga kata dalam bahasa
latin, yaitu
“ epos atau epi “ yg berarti pada ; “demos atau
demi” yg berarti banyak orang ; dan “logi atau
logos” yg berarti ilmu. Jadi, secara sederhana,
epidomiologi berarti ilmu yg mempelajari banyak
orang. Menurut beberapa ahli epidomiologi,
pengertian epidomiologi adalah :
1. Menurut Omran (1974), epidomiologi adalah
studi mengenai terjadinya dan distribusi keadaan
kesehatan, penyakit dan perubahan pd
penduduk, bgt jg determinannya dan akibat-
akibat yg terjadi pd kelompok penduduk dan
masyarakat.
2. Menurut MacMahon & Pugh (1970), epidemiologi
ialah ilmu yg mempelajari pelajaran dan faktor-
faktor yg menentukan terjadinyapenyakit pd suatu
kelompok masyarakat.
3. Menurut Edwin D. iKilbourne (1975), epidomiologi
ialah pengetahuan tentang penyebaran penyakit di
masyarakat dan faktor-faktor yg mempengaruhi
penyebaran tersebut.
4. Menurut Fox, Hall, dan Elreback, epidemiologi
adalah suatu pengetahuan ttg faktor yg menentukan
terjadinya suatu penyakit dalampopulasi.
5. Menurut WHO (Regional Committee Acting ke-42 di
Bandung), epidemiologi ialah ilmu yg mempelajari
distribusi dan determinan peristiwa kesehatan dan
peristiwa lainnya yg berhubungan dengan kesehatan
yg menimpa sekelompok masyarakat serta
penerapan ilmu tersebut u/memecahkan masalah-
masalah tsb.
Berdasarkan beberapa pengertian tersebut, dpt
disimpulkan bahwa epidemiologi adalah ilmu yg
mempelajari tentang penyebaran dan faktor
penyebab penyakit dlm suatu populasi / kelompok
penduduk.
fokus epidomiologi pd awalnya hanya terbatas pd
penyakit infeksi. namun sekarang berkembang
penyakit tdk menular, seperti penyakit vaskular,
artritis, dan kanker
B. Jenis-jenis Epidomologi
Jenis-jenis Epidomologi adalah sbg berikut :
1. Epidomiologi Deskriktif : adalah epidomiologi yg
menggambarkan besarnya masalah kesehatan yg
terjadi di masyarakat. epidomiologi deskriktif
diharapkan mampu menjawab pertanyaan mengenai
faktor who (siapa), where (dimana), dan when
(kapan).
a) Who(siapa). faktor ini berkaitan dgn variabel
jenis usia, jenis kelamin, suku, agama,
pendidikan, pekerjaan dan pendapatan. faktor
Who dikenal dengan variabel epidomiologi
demografi.
b) Where(dimana). faktor yg menyangkut tempat
masyarakat tinggal atau bekerja / lokasi yg
memungkinkan mereka menghadapi masalah
kesehatan.
c) When(kapan). Faktor ini berhubungan dgn
kejadian penyakit dan waktu. faktor waktu bisa
berupa jam, hari, minggu, bulan, tahun, dan
musim.
2. Epidomiologi Analitik : berguna u/ menganalisa faktor
penyebab masalah kesehatan. epdomiologi analitik
mampu menjawab pertanyaan why atau penyebab
terjadinya masalah tersebut. contoh kasus deskriptif
mengungkapkan adanya temuan bahwa :
a) kebiasaan megonsumsi garam yg berlebihan
menyebabkan hipertensi.
b) kebiasaan merokok merupakan pemicu kanker.
c) kebiasaan mengosumsi kafein dlm jumlah berlebihan
menyebabkan jantung berdebar dan / hipertensi.
3. Epidomiologi Eksperimental : dilakukan sbg
pembuktian bahwa suatu faktor merupakan
penyebab terjadinya penyakit. pembuktian
kebenaran suatu epidomiologi diuji melalui
percobaan atau eksperimen.
B. Tujuan Epidomiologi
adalah u/menggambarkan penyakit secara dinamis dan
menyeluruh atau total. penggambaran tsb tdk hanya
meliputi wabah, tetapi jg mencakup masa antara
terjadinya wabah secara sporadis dan endemis.
C. Manfaat Epidomologi
sbg dasar untuk upaya penanggulangan dan
pemberantasan masalah kesehatan, khususnya penyakit
menular, krn merupakan suatu ilmu yg dpt menyajikan
data sehingga dpt dijelaskan penyebab munculnya
peristiwa penyakit dan riwayat perkembangan penyakit.
secara umum, manfaat epidomiologi adalah sbb :
1. Dapat menjelaskan timbulnya kejadian penyakit dan
perkembangan alamiah penyakit.
2. dapat menyuguhkan data yg diperlukan u/menyusun
rencana-rencana kegiatan yg akan dilaksanakan.
3. dapat menyajikan data u/ menilai dan mengevaluasi
kegiatan-kegiatan yg sedang dilakukan.
E. Riwayat Perjalanan Penyakit
1. Konsep dasar terjadinya penyakit
suatu penyakit timbul krn sbg faktor, yaitu egen, induk
semang, dan lingkungan. tiga model yg dikenal selama
ini yaitu model segi tiga epidomiologi (epidomologic
triangle). jaring-jaring sebab akibat (web of causation),
dan roda (Wheel).
a. Segitiga epidomologi
Induk Semang (Host)

Penyebab penyakit (agent) Lingkungan (environment)

b. Jaringan-jaringan sebab akibat


Faktor 8
Faktor 3
Faktor 9 Faktor 1
Faktor 4
Faktor 10 Penyakit X
Faktor 5
Faktor Faktor 2
11 Faktor 6
Faktor 12
Faktor 7

c. Roda

Lingkungan Fisik Lingkungan Biologis


Model roda menitikberatkan hubungan antara
manusia dan lingkungan hidupnya. Besarnya
peranan setiap lingkungan bergantung pd penyakit
yg bersangkutan. Sebagai contoh, peranan peranan
lingkungan sosial lebih besar dari pada peranan
lingkungan fisik lebih besar daripada peranan
lingkungan lainnya pada sunburn (terbakar sinar
matahari) ; peranan biologis lebih besar daripada
lingkungan lainnya pd penyakit yg penularannya
melalui vektor; dan peranan inti genetik lebih besar
daripada peranan faktor lainnya pada penyakit
keturunan.
2. Penyakit menular
defenisi penyakit menular adalah penyakit yg dpt
ditularkan dari satu org ke org lainnya, baik secara
langsung maupun tdk langsung , yg ditandai oleh
adanya agen yg hidup dan dpt berpindah. Penularan
penyakit dari satu org ke org yg lain ditentukan oleh
tiga faktor, yaitu penyebab penyakit (agent),
tuanrumah atau induk semang (host), dan jalur
penularan (route of transmision).
a. Agen-agen penyalur
penyebab penyakit merupakan salah satu
pemegang peranan kunci pada epidomiologi.
 Golongan virus, contohnya penyebab penyakit
influensa, cacar dan herpes.
Golongan riketsia, misalnya penyebab
penyakit tifus.
Golongan bakteri, misalnya penyebab penyakit
disentri dan TBC.
 Golongan protozoa, misalnya penyebab
penyakit malaria, dan amebiasis.
Golongan jamur, misalnya candida albicans
dan penyebab penyakit panu.
 Golongan cacing, misalnya cacing gelang,
cacing pita, cacing kremi, dan cacing tambang.
b. Reservoar
o Reservoar di dalam manusia ; sbg contoh,
campak (meales), cacar air (smallpox),
tifus, meningitis, dan sifilis. Manusia sbg
reservoar dpt menjadi kasus yg aktif atau
pembawa (carrier). Carrier adalah orang yg
membawa bibit penyakit di dalam tubuhnya
tanpa menunjukkan suatu gejala penyakit,
tetapi dpt menularkan penyakit itu kpd
orang lain.
o Reservoar di dalam binatang ; penyakit-
penyakit yg memunyai reservoir didalam
binatang umumnya merupakan penyakit
zoonosis. Zoonosis adalah penyakit pd
binatang vertebrata yg dpt menular ke
manusia. Carapenularan penyakit ini dpt
terjadi melalui beberapa cara ;
1. mengonsumsi daging binatang yang
mengidap penyakit misalnya cacing pita.
1. mengonsumsi daging binatang yang mengidap
penyakit misalnya cacing pita.
2. Melalui gigitan binatang yg merupakan vektor
penyakit, misalnya malaria, filariasis dan demam
berdarah melalui gigitan nyamuk, serta pes
melalui gigitan pinjal tikus.
3. Melalui gigitan langsung binatang penderita
penyakit, misalnya rabies.
3. sumber Infeksi dan penularan penyakit
a. Kontak dgn benda yg terkontaminasi (contact)penularan
penyakit dpt terjadi melalui kontak langsung atau tdk langsung
benda-benda yg terkontaminasi , penyakit yg ditularkan melalui
kontak langsung umumnya terjadi pd masyarakat padat
penduduknya , cendrung terjadi di kota dr pd didesa
b. Inhalasi (inhalation), penularan penyakit terjadi melalui
udara . Penyakit yg ditularkan melalui udara dikenal dg
airborne infection
c. Infeksi melalui oral , penularan penyakit terjadi melalui
makanan dan minuman
d. Penetrasi lewat kulit , penyakit langsung ditularkan oleh
mikroorganisme itu sendiri mis , cacing tambang ; melalui
gigitan vektor , misalnya malaria ; atau melalui luka misalnya
tetanus
e. Infeksi melalu plasenta , infeksi ditularkan kepada anak
melalui plasenta ibu yg menderita penyakit saat mengandung,
misalnya sifilis dan toksoplasmosis
4. Faktor tuan rumah atau induk semang (host)
seseorang dpt menderita suatu penyakit atau
infeksi juga ditentukan oleh faktor-faktor di
dlm host itu sendiri, antara lain bergantung pd
kekebalan atau resistensi yg bersangkutan.
PERJALANAN PENYAKIT
Perjalanan suatu penyakit di dalam tubuh manu-
sia dapat dibagi atas empat(4) tahap riwayat alamiah:
a. Tahap infeksi :
Tahap infeksi adl suatu tahap ketika tubuh tuan rumah (host) sdh kemasukan
hama penyakit (agent) ,tetapi tanda-tanda penyakit belum kelihatan
.selanjutnya , berlangsung tahap inkubasi .Lama tahap inkubasi /masa tunas
untuk beberapa jenis penyakit berbeda-beda Mis penyakit TBC mempunyai
masa inkubasi kurang lebih satu bulan , sedangkan kolera hanya mempunyai
masa inkubasi beberapa jam sampai 5 hari

b.Tahap penyakit dini


suatu tahap ketika tubuh seseorang (host) mulai menunjukkan tanda-tanda
penyakit , disini tuan rumah sdh sakit tp masih bersifat ringan sehingga masih
bisa menjalankan aktivitas sehari-hari, apabila berobat cukup dg berobat jalan
c. Tahap penyakit lanjut
pada tahap ini ,penyakit bertambah hebat sehingga tuan rumah tdk dpt lagi
beraktivitas secara normal, jika berobat sdh memerlukan perawatan

d. Tahap akhir penyaki


Tahap ketika perjalanan penyakit berakhir dg salah satu dr lima keadaan
berikut
4. Kronis
Ini berarti perjalanan penyakit tampaknya berhenti , tetapi
sebetulnya tuan rumah tsb belum sembuh. Gejala-gejala penyakit
penderita tdk bertambah berat tetapi jg tdk bertambah ringan
(penyakit menahun)
5. Meninggal dunia
Artinya, perjalanan penyakit terhenti, tetapi keadaan ini
merupakan hal yg tdk dikendaki dlm setiap tindakan kedokteran
1. sembuh sempurnah
seseorang dikatakatan sembuh sempurnah apabila penyakit sdh
berakhir dan bentuk maupun fungsi tubuh tuan rumah kembali
seperti keadaan sebelum sakit
2.Sembuh dg cacat
Artinya penyakit berakhir ,tetapi tuan rumah mengalami cacat ,
cacat ini dpt berupa cacat mikroskopik ,cacat fisik, cacat
fungsional,cacat mental,atau cacat sosial
3.Pembawa
ini berarti perjalanan penyakit berhenti , tetapi tubuh taun
rumah masih mengandung hama penyakit yg bersangkutan, yg
sewaktu-waktu dpt menimbulkan sakit lagi dan dpt menulari org-org
yg ada disekitarnya
PENCEGAHAN DAN PENAGGULANGAN PENYAKIT MENULAR
1.Mengeliminasi reservoar (sumber penyakit)
Reservoar manusia sbg sumber penyakit dpt dikuarangi dg cara :
a. Mengisolasi penderita , yakni menempatkan pasien
ditempat khusus untuk mengurangi kontak dg
orang lain.
b. Mengarantina penderita, membatasi ruang gerak
Dan menempatkan penderita bersama-sama dg penderita lain yg
sejenis ditempat khusus
2. Memutus mata rantai penularan
Meningkatkan sanitasi lingkungan dan higiene perorangan
merupakan suatu usaha yg baik untuk memutus hubungan atau
mata rantai penularan penyakit menular
3. Melindungi orang-orang yg rentan
Bayi dan anak balita merupakan kelompok usia yg rentan trhdap
penyakit menular ,memerlukan perlindungan khusus yaitu dg
imunisasi , baik imunisasi aktif maupun pasif
IMUNISASI
1.Definisi
Imunisasi berasal dr kata imun,yg berrti kebal atau resisten ,
imunisasi merupakan upaya untuk mencegah penyakit lewat
peningkatan kekebalan tubuh seseorang
2. Program imunisasi
a. Tujuan
imunisasi bertujuan untuk menurunkan angka
kesakitan atau kematian akibat penyakit yg dpt
atau kematian akibat penyakit yg dapat dicegah dg imunisasi sbg
contoh : penyakit TBC,campak,tetanus
dan pertusis
b. Sasaran
Sasaran imunisasi adalah sbb:
* Bayi berusia dibawah 1 tahun (0-11 bulan )
* Ibu hamil (awal kehamilan s/d 9 bulan)
* Wanita usia subur (calon mempelai wanita)
* Anak sekolah dasar Kelas 1 - 6
c. Pokok-pokok kegiatan
1. Yg wajibPencegahan pd bayi (imunisasi lengkap)
Lima imunisasi dasar yg wajib diberikan
* Imunisasi BCG 1 x , untuk mencegah penyakit tuberculosis
* Imunisasi hepatitis B 1 x , untuk mencegah hepatitis B
* Imunisasi DPT 3 x untuk mencegah penyakit difteri, pertusis,
dan tetanus
* Imunisasi polio 4 x untuk mencegah penyakit polio
* Imunisasi campak 1 x , untuk mencegah penyakit campak
2. Mencegah pada anak sekolah dasar
* Imunisasi DT
* Imunisasi TT
3. Pencegahan lengkap pd ibu hamil dan calon mempelai wanita
yaitu imunisasi TT 2 x
3. Macam kekebalan
Kekebalan terhadap penyakit menular dikelompokkan dlm 2
kategori
a. Kekebalan tdk spesifik
kekebalan tdk spesifik (nonspesifik resisten )
adl pertahanan tubuh pd manusia yg secara alamiah
dpt melindungi badan dr suatu penyakit
contoh ; kulit, air mata, dan adanya refleksi ttt ( batuk dan
bersin)
b. Kekebalan spesifik
dikelompokkan menjadi 2
a. Genetik
kekebalan ini biasanya berhubungan dg ras(warna
kulit dan kelompok etnis) contia yg disebabkan org kulit hitam
(negro) cendrung lebih resisten terhadap pykit m
malaria vivax( malaria yg disebabkan oleh plasmodium vivax )
•Kekebalan yg diperoleh
kekebalan yg diperoleh dr luar tubuh dpt bersifat aktiv
atau bersifat pasif. Kekebalan aktif diperoleh setelah
sesorang sembuh dr panyakit ttt.
Contoh: seseorang anak yg telah sembuh dr penyakit campak
4. Faktor yg mempengaruhi kekebalan
- umur
- seks aatau jenis kelamin
- Gizi
- Trauma

JENIS –JENIS IMUNISASI

1. imunisas pasifI
Imunisasi pasif menyuntikkan sejumlah antibody
sehingga kadar antibodi dlm tubuh mreningkat
contoh penyuntikan ATS (Antitetanus serum )
2. Imunisasi aktif
Imunisas aktif yaitun pemberian kuman atau racun
kuman yg telah dilemahkan atau dimatikan dg tujuan untuk
meransang tubuh mem produksi antibiodi ,
Antibodi adl zati contoh atau yg antigen (kuman) masuk kedalam
tubuhsebagai contoh imunisasi
polio atau campak