Anda di halaman 1dari 21

REKAYASA BAHAN

GALIAN INDUSTRI
OLEH
M. WINANTO AJIE PH
ajiewien@yahoo.com.id
KONTRAK PERKULIAHAN
PENILAIAN DIDASARKAN ATAS
• KEHADIRAN 5 %
• TUGAS 15 %
• UJIAN TENGAH SEMESTER 40 %
• UJIAN AKHIR SEMESTER 40 %
DASAR RBGI
• MAHASISWA TELAH MENEMPUH
PENGANTAR TEKNOLOGI MINERAL
• MAHASISWA TELAH MENGAMBIL
PENGOLAHAN BAHAN GALIAN
• MAHASISWA TELAH MENGAMBIL
GENESA BAHAN GALIAN
YANG DIBERIKAN
• MACAM BAHAN GALIAN
• PENGERTIAN DAN ARTI PENTING
BAHAN GALIAN INDUSTRI
• PERAN BGI
• CIRI UMUM BGI
• PENGGOLONGAN BGI BERDASAR ASSOSIASINYA,
PENGOLAHANNYA
• EKSPLORASI, PENAMBANGAN, PENGOLAHAN,
PEMASARAN
• PERAN PEMERINTAH, ASSOSIASI, PERGURUAN
TINGGI, MITRA KERJA
• CONTOH PEMANFAATAN BGI
SEBUAH RENUNGAN
• BAHAN GALIAN INDUSTRI DEKAT
DENGAN KEHIDUPAN MASYARAKAT
DAN PERKEMBANGAN JUMLAH
PENDUDUK.
• RUMAH BESERTA ISINYA BERASAL
DARI BGI ( BATUBATA, GENTENG,
SEMEN, KERAMIK, ATAP, GELAS,
PIRING, ASBAK, GUCI, LAMPU DLL)
LANJUTAN…….
• PADA PABRIK PENGECORAN LOGAM
(REFRACTORY, ALAT CETAK)
• PABRIK BAN, CAT, KERTAS (SEBAGAI PENGISI,
PELAPIS)
• BIDANG PERTANIAN (SEBAGAI LARUTAN PEMBAWA
INSEKTISIDA, PUPUK, PENETRAL TANAH ASAM)
• BIDANG KESEHATAN (BEDAK, GIPS, PELICIN
TABLET)
• PENGGANTI LOGAM (PEMBUATAN PLASTIK,
KOMPOSIT, GELAS FIBER, MEMERLUKAN BGI)
• BIDANG PETRMINYAKAN ( LUMPUR PEMBORAN,
PENYEMENAN)
PENGGOLONGAN BAHAN
GALIAN
• BAHAN GALIAN STRATEGIS (
BATUBARA, NIKEL, TIMAH, KOBALT,
DLL)
• BAHAN GALIAN VITAL ( BAUKSIT,
TEMBAGA, BESI, EMAS, PERAK DLL)
• BAHAN GALIAN INDUSTRI ( ASPAL,
ASBES, BENTONIT, BATUGAMPING,
BATUAPUNG, PASIR LAUT, SIRTU
ZEOLIT, MARMER DLL )
MACAM BAHAN GALIAN
MENURUT PEMANFAATANNYA
• BAHAN GALIAN LOGAM (BESI, TIMAH,
EMAS, TEMBAGA, NIKEL TIMBAL,
PERAK, ALLUMINIUM)
• BAHAN GALIAN ENERGI (BATUBARA)
• BAHAN GALIAN INDUSTRI ( ASBES,
BATUGAMPING, BATUAPUNG,
DOLOMIT, BELERANG, PERLIT,
POSPAT, TALK, TRAS, DLL)
PERBEDAAN BGI DAN LOGAM
LOGAM BGI
DIMANFAATKAN LOGAMNYA DIMANFAATKAN SIFAT FISIKNYA

TIDAK DAPAT LANGSUNG DIJUAL DAPAT LANGSUNG DIJUAL


(HRS DIOLAH DULU)
PERSYARATAN KONSUMEN SIFAT FISIK : UKURAN, WARNA,
BIASANYA KADAR KADAR

PENAMBANGAN, PENGOLAHAN PENANMBANGAN, PENGOLAHAN


CANGGIH SEDERHANA

MODAL BESAR MODAL KECIL


KEWENANGAN
• SEBELUM ERA OTDA, DUA GOLONGAN DI ATAS
MENJADI KEWENANGAN PEMERINTAH PUSAT,
SEDANG GOL. KE 3MENJADI KEWENANGAN PEMDA
PROVINSI & KABUPATEN/ KOTA
• SETELAH OTDA SESUAI UU No.22 THN 1999
TENTANG OTDA DAN PP No.25 THN 2000 MENGENAI
KEWENANGAN ATAS PERIJINAN DAN PENGAWASAN
UNTUK SEMUA JENIS BAHAN GALIAN MENJADI
KEWENANGAN PEMDA KAB/KOTA, PROVINSI BAGI
LINTAS KAB/KOTA ,KECUALI YANG MENYANGKUT
KEBIJAKAN NASIONAL MASIH PEMERINTAH PUSAT
PELUANG PEMDA
• PEMDA KAB/KOTA ATAUPUN PROVINSI,
SECARA JELI DAPAT MEMANFAATKAN
PELUANG SUMBERDAYA MINERAL,
DENGAN MEMPERHATIKAN KAIDAH
PENGELOLAAN SUMBERDAYA
MINERAL YANG BERWAWASAN
LINGKUNGAN, MELIPUTI :
INVENTARISASI SDM, PEMANFAATAN
SDM DAN KONSERVASI SDM
DEFINISI BAHAN GALIAN
INDUSTRI
• SEMUA BAHAN GALIAN DILUAR BAHAN
GALIAN LOGAM, ENERGI, RADIOAKTIF
YANG DAPAT DIGUNAKAN DALAM
INDUSTRI TERTENTU
PERBANDINGAN IMPOR-
EKSPOR
2001 2002 2003

EKSPOR 974 743 533


MILYARD MILYARD MILYARD

IMPOR 1277 1235 980


MILYARD MILYARD MILYARD
EKSPOR,IMPOR TERBESAR
• EKSPOR : GRANIT, PASIR LAUT, PASIR
ALAM
• IMPOR : KAOLIN, GYPSUM, FELDSPAR,
GRANIT, MARBLE
• CATATAN : SEMUA BAHAN GALIAN
YANG DIIMPOR ADA DI INDONESIA
KEPENTINGAN SETIAP
PENGELOLA BGI
• KEPENTINGAN NASIONAL
• KEPENTINGAN DAERAH
• KEPENTINGAN KORPORASI
• KEPENTINGAN GLOBAL
CIRI BAHAN GALIAN INDUSTRI
• DEPOSIT MENYEBAR, SKALA KECIL NAMUN ADA
JUGA YANG BESAR CADANGANNYA
(BATUGAMPING)
• PENAMBANGAN SEDERHANA, PADAT KARYA
• MANFAAT LANGSUNG DIRASAKAN MASYARAKAT
DAN PEMBANGUNAN
• MEMBERIKAN EFFEK GANDA
• TERKESAN TIDAK PEDULI PADA LINGKUNGAN,
TIDAK PUNYA NILAI YANG SEGNIFIKAN, HARGA
MURAH
• KURANG MENDAPAT DUKUNGAN PERBANKAN
MANFAAT BAHAN GALIAN
INDUSTRI
• SEBAGAI INDUSTRI PENDUKUNG MAUPUN
POKOK SEPERTI PADA BIDANG KESEHATAN,
PENDIDIKAN, PERTANIAN, PETERNAKAN,
PERUMAHAN DLL
• PENYEDIA LAPANGAN PEERJAAN,
SEHINGGA MENGURANGI PENGANGGURAN
• MENINGKATKAN PENDAPATAN DAERAH,
MENUNJANG OTONOMI DAERAH
• DAPAT MENGEMBANGKAN WILAYAH,
MENINGKATKAN DEVISA NEGARA,
MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT
HAMBATAN PADA PEMERINTAH

• OTONOMI DAERAH BELUM MANTAB


• SDM MASIH KURANG
• FASILITAS PENUNJANG MASIH
TERBATAS
• KOORDINASI ANTAR INSTANSI MASIH
BELUM LANCAR
• MASIH BANYAK PENGUSAHA YANG
BELUM MEMPUNYAI IJIN (LIAR)
HAMBATAN PADA PENGUSAHA

• PERTUMBUHAN USAHA CEPAT,


TENAGA AHLI TIDAK SEIMBANG,
KUALITAS SUMBERDAYA MANUSIA
RELATIF RENDAH
• PROFESIONALISME PENGELOLAAN
RELATIF RENDAH
• KURANGNYA PEMAHAMAN TERHADAP
PERATURAN YANG BERLAKU
KONSEP PENGEMBANGAN BGI
• PENYEDIA BAHAN BAKU INDUSTRI DALAM NEGERI
• PENINGKATAN EKSPOR BGI  DEVISA NEGARA
MENINGKAT
• PENGANEKA RAGAMAN PRODUK BGI
• PENINGKATAN EFFESIENSI BGI
• PENINGKATAN EKSPLORASI, PEMETAAN BGI
• PENGEMBANGAN PENGOLAHAN DALAM NEGERI
• PENINGKATAN TRANSFER TEKNOLOGI
• MEMPERLUAS KESEHATAN KERJA, MANAJEMEN
• PENGELOLAAN BERWAWASAN LINGKUNGAN
KENDALA PENGELOLAAN BGI

• MODAL
• MANAJEMEN
• PASAR
• TEKNOLOGI