Anda di halaman 1dari 16

TUGAS MATA KULIAH TATANIAGA PERTANIAN

RANTAI PEMASARAN TELUR AYAM


Studi Kasus : Desa Denai Sarang Burung Kec. Pantai Labu Kab. Deli Serdang
OLEH :
DINI KHAIRINA PASARIBU
GITA ELVIONITA
TAUFIQ KAMIL HASIBUAN
JOHEL ANDREAS PRATAMA
MUHAMMAD KHAIRURI PURBA

AGRIBISNIS FP USU
POKOK PEMBAHASAN
BAB I
1 PENDAHULUAN

2 BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

BAB III
3 METODE PENELITIAN

BAB IV
4 DESKRIPSI DAERAH PENELITIAN

BAB V
5 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB VI
6 KESIMPULAN DAN SARAN
Gambaran umum Ayam Petelur

Ayam
Ayam ras petelur adalah jenis ayam yang
Petelur
sangat produktif untuk menghasilkan telur. Ringan
Bangsa unggas yang termasuk kelas ini
dapat dikenali karena mempunyai ukuran
badan yang kecil, sangat cepat besar (cepat
bertelur) dan tidak mempunyai sifat
mengeram. Kebanyakan mempunyai kaki
yang bersih atau tidak berbulu dan cuping
telinganya berwarna putih
Ayam
Petelur
Medium
Konsep Tata Niaga

Tata niaga merupakan salah satu cabang dari


aspek pemasaran yang menekankan tentang
jalannya hasil produksi sampai ke tangan
konsumen. Tata niaga dapat dikatakan efisien
jika mampu mendistribusikan hasil-hasil
produksi kepada konsumen dengan biaya
semurah-murahnya.
Lembaga Tata Niaga

Lembaga pemasaran adalah Tengkulak


badan usaha atau individu
yang menyelengarakan
pemasaran, menyalurkan jasa
dan komoditi dari produsen
kepada konsumen akhir serta Agen
mempunyai hubungan dengan
badan usaha atau individu
lainnya
Pedagang Pengumpul

Pedagang Pengecer
Saluran Tataniaga
Konsumen
Limbong dan Sitorus (1987) mendefinisikan saluran tataniaga sebagai suatu himpunan
perusahaan atau perorangan atau serangkaian lembaga-Lembaga tataniaga yang
mengambil alih hak, atau membantu dalam pengalihan hak atas barang dan jasa tertentu
selama barang dan jasa tersebut berpindah dari produsen ke konsumen. Peternak

Pengecer

Pengumpul

Agen
Saluran Tataniaga
Adapun Saluran Tataniaga Telur ayam adalah sebagai berikut :
Peternak Agen Pedagang Pengecer Konsumen

Saluran 1

Peternak Konsumen

Saluran 2
Fungsi Tataniaga

FUNGSI PERTUKARAN (EXCHANGE FUNCTION)

FUNGSI FISIK (PHYSICAL FUNCTION)

FUNGSI FASILITAS (FACILITATING FUNCTION)


Fungsi Tataniaga Telur Ayam
Lembaga Tataniaga
Tabel Fungsi–Fungsi Tataniaga Yang Petani Pedagang Pedagang
Fungsi Tataniaga
Pengumpul Pengecer
Dilaksanakan Oleh Lembaga Tataniaga
Fungsi Pertukaran
Telur ayam Konsumsi di Desa Denai
Sarang Burung Kecamatan Pantai Labu, Penjualan √ √ √
Kabupaten Deli Serdang Pembelian - √ √
Fungsi Fisik
Pengemasan - √ √
Pengangkutan - √ -
Penyimpanan √ √ √

Fungsi Fasilitas
Sortir - - √
Risiko - - √
Pembiayaan √ √ √
Informasi Pasar √ √ √
Sumber :Data Primer (2018)
Margin Pemasaran

Terbentuknya marjin tataniaga karena


adanya perbedaan harga atau selisih
harga yang dibayar konsumen akhir
dengan harga yang diterima petani Cara Menghitung Margin Tata Niaga :
produsen. Dapat dikatakan pula sebagai
nilai dari jasa-jasa pelaksanaan kegiatan M=Hp-Hb
tataniaga sejak dari tingkat produsen M : Margin pemasaran
hingga tingkat konsumen akhir.
Hp : Harga penjualan
Hb : Harga beli
Margin Tataniaga Telur Ayam
Tataniaga Telur ayam Konsumsi
Uraian Saluran 1 Saluran 2
Tabel Analisis Margin dan Penyebarannya antar
Lembaga Tataniaga Telur ayam di Desa Denai Petani
Sarang Burung Harga Jual 800 900
Biaya Tataniaga 500 500
Keuntungan 300 400
Pedagang Pengumpul
Harga Jual 1050 -
Harga Beli 800 -
Biaya Tataniaga 100 -
Keuntungan 150 -
Margin 250 -
Pedagang Pengecer
Harga Jual 1200 -
Harga Beli 1050 -
Biaya Tataniaga 50 -
Keuntungan 100 -
Margin 150 -
Harga Beli Konsumen 1200 900
Total Marjin Tataniaga 400 400

Sumber : Data Primer (2018)


Farmer’s Share

Kohls dan Uhls (2002),


mendefinisikan farmer's share sebagai
selisih antara harga retail dengan Cara Menghitung Farmer’s Share
marjin pemasaran. Farmer's share
merupakan bagian dari harga Farmer’s Share = Harga di Tingkat Petani x 100%
konsumen yang diterima oleh petani, Harga di Tingkat Kosumen
dan dinyatakan dalam persentase
harga konsumen. Hal ini berguna
untuk mengetahui porsi harga yang
berlaku ditingkat konsumen dinikmati
oleh petani (Harahap, 2011).
Farmer’s Share Telur Ayam
Telur ayam Konsumsi
Tabel Farmer’s Share pada Saluran Uraian
Saluran 1 Saluran 2
Tataniaga Telur ayam di Desa Denai Sarang
Burung Harga di Tingkat Petani 800 900

Harga di Tingkat Konsumen 1200 900

Pada tataniaga telur ayam konsumsi yaitu Farmer’s Share (%) 66.7 % 64 %

saluran tataniaga satu farmer’s share yang diterima


petani sebesar 66.7 %, saluran tataniaga dua
farmer’s share adalah 100%.
Efisiensi Tenaga Kerja

Sistem tataniaga dikatakan efisien Dari kedua saluran tataniaga yang terjadi pada tataniaga telur
apabila dalam memasarkan suatu ayam di Desa Denai Sarang Burung saluran tataniaga yang
komoditi yang sama terdapat paling efisien yaitu saluran I yang memiliki margin tataniaga
penyebaran marjin yang merata di
Rp.400, farmer’s share 66,7 %. Saluran kedua dengan margin
semua pelaku pemasaran.
tataniaga sebesar Rp. 400 , farmer’s share sebesar 100 %.
KESIMPULAN
 Tataniaga telur ayam konsumsi di Desa Denai Sarang Burung terdiri dari dua saluran
tataniaga yaitu saluran tataniaga I (petani –– pedagang pengumpul – pedagang pengecer -
konsumen), saluran tataniaga II (petani - konsumen),
 Pada tataniaga telur ayam konsumsi fungsi-fungsi tataniaga yang dilakukan oleh petani telur
ayam adalah fungsi penjualan, fungsi resiko, fungsi pembiayaan, fungsi informasi pasar.
Fungsi tataniaga yang dilakukan pedagang pengumpul ialah fungsi penjualan, fungsi
pembelian, fungsi pengemasan dan fungsi pengangkutan, fungsi penyimpanan, fungsi resiko,
fungsi pembiayaan, fungsi informasi pasar. Fungsi tataniaga yang dilakukan pedagang
pengecer ialah fungsi penjualan, fungsi pembelian, fungsi pengemasan dan fungsi
pengangkutan, fungsi penyimpanan, fungsi sortasi, fungsi resiko, fungsi pembiayaan, fungsi
informasi pasar.
 Saluran tataniaga yang paling efisien yaitu saluran I yang memiliki margin tataniaga Rp. 400
/butir, farmer’s share 66,7 % dan saluran II dengan margin tataniaga sebesar Rp. 400/butir,
farmer’s share sebesar 100 %.