Anda di halaman 1dari 16

Oleh:

Kelompok 05
1. Amanda Valentina S. 160341606043
2. Endang Firnia Indi R. H. T. 160341606089
3. Lia Damayanti 160341606027
4. Rike Dwi Wahyuna 160341606067
5. Rosi Cahyaning Wulan 160341606081
Irham Fahmi (2015) Fredi Rangkuti (2004)

SWOT merupakan akronim dari strengths Analisis SWOT adalah identifikasi


(kekuatan), weaknesses (kelemahan), berbagai faktor secara sistematis untuk
opportunities (peluang), dan threats merumuskan strategi perusahaan.
(ancaman), dimana SWOT dijadikan Analisis ini didasarkan pada logika yang
sebagai suatu model dalam menganalisis dapat memaksimalkan kekuatan (strength)
suatu organisasi yang berorientasi pada dan peluang (opportunity), namun
profit dan non profit. Tujuan utamanya secara bersamaan dapat meminimalkan
untuk mengetahui keadaan organisasi kelemahan (weakness) dan ancaman
tersebut secara lebih komprehensif. (threats).
Di dalam proses perumusan strategi, maka dilakukan pengintegrasian kedua analisis,
yaitu analisis internal dan analisis eksternal perusahaan.

Analisis Internal bertujuan untuk mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan perusahaan

Analisis Eksternal bertujuan untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman eksternal

Dengan pengintegrasian kedua analisis tersebut maka diperoleh analisis ULPA yaitu Keunggulan,
Kelemahan, Peluang, dan Ancaman. Analisis ULPA umumnya dikenal dengan Analisis SWOT
(Sofjan, A. 2013).

Analisis SWOT adalah suatu metode untuk menggambarkan kondisi dan


mengevaluasi serta merumuskan suatu masalah atau proyek yang berdasarkan
faktor eksternal dan faktor internal secara sistemais untuk merumuskan strategi
perusahaan. Faktor eksternal ini mempengaruhi terbentuknya opportunities dan
threats (O dan T). Faktor internal ini mempengaruhi terbentuknya strenghts
dan weaknesses (S dan W). Dimana faktor ini menyangkut dengan kondisi yang
terjadi dalam perusahaan.
memberikan suatu panduan agar perusahaan
menjadi lebih fokus, sehingga dengan
penempatan analisis SWOT dapat dijadikan
sebagai perbandingan pikir dari berbagai sudut 1
pandang, baik dari segi kekuatan dan
kelemahan serta peluang dan ancaman

TUJUAN
SWOT

setiap produk yang ditawarkan pasti akan


mengalami pasang surut atau yang lebih dikenal
dengan istilah daur hidup produk 2
(life cycle product)).
Mampu memberikan gambaran suatu organisasi dari empat sudut dimensi,
yaitu strengths, weaknesses, opportunities, dan threats. Sehingga pengambil
1 keputusan dapat melihat dari empat dimensi ini secara lebih komprehensif.

Dapat dijadikan sebagai rujukan pembuatan rencana keputusan


2 jangka panjang

Mampu memberikan pemahaman kepada para stakeholders‟ yang


berkeinginan menaruh simpati bahkan bergabung dengan
3 perusahaan dalam suatu ikatan kerjasama yang saling
menguntungkan.

4 Dapat dijadikan penilai secara rutin dalam melihat progress report dari
setiap keputusan yang telah dibuat selama ini.
FAKTOR INTERNAL
Kekuatan (Strenghts)

1. Kelebihan apa saja yang anda/


organisasi/perusahaan miliki tapi
orang/organisasi/perusahaan lain
tidak?
2. Apa yang anda/organisasi/
perusahaan bisa lakukan lebih baik
dari orang/organisasi/perusahaan Kelemahan (Weakness)
lain?
3. Apa saja hal yang membuat 1. Hal apa saja yang harus anda/
anda/organisasi/perusahaan memiliki organisasi/perusahaan tingkatkan?
ciri khas dan unik? 2. Hal apa saja yang harus anda/organisasi/
4. Faktor positif apa saja yang perusahaan cegah?
mendukung tujuan anda ? 3. Apa saja yang dilihat orang lain
sebagai kelemahan anda/organisasi/
perusahaan?
4. Faktor apa saja yang membuat anda/
organisasi/perusahaan terpuruk?
FAKTOR EKSTERNAL

Peluang (Opportunity)

1. Peluang apa saja yang anda/organisasi/


perusahaan jumpai?
2. Tren apa yang sedang berkembang pada
masyarakat? Ancaman (Threaths)

1. Rintangan apa saja yang anda/organisasi/


perusahaan hadapi?
2. Kompetisi apa yang anda/
organisasi/perusahaan khawatirkan?
3. Apakah kelemahan anda/organisasi/
perusahaan dapat menjadi ancaman
serius?
Insert the title of your subtitle Here

Your Text Here


You can simply
impress your audience
and add a unique zing.

Your Text Here Your Text Here


You can simply impress your You can simply impress your
audience and add a unique zing. audience and add a unique zing.

Your Text Here Your Text Here


You can simply impress your You can simply impress your
audience and add a unique zing. audience and add a unique zing.
Pendekatan SWOT

Menurut Pearce dan Robinson (2010), ada dua macam pendekatan


dalam analisis SWOT, yaitu:
1. Pendekatan Kualitatif Matriks SWOT
2. Pendekatan Kuantitatif Analisis SWOT
Pendekatan Kualitatif Matriks SWOT

Sumber : Hysam, 2009


Pendekatan Kuantitatif Analisis SWOT

Data SWOT kualitatif di atas dapat dikembangkan secara kuantitaif


melalui perhitungan Analisis SWOT yang dikembangkan oleh
Pearce dan Robinson (2010) agar diketahui secara pasti posisi
organisasi yang sesungguhnya
Implementasi Dan Peran Analisis Swot

1
Dalam penerapan analisis SWOT tentunya terdapat beberapa cara yang dapat di
gunakan agar analisis SWOT dapat menghasilkan solusi sehingga dapat dengan
baik mendapatkan strategi dalam meningkatkan mutu pendidikan

Pendekatan standar perencanaan strategi adalah analisis


2 environmental untuk mengidentifikasi peluang dan hambatan/
tantangan organisasi dan analisis internal untuk mengidentifikasi
kekuatan dan kelemahan.
KERANGKA KERJA
Strategi Matrik SWOT
Internal
Strenghts (S) Weaknesses (W)
Eksternal
SO (strategi yang dihasilkan WO (strategi dengan
melalui suatu cara pandang memanfaatkan berbagai
Opportunuties (O) bahwa organisasi dapat peluang untuk mengatasi
menggunakan kekuatan dan berbagai kelemahan)
memanfaatkan
peluang.
ST (strategi yang dihasilkan WT (strategi yang sifatnya
dengan menggunakan bertahan dengan tujuan
Threats (T) kekuatan untuk menghindari menimalkan kelemahan dan
berbagai ancaman) ancaman)
Kelebihan SWOT
1 Mudah dipahami

Partisipatif, dapat digunakan untuk ukuran organisasi sebesar apapun, bahkan dapat digunakan
2 untuk diri sendiri
Mampu memberikan gambaran suatu organisasi dari empat sudut dimensi sehingga penambil
3 keptusan dapat melihat dari empat dimensi secara lebih komprehensif

4 Dapat dijadikan sebagai rujukan pembuatan rencana keputusan jangka panjang

Mampu memberikan pemahaman kepada stakeholder yang berkeinginan menaruh simpati


5
bahkan bergabung dengan perusahaan dalam suatu ikatan kerjasama yang saling menguntungkan
Dapat dijadikan penilaian secara rutin dalam melihat progress report dari setiap keputusan yang
6 telah diuat selama ini.