Anda di halaman 1dari 18

Identitas Pasien

Nama : NKT
Jenis Kelamin : Perempuan
Umur : 37 tahun
Alamat : Jl. Pratama No. 35B, Nusa Dua
Agama : Kristen Protestean
Kebangsaan : WNI
Pekerjaan : Pegawai Swasta
Pendidikan : SMP
Status Perkawinan : Menikah
No Rekam Medik : 20001341
Tanggal Pemeriksaan : 8 Januari 2020 Pukul 08.00 WITA
• Keluhan Utama:
• Mata merah pada kedua mata

• Riwayat Penyakit Sekarang:


 Pasien datang ke poliklinik Mata RSUP Sanglah pada tanggal 8 Januari
2019 pukul 11.00 WITA dengan keluhan mata merah pada kedua mata
sejak kurang lebih dua minggu yang lalu, dirasakan semakin lama
semakin memberat.
 Pasien juga mengeluhkan seperti ada sesuatu yang tumbuh pada kedua
matanya yang dialami sejak kurang lebih dua bulan yang lalu. Awalnya
hanya tumbuh pada mata kanan, namun satu bulan kemudian tumbuh
pada mata kirinya.
 Keluhan berupa gatal (+), perih (+) pada kedua matanya. Nyeri (-), mata
berair (-), pengelihatan kabur (-). Keluhan silau (+) dirasakan pasien dan
memburuk saat terkena sinar matahari, dan sinar lampu.
• Riwayat Penyakit Dahulu, Alergi, dan Pengobatan
 Pasien mengatakan sekitar tiga bulan yang lalu juga pernah mengalami
keluhan mata merah pada kedua matanya dan berobat ke Puskesmas,
dari puskesmas pasien diberikan obat tetes mata namun pasien lupa
nama obatnya.
 Pasien tidak memiliki riwayat operasi mata
 Pasien menyangkal memiliki riwayat penyakit sistemik seperti
hipertensi dan diabetes mellitus
 Pasien mengatakan tidak memiliki riwayat alergi terhadap makanan dan
obat-obatan.

• Riwayat Penyakit Keluarga


 Riwayat keluhan yang sama pada keluarga disangkal, riwayat penyakit
mata pada keluarga disangkal.
 Riwayat penyakit sistemik seperti hipertensi dan diabetes mellitus di
keluarga disangkal oleh pasien.
• Riwayat Sosial
 Pasien bekerja sebagai pegawai swasta di tempat
spa. Pasien biasanya berpergian menggunakan
sepeda motor dan tidak menggunakan kaca
pelindung sehingga sering terpapar oleh angin dan
debu selama perjalanan. Pasien juga mengatakan
sering mengucek matanya bila terasa gatal. Pasien
tidak mengkonsumsi alkohol maupun tidak merokok.
• Pemeriksaan Fisik Umum
Status Present
• Keadaan Umum : Baik
• Kesadaran : Compos Mentis (E4V5M6)
• Tekanan Darah : 110/80mmHg
• Nadi : 82x/menit
• Respirasi : 20x/menit
• Suhu : 36,6 °C
Status Opthalmologi 8 Januari 2020

OD OS
6/7,5 ph 6/6 Visus 6/7,5 ph 6/6
Sph -0,25 Sph -0,25
Posisi : Orthophoria
Normal Palpebra Normal
Jaringan fibrovaskular Konjungtiva Jaringan fibrovaskular (+)
(+) nasal 1 mm tepi nasal, CVI (+)
limbus, CVI (+)
Jernih Kornea Jernih
Dalam Bilik Mata Depan Dalam
Bulat regular Iris Bulat regular
RP (+) Pupil RP (+)
Jernih Lensa Jernih
Jernih Vitreous Jernih
RF (+) Funduskopi RF (+)
N/P Tekanan Intra Okular N/P
Foto Klinis

Mata Kanan Mata Kiri


Diagnosis banding
ODS Pterigium
ODS Psudopterigium
ODS Pinguekula
ODS Kelainan Refraksi (Myopia)

• Diagnosis Klinis
• OD Pterigium Grade II
• OS Pterigium Grade I
• ODS Myopia
Penatalaksanaan  Tindakan Pembedahan
 Terapi non-farmakologi ODS pro pterygoplasty dengan
• Memakai kacamata LA → bila keluhan tidak
pelindung untuk membaik dengan
menghindari paparan iritan. medikamentosa
• Menjaga kebersihan mata  Monitoring
• Kaca mata dengan koreksi Kontrol ke poliklinik
terbaik RSUP Sanglah 1 minggu
 Terapi famakologi setelah pemeriksaan
• Kortikosteroid ed 6x1 OD
• Artificial tears ed 6x1 ODS
• KIE
 Menjelaskan kondisi pasien
 Menyarankan menggunakan kaca mata untuk
melindungi dari paparan debu dan sinar UV terutama
saat bekerja dan beraktivitas di luar ruangan
 Hindari mengucek mata dan mencuci tangan dengan
bersih
 Menjelaskan indikasi tindakan pembedahan.
 Kontrol jika ada keluhan gangguan penglihatan

• Prognosis
Ad vitam : bonam.
Ad fungsionam : bonam.
Ad sanationam : bonam.
PEMBAHASAN
Penegakan Diagnosis
Teori : Kasus :
Pasien pterigium umumnya • Didapatkan bahwa pasien
asimptomatis atau akan mengeluh mata merah
memberikan keluhan pada kedua matanya,
disertai dengan ada
berupa mata tampak sesuatu yang tumbuh pada
merah. Biasanya penderita kedua matanya kurang
mengeluhkan adanya lebih sejak 2 bulan yang
sesuatu yang tumbuh di lalu.
kornea. Keluhan subjektif • Keluhan lainnya yaitu gatal
dapat berupa rasa perih, dan perih pada kedua
matanya (+), nyeri (-), mata
gatal, ada yang mengganjal. berair (-), penglihatan
Tajam penglihatan dapat kabur (-). Keluhan silau (+)
normal atau menurun. dan memburuk saat
terkena sinar.
Penegakan Diagnosis
Teori : Kasus :
• Faktor risiko : radiasi UV • Pasien bekerja sebagai pegawai
matahari, iritasi kronik swasta, pasien berpergian
dari bahan tertentu di menggunakan sepeda motor
udara, faktor usia, dan tidak menggunakan kaca
lingkungan tempat pelindung sehingga sering
tinggal dan faktor terpapar oleh angin dan debu
herediter. selama perjalanan
• Pterigium muncul
• Pada konjungtiva mata kanan
sebagai lipatan
berbentuk segitiga pada dan kiri terdapat jaringan
konjungtiva yang fibrovaskular berbentuk segitiga.
meluas ke kornea
Penatalaksanaan
Teori : Kasus :
Terapi non-farmakologi
• Std 1 dan 2, Pemberian Menjaga kebersihan mata
steroid apabila meradang Memakai kacamata pelindung
dan tetes mata artificial menghindari paparan iritan.
tears. Terapi famakologi

• Std 3 dan 4 dilakukan Pasien didiagnosa mengalami keluhan


OD Pterigium Grade II + OS Pterigium
tindakan pterigoplasty. Grade I + ODS Myopia, dimana
penanganan pterigium yang diberikan
• Atau tindakan kepada pasien ini berupa pemberian
pembedahan dilakukan kortikosteroid tetes mata, dan tetes
mata artificial tears
apabila mengganggu
Tindakan pembedahan
pengelihatan,
ODS Pro Ptreygoplasty dengan LA
mengganggu aktivitas bila keluhan tidak membaik dengan
sehari-hari dan kosmetik medikamentosa
Prognosis
• Berdasarkan literatur prognosis setelah eksisi
pterigium adalah baik. Dengan pemberian air
mata buatan dikatakan keluhan akan berkurang.
• Pterigium dapat membesar menjadi derajat
yang lebih tinggi dan menyebabkan gangguan
penglihatan, sehingga pada kasus ini pasien
diminta untuk tetap kontrol kembali.
KESIMPULAN
Kesimpulan
o Pterigium merupakan suatu pertumbuhan fibrovaskular
konjungtiva yang bersifat degeneratif dan invasif.
o Pasien perempuan berusia 28 tahun ini mengeluh
mengalami mata merah sejak 2 minggu yang lalu,
disertai tumbuh daging, gatal, perih dan silau pada kedua
matanya sejak 2 bulan yang lalu. Visus mata kanan yaitu
6/7,5 PH 6/6 dan visus mata kiri yaitu 6/7,5 PH 6/6. Dari
pemeriksaan segmen anterior ditemukan jaringan
fibrovaskular pada kedua mata dan pemeriksaan lain
dalam batas normal.
o Pasien didiagnosis dengan OD Pterigium Grade II, OS
Pterigium Grade I, ODS Myopia.
o Pasien diberikan penanganan medikamentosa berupa
tetes mata kortikosteroid dan artificial tears.
TERIMAKASIH