Anda di halaman 1dari 15

TUMOR PAYUDARA

dr Satrio Teguh K, SpB.FINACS


BREAST CANCER WORLDWIDE MAP
• Estimasi insiden kanker payudara di Indonesia
sebesar 36,2 per 100.000 perempuan,dengan angka
kematian mencapai 18,6 per 100.000 perempuan
(Globocan,2008)
• Kanker payudara menempati urutan pertama pada
pasien wanita dengan keganasan yang dirawat di
seluruh RS di Indonesia (16,85%)
(KMK RI,2010)
Merupakan permasalahan utama bagi
Kanker negara berkembang seperti Indonesia
payudara

Kurangnya kesadaran akan pentingnya


Kurangnya program penapisan kesehatan perempuan yang
yang efektif untuk mendeteksinya dipengaruhioleh tingkat pendidikan dan
2 social ekonomi masyarakat indonesia

1.Jauhnya fasilitas pusat pelayanan


kesehatan Perlu dikaji ulang untuk
2. Beberapa fasilitas pemeriksaan kemudahan pasien
masih dirasa mahal pleh masyarakat
PENDAHULUAN
Payudara wanita terdiri dari kelenjar yang membuat air
susu ibu disebut lobulus, saluran kecil yang membawa
susu dari lobulus ke puting disebut ductus, lemak dan
jaringan ikatnya, pembuluh darah , dan kelenjar getah
bening.
Sebagian besar kanker payudara bermula pada sel-sel
yang melapisi ductus (kanker ductal),beberapa bermula
di lobulus (kanker lobular), dan sebagian kecil bermula
di jaringan lain.
PENGERTIAN
Kanker payudara adalah tumor ganas yang tumbuh
didalam jaringan payudara.Jenis kanker ini sering terjadi
pada kaum wanita,tetapi tidak menutup kemungkinan
juga terjadi pada kaum pria,meskipun kasusnya jarang.
GEJALA
Benjolan pada payudara
Awalnya tidak nyeri dan ukuran kecil,tetapi secara progresif membesar dan menempel pada
kulit serta menimbulkan perubahan warna pada putting dan atau payudara
Eksema atau erosi pada putting
Selanjutnya,kulit atau putting tertarik kedalam(retraksi),hingga menjadi oedem yang
menyebabkan seperti kulit jeruk,mengkerut dan menjadi borok yang dalam,berdarah dan
bau busuk
Niple discharge atau keluar cairan dari putting
Keluarnya cairan yang tidak wajar dan spontan , cairan berwarna merah atau coklat, keluar
sendiri tanpa dipijit,keluar terus menerus pada satu payudara.
Ciri lainnya
Pembesaran pada kelenjar getah bening pada ketiak yang bisa mengakibatkan
pembengkakan pada lengan.
PENYEBAB TERJADINYA KANKER
PAYUDARA
Faktor resiko yang tidak bisa diubah
1.Jenis kelamin

Resiko pada wanita lebih tinggi,kira kira 100x lebih sering di banding pria

2.Usia

Kemungkinan resiko terkena semakin besar sejalan dengan bertambah usia

3.Faktor genetic

5 % hingga 10% berhubungan factor adanya mutase pada beberapa gen yang bersifat
onkogen dan yang bersifat mensupresi tumor.Diantaranya adalah gen BRCA2 dan BRCA1

4.Riwayat Kesehatan keluarga

Garis kekerabatan bisa meningkatkan resiko terkena kanker payudara menjadi dua kali
lebih besar. Tetapi tetap menjadi catatan bahwa 70 hingga 80% wanita yang terkena
kanker payudara tidak memiliki sejarah keluarga dg penyakit tersebut
5.Memiliki jaringan payudara yang padat
Payudara padat sesuai mammogram ketika memiliki jaringan
kelenjar dan berserat lebih dan jaringan lemak kurang
6.Menarche lebih awal
Terutama sebelum usia 12 tahun,karena paparan lebih lama untuk
hormon estrogen dan progesterone.
7.Paparan terapi radiasi ke dada untuk kanker lain
Resiko paling tinggi jika memiliki radiasi saat remaja atau dewasa
muda ketika payudara masih berkembang
• Faktor resiko yang bisa diubah
• 1. Pemakaian alat kontrasepsi hormonal dalam jangka
waktu yang lama
• 2. Alkohol
• 3. Pola hidup tidak sehat
• 4.Obesitas
PENCEGAHAN KANKER PAYUDARA
1. Pencegahan primer
Merupakan promosi kesehatan yang sehat,dengan
melakukan pola hidup sehat.Termasuk juga dengan
pemerikSAan payuDAra sendiRI (SADARI) pada wanita
di usia 20 an dan 30 an pada hari ke 1-2 setelah
menstruasi atau pemeriksaan payudara secara regular
oleh ahli kesehatan disarankan setiap 3 tahun
2. Pencegahan sekunder
Dilakukan pada wanita yang memiliko resiko terkena
kanker payuadara, yaitu dengan skrining mammografi
yang memiliki akurat 90% dan pada wanita usia diatas
40 th keatas, wanita yang harus rujuk skrining setiap
tahun dan wanita normal yang harus rujuk skrining tiap
2 tahun sekali
3.Pencegahan tertier
Dilakukan pada wanita yang positif menderita kanker
payudara.
Dimana pemberian kemoterapi sitostatika,operasi pada
stadium tertentu hanya berupa simptomatik dan paliatif
PENGOBATAN KANKER
• Mastektomi atau operasi pengangkatan payudara

Bisa berupapengangkatan total payudara dan benjolan di ketiak,


atau pengangkatan payudara saja maupun pengangkatan sebagian
pada bagian yang terdapat kanker
• Radiasi

Proses penyinaran dengan sinar X dan sinar Gamma pada bagian


yang terkena kanker
• Kemoterapi

Pemberian obat obatan anti kanker, bisa berupa bentuk pil atau
kapsul maupun melalui infus untuk membunuh sel kanker.
TERIMA KASIH