Anda di halaman 1dari 13

ASSALAMUALaIKUM 

Kel. 15
Nur aisah
Dinda insani rizki

KEP. Kritis
ASUHAN KEPERAWATAN KRITIS
dengan
COMA HEPATICUM
KASUS
Tn. J, usia 55 tahun, dibawa oleh keluarganya karena tidak sadarkan diri sejak 1
hari sebelum masuk rumah sakit (SMRS). Sejak lebih kurang 4 hari SMRS anak
pasien mengatakan terdapat perubahan perilaku pada pasien, yaitu tampak seperti
orang linglung, sering mengantuk, malas beraktivitas dan lebih sering tidur. Sejak
lebih kurang 7 hari SMRS pasien belum buang air besar (BAB). Sekitar lebih
kurang 14 hari SMRS pasien sempat dirawat di RS Urip Sumohardjo selama 10
hari, saat dilakukan anamnesis berdasarkan riwayat keluarga, sosial, dan gaya
hidup pasien. Dalam keluarga pasien, istri pasien pernah terdiagnosis hepatitis
lima tahun lalu. Hubungan dengan lingkungan sekitarya baik dan sering
mengkonsumsi alkohol, perut membesar yang semakin lama semakin membesar
disertai badan terasa lemas, nafsu makan berkurang, perut lekas kenyang, disertai
bengkak pada perut dan kedua kaki. Pasien memang telah menderita sirosis
hepatis sejak 2 tahun SMRS. Pasien memiliki riwayat sakit kuning sekitar 5 tahun
lalu
PENGKAJIAN
1. Identitas

Nama : Tn. J
Umur : 55 thn
Jenis kelamin : Laki - laki
Agama : islam
Suku/bangsa : Jawa/Indonesia
Bahasa : Indonesia
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : SWASTA
Penanggung jawab : BPJS
Tanggal MRS : 4 Oktober 2018
No RM : 260898
Status : -
Diagnosa Medis : Coma Hepatikum
2. Riwayat Kesehatan
a. Keluhan utama :
Pasien tidak sadarkan diri
b. Riwayat penyakit sekarang :
Keluarga pasien mengatakan pasien tidak sadarkan diri sejak 1
hari sebelum masuk rumah sakit (SMRS). Sejak lebih kurang 4
hari SMRS anak pasien mengatakan terdapat perubahan perilaku
pada pasien, yaitu tampak seperti orang linglung, sering
mengantuk, malas beraktivitas dan lebih sering tidur. Sejak lebih
kurang 7 hari SMRS pasien belum buang air besar (BAB), tidak
BAK dan tubuhnya terasa panas. Sekitar lebih kurang 14 hari
SMRS pasien sempat dirawat di RS Urip Sumohardjo selama 10
hari dengan keluhan perut membesar yang semakin lama
semakin membesar disertai badan terasa lemas, nafsu makan
berkurang, perut lekas kenyang, disertai bengkak pada kedua
kaki dan sempat munta h darah dengan itu pasien di pindahkan
ke ruangan HCU.
c. Riwayat penyakit dahulu :
Penyakit yang pernah di alami
Keluarga pasien mengatakan mengalami penyakit sirosis hepatis sejak 2
tahun yang lalu dan sakit kuning sekitar 5 tahun lalu.
Alergi
Keluarga pasien mengatakan tidak memiliki alergi obat dan makanan
Kebiasaan merokok/ minum alkohol
Keluarga pasien mengatakan pasien sering meminum alkohol
Obat yang di gunakan
Keluarga pasien mengatakan mengkonsumsi obat sesuai resep dokter
karena harus kontrol setiap bulan, dan ketika pasien kambuh di bawa ke
RS Urip Sumohardjo
Pernah di rawat/operasi
Keluarga pasien mengatakan di rawat di RS Urip Sumohardjo
d. Riwayat penyakit keluarga :
Keluarga Pasien mengatakan istri pasien pernah terdiagnosis hepatitis
lima tahun lalu.
PEMERIKSAAN FISIK
• B1 (Breathing)
Gerakan dinding dada simetris, frekuensi pernapasan 26
kali/menit, terpasang oksigen NRBM dengan 12 lpm
• B2 (Blood)
tekanan darah 90/70 mmHg, nadi 102 kali/menit dengan
irama Electrocardiografi (ECG) sinus takikardi, tanpa
support, dan saturasi 96%, suhu tubuh 37,5°C, CRT >2
detik, tidak sianosis.
• B3 (Brain)
Penurunan kesadaran,
GCS : 111, tingkat kesadaran koma
Reaksi pupil : isokor midriasis
• B4 (Bladder)
Terpasang kateter
Warna kuning pekat seperti teh, jumlah 800 mL/24 jam
• B5 (Bowel)
Terpasang NGT dengan pemberian kalori lebih kurang
2000 kal/hari berbentuk cair, Untuk perawatan lebih lanjut
dilakukan tindakan khusus yaitu diet tanpa protein, ada
distensi, selama 7 hari tidak BAB dan BAK
• B6 (Bone)
Kelemahan otot dengan nilai 0, warna kulit pucat, suhu
370C, kulit lembab, turgor kulit menurun, ada lesi dan ada
tanda-tanda dekubitus, terpasang infus NaCl 0.9 % 200
mL/24 jam ditangan kanan, membrane mukosa kering
ANALISA DATA
INTERVENSI,
IMPLEMENTASI