Anda di halaman 1dari 35

Identifikasi Risiko

SPIP Penilaian Risiko


Analisis Risiko
Pengertian Risiko

Unsur risiko

Sumber Risiko
3
 Pengaruh ketidakpastian pada tujuan
(AS/NZS ISO 31000).
 Kemungkinan terjadinya sesuatu yang
akan berdampak pada tujuan (AS/NZS
4360: 2004).
 Peristiwa yang mungkin memiliki dampak
negatif (COSO II – ERM).
 Kemungkinan kejadian yang mengancam
pencapaian tujuan dan sasaran instansi
pemerintah (PP 60/2008).
 Risiko mengacu pada ketidakpastian (uncertainty).
 Ketidakpastian diartikan sebagai kurangnya
pengetahuan dalam menjelaskan sesuatu atau
hasilnya di masa depan, dengan banyak
kemungkinan hasil.
 Risiko adalah ketidakpastian yang kemungkinan
hasilnya akan berakibat tidak diinginkan atau
mendatangkan kerugian yang signifikan.
 Risiko seringkali diungkapkan atau diukur dalam
bentuk suatu kejadian atau peristiwa dan dampak
atau konsekuensi yang mengikutinya.
TUJUAN: menempuh perjalanan dengan pesawat dari A ke B untuk
menghadiri rapat pada pukul 9.00 a.m.

KIRA-
KIRA…APA
SAJA
RISIKONYA?
TUJUAN: menempuh perjalanan dengan pesawat dari A ke B untuk menghadiri
rapat pada pukul 9.00 a.m.
Gagal berangkat dari A ke B
 Ini hanya kebalikan dari tujuan

Terlambat dan melewatkan


rapat  Ini adalah pernyataan dampak dari risiko,
bukan risiko itu sendiri
Tidak ada makanan dalam
pesawat sehingga jadi  Ini bukan risiko terhadap pencapaian
kelaparan tujuan / tujuannya berbeda
Ketinggalan pesawat sehingga
terlambat hadir mengikuti rapat  Ini adalah risiko, yang dapat dikendalikan
dengan memastikan masih banyak waktu
untuk mencapai bandara
Cuaca buruk membuat pesawat
tidak dapat berangkat  Ini adalah risiko, yang tidak dapat
mengangkut peserta rapat dikendalikan, namun kita dapat membuat
rencana kontinjensinya.
UNSUR – UNSUR RISIKO

Probabilitas Dampak
Peristiwa
Terjadinya peristiwa

9
 Kejadian atau peristiwa yang dapat terjadi.
 Dampak atau konsekuensi (jika terjadi, risiko
akan membawa akibat atau konsekuensi).
 Kemungkinan kejadian (risiko masih berupa
kemungkinan atau diukur dalam bentuk
probabilitas).
◦ Selain dari unsur-unsur risiko di atas, ada satu hal
lagi yang juga mutlak ada dalam penilaian risiko,
yaitu adanya tujuan, baik tujuan tingkat instansi
maupun tujuan di tingkat kegiatan.
• Peraturan perundang-undangan baru,
• Perkembangan teknologi,
EKSTERNAL • Bencana alam, dan
• Gangguan keamanan.

• Keterbatasan dana operasional,


• Sumber daya manusia yang tidak kompeten,
INTERNAL • Peralatan yang tidak memadai,
• kebijakan dan prosedur yang tidak jelas, dan
• Suasana kerja yang tidak kondusif.

14
MENETAPKAN
KEMUNGKINAN Melalui identifikasi
TERJADI

TUJUAN
PENILAIAN
RISIKO

MENETAPKAN
DAMPAK Melalui analisis
Membantu pencapaian tujuan
IP

Kesinambungan pelayanan
kpd stakeholders

Efisiensi dan efektivitas


MANFAAT PENILAIAN RISIKO
pelayanan

Dasar penyusunan rencana


strategis

Menghindari pemborosan
IDENTIFIKASI RISIKO ANALISIS RISIKO

• Penetapan tujuan • Pengaruh/


(IP & kegiatan) dampak risiko
• Sumber risiko thd pencapaian
internal & tujuan
eksternal

PENILAIAN RISIKO
• TUJUAN STRATEGIK  pencapaian dan peningkatan
kinerja instansi dalam jangka menengah dan
panjang, dan merupakan implementasi dari visi dan
misi instansi tersebut.
• TUJUAN KEGIATAN:
– Tujuan operasional
– Tujuan untuk pelaporan
– Tujuan untuk compliance
• Dalam penentuan tujuan organisasi, hendaknya
menggunakan pendekatan SMART, dan didasarkan
pada kemampuan untuk menerima atau menolak
risiko berdasarkan risk appetite dan risk tolerance.
Mempertimbangkan: VISI, MISI,
SASARAN,
PROGRAM
(RENSTRA,
KINERJA)

RENCANA
PENILAIAN SMART
RISIKO

TUJUAN
INSTANSI
STRATEGI
DIKOMUNI
MGT
KASIKAN
TERINTEGRASI

STRATEGI
OPERASIONAL
Mempertimbangkan: BERDSRKAN
TUJUAN
INSTANSI
KETERLIBATAN SALING
MELENGKAPI,
SELURUH
MENUNJANG,
JAJARAN TDK
PIMPINAN
TUJUAN
BERTENTANGAN

KEGIATAN
DUKUNGAN RELEVAN DG
SUMBER DAYA SELURUH KEG.
CUKUP UTAMA IP

ADA KRITERIA
PENGUKURAN
 Proses menetapkan apa, dimana, kapan,
mengapa, dan bagaimana sesuatu dapat
terjadi, sehingga dapat berdampak negatif
terhadap pencapaian tujuan (4w + h)
 Pertanyaan kunci a.l.:
◦ Apa yang mungkin dapat terjadi ?
◦ Bagaimana dan mengapa hal tersebut terjadi ?
◦ Instrumen dan teknik apa yang dapat digunakan ?

 Apa yang mungkin terjadi  tujuannya adalah


menghasilkan daftar lengkap berisi kejadian yang dapat
mempengaruhi tujuan. Langkah-langkah dalam identifikasi
apa yang mungkin terjadi adalah:
 Mengetahui dimana suatu risiko terjadi. Salah satu metode
mengikhtisarkan dimana risiko dapat timbul pada suatu
instansi adalah dengan mengembangkan suatu tabel yang
berisi area sumber risiko dan area dampaknya.
 Memahami kemunculan dan konsekuensi suatu risiko. Dalam
hal ini informasi yang valid harus diperoleh yakni relevan,
lengkap, akurat, dan tepat waktu.
 Bagaimana dan mengapa  sementara
mengidentifikasi sejumlah kejadian, perlu juga
mempertimbangkan penyebab dan skenario yang
mungkin. Adalah penting bahwa penyebab yang
signifikan tidak terlewatkan.

 Instrumen dan teknik yang dapat digunakan 


pendekatan yang digunakan untuk
mengidentifikasi risiko umumnya adalah:
checklist, pertimbangan sesuai pengalaman dan
dokumen, flow charts, brainstorming, analisis
sistem, dan analisis skenario..
 Tujuan analisis risiko adalah untuk
memisahkan risiko kecil yang dapat
diterima dari risiko besar, dan menyiapkan
data sebagai bantuan dalam evaluasi dan
penanganan risiko.

 Analisis risiko meliputi penentuan sumber


risiko, kemungkinan dan dampak risiko
yang akan terjadi. Faktor yang
mempengaruhi timbulnya kemungkinan
dan dampak juga diidentifikasi.
NO RISIKO AKAN ILUSTRASI
BERAKIBAT…
1 Tujuan lebih lama
tercapai A Waktu lebih lama B

2 Tujuan tercapai
A <100% B
sebagian saja (<100%)

3 Tujuan tidak tercapai


sama sekali A B

4 Tujuan tercapai namun


A Biaya lebih mahal B
lebih mahal biayanya

5 Tujuan melenceng
A B
Keterangan: C
= RISIKO
Hasil
Probabilitas/ Dampak dan
identifikasi
frekuensi risiko besarannya
risiko

Informasi kpd Status risiko +


Respon risiko
Pimpinan peta risiko
Status Risiko = Probabilitas x
Dampak
KONTEKS: TUJUAN: KRITERIA:
Probabilitas
Ekstern Strategis
Dampak
Intern Kegiatan
Akseptabilitas

IDENTIFIKASI RISIKO: Pengecekan


Kejadian/ Sebab/ Proses/ Validitas
Lokasi Waktu Risiko
dampak faktor kronologi

ANALISIS RISIKO:
Level Level Level of Existing Map/
Probabilitas Dampak Risiko Controls Profile

Prioritas Risiko Risiko Tersisa (residu)

KEGIATAN
RESPON RISIKO PENGENDALIAN
Kurangi
kemung-
kinan

Kurangi
Terima
dampak

RESPON
RISIKO

Pindah-
Hindari
kan

Berbagi
Probabilitas
Sangat
Sering
(4)

Sering
(3)
Tidak
Ditoleransi
Tidak
Jarang
(2) Diinginkan
Dapat
Ditoleransi
Diterima
Sangat
Jarang
(1)
Sangat Kecil Besar Sangat
Kecil (1) (2) (3) Besar
(4)
Dampa
k
Level Risiko Kriteria untuk Pengelolaan Risiko Yang Bertanggung Jawab

Dengan pengendalian yang Pimpinan Menengah/


1–3 Dapat diterima
cukup Operasional

Dengan pengendalian yang Pimpinan Menengah/


4–6 Dipantau
cukup Operasional

Diperlukan Pengendalian Dengan pengendalian yang Pimpinan Menengah/


6–9
Manajemen cukup Operasional

Dapat diterima hanya dengan


Harus menjadi perhatian
10 – 14 pengendalian yang sangat baik Pimpinan Puncak
manajemen (urgen)
(excellent)

Dapat diterima hanya dengan


Tak dapat diterima
15 – 25 pengendalian yang sangat baik Pimpinan Puncak
(unacceptable)
(excellent)
MATRIKS ANALISIS RISIKO 5X5 Dampak

1 2 3 4 5
Deskripsi Probabilitas Likelihood Tidak Kecil Medium Besar Katastropik
signifikan

Hampir pasti 90% 5

Kemungkinan besar 70% 4

Mungkin 50% 3

Kemungkinan kecil 30% 2

Sangat jarang 10% 1

RATING/STATUS:
Deskripsi Level Level dimulai dari status
Ekstrim 5 15 PERHATIAN
Tinggi 4 10
UTAMA UTK
RESPON RISIKO
Moderat 3 5
Rendah 2 3
Sangat Rendah 1 1
The basic components in a process

OBJECTIVITY

RISK

CONTROL
NO URAIAN RISIKO SEBAB DAMPAK NONE?
? ? ?
Tujuan: Tercapainya tata kelola sumber daya kesehatan yg efektif & efisien
1. Kinerja organisasi tidak optimal
2. Indikasi pemecahan paket
pekerjaan
3. Pemborosan anggaran
4. Pengadaan barang jasa tidak tepat
waktu
Tujuan: Meningkatnya akses pelayanan kesehatan pada masyarakat

5. Permintaan layanan kesehatan


melebihi kemampuan
6. Sistem rujukan belum berjalan
optimal
Tujuan: Meningkatnya kualitas pelayanan kesehatan

7. Tugas tambahan di luar tupoksi


8. Kegiatan lintas program tidak
NO URAIAN RISIKO SEBAB DAMPAK NONE?
? ? ?
PROGRAM PENINGKATAN PAD
1.
2.
3.
4.

PROGRAM PENGENTASAN KEMISIKINAN

1.

PROGRAM KETAHANAN PANGAN

1.
2.
NO URAIAN RISIKO SEBAB DAMPAK NONE?
? ? ?

PROGRAM BEA SISWA UNTUK MAHASISWA


1.
2.
3.
4.

PROGRAM BEBAS BANJIR

1.

PROGRAM BEBAS MACET

1.
2.
SELAMAT BERWORKSHOP