Anda di halaman 1dari 16

OPERASI DAN PRODUKTIVITAS

Oleh:
GITA NURHAKIKI (170304129)
ESTI PRATIWI (170304095)
NAZLA MUTIA (170304153)
PRANDIKA SIMANJUNTAK ( 170304075)
1. Pengertian Dasar

Menurut Jay Heizer & Barry Render


Produksi (production) adalah
proses penciptaan barang dan
jasa.
Manajemen Operasional
(operational management-OM)
adalah serangkaian aktivitas yang
menghasilkan nilai dalam bentuk
barang dan jasa dengan mengubah
input menjadi output.
2. Pengorganisasian untuk menghasilkan barang dan jasa

• Untuk menghasilkan barang dan jasa,


semua jenis organisasi menjalankan tiga
fungsi produksi, yaitu :
1. Pemasaran
2. Produksi/operasi
3. Keuangan/akuntansi
3. Mengapa kita mempelajari MO

Empat alasan kita mempelajari MO :


1.MO adalah satu dari tiga fungsi utama dari setiap organisasi.
Kita mempelajari bagaimana orang-orang mengorganisasi diri
mereka bagi perusahaan yang produktif.
2. Untuk mengetahui bagaimana barang dan jasa diproduksi
(fungsi produksi).
3. Untuk memahami apa yang dikerjakan oleh manajer operasi.
4. Bagian ini (produksi) adalah bagian yg paling banyak
menghabiskan biaya dlm sebuah organisasi.
Manufactur

Operasi : Pemasaran :
Keuangan /akuntansi:
Kontruksi; perawatan Promosi
Pembayaran /kredit
Pengendalian produksi dan inventori Penjualan
Utang
Penjadwalan; pengendalian bahan baku Iklan
Piutang
Pengendalian dan penjaminan kualitas Penjualan
Buku besar
Manajemen rantai pasokan Riset pasar
Pengelolaan dana
Manufaktur
Pasar uang
Pengadaan alat, farikasi, perakitan
pertukaran internasional
Perancangan
Kebutuhan modal
Perancangan & pengembangan produk
Penerbitan saham
Spesifikasi produk yang terperinci
penerbitan dan
Rekayasa industri
penarikan suatu utang
Penggunaan mesin, ruang, dan
pegawai yang efisien
Analisis progres
Pengembangan & instalasi
Peralatan & perlengkapan produksi
Penerbangan

Keuangan /akuntansi: Pemasaran :


Operasi : administrasi lalul-intas
Akuntansi
Perlenkapan pendukung didarat udara
Utang
Perawatan Pemesanan
Piutang
Operasi darat Penjadwalan
Buku besar
Perawatan fasilitas Penetapan harga
Keuangan
Katering Penjualan
Pengendalian
Operasi penerbangan iklan
uang kas
Penjadwalan awak penerbangan
Pertukaran
penerbangan
internasional
Komunikasi
Pengiriman
Ilmu Manajemen
Masukan :
Keluaran :
-Tenaga Kerja
- Modal Proses -Barang
- Manajemen -Jasa

Umpan Balik
(Informasi Produksi)

Sitem ekonomi menambah nilai dengan mengubah input


menjadi output
4. Fungsi Manajer Operasi

Manajemen Operasional , Sasarannya adalah mewujudkan Efisiensi


Biaya (Cost Minimization) dalam proses produksi baik barang
maupun jasa , Kualitas yang tinggi (High Quality) , penyerahan tepat
waktu / cepat (Speed of Delivery) dan peralatan produksi dapat
segera dialihkan untuk mengerjakan produk lain (Flexibility).
Hal Yang Dilakukan Oleh Manjer Operasi ,Seorang manajer yang baik
melaksanakan fungsi-fungsi dasar manajemen terdiri dari
perencanaan, pengorganisasian, pengaturan pekerja, pengarahan
dan pengendalian. Manajer operasi menerapkan proses manajemen
ini pada pengambilan keputusan dalam fungsi MO.
 Berikut Sepuluh Bidang Keputusan :

1. Perancangan produk dan jasa


2. Pengelolaan kualitas
3. Perancangan proses dan kapasitas
4. Strategi lokasi
5. Strategi tata letak
6. Sumberdaya manusia dan perancangan
pekerjaan
7. Manajemen rantai pasokan
8. Persediaan, perencanaan kebutuhan
bahan baku, dan JIT (just in time)
9. Penjadwalan jangka menengah dan jangka
pendek
10. Perawatan
5. Tujuan Manajer Operasi

Mengarahkan organisasi atau perusahaan


untuk dapat :
 menghasilkan output sesuai
yang diharapkan pasar.
 menghasilkan output secara
efisien.
 menghasilkan nilai tambah yang
semakin besar secara efisien.
 sebagai pemenang dalam
kegiatan persaingan.
 menghasilkan output yang
semakin digemari pelanggan.
 6. Tren Baru yg Menarik di Bidang Manajemen Operasi
Salah satu alasan manajemen operasi merupakan ilmu yang menarik
adalah ilmu ini selalu dihadapkan pada kondisi yang selalu berubah.
Baik pendekatan maupun hasil dari sepuluh keputusan manajer
operasi sangat mungkin berubah. Dinamika ini terjadi karena berbagai
tekanan dari globalisasi perdagangan dunia hingga transfer ide,
produk, dan uang dengan kecepatan yg sangat tinggi.
 7. Tantangan Untuk Meningkatkan Produktivitas
Proses pembuatan barang dan jasa me-merlukan transformasi
sumberdaya men-jadi barang dan jasa. Semakin efisien kita
melakukan perubahan ini kita menjadi semakin produktif dan nilai yg
ditambah-kan pada barang dan jasa yg dihasilkan menjadi lebih efisien.
8. Produktivitas dan Sektor Jasa
Produktivitas disektor jasa terbukti sulit ditingkatkan karena pekerjaaan jasa:
• Biasanya padat karya ( cth: konseling menngajar).
• Biasanya diproses keinginan individu yg unik.
• Biasanya merupakan pekerjaan intelektual yg dilakukan oleh seorang profesional (cth:
diagnosis kesehatan).
• Biasanya sulit dimekanisasi dan diotomatisasi
(cth: potong rambut).
Kualitasnya sulit dievaluasi
(cth : kinerja perusahaan konsultan hukum).
9. Kegiatan Operasi Dalam Sektor Jasa

Jasa (service) adalah aktivitas yang biasa-nya menghasilkan produk


tidak nyata (misalnya: pendidikan, hiburan, penginapan,
pemerintahan, keuangan, dan layanan kesehatan).
Perbedaan antara produk dan jasa :
1. Jasa biasanya tidak nyata, sedangkan produk sifatnya nyata.
2. Dalam jasa, terjadi interaksi yang tinggi dgn pelanggan,
sehingga jasa sulit untuk distandarisasi, diotomatisasi,
dan dibuat seefisien mungkin sesuai dengan keinginan
kita karena interaksi pelanggan membutuhkan keikhlasan.
Pada kenyataannya, dalam banyak kasus, keikhlasan
inilah yang bersedia dibayar oleh pelanggan.
Mengidentifikasi respon yang bertanggung
jawab secara etis dan sosial saat membangun
sistem produktif tidak selalu jelas. Berikut
tantangan etis yang dihadapi para manajer
operasi
a. Mengembangkan dan menghasilkan
produk yg aman dan berkualitas secara
efesien
b. Menjaga lingkungan yg bersih
c. Menyediakan tempat kerja yg aman
d. Menghormati komitmen2 dalam
masyarakat
10. Etika dan Tanggung Jawab Sosial

Lingkungan fisik dan sosial berubah,


demikian pula hukum dan nilai-nilai.
Perubahan ini memperlihatkan berbagai
tantangan yg berasal dari perspektif yg
saling bertentangan dari pihak-pihak yg
berkepentingan. Sprti : pelanggan,
penyalur, pemasok, pemilik, penyandang
dana, dan pekerja.