Anda di halaman 1dari 13

TEKNOLOGI DAUR ULANG PERKERASAN JALAN

Oleh :
Imelia Yunita
1820922005
Dosen
Elsa Eka Putri, Phd

Magister Transportasi
Fakultas Teknik Universitas Andalas
OUTLINE

JENIS TEKNOLOGI METODE KEUNGGULAN KRITERIA PEMILIHAN

2
3
PENDAHULUAN

Teknik daur ulang atau penggunaan kembali


material jalan asli dengan konsep daur ulang
(recycling pavement asphalt (RAP) yaitu
Penggunaan teknologi modern penggunaan kembali konstruksi perkerasan lama
dengan menerapkan prinsip (eksisting), baik dengan ataupun tanpa tambahan
green roads perlu mendapat bahan baru untuk keperluan pemeliharaan,
prioritas, Salah satunya adalah perbaikan maupun peningkatan konstruksi
dengan memanfaatkan teknologi perkerasan jalan
daur ulang.

4
Pada dasarnya Teknologi Pavement Recycling adalah teknik untuk
merehabilitasi/merekonstruksi dan/atau meningkatkan perkerasan
jalan dengan mengolah kembali (daur ulang) material perkerasan
lama menjadi perkerasan baru yang lebih kuat. Konsep ini dikenal
dengan istilah New Roads from Old. Pada dasarnya, hakekat dari
pavement recycling adalah mengoptimalkan penggunaan material
jalan yang sudah ada dilokasi pekerjaan
PROSES RECYCLING TERDIRI DARI 4 KATEGORI

Hot Cold In-Situ


Recycling Recycling Recycling

In-Plant
Recycling
6
HOT RECYCLING COLD RECYCLING
• proses daur ulang panas proses daur ulang tanpa
dimana reclaimed pemanasan tetapi dilakukan
dikombinasikan dengan sesuai dengan suhu lingkungan
agregat dan aspal baru apabila atau suhu sekitarnya, kemudian
diperlukan, kemudian
dicampur dan dipanaskan dihampar dan dipadatkan serta
dengan temperatur tertentu difungsikan sebagai lapisan di
untuk memproduksi HMA bawah lapis permukaan
IN-SITU RECYCLING IN-PLANT RECYCLING

• proses daur ulang yang dilakukan dilakukan dengan memanfaatkan


langsung di lokasi dengan mesin penghancur perkerasan
memanfaatkan mesin recycling khusus,
yang perangkat utamanya adalah jalan (milling) kemudian dibawa ke
millingdrum yang dilengkapi dengan plant dengan dump tuck, diproses
gigi-gigi penghancur. Millingdrum ini di plant dan dibawa kembali ke
dapat berputar dan melakukan proses lapangan untuk ditebarkan dan
penghancuran dan pencampuran
material bekas perkerasan lama dengan dipadatkan
material baru atau bahan pengikat jika
diperlukan, sampai kedalaman tertentu
IN-SITU DAN EX-SITU IN-PLACE DAN IN-PLANT
CIPR
PRIORITAS PEMILIHAN TEKNOLOGI PEMELIHARAAN

Dalam melakukan prioritas pemilihan teknologi pemeliharaan


yang tepat, Perencana harus mengevaluasi segmen tinjauan
dengan mengutamakan kelayakan penggunaan teknologi
terkait dengan produktifitas peralatan.
Pemilihan prioritas teknologi dapat ditentukan sesuai dengan
kebutuhan penanganan dominan.

12
THANK YOU