Anda di halaman 1dari 16

ESTETIKA

KELOMPOK 8

PENGANTAR ILMU FILSAFAT


JURUSAN KEUANGAN PUBLIK
FAKULTAS MANAJEMEN PEMERINTAHAN
Estetika
Filsafat Keindahan
1 I GEDE DEVA DIASMOUNTAINA
NPP : 30.1045

2 MAULIDY SETIAWAN
NPP : 30.0953

ARIYANTO LENGGA
ESTETIKA
3
NPP : 30.1104

4
KELOMPOK 8
5

JURUSAN KEUANGAN PUBLIK | FAKULTAS MANAJEMEN


PEMERINTAHAN 3
Pembahasan
Pengertian
Filsafat
1 Materi
Dibagi menjadi 5 sub
Arti filsafat dari Bahasa Yunani, Bahasa Indonesia,
dll.

2 Pembagian Filsafat
Pembagian filsafat menurut the world University
Encyclopedia.
Pengertian
3
Estetika
Arti kata estetika menurut Bahasa Yunani, Bahasa
Latin, dan seorang filsuf

4 Pembagian Estetika
Pembagian dari estetika

Pendapat Para Ahli 5


Pendapat para ahli tentang seni, keindahan, estetis,
dll.
JURUSAN KEUANGAN PUBLIK | FAKULTAS MANAJEMEN
PEMERINTAHAN 4
Pengertian Filsafat
Dibagi jadi 3 sub

Filsafat dalam Bahasa


Yunani
 Philosophia atau philosophos. Philos atau phielein berarti cinta

 Shopia atau shopos berarti kebijaksanaan

Falsafat dalam Bahasa


Indonesia
• Falsafah ( Arab ), philosophie ( Perancis )

Kesimpulan
Filsafat merupakan kajian masalah umum dan mendasar tentang persoalan seperti eksistensi, pengetahuan, nilai, akal,
pikiran, dan bahasa

JURUSAN KEUANGAN PUBLIK | FAKULTAS MANAJEMEN


PEMERINTAHAN 5
PEMBAGIAN FILSAFAT
The world University Encyclopedia membagi filsafat dalam cabang berikut

Estetika
Logika
Metafisika

Etika
Epistemologi
Sejarah Filsafat

JURUSAN KEUANGAN PUBLIK | FAKULTAS MANAJEMEN


PEMERINTAHAN 6
PENGERTIAN ESTETIKA
4 steps

Sebuah cabang filsafat yang mempersoalkan


Definnisi Estetika seni (art) dan keindahan (beauty)

Aesthesis yang berarti pencerapan indrawi,


Estetika dalam Bahasa Yunani pemahaman intelektual, atau pengamatan
spiritual

Istilah Seni dalam Bahasa Ars yang berarti keterampilan, ilmu atau
Latin kecakapan.

Istilah Estetika
Alexander Gottlieb lewat karyanya
yang diperkenalkan Filsuf Meditationes pholosophicae de nonullis ad
poema pertinentibus
Jerman

JURUSAN KEUANGAN PUBLIK | FAKULTAS MANAJEMEN


PEMERINTAHAN 7
PEMBAGIAN ESTETIKA
Estetika dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu

Estetika
Estetika
Deskriptif
Normatif
Yaitu menguraikan dan melukiskan fenomena – fenomena
pengalaman keindahan. Yaitu mempersoalkan dan menyelidiki hakikat, dasar, dan
ukuran pengalaman keindahan

JURUSAN KEUANGAN PUBLIK | FAKULTAS MANAJEMEN


PEMERINTAHAN 8
Pendapat Para Ahli
Pendapat dari 9 Filsuf

Bonedetto Croce Clive Bell Plato Bruce Allsopp

seni itu berada di alam pikiran perasaan estetis berbeda seni adalah keterampilan untuk estetika adalah ilmu
seniman karya seniman dalam dengan perasaan perasaan memproduksi sesuatu. pengetahuan yang mempelajari
bentuk fisik sesungguhnya bukan biasa proses proses penikmatan dan
seni melainkan semata-mata alat aturan aturan dalam
bantu untuk menolong menciptakan rasa kenyamanan.
penciptaan kembali seni yang
sebenarnya berada dialam
JURUSAN KEUANGAN PUBLIK | FAKULTAS MANAJEMEN
pikiran seniman PEMERINTAHAN 9
Immanuel Kant John Dewey
Menganggap kesadaran seni terpaut begitu erat
estetis sebagai unsur yang dengan segi segi kehidupan
penting dalam pengalaman lainnya, maka sangat keliru
manusia pada umumnya apabila seni hendak
dipisahkan dari segi segi
kehidupan lainnya

David Hume George W. George


Keindahan bukanlah suatu friedrich
mereka menyusun tata jenjang Santayana
keindahan identic dengan
kualitas objektif yang seni seni itu menurut George kesenangan yang dialami
terletak didalam objek – arsitektur berada pada urutan manusia ketika ia mengamati
paling bawah dan puisi berada objek objek tertentu. Dan
objek itu sendiri, melainkan
di puncak sedangkan pendapat keindahan itu adalah perasaan
berada dalam pikiran.
Arthur menempatkan musik di senang yang diobjektifkan dan
tempat tertinggi dan arsitektur di proyeksikan ke dalam objek
di tempat terendah. yang diamati.

JURUSAN KEUANGAN PUBLIK | FAKULTAS MANAJEMEN


PEMERINTAHAN 10
PENGERTIAN KEINDAHAN
Keindahan berasal dari kata latin ‘”BELLUM” kata dasar “BONUM” yang berarti Kebaikan

KEINDAHAN DALAM ARTI LUAS


Keindahan dalam arti luas meliputi keindahan seni, alam, moral, dan intelektual

KEINDAHAN DALAM ARTI ESTETIS


MURNI
Menyangkut pengalaman
benda-bendaestetis
yang diserap
dari seseorang
dengan penglihatan
dalam hubungannya
berupa keindahan
dengan segala
dari bentuk
sesuatu
dan
yang
warna
diserapnya

KEINDAHAN DALAM ARTI TERBATAS


DALAM HUBUNGANNYA DENGAN
PENGLIHATAN
TEORI KEINDAHAN
Dibagi menjadi 2 bagian

TEORI
SUBJEKTIF DAN
TEORI
OBJEKTIF
PERIMBANGAN
**Teori objektif berpendapat bahwa keindahan atau ciri-ciri
yang menciptakan nilai estetis ialah sifat atau kualitas yang Teori ini menjeaskan bahwa keindahan terdiri atas
melekat pada benda indah yang bersangkutan, terlepas dari perimbangan dari bagian-bagian, ukuran, persamaan, dan
orang yang mengamatinya. jumlah dari bagian-bagian serta hubungannya satu sama lain.
**Teori subjektif berpendapat bahwa ciri-ciri yang menciptakan Teori ini dikemukakan oleh Wladylaw Tatarkiewicz.
keindahan itu sebenarnya tidak ada, yang ada hanyalah
tanggapan perasaan dalam diri sesorang yang mengamati
suatu benda.
JURUSAN KEUANGAN PUBLIK | FAKULTAS MANAJEMEN
PEMERINTAHAN 12
1 Asas Kesatuan Utuh
Setiap unsur dalam karya seni adalah penting dan perlu bagi nilai karya seni itu.

2 Asas Tema
Teori bentuk Dalam setiap karya seni terdapat satu atau beberapa Ide induk atau
peranan yang unggul

Estetis 3 Asas Variasi Menurut Tema


Karya seni harus disempurnakan dan diperbagus dengan berbagai variasi

(De Witt H. 4 Asas Keseimbangan


Parker) Dengan kesamaan dari nilai-nilai yang saling bertentangan terdapatlah
keseimbangan secara estetis

5 Asas perkembangan
Kesatuan dari proses yang bagian awalnya menentukan bagian
selanjutnya dan Bersama-sama menciptakan suatu makna yang
menyeluruh.
6 Asas Tatajenjang
Penyusunan khusus dari unsur-unsur dalam asas tersebut

JURUSAN KEUANGAN PUBLIK | FAKULTAS MANAJEMEN


PEMERINTAHAN 13
PENGALAMAN ESTETIS
Tanggapan seseorang terhadap benda yang bernilai estetis

 Ketidakpuasan dengan teori-teori keindahan yang ada, para ahli estetis mencari teori mengenai
pengalaman estetis untuk menjelaskan perasaan puas yang dinikmati seseorang jika mengamati
suatu benda estetis.
 Salah satu teori yang terkenal dan mempunyai pengaruh besar dalam estetis yaitu teori tentang
Einfuhlung, yang dikemukakan oleh
 Friedrich T. Vischer yang menyatakan bahwa Keadaan pemancaran perasaan diri sendiri
kedalam suatu benda estetis.

JURUSAN KEUANGAN PUBLIK | FAKULTAS MANAJEMEN


PEMERINTAHAN 14
DAFTAR PUSTAKA

1 Perwira. 2013. pengantar filsafat. Jatinangor: Alqaprint Jatinangor

2 Rapar, Jan Hendrik 1995. pengantar filsafat. Yogyakarta: Kanisius

Surajiyo. 2005. ilmu filsafat suatu pengantar, Jakarta: PT Bumi


3
Aksara

4 Achmadi Asmoro. 2005. Pengantar Filsafat Umum, Jakarta: Raja


Grafindo Persada

5 Nur Cahaya. 1980. Filsafat Estetika – sebuah pengantar.


Yogyakarta: C.V. Nur Cahaya
Thank You for
Any Questions?
Watching!
ESTETIKA

KELOMPOK 8

JURUSAN KEUANGAN PUBLIK

FAKULTAS MANAJEMEN PEMERINTAHAN