Anda di halaman 1dari 5

3.

2 Aktifitas antivirus
• LF memiliki aktifitas antivirus menyerang sejumlah
besar RNA dan DNA virus yang menginfeksi manusia
dan binatang, juga menyerang virus tak berselubung
(non- envelope virus)
• Human respiratory syncytial virus dihalangi oleh LF
pada konsentrasi 10 kali lebih rendah daripada yang
ditemukan pada ASI.
• HIV  tantangan utama dalam bidang medis
pengobatan terkini kurang efektif.
• Di antara plasma manusia dan protein-protein susu,
LF lah yang beraktifitas secara kuat melawan HIV
dengan pengaruh mencegah replikasi virus pada sel
host.
• Mekanisme antivirus LF belum terkarakterisasi.
• LF menghalangi internalisasi virus tertentu ke
dalam sel host ( seperti virus polio tipe 1 yang
menyebabkan penyakit kelumpuhan pada
manusia; herpes simplex virus tipe I dan II; dan
cytomegalovirus)
• LF juga mencegah replikasi virus pada sel host
yakni virus hepatitis C (HCV) dan rotavirus.
• Beberapa mekanisme tindakan telah diusulkan
untuk efek antivirus LF
• Hipotesis yang paling diterima  LF yang
mengikat dan menghalangi/ memblokir
reseptor glycosaminoglycan virus , terutama
heparan sulfate (HS)
• Pengikatan LF dan HS  mencegah kontak
pertama antara virus dengan sel host 
mencegah infeksi.
• Efek antivirus LF telah diteliti pada virus yang
menginfeksi binatang pengerat dan binatang
yang sejenis dengan kucing.