Anda di halaman 1dari 16

Ukuran jantung manusia kurang lebih

sebesar kepalan tangan anak kecil. Jantung


adalah satu otot tunggal yang terdiri dari
lapisan endothelium. Jantung terletak di dalam
rongga thoracic, di balik tulang dada/sternum.
Struktur jantung berbelok ke bawah dan
sedikit ke arah kiri. Berdasarkan fungsinya,
jantung merupakan dua pompa yang bekerja
secara serentak (Figur A&P 13-1).
(Joyce, M, Black, 2014).
Jantung hampir sepenuhnya diselubungi oleh paru-paru, namun tertutup oleh
selaput ganda yang bernama perikardium, yang tertempel pada diafragma.

Perikardium, adalah jaringan ikat tebal yang membungkus jantung. Perikardium


terdiri dari 2 lapisan yaitu perikardium visceral ( epikardium) dan perikardium
parietal. Epikardium meluas sampai beberapa sentimeter di atas pangkal aorta dan
arteri pulmonal.
 Kerangka jantung, jaringan ikat tersusun kompak pada
bagian tengah jantung yang merupakan tempat pijakan
atau landasan ventrikel, atrium dan katup – katup
jantung.
 Anatomi dalam, jantung terdiri dari empat ruang yaitu
atrium kanan dan kiri, serta ventrikel kanan dan kiri
dipisahkan oleh septum. Atrium kanan, darah vena
mengalir kedalam jantung melalui vena kava superior
dan inferior masuk ke dalam atrium kanan, yang
tertampung selama fase sistol ventrikel. Secara
anatomis atrium kanan terletak agak ke depan
dibanding dengan ventrikel kanan atau atrium kiri. Pada
bagian antero- superior atrium kanan terdapat lekukan
ruang atau kantung berbentuk daun telinga disebut
aurikel.Permukaan endokardium atrium kanan tidak
sama; pada posterior dan septal licin dan rata, tetapi
daerah lateral dan aurikel permukaannya kasar dan
tersusun dari serabut –serabut otot yang berjalan
paralel yang disebut otot pektinatus.Tebal rata – rata
dinding atrium kanan adalah 2 mm.
 Katup Trikuspid  Katup bicuspid
Katup Trikuspid berada Katup bikuspid atau katup
diantara atrium kanan dan
ventrikel kanan. Bila katup ini mitral mengatur aliran
terbuka,maka darah akan darah dari atrium kiri
mengalir dari atrium kanan menuju ventrikel kiri.
menuju ventrikel kanan.
 Katup Aorta
 Katup pulmonal Katup Aorta terdiri dari 3
Setelah katup tricuspid dan katup yang terdapat
tertutup,darah akan mengalir pada pangkal aorta. Katup
dari ventrikel kanan melalui ini akan membuka pada saat
trunkus pulmonalis. ventrikel kiri berkontraksi
sehingga darah mengalir
keseluruh tubuh.
 Jantung dipersarafi oleh sistem saraf otonom yaitu saraf simpatis dan parasimpatis.
Serabut – serabut saraf simpatis mempersarafi daerah atrium dan ventrikel
termasuk pembuluh darah coroner.
 Persarafan parasimpatis berasal dari pusat nervus vagus di medulla oblongta;
serabut – serabutnya akan bergabung dengan serabut simpatis di dalam pleksus
kardialis.Rangsang simpatis akan dihantar oleh asetilkolin.
 Pendarahan jantung, berasal dari aorta melalui dua pembuluh darah koroner utama
yaitu arteri koroner kanan dan kiri. Kedua arteri ini keluar dari sinus valsalva
aorta.Arteri koroner kiri bercabang menjadi ramus nodi sinoatrialis, ramus
sirkumfleks dan ramus interventrikularis anterior. Arteri koroner kanan bercabang
menjadi ramus nodi sinoatrialis, ramus marginalis dan ramus interventrikularis
posterior.
 Dinding jantung terdiri dari 3 lapisan yaitu endokardium, miokardium dan
epikardium. Endokardium, merupakan bagian dalam dari atrium dan ventrikel.
 Miokardium, terdiri dari otot polos. Miokardium pada ventrikel kiri lebih tebal
dibandingkan pada ventrikel kanan. Sel otot yang khusus pada atrium dapat
menghasilkan atriopeptin, ANF (Atria Natriuretic Factor), kardiodilatin dan
kardionatrin yang berfungsi untuk mempertahankan keseimbangan cairan dan
elektrolit. Miokardium terdiri dari 2 jenis serat otot yaitu serat kondukdi dan serat
kontraksi.
 Epikardium terdiri dari 3 lapisan yaitu perikardium viseral, lapisan subepikardial
dan perikardium parietal. Perikardium viseral terdiri dari mesothelium ( epitel
selapis pipih).
 Sirkulasi darah ditubuh ada dua yaitu sirkulasi paru
dan sirkulasi sistemis. Sirkulasi paru dimulai dari
ventrikel kanan ke arteri pulmonalis, arteri besar dan
kecil, kapiler lalu masuk ke paru, setelah dari paru
keluar melalui vena kecil, vena pulmonalis dan
akhirnya kembali ke atrium kiri.
 Sirkulasi sistemik dimulai dari ventrikel kiri ke aorta
lalu arteri besar, arteri kecil, arteriol lalu ke seluruh
tubuh lalu ke venule, vena kecil, vena besar, vena cava
inferior, vena cava superior akhirnya kembali ke
atrium kanan.
 Tekanan darah adalah tekanan yang diberikan oleh
darah setiap satuan luas pada pembuluh darah. Tekanan
darah terdiri atas tekanan sistol dan diastol (telah
dijabarkan diatas tentang sistol dan diastol). Tekanan
dipengaruhi oleh curah jantung dengan resistensi
perifer.
 Curah jantung adalah volume darah yang dipompa oleh
tiap – tiap ventrikel per menit. Dua faktor penentu curah
jantung adalah kecepatan denyut jantung dan volume
sekuncup. Volume sekuncup adalah volume darah yang
dipompa per denyut. Peningkatan volume diastolik
akhir akan menyebabkan peningkatan volume
sekuncup. Hal ini disebabkan oleh semakin besar
pengisian saat diastol, semakin besar volume diastolik
akhir dan jantung akan semakin teregang.
 Pernapasan (Respirasi) adalah
peristiwa menghirup udara dari luar
yang,mengandung (oksigen) serta
menghembuskan udara yang banyak
mengandung (karbondioksida)
sebagai sisa dari oksidasi keluar dari
tubuh. Pengisapan udara ini disebut
inspirasi dan menghembuskan
disebut ekspirasi.
 Saluran Nafas Atas

SaluranNafas atas (jalan nafas) adalah daerah dimana udara bergerak


menuju area pertukaran gas di paru-paru, saluran atas terdiri dari
rongga hidung faring dan laring (Joyce, M.Black, 2014).

a. Rongga Hidung

Rongga hidung merupakan tempat yang paling awal dimasuki udara


pernapasan. Hidung merupakan alat pernapasan yang terletak di luar dan
tersusun atas tulang rawan. Hidung terdiri dari lubang hidung, rongga hidung,
dan ujung rongga hidup. Sekitar 15.000 liter udara setiap hari akan melewati
hidung (Endang dan Idun, 2011).
b. Faring
Merupakan tempat persimpangan antara jalan pernapasan dan jalan makan dan saluran
yang memiliki panjang kurang lebih 13 cm.
Faring adalah suatu saluran berbentuk corong yang memanjang dari hidung ke laring
faring dapat dibagi menjadi tiga bagian yaitu (Joyce, M.Black) :
- Nasofaring
- Orofaring
- Laringofaring (Hipofaring)

c. Laring
Laring biasanya disebut sebagai kotak suara (Voice box). Laring menghubungkan salyran
nafas atas (Faring) dan bawah (Trakea). Laring terletak di anterior esophagus atas.
 Saluran Nafas Bawah atau pohon trakeobronkial tersusun atas trakea,
bronki primer dekstra dan sinistra, bronki segementalis dan
bronkiolus terminalis.
a. Trakea
Trakea (pipa udara) memanjang dari laring ke bawah setinggi vertebra
torakalis 7, yang kemudia bercabang menjadi bronkus primer (utama).
Tempat percabangan ini disebut sebagai karina. Trakea adalah suatu
jalan nafas muscular dan fleksibel dengan panjang 12 cm cm dengan
cincin kartilago berbentuk huruf C
b. Bronchus dan Bronkiolus
Ujung trakea bercabang menjadi dua bagian yang disebut bronkus.
proses pernapasan pada manusia dapat dibedakan menjadi
pernapasan dada dan pernapasan perut.
a. Pernapasan Dada
Pernapasan dada terjadi bila otot-otot tulang rusuk luar
berkontraksi, akibatnya tulang rusuk naik dan volume rongga dada
akan lebih kecil daripada udara luar. Karena adanya perbedaan
tekanan udara ini, maka udara luar masuk ke dalam rongga dada,
sehingga terjadi proses inspirasi. Proses ekspirasi terjadi apabila
otot antar tulang rusuk dalam berkontraksi
Inspirasi Ekspirasi

Otot diafragma berkontraksi volume rongga dada mengecil


Otot-otot mengendur otot diafragma mendatar
tekanan udara rongga dada lebih besar udara ke luar
volume rongga dada membesar tekanan udara rongga dada
lebih kecil udara masuk
b. Pernapasan Perut
Pada pernapasan perut, fase inspirasi terjadi apabila otot diafragma
(sekat rongga dada) mendatar dan volume rongga dada membesar,
sehingga tekanan udara di dalam rongga dada lebih kecil daripada udara
di luar, akibatnya udara masuk. Adapun fase ekspirasi terjadi apabila
otot-otot diafragma mengkerut (berkontraksi) dan volume rongga dada
mengecil, sehingga tekanan udara di dalam rongga dada lebih besar
daripada udara di luar. Akibatnya udara dari dalam terdorong ke luar.
Secara sederhana urutan prosesnya sebagai berikut.

inspirasi ekspirasi

Otot-otot mengendur otot diafragma mendatar Otot diafragma berkontraksi volume rongga dada mengecil
volume rongga dada membesar tekanan udara rongga dada tekanan udara rongga dada lebih udara ke luar
lebih kecil udara masuk