Anda di halaman 1dari 17

Blood Component in

Transfusion
ND
 Transfusi darah adalah tindakan memasukkan darah
atau komponennya ke dalam sistim pembuluh darah
seseorang.
TRANSFUSI  Bertujuan :
DARAH  menggantikan atau menambah komponen darah yang
hilang atau terdapat dalam jumlah yang tidak mencukupi
utk kebutuhan deliveri oksigen jaringan
 Transfusi dapat ditentukan sebelum operasi dg melihat
hematokrit dan menghitung EBV pasien
 Pasien dg hematokrit normal, dipertimbangkan utk
dilakukan transfusi saat kehilangan 10-20% vol darah

Penggantian  Clinical guideline :


darah  1 unit dari sel darah merah akan meningkatkan Hb 1 g/dL
dan hematokrit 2-3% pada org dewasa
 Tiap 10 ml/kg transfusi sel darah merah akan
meningkatkan konsentrasi Hb 3 g/dL dan Ht 10%
 Setelah darah donor dilakukan screening, akan
ditambahkan larutan anticoagulant yang ptg dalam
menjaga komponen darah dlm penyimpanan hingga 35
hari
 Penambahan larutan yg sering dipergunakan adalah :
Penyimpanan  C : citrate sbg anticoagulant dg mengikat ion Calcium

darah  P : phospate sbg buffer


 D : dextrose sbg sumber energi sel darah merah
 A : adenin sbg perkursor sintesa ATP
 Pemberian Ca Glukonas utk menghindari tjdnya
hipocalcemia
 Red cells concentrate
 Platelet concentrate
Komponen
 Plasma
darah  Cryopresipitate
Whole blood
PRC
Platelet

 Kadar platelet di bawah 10.000-20.000


dikarenakan dpt menyebabkan tjdnya
peningkatan risiko perdarahan spontan
Platelet
FFP (Fresh
Frozen Plasma)
FFP (Fresh
Frozen Plasma)

 Setiap unit FFP akan meningkatkan faktor pembekuan 2-3%


pada orang dewasa
 Dosis awal pemberian 10-15 ml/kg, dimana target capaian
peningkatan 30% dari nilai normal konsentrasi faktor
pembekuan
Reaksi transfusi
Reaksi transfusi
Managemen
reaksi transfusi
Managemen
reaksi transfusi
Managemen
reaksi transfusi
Terima kasih