Anda di halaman 1dari 19

MEMBACA KRITIS

TULISAN ILMIAH (seperti makalah, tugas akhir, atau hasil


penelitian)

 mengenali tesis (pernyataan masalah)


 meringkas butir-butir penting
 menyitir konsep-konsep penting
 menentukan bagian yang dikutip
 menentukan implikasi dari sumber yang dikutip
 menentukan posisi penulis sebagai pengutip
LANJUTAN
BUKU ILMIAH (seperti buku atau modul)
 memanfaatkan indeks untuk menemukan konsep
penting
 menemukan konsep-konsep penting untuk bahan
menulis
 menemukan dan menandai bagian-bagian buku
yang dikutip
 menentukan implikasi dari sumber yang dikutip
 menentukan posisi penulis sebagai pengutip.
LANJUTAN
TULISAN POPULER (seperti koran atau
majalah)
 mengenali persoalan utama atau isu yang
dibahas
 menemukan signifikansi atau relevansi isu
dengan tulisan yang akan dihasilkan
 memanfaatkan isu tulisan populer untuk
bahan atau inspirasi dalam menulis, dan
membedakan isi tulisan populer dan ilmiah.
LANJUTAN
BAHAN-BAHAN YANG TERSAJI DALAM
INTERNET UNTUK MENULIS
 kiat praktis untuk menemukan bahan-bahan
dalam jaringan internet
 memilih dan mengevaluasi bahan-bahan dalam
jaringan internet
 menemukan isi atau gagasan penting dalam
bahan-bahan yang tersedia
 memanfaatkan kritis bahan-bahan dalam
jaringan internet
KUTIPAN
 Kutipan merupakan pernyataan yang dikutip
dari pendapat orang lain baik dari buku, artkel,
makalah, sekripsi, laporan, atau tulisan dari
internet.
 Kutipan berfungsi untuk mendukung,
memperjelas, dan melengkapi gagasan
diperlukan penulis.
 Kutipan wajib digunakan dalam tulisan ilmiah
CARA MENGUTIP LANGSUNG
Kutipan langsung pendek (kurang dari lima
baris) ditulis di antara tanda kutip (”...”) dan
dintegrasikan langsung dengan teks. Pada akhir kutipan
diikuti dengan (nama belakang, tahun: halaman). Contoh:

“Laporan adalah suatu cara komunikasi di mana penulis


menyampaikan informasi kepada seseorang atau lembaga
karena tanggung jawab yang dibebankan kepadanya” (Keraf,
2000:284). ....................

Menurut Keraf (2000:284) , ”laporan adalah suatu cara


komunikasi di mana penulis menyampaikan informasi kepada
seseorang atau lembaga karena tanggung jawab yang
dibebankan kepadanya”. ..........
LANJUTAN
Gunawan (2008:67) menyebutkan deskripsi ilustrasi
berikut.
Ilustrasi merupakan suatu bentuk penyajian
ilustrasi dalam bentuk tabel, grafik, diagram,
bagan, foto, peta, dan gambar. Dengan ilustrasi,
informasi disajikan lebih efektif untuk
menjelaskan hubungan antara bentuk gambar dan
penggunaan teks sehingga pembaca dapat
memahami tulisan dengan lebih mudah. Prinsip
yang harus diingat dalam pembuatan ilustrasi ialah
ilustrasi harus menarik dan secara otomatis
dapat menjelaskan apa yang ingin disampaikan.
(Kutipan ditulis satu spasi)
CARA MENGUTIP TIDAK LANGSUNG

Cara mengutip pendapat yang dikemukakan dengan


bahasa sendiri ditulis tanpa tanda kutip langsung
terpadu dengan teks. Pernyataan yang diacu, nama
pengarang, tahun, dan halaman ditulis langsung
(terpadu) dalam teks. Contoh :

Gunawan (2008:67) menyebutkan ilustrasi


merupakan suatu bentuk penyajian tabel, grafik,
diagram, bagan, foto, peta, dan gambar untuk
memperjelas informasi sehingga lebih menarik dan
kongkret.
……………..
Kutipan Tidak langsung
 Judul Artikel : Program Pelatihan Sistem Pembukuan
bagi Pedagang Kelontong Pasar Depok
 Tahun 2012 Halaman 49
 Penulis :Titi Suhartati, Tetty Rimenda, Aminah, Sylvia
Rozza
 Kutipan : Harrison Hongren, 1996, 84
Suatu perusahaan dagang paling sedikit
mempunyai pembukuan kas, hutang,
penjualan, dan pembelian
Kutipan tidak langsung
Hongren dalam Suhartati (2012: 49)
mengemukaan “Suatu perusahaan dagang
paling sedikit mempunyai pembukuan kas,
hutang, penjualan, dan pembelian”.

Suatu perusahaan dagang paling sedikit


mempunyai pembukuan kas, hutang,
penjualan, dan pembelian (Hongren dalam
Suhartati 2012: 49).
PENYAJIAN LISAN
 Pidato adalah suatu gagasan yang
disampaikan secara lisan dalam
acara tertentu
 Presentasi adalah suatu gagasan
yang disampaikan dalam acara
diskusi, penyuluhan, atau pelatihan
PENGERTIAN BERPIDATO

Berpidato adalah kegiatan menyampaikan gagasan


secara lisan dengan menggunakan penalaran yang
tepat serta memanfaatkan aspek-aspek
nonkebahasan yang mendukung efisiensi dan
efektivitas pengungkapan gagasan kepada orang
banyak dalam suatu acara tertentu
BERPIDATO

 Hakikat menulis naskah pidato adalah


menuangkan gagasan ke dalam bentuk bahasa
tulis yang siap untuk dilisankan melalui berpidato
 Menyunting naskah pidato dilakukan terhadap isi,
bahasa, dan penalaran
 Menyampaikan pidato berarti melisankan naskah
pidato yang telah disiapkan dengan cara
menghidupkan suasana dan menciptakan interaksi
yang hangat dengan audience
KRITERIA BERPIDATO
 Isinya sesuai dengan kegiatan yang sedang
berlangung
 isinya menggugah dan bermanfaat bagi
pendengar
 isinya tidak menimbulkan pertentangan
 Isinya benar dan objektif
 Bahasa yang digunakan mudah dipahami
 Disampaikan secara santun dan bersahabat
LANGKAH BERPIDATO

 Pembukaan
Pembukaan berisi sapaan kepada pihak-
pihak yang hadir
 Sajian isi
Sajian isi berupa penjabaran gagasan pokok
sesuai dengan waktu yang disediakan
 Penutup
Penutup berupa penegasan kembali gagasa
pokok yang dijabarkan, harapan, dan ucapan
terima kasih
ETIKA BERPIDATO

 Tidak menyinggung perasaan orang lain


 Menghargai dan membangun optimisme
bagi pendengarnya
 Mengusahakan keterbukan, kejujuran, dan
persahabatan
MEMBANGUN FONDASI
PRESENTASI

 Menganalisis momentum dan acara


 Mengenali audiens
 Menentukan sasaran dan tujuan
 Mempelajari lokasi
MEMILIH DAN MEMEPERSIAPKAN
MATERI

 Mengetahui informasi apa yang diperlukan


 Menentukan waktu mencari informasi
 Mengetahui sumber-sumber informasi
 Memilih informasi
 Menyusun strukturinformasi
PELAKSANAAN PRESENTASI
 Membuka presentasi dan merebut atensi
 Mendukung ide-ide dalam presentasi
 Menggunakan bahasa dengan baik
 Menggunakan alat bantu visual
 Menggunakan variasi suara dan bahasa
tubuh
 Strategi menghadapi pertanyaan
 Menutup presentasi secara mengesankan