Anda di halaman 1dari 15

PARADIGMA PARADIGMA DALAM

PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN


Pembelajaran
Hasil dari memori kognisi dan metakognisi yang
berpengaruh terhadap pemahaman. Hal inilah
yang terjadi ketika seseorang sedang belajar
dan kondisi ini juga sering terjadi dalam
kehidupan sehari –hari, karena belajar adalah
proses alamiah setiap orang (Wenger, 1998).
Pembelajaran dapat diartikan sebagai proses
modifikasi dalam kapasitas manusia yang bisa
dipertahankan dan ditingkatkan levelnya
(Gagne, 1977)
metakognisi adalah sebagai berikut.
1) Metakognisi merupakan kemampuan jiwa yang
termasuk dalam kelompok kognisi.
2) Metakognisi merupakan kemampuan untuk
menyadari, mengetahui, proses kognisi yang terjadi
pada diri sendiri.
3) Metakognisi merupakan kemampuan untuk
mengarahkan proses kognisi yang terjadi pada diri
sendiri.
4) Metakognisi merupakan kemampuan belajar
bagaimana mestinya belajar dilakukan yang meliputi
proses perencanaan, pemantauan, dan evaluasi.
5) Metakognisi merupakan aktivitas berpikir tingkat
tinggi. Dikatakan demikian karena aktivitas ini mampu
mengontrol proses berpikir yang sedang berlangsung
pada diri sendiri
Pembelajaran :
1. Sebagai perubahan tingkah laku
2. Perubahan kapasitas, misal awal takut dalam
pelajaran tertentu dan akhirnya berubah dan
menjadi orang yang percaya diri
Konsep Pembelajaran :
1. Bersifat psikologis : Ketika pola perilaku
seseorang stabil maka proses pembelajaran
dapat dikatakan berhasil.
2. Pembelajaran merupakan proses interaksi
antara individu dan lingkungan sekitarnya
3. Pembelajaran merupakan hasil dari seseorang
belajar baik dari lingkungan ataupun dari apa
yang diajarkan kepadanya.
PENGAJARAN
Praktek menularkan informasi untuk proses
pembelajaran.
Pengajaran merupakan gaya penyampaian dan
perhatian terhadap kebutuhan anak didik
yang diterapkan di ruang kelas atau
lingkungan dimana pembelajaran itu terjadi
(Haugsbakk dan Nordkvelle, 2007).
Pengajaran berhubungan dengan proses pembelajaran kepada
siswa. Sikap guru sangat menentukan proses pembelajaran
siswa :
1. Pemikiran : Respon langsung secara sadar terhadap reflesi
yang melibatkan memori
2. Gagasan : Prediksi terahdap respons atau spekulasi yang
didasarkan pada reaksi terhadap perspektif seseorang
3. Opini : Kombinasi pemikiran dan gagasan yang
menghasilkan konsep tertentu
4. Penilaian : Pemikiran, gagasan dan opini konkret yang
dipengaruhi oleh memori dan didasarkan pada refleksi
tentang pengalaman masa lalu
5. Perasaan : Respon sensorik dan atau emosional terhadap
stimulus yang sifatnya deskriptif atau klasifikatoris, misal :
benda yang lunak karena saya sulit menggemgamnya.
• PERAN GURU
Guru tidak lagi memberikan informasi dalam
bentuk ceramah dan buku teks. Guru akan
berperan sebagai fasilitator, tutor dan
sekaligus pembelajar. Teachers will be
engaged in digital learning environment. How
to ensure learners acquire basic technological
skills to learn.
PERAN SISWA
Siswa tidak perlu lagi menjadi pengingat fakta
dan prinsip tapi akan berperan sebagai periset,
problem-solver, dan pembuat strategi. Learners
will engage in problems that are context-
dependent, complicated, messy, and reappear in
diverse guises.

PERAN MATERI PENDIDIKAN


Materi tidak lagi berbentuk informasi dalam
bidang studi terlepas tapi siswa akan
mempelajari hubungan antar informasi.
Dibutuhkan multidisciplinary thinking dan
kemampuan melihat dari beragam perspektif .
EVERYBODY IS THE ARCHITECT
OF HIS OWN FUTURE
Isue tentang pembedaan antar pengajaran dan
pembelajaran …oleh Barr dan Tagg (1995)
Misi dan tujuan
PARADIGMA PENGAJARAN PARADIGMA PEMBELAJARAN
Transfer pengetahuan dari •Memproduksi pembelajaran
guru/dosen ke •Membangkiktkan penemuan
siswa/mahasiswa siswa dan konstruksi
pengetahuan

Menawarkan kursus dan Menciptakan lingkungan


program pembelajaran yang bermakna

Meningkatkan kualitas Meningkatkan kualitas


pengajaran pembelajaran
Mengakses keragaman siswa Menyukseskan keragaman
siswa
Kriteria Keberhasilan

PARADIGMA PARADIGMA
PENGAJARAN PEMBELAJARAN
Input, sumber daya Outcomes, keberhasilan
siswa dan pembelajaran
Kualitas siswa yang masuk Kualitas yang sudah ada
Pengembangan dan Perkembangan dan
perluasan kurikulum perluasan teknologi
pembelajaran
Kuantitas dan kualitas Kuantitas dan kualitas
sumberdaya outcomes
Kuantitas pendaftaran Kualitas siswa,
pembelajaran
Struktur pengajaran/Pembelajaran
PARADIGMA PENGAJARAN PARADIGMA PEMBELAJARAN
Atomistis, bagian –bagian yang Holistik, keseluruhan yang
mendahului keseluruan mendahului/bagian-2
Waktu berlangsung konstan, Pembelajaran berlangsung
pembelajaran bervariasi konstan,waktu bervariasi
Ceramaj 50 menit, kursus 3 unit Lingkungan pembelajaran
Awal-akhir kelas di waktu yang sama Lingkungan kelas sudah siap saat siswa
Satu guru satu kelas hadir
Adapun pengalaman pembelajaran yang
bisa efisien
Jurusan dan disiplin keilmuan terpisah Lintas disiplin/kolaborasi jurusan
Mengcover materi Memerinci hasil hasil pembelajaran
Penilaian akhir pelajaran Pembelajaran sebelum/selama/sesurah
pelajaran
Penilaian kelas oleh guru Evaluasi pembelajaran eksternal
Penilaian privat Penilaian publik
Ranking sama dengan jumlah jam kredit Ranking sama dengan skill dan
terakumulasi pengetahuan yang bisa dipertunjukan
Teori belajar
PARADIGMA PENGAJARAN PARADIGMA PEMBELAJARAN
Pengetahuan yang ada “diluar sana” Pengetahuan ada disetiap pikiran individu
dan dibentuk oleh pengalaman individual
Pengetahuan layaknya “tumpukan- Pengetahuan dikonstruksi, diciptakan,
tumpukan sampah “ yang dibuang oleh diciptakan dan “diperoleh”
guru
Lebih sesuai dengan metafor “gudang Pembelajaran merupakan interaksi lintas
pengetahuan” pengetahuan
Pembelajaran dikontrol oleh dan berpusat Lebih sesuai dengan metafor “bagaimana
pada guru mengendarai sepeda”
Dibutuhkan siswa yang “aktif” tidak Dibutuhkan guru yang “semangat”, siswa
sekedar guru yang “semangat” yang “semangat”
Guru dan ruang kelas bersifat kompetitif Lingkungan pembelajaran dan bersifat
dan individualistik kooperatif, kolaboratif dan suportif
Jarang memanfaatkan bakat dan Selalu menggunakan bakat dan
kemampuan kemampuan
Produktivitas
Paradigma Pengajaran Paradigma Pembelajaran
Definisi produktivitas, nilai Definisi produktivitas: nilai
per jam pengajaran untuk per unit pembelajaran
siswa untuk siswa
Pendanaan untuk setiap Pendanaan untuk
jam pengajaran outcomes pembelajaran
Peran
PARADIGMA PENGAJARAN PARADIGMA PEMBELAJARAN
Sekolah adalah lecturer Sekolah adalah desainer
Sekolah dan siswa bekerja secara Sekolah dan siswa bekerja dlam
independen dan terisolasi satu sama ketergantungan positif dan satu tim
lain
Guru mengklasifikasi dan memilah- Guru mengembangkan setiap
milah siswa kewmampuan dan bakat siswa
Semua staf melayani sekolah dan Semua staf adalah pendidik yang
proses pengajaran sekaligus menciptakan pembelajaran
dan kesuksesan siswa
Hanya yang ahli yang bisa mengajar Selalu ada pembelajaran yang
memberdayakan yang menantang
dan kompleks
Kontrol satu arah, aktor-aktor Kontrol bersama kerja tim
independen