Anda di halaman 1dari 15

DEMAM TIFOID

Definisi
• Penyakit infeksi sistemik bersifat akut yang di sebabkan
oleh Salmonella typhi.
• Di Indonesia demam tifoid merupakan penyakit endemik
dengan angka kejadian masih tinggi.
• Masalah kesehatan masyarakat yang berkaitan dengan
kesehatan lingkungan dan sanitasi yang buruk.
• Berdasarkan data World Health Organization (WHO),
lebih dari 100/100.000 orang terjangkiti setiap tahunnya
• Dua belas propinsi di Indonesia menunjukkan tingkat
prevalensi yang lebih besar dibandingkan tingkat
prevalensi nasional. Prevalensi tertinggi ditemukan pada
anak-anak usia sekolah (5 hingga 14 tahun)
Masa penularan
• Oral
• Fekal
• Kebersihan dan sanitasi kurang baik
• Makanan-minuman yang tercemar
• Kontak langsung dengan jari pasien yang terkontaminasi
• Transplasental dari ibu hamil ke janin
Tanda dan gejala demam tifoid
Pemeriksaan fisik
• Suhu badan meningkat
• Minggu kedua :
Demam
Bradikardi relatif
Lidah berselaput
Pembesaran organ (cth:hepatomegali, splenomegali
Gangguan mental : somnolen, stupor, delirium
Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan darah tepi : leukopeni, limfositosis relatif, aneosinofilia,
anemia, trombositopenia ringan

 Isolasi Organisme ( Kultur)


- Minggu 1 : sampel darah
- Minggu 2 : sampel feses
- Minggu 3 : sampel urin

Tes Widal
- Dilakukan di akhir minggu 1
- Sensitivitas 64-72%

Tubex TF
- Deteksi IgM terhadap antigen salmonella serogroup D
- Sensitifitas 100%
Antibiotik pada Demam Tifoid
Fluoroquinolone
• Antibiotik Lini pertama
• Efektif terhadap S.typhi strain MDR
• Ciprofloxacin 2x500 mg (7-14 hari), Ofloxacin 2x400 mg (7-14 hari),
Norfloxacin 2x400 mg (14 hari)

Sefalosporin generasi 3
• Terapi Lini kedua, pada kondisi MDR S.typhi, quinolon resistant
• Ceftriaxone 3-4 gr/hari (3-5 hari), cefiksim 20 mg/kg/hari (7-14 hari)

Kloramfenikol
• Jarang diberikan sebagai antibiotik lini pertama karena banyaknya resistensi
• Dosis 50-100 mg/kg/hari dibagi 4 dosis selama 14 hari
• Obat pilihan pada demam tifoid pada pasien pediatrik
Azitromisin
• Dosis 2x500 mg, 5 hari

Ampisilin
• Sudah tidak digunakan sebagai lini pertama karena banyaknya
resistensi
• Dosis 25 mg/kg/6 jam, selama 10-14 hari

Trimetoprim-sulfametoxazole (kotrimoksazole)
• Bukan lini pertama
• Dosis 2x960 mg (10-14 hari)

Tifoid pada IBU HAMIL


• Pilihan antibiotik : AMPISILIN, AMOKSISILIN, ATAU CEFTRIAKSON
Manajemen lain Demam Tifoid
1. Bed rest
2. Simptomatik : Antipiretik, Antiemetik
3. Diet
• TKTP = Tinggi Kalori Tinggi Protein
• Banyak mengandung cairan dan elektrolit
• Mudah dicerna di usus. Lunak dan rendah serat
Indikasi Rawat
Semua demam tifoid berat harus dirawat dirumah sakit
untuk:
• Memenuhi kebutuhan cairan dan kalori
• Pemberian anti piretik bila demam >39˚C
• Tranfusi darah bila di perlukan pada komplikasi
perdarahan saluran cerna
Komplikasi
1. Komplikasi intestinal
- Perdarahan usus
- Perforasi usus
- Ileus paralitik
2. Komplikasi Ektraintestinal : Hepatitis, Miokarditis,
Endokarditis, Bronchopneumonia
Prognosis
• Umumnya prognosis baik , jika penderita cepat berobat.

• Prognosis kurang baik/ buruk jika gejala klinisberat,


seperti : Hiperpireksia, Kesadaran menurun, Gizi buruk
dan komplikasi yang berat.
TERIMA KASIH