Anda di halaman 1dari 21

GAMBARAN UMUM

PROGRAM PAMSIMAS III


TANTANGAN PENGEMBANGAN SPAM
Akses air minum aman nasional (2013) baru 67,7%.

Idle capacity 38.000 Liter/detik.

NRW nasional: 33%.

Keterbatasan Air Baku untuk memenuhi kebutuhan air minum sebesar


128 m3/det.

Komitmen Pemda untuk pendanaan air minum hanya 0,04% dari total
APBD, atau Rp10 T selama 5 tahun, sementara untuk mencapai 100%
akses aman air minum dibutuhkan APBD sebesar ±Rp120 T (47%).

Ketersediaan APBN untuk air baku dan air minum sebesar Rp52 T (20%
total kebutuhan) harus mampu me-leverage kebutuan sisanya (Rp202 T
atau 80%).
Peningkatan akses 5 tahun terakhir 4,5% per tahun. Sementara untuk
mencapai 100% akses dibutuhkan peningkatan 32,3%.

Putusan Mahkamah Konstitusi atas uji materi UU No 7 Tahun 2004 tentang


SDA membatasi peran serta swasta. 2
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA

AIR MINUM Mendukung Pencapaian 10 Juta Sambungan Rumah

SASARAN 2015-2019
TANTANGAN
100%
PROGRAM Platform Sasaran
PENGEMBANGAN AIR MINUM AMAN Mencapai 100%
SPAM & BERKELANJUTAN
2016
2017 2018
2019
100%
2015 84,8% 92,1%
78,8%
PROPORSI INVESTASI 73,7%
Akses air minum aman (TOTAL 100T) Strategi Pelaksanaan:
nasional (2014) baru - Terpenuhinya akses aman air
SUMBER PEMBIAYAAN RP (T) % Peningkatan akses aman
minum baik melalui
68,4% APBN – reguler 25 25%
- Alternatif sumber

35% 65%
- Jaringan perpipaan: 18,0% APBN – mendukung
pinjaman perbankan 25 25%
- Bukan Jaringan perpipaan: pembiayaan
Pinjaman Perbankan 15 15%
50,4%
PDAM – penghapusan 3 3% - Kapasitas kelembagaan
- Perkotaan: 80,7% utang - Penerapan NSPK bukan jaringan
- Perdesaan: 56,1% PDAM – dana internal 7 7% - Penyediaan air baku jaringan perpipaan
perpipaan: terlindungi:
B to B 5 5% - Kemitraan 19.653.641
Idle capacity APBD 10 10% - 10.000.000
Inovasi teknologi Rumah Tangga
37.900 Liter/detik DAK 10 10% SR
TOTAL 100 100%
NRW nasional: 33% 100% PDAM Sehat
Keterbatasan Air Baku untuk
air minum sebesar 128 m33/det Program Fisik APBN (2015 – 2019) dan Kontribusi SR Program Non Fisik APBN
(2015-2019)
Kegiatan SPAM 2015 2016 2017 2018 2019 Total
Komitmen Pemda untuk
pendanaan
pendanaan air
air minum
minum (DDUB)
(DDUB) SPAM Regional - 105.000 311.681 311.681 311.681 1.040.042
hanya 0,04% dari total APBD SPAM Kawasan Perkotaan 484.250 439.200 696.380 696.380 696.380 3.012.589
 Penyehatan PDAM
 Alt. sumber pembiayaan
PDAM
PDAM kurang
kurang sehat
sehat (2013):
(2013): SPAM Berbasis Masyarakat 463.680 483.840 558.620 558.620 558.620 2.623.379  RPAM
104
104 PDAM
PDAM (30%)
(30%)  Center of Excellent
PDAM
PDAM sakit (2013): 70 PDAM (20%)
sakit (2013): 70 PDAM (20%)
SPAM Kws Rawan Air 96.000 5.920 34.825 34.825 34.825 206.394
 RISPAM
SPAM Kws Khusus 282.080 79.894 215.121 215.121 215.121 1.007.338  Fasilitasi SPAM BJP
Peningkatan akses 5 tahun Terlindungi
1.816.62 1.816.62
terakhir 4,5% per tahun Total 1.326.010 1.113.854 1.816.626
6 6
7.889.742
3
KEBIJAKAN PENGEMBANGAN SPAM
MENUJU 100 % AKSES

IKK, SPAM
PEMBANGUNAN SISTEM
REGIONAL

OPTIMALISASI,
FASILITASI PEMDA PENINGKATAN
PENINGKATAN
KINERJA,
AKSES
PDAM BINAAN

PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT PAMSIMAS
KATA KUNCI UTAMA PAMSIMAS

ORIENTASI KEPADA PROSES

KOLABORASI PEMANGKU KEPENTINGAN,


PUSAT, DAERAH, MASYARAKAT

PAMSIMAS
MASYARAKAT PELAKU UTAMA PROGRAM

ARUS UTAMA PENDEKATAN PROGRAM


PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR DESA

AKSES AIR MINUM DAN SANITASI YANG BERKELANJUTAN


UNTUK SEMUA
TUJUAN PROGRAM PAMSIMAS

Pusat
Daerah
Masyarakat

Pemberdayaan
STRATEGI PROGRAM PAMSIMAS

1. Mengubah perilaku masyarakat untuk hidup bersih dan sehat melalui


pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) dan sanitasi berbasis
masyarakat;
2. Mengarusutamakan pendekatan pembangunan berbasis masyarakat
dalam pembangunan SPAM dan sanitasi;

3. Melakukan sharing program APBN, APBD (Provinsi dan Kabupaten),


APBDesa, Swasta, Perbankan, Kelompok Peduli/Lembaga Swadaya Masyarakat,
dan Perguruan Tinggi;

4. Penguatan kelembagaan di tingkat kabupaten dalam rangka mendukung


keberlanjutan pengelolaan dan pengembangan pembangunan air minum dan
sanitasi berbasis masyarakat;
5. Penguatan peran Pemerintah Desa untuk membina dan mengawasi
penyelenggaraan SPAM (Pembangunan Baru, Perluasan, dan Peningkatan) dan
pengelolaan, termasuk dukungan pembiayaan.
PRINSIP PROGRAM PAMSIMAS

1. Tanggap Kebutuhan; sesuai tingkat kebutuhan dan kesiapan masyarakat


2. Partisipatif; Masyarakat terlibat secara aktif
3. Kesetaraan Gender; Akses yang sama bagi perempuan dan laki laki
4. Keberpihakan pada Masyarakat Miskin; Memastikan masyarakat miskin dapat
mengakses SPAMS terbangun
5. Akses bagi Semua Masyarakat; Termasuk bagi masyarakat yang berkebutuhan
khusus
6. Keberlanjutan; Perubahan perilaku dan Pengembangan SPAMS dilanjutkan
secara mandiri oleh masyarakat dan pemerintah desa
7. Transparansi dan Akuntabilitas; Proses pelaksanaan dan pengelolaan hasil
yang terbuka dan dapat dipertanggung jawabkan
8. Berbasis Nilai; Kejujuran,dapat dipercaya, tanpa pamrih ,gotong royong
KOMPONEN PROGRAM PAMSIMAS

1. Pemberdayaan masyarakat dan pengembangan Ditjen Bangda,


Ditjen Pemdes,
kelembagaan daerah Ditjen PPMD,

2. Peningkatan perilaku higienis dan pelayanan sanitasi


Ditjen Kesmas

5
Komponen
3. Penyediaan prasarana air minum dan sanitasi umum Ditjen CK
Program
PAMSIMAS
4.Insentif Desa dan Kabupaten
Ditjen CK

5. Dukungan manajemen pelaksanaan program Ditjen CK


INDIKATOR KINERJA PROGRAM PAMSIMAS
III
TARGET
INDIKATOR KINERJA PROGRAM PAMSIMAS
Pamsimas
KOMPONEN Jumlah tambahan orang yang mendapatkan akses fasilitas 22,1 Juta
air minum aman secara berkelanjutan
PROGRAM PENGELOLA
PAMSIMAS Jumlah tambahan orang yang mendapatkan akses fasilitas 14,9 Juta
sanitasi layak secara berkelanjutan

1. Pemberdayaan Ditjen PPMD, Jumlah desa yang telah menyusun Rencana Kerja 27,000
masyarakat Kemendesa Masyarakat (RKM)
dan Ditjen Bina
Pemdes,
Jumlah pemerintah desa yang memiliki RPJM Desa/RKP 80%
pengembangan Kemendagri
Desa yang mengintegrasikan PJM ProAKSi
kelembagaan Ditjen Bina
daerah Pemdes,
Jumlah pemerintah desa yang merealisasikan APBDesa
untuk kebutuhan anggaran bidang air minum dan sanitasi
80%
Kemendagri
Ditjen Bina
% kabupaten yang memiliki RAD AMPL untuk
Bangda, 70 %
pengadopsian & pengarusutamaan pendekatan Pamsimas
Kemendagri
Ditjen Bina
% kabupaten yang merealisasikan APBD sektor AMPL
Bangda, 60%
terhadap kebutuhan anggaran untuk pencapaian UA 2019
Kemendagri
INDIKATOR KINERJA PROGRAM
PAMSIMAS III

KOMPONEN INDIKATOR KINERJA PROGRAM TARGET


PENGELOLA Pamsimas III
PROGRAM PAMSIMAS PAMSIMAS 2016 - 2019

2. Peningkatan Ditjen Kesmas, % masyarakat sasaran yang bebas dari


perilaku Kemenkes BAB di sembarang tempat 60 %
higienis dan
pelayanan % masyarakat sasaran yang menerapkan
sanitasi praktek cuci tangan pakai sabun (CTPS) 70 %

% sekolah sasaran dengan fasilitas


sanitasi yang layak dan menerapkan 95%
PHBS
INDIKATOR KINERJA PROGRAM PAMSIMAS

TARGET
KOMPONEN PROGRAM INDIKATOR KINERJA PROGRAM
PENGELOLA Pamsimas III
PAMSIMAS PAMSIMAS
2016 - 2019

3. Penyediaan
sarana Ditjen Cipta Karya, % desa/kel yang mempunyai SPAM yang
KemenPUPR 90 %
air minum dan berfungsi dan dan berkelanjutan
sanitasi umum % desa/kel yang mempunyai SPAM yang
dikelola dan dibiayai secara efektif oleh 90 %
masyarakat
4. Insentif
desa dan Ditjen Cipta Karya, Jumah desa yang memperoleh tambahan
KemenPUPR 3,000
kabupaten dana hibah desa
Jumah kabupaten yang memperoleh
50%
tambahan dana hibah kabupaten
5. Dukungan Ditjen Cipta Karya,
KemenPUPR
manajemen Adanya SIM/M&E yang memberikan
pelaksanaan informasi berkala terkait kualitas 90 %
pelaksanaan program
program
PENGELOLA PROGRAM PAMSIMAS
IMPLEMENTASI BLM DESA BARU PROGRAM
PAMSIMAS
PAMSIMAS I PAMSIMAS II PAMSIMAS III
BLM REGULER: BLM REGULER: BLM:
• 70% APBN DESA APBN DESA APBN
• 10% APBD • 80% APBN • 70% APBN
• 20% Kontribusi • 20% Kontribusi Masyarakat • 20% Kontribusi Masyarakat
Masyarakat • 10% APBDes
DESA APBD
• 80% APBD DESA APBD
• 20 % Kontribusi Masyarakat • 70% APBD
• 20 % Kontribusi Masyarakat
• 10% APBDes

JUMLAH BLM JUMLAH BLM JUMLAH BLM


• Pagu Desa: Rata Rp. • Pagu kab ditentukan berdasarkan • Pagu kab ditentukan berdasarkan
220 Juta per desa investasi Rp. 275 Jt/Desa (dengan investasi rata-rata Rp. 350 Jt/Desa
(dItambah kontribusi tambahan pemanfaat rata-rata (disesuaikan demand/penambahan
masyarakat menjadi per desa 31% dari jumlah jumlah pemanfaat 40% dari jumlah
Rp. 275 Juta per desa) penduduk desa) penduduk desa dan promosi SR)

TAHAPAN PENCAIRAN TAHAPAN PENCAIRAN DANA TAHAPAN PENCAIRAN DANA


DANA • Sama dengan PAMSIMAS I • Menjadi 40: 40: 20 (I: II: III)
• 20: 40: 40 (I: II: III)
SIKLUS dan JADWAL PROGRAM PAMSIMAS III
TAHUN 2016
JAN - APR APR - JULI AGT-SEPT OKT NOV

1. SOSIALISASI PENETAPAN
PENETAPAN PENYUSUNAN DESA
EVALUASI
KABUPATEN 2. PEMINATAN RENCANA SASARAN
DAN
KERJA
VERIFIKASI • MENTERI
3. PROPOSAL MASYARAKAT
RKM
4. VERIFIKASI (RKM) PUPR
PROPOSAL • BUPATI

Status 5/12/16
Desa Baru:
5.022 RKM
CALON DESA RENCANA Selesai,
LONG LIST DESA SHORT
SASARAN KERJA 4.843 RKM
(3 TAHUN) LIST
(TAHUN 1) MASYARAKAT dievaluasi,
4.147
ditetapkan
Bupati
TARGET & CAPAIAN TAMBAHAN JIWA
PEMANFAATAN AIR MINUM PAMSIMAS I & II
REALISASI
KPI 1 (status
JUMLAH TARGET
PROVINSI DEVIASI
DESA KPI 1
15 November
2016)

Nasional 12,258 11,600,000 9,740,393 (1,859,607)


SUMATERA SELATAN 856 809776 676,822 (132,954)
LAMPUNG 40 37840 53,684 15,844
KEPULAUAN BANGKA BELITUNG 33 31218 28,486 (2,732)
JAWA BARAT 600 571532 802,991 231,459
KALIMANTAN BARAT 161 152306 163,856 11,550
KALIMANTAN TENGAH 56 52976 23,514 (29,462)
KALIMANTAN SELATAN 838 792748 379,678 (413,070)
KALIMANTAN TIMUR 19 17974 7,752 (10,222)
TARGET TAMBAHAN JIWA PEMANFAAT AIR
MINUM
TARGET TAMBAHAN JIWA
PROGRAM PAMSIMAS III TARGET TAMBAHAN JIWA TOTAL TARGET JIWA
PEMANFAAT HASIL
(2017-2019) PEMANFAAT PEMANFAAT AIR MINUM
KOLABORASI
PROPINSI
/KABUPATEN
TARGET TAHUN TAHUN TAHUN TAHUN TAHUN TAHUN TAHUN TAHUN TAHUN
TOTAL DESA TAMBAHAN
2017 2018 2019 2017 2018 2019 2017 2018 2019
JIWA

NASIONAL 15,000 10,500,000 3,500,000 3,500,000 3,500,000 3,000,000 4,000,000 4,000,000 6,500,000 7,500,000 7,500,000
SUMATERA SELATAN
690 640,598 213,533 213,533 213,533 196,408 174,580 174,580 409,940 388,113 388,113
LAMPUNG
570 436,577 145,526 145,526 145,526 41,475 87,293 87,293 187,000 232,819 232,819
KEP. BANGKA
BELITUNG 255 247,533 82,511 82,511 82,511 26,267 46,409 46,409 108,778 128,920 128,920
JAWA BARAT
675 828,304 276,101 276,101 276,101 276,284 348,066 348,066 552,385 624,168 624,168
BANTEN
195 153,482 51,161 51,161 51,161 51,152 74,034 74,034 102,313 125,195 125,195
KALIMANTAN
TENGAH 405 183,860 61,287 61,287 61,287 26,255 58,112 58,112 87,542 119,398 119,398
KALIMANTAN BARAT
465 314,002 104,667 104,667 104,667 105,527 95,028 95,028 210,195 199,695 199,695
KALIMANTAN
SELATAN 570 428,335 142,778 142,778 142,778 102,897 96,133 96,133 245,675 238,911 238,911
KALIMANTAN TIMUR
135 85,979 28,660 28,660 28,660 20,737 65,599 65,599 49,397 94,258 94,258
KALIMANTAN UTARA
120 78,680 26,227 26,227 26,227 0 30,939 30,939 26,227 57,166 57,166
STRATEGI KOLABORASI PENDANAAN
PROGRAM PAMSIMAS III

1. Anggaran Pusat/Daerah/Desa: APBN, APBD


Prov/Kab, APBDesa
2. Kontribusi masyarakat
3. Hibah Air Minum Perdesaan Berbasis Kinerja
4. DAK: DAK Kesehatan, DAK Air minum, DAK Sanitasi,
dan DAK Infrastruktur
5. Anggaran lembaga non pemerintah
6. Dana pinjaman perbankan
7. CSR
STRATEGI KOLABORASI PROGRAM AIR
MINUM DAN SANITASI PERDESAAN
Program Desa Lokus Program Opsi Jenis Kegiatan
PAMSIMAS
Untuk Desa Baru Belum pernah menjadi lokasi • Pembangunan baru
Pamsimas • Perluasan
• Peningkatan

Untuk Desa Lama Pernah menjadi lokasi • Perluasan


Pamsimas • Peningkatan
• Penguatan kelembagaan (tanpa
bantuan konstruksi)

Program AMPL Perdesaan lainnya


DAK Kesehatan Belum pernah menjadi lokasi • Pembangunan baru
(Program PAM STBM) Pamsimas dan PAM STBM • Perluasan
• Peningkatan

Hibah Air Minum Perdesaan • Pernah menjadi lokasi • Perluasan


Berbasis Kinerja Pamsimas
• Sudah ada BPSPAMS dan
Iuran

Program lainnya Sesuai juknis program ybs Sesuai juknis program ybs
STRATEGI KOLABORASI PENCAPAIAN AKSES
PROGRAM PAMSIMAS

RKM RKM
• UTK INITIAL PROJECT :
FASILITASI MELALUI 2-3 DUSUN:
RKM RKM PAMSIMAS : BLM BLM APBN/APBD
• PERLUASAN :
HIBAH, DAK, CSR,
DANA DESA
RKM RKM
FASILITASI NON PAMSIMAS :
DAK, REGULER DLL

RKM 100 %
TERIMA KASIH