Anda di halaman 1dari 9

PENGEMBANGAN PENDIDIKAN

KARAKTER
PENGERTIAN PENDIDIKAN KARAKTER

Karakter menurut Pusat Bahasa Depdiknas adalah bawaan, hati, jiwa, kepribadian,
sementara itu yang disebut dengan berkarakter ialah berkepribadian. Karakter
merupakan nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha
Esa, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan.
Hermawan Kertajaya mendefinisikan karakter adalah ciri khas yang dimiliki oleh suatu
benda atau individu. Ciri khas tersebut ialah asli dan mengakar pada kepribadian benda
atau individu tersebut dan merupakan mesin pendorong bagaimana seseorang bertindak,
bersikap, berujar, dan merespons sesuatu.
Jadi, Pendidikan karakter adalah sebuah sistem yang menanamkan nilai-nilai karakter pada
peserta didik, yang mengandung komponen pengetahuan, kesadaran individu.
RUANG LINGKUP PENDIDIKAN KARAKTER

Pendidikan karakter merupakan bagian penting bagi kehidupan manusia. Sebagai


sebuah proses, ada dua asumsi yang berbeda mengenai pendidikan karakter.
Pertama, ia bisa dianggap sebagai sebuah proses yang terjadi secara tidak
disengaja atau berjalan secara alamiah.
Kedua, pendidikan karakter bisa dianggap sebagai proses yang terjadi secara
sengaja, direncanakan, didesain dan diorganisasi berdasarkan perundang-
undangan yang dibuat. Misalnya, UU Sisdiknas yang merupakan dasar
penyelenggaraan pendidikan, selanjutnya menuntut kejelasan identifikasi karakter
sebagai perwujudan perilaku bermoral.
FUNGSI DAN TUJUAN PENDIDIKAN
KARAKTER
pendidikan bertujuan meningkatkan kualitas manusia Indonesia, yaitu manusia yang
beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Fungsi pendidikan karakter :
Beberapa fungsi penting dari pendidikan karakter adalah untuk mengembangkan
potensi dasar seorang anak agar berhati baik, berperilaku baik, Pendidikan karakter
bukanlah sesuatu yang baru. Sebetulnya pendidikan karakter sama tuanya dengan
pendidikan itu sendiri.
KOMPONEN PENDUKUNG DALAM PENDIDIKAN
KARAKTER
DI DALAM PENDIDIKAN KARAKTER MEMPUNYAI 9
KOMPONEN PENDUKUNG SEBAGAI BERIKUT:
1. Partisipasi Masyarakat
2. Kebijakan Pendidikan
3. Kesepakatan
4. Kurikulum Terpadu
5. Pengalaman Pembelajaran
6. Evaluasi
7. Bantuan Orang Tua
8. Pengembangan Staf
9. Program
PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER

Pembentukan karakter dikembangkan melalui tahap pengetahuan (knowing),


pelaksanaan (acting), dan kebiasaan (habit). Karakter tidak terbatas pada
pengetahuan saja. Seseorang yang memiliki pengetahuan kebaikan belum tentu
mampu bertindak sesuai dengan pengetahuaanya, jika tidak terlatih(menjadi
kebiasaan)
Dimensi-dimensi yang termasuk dalam moral knowing yang akan mengisi ranah
kognitif adalah kesadaran moral, pengetahuan tentang nilai- nilai moral,
Pengembangan karakter dalam suatu sistem pendidikan adalah keterkaitan antara
komponen-komponen karakter yang mengandung nilai-nilai perilaku.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER

1. Religius
2. Jujur
3. Toleransi
4. Disiplin
5. Kerja keras
6. Kreatif
TAMAT