Anda di halaman 1dari 12

MONITOR

NAMA KELOMPOK
SUKRAGANI
YOLANDA R.P.
REDHA FATURAHMAN
HENDI
SEJARAH MONITOR

Monitor termasuk peranti output karena dari monitor


pengguna mengetahui informasi yang diberikan dari
komputer. Tahap perkembangan monitor sebenarnya
terbagi dua fase. Fase pertama pada tahun 1855 ditandai
dengan penemuan tabung sinar katoda oleh ilmuwan dari
Jerman, Heinrich Geißler, Ia merupakan bapak dari
monitor tabung. Selanjutnya 33 tahun kemudian ahli kimia
asal Austria Friedrich Reinitzer meletakkan dasar
pengembangan teknologi LCD dengan menemukan kristal
cairan. Selama ini banyak yang menganggap bahwa Karl
Ferdinand Braun sebagai penemu tabung sinar katoda,
Sebenarnya ia merupakan pembuat aplikasi pertama untuk
Johann Heinrich Wilhelm Geißler tabung yaitu osiloskop pada tahun 1897. Perangkat inilah
May 26, 1814 - January 24, 1879 yang menjadi basis pengembangan perangkat lain, seperti
televisi atau layar radar. Pada tahun yang sama, Joseph
John Thomson menemukan elektron, yang mempercepat
pengembangan teknik tabung.
JENIS

Menurut perkembangannya, monitor terdiri


daribeberapa jenis antara lain :
1. Cathode Ray Tube (CRT)
2. Monitor LCD (Liquid Crystal Display)
3. Monitor LED (Light Emitting Dioda)
4. PLASMA
5. OLED (Organic Light-Emitting Diode)
6. Touch Screen
Cathode
Ray
Tube
(CRT) Ditemukan pada tahun 1897, teknologi ini mempunyai satu
kelemahan yaitu semakin besar display yang akan dibuat
maka semakin besar pula tabung yang digunakan. Pada
monitor CRT, layar penampil yang digunakan berupa tabung
sinar katoda. Teknologi ini memunculkan tampilan pada
monitor dengan cara memancarkan sinar elektron ke suatu
titik di layar. Sinar tersebut akan diperkuat untuk
menampilkan sisi terang dan diperlemah untuk sisi gelap.
Hanya saja energi listrik yang dibutuhkan cukup besar.
Liquid
Crystal
Display
(LCD) Menggunakan teknologi yang disebut dengan “kristalcair”
sebagai penghasil gambar monitor. Kelebihan monitor LCD
adalah minimnya konsumsi energi yang digunakan juga
memiliki kontras gambar yang lebih tajam dibandingkan
dengan CRT. Pada teknologi LCD sumber cahaya berasal
dari lampu neon berwarna putih yang tersusun secara
merata pada bagian belakang susunan pixel (kristal cair)
tadi yang jumlahnya mencapai jutaan piksel hingga
membentu sebuah gambar.
Light
Emitting
Dioda
(LED)
LED merupakan monitor yang menggunakan LED sebagai
komponen penghasil warna. LED menggunakan dioda untuk
membuat banyak image yang berwarna – warni. Warna
hitam akan menjadi benar – benar hitam, bukan hitam abu-
abu, dan warna LED lebih realistic dibandingkan monitor
LCD. Monitor LED memiliki refresh rate yang tinggi.
LED itu sendiri menggunakan cahaya pancaran diode
sebagai sumber cahaya. Di dalam LED terdapat sejumlah
zat kimia yang akan mengeluarkan cahaya jika elektron-
elektron melewatinya.
PLASMA

Monitor jenis ini menggabungkan teknologi CRT dengan


LCD. Dengan teknologi yang dihasilkan, mampu membuat
layar dengan ketipisan menyerupai LCD dan sudut pandang
yang dapat selebar CRT. Plasma gas juga menggunakan
fosfor seperti halnya pada teknologi CRT. Teknologi plasma
gas ini sering bisa kita jumpai pada saat pertunjukan musik
atau pertandingan olahraga yang spektakuler. Dimana
terdapat layar monitor raksasa yang dipasang pada sudut-
sudut arena tertentu.
Organic
Light
Emitting
Diode Teknologi OLED merupakan piranti yang memiliki dasar
konsep pancaran cahaya yang dihasilkan oleh piranti akibat
adanya medan listrik yang diberikan. Teknologi ini terkenal
(OLED) fleksibel dengan ketipisannya yang mencapai kurang dari 1
mm dan gambar yang dihasilkan tidak pecah. OLED
menciptakan satu warna yang sangat konsisten dan luas
dimanapun sudut anda memandangnya dalam ruangan
berbeda dengan LED dan LCD yang cenderung lebih gelap
disaat anda menjauh dari objeknya, dan diikuti dengan
beberapa perubahan warna.
Touch
Screen

Touchscreen dikenal pula dengan touch panels atau touch


monitor, merupakan sebuah perangkat komputer yang
biasanya digunakan untuk menampilkan informasi grafikal
dan visual yang merupakan output dari sebuah perangkat
komputer. Namun, yang membedakannya dengan monitor
atau layar televisi biasa adalah touchscreen merupakan
sebuah monitor yang sensitif terhadap sentuhan dan
tekanan, sehingga perangkat ini memiliki dua fungsi yaitu,
sebagai perangkat output karena menampilkan informasi
dan input karena menerima informasi.
KELEBIHAN MONITOR

CRT LCD LED PLASMA OLED


Warna lebih Kualitas gambar Kontras gambar Display plasma suhu operasi
akurat dan tajam lebih jernih dan yang sangat tajam dengan contrast yang lebih rendah
tajam hingga jutaan ratio tinggi dan lebih terang
pixels
Resolusi monitor Teknologi anti Konsumsi listrik Reproduksi warna Lapisan substrat
fleksibel glare (tanpa yang lebih hemat sangat baik dan dan organic
bayangan) level black rendah OLED lebih tipis,
ringan dan
flexibel
Perawatan Konsumsi listrik Ukuran yang Hampir tidak ada Tidak
mudah, jika rusak lebih hemat lebih slim lebih reponse time dan membutuhkan
dapat di servis ringan. sudut pandang sumber lampu
sangat baik belakang
Harga lebih Dimensi yang Pencahayaan Menghasilkan lebih hemat
murah tipis dan ringan, lebih baik. gambar yang energi dan
pengaturan lebih tajam memiliki sudut
mudah pandang luas.
KEKURANGAN MONITOR

CRT LCD LED PLASMA OLED


Konsumsi listrik Layar LCD Harga lebih Gambar diam Usia (lifetime).
yang lebih besar cenderung lebih mahal yang tampil dalam Jam
sensitif dibandingkan waktu yang lama, pemakaian
LCD menimbulkan lebih kurang
gambar berbayang 15000 jam
Dimensi yang Viewing angle Layar LED yang Kualitas gambar Harga mahal
besar dan berat terbatas, colour lebih tipis akan terus karena biaya
sehingga depth terbatas cenderung lebih menurun seiring produksi yang
memakan dan gradasi sensitif dengan lamanya besar
banyak ruang warna kurang penggunaan
Tingkat sinar Harga lebih Harga relatif Sangat rentan
radiasi yang mahal, perlu mahal dan bila terkena air
tinggi perawatan memiliki ukuran
ekstra hati-hati pixel pitch yang
dan dead pixel besar
Tampilan Konsumsi daya
gambar baik dan operasional
hanya di resolusi suhu yang tinggi
nativenya
THE END

SEKIAN DAN
TERIMA KASIH