Anda di halaman 1dari 8

Panduan Tata Tulis Dokumen

Tataran. Tataran/kedudukan suatu regulasi


terhadap regulasi lainnya ditentukan menurut
isi, tingkat klasifikasi, serta pejabat yang
berwenang mengeluarkan.

Wewenang penandatanganan ada pada


Pimpinan satker,dalam hal ini adalah Kepala
RSAU dr. Dody Sardjoto berdasarkan lingkup
tugas, wewenang, dan tanggung jawabnya.
Ukuran dan Jenis.
Ukuran dan jenis yang digunakan dalam tulisan/
dokumen akreditasi adalah sebagai berikut:
a. Ukuran Kertas. Kertas yang resmi digunakan di lingkungan RSAU dr.
Dody Sardjoto adalah A-4 (297 mm x 210 mm), dengan berat 70/80 gram.
Apabila dalam keadaan dan kepentingan tertentu, dapat digunakan kertas
dengan ukuran lain sebagai berikut:

1) Folio (330 mm x 215 mm)

2) Kuarto ganda/A-3 (420 mm x 297 mm)

3) Setengah kuarto/A-5 (215 mm x 165 mm)

4) Ukuran lainnya sesuai dengan kebutuhan.


 Ruang tepi kertas rata kanan dan kiri serta
jaraknya tidak melebihi 3 spasi. Adapun
ketentuan konfigurasi margin sebagai berikut:

♠Top (atas) : 0,8” = 2,03 cm


♠Bottom (bawah) : 0,5” = 1,27 cm
♠Left (kiri) : 1” = 2,54 cm
♠Right (kanan) : 0,6” = 1,52 cm
●Header(klasifikasi atas) : 0,5” = 1,27 cm
●Footer(klasifikasi bawah) : 0,5” = 1,27 cm
Ukuran Lambang.
Lambang Swa Bhuwana Paksa (SBP) dan
satuan diatur sebagai berikut:

1) Pada halaman muka dan dalam:


Ukuran panjang 3,5 cm dan lebar 3 cm.

2) Pada naskah regulasi (Kebijakan, Pedoman/


Panduan ukuran panjang 2,5 cm dan lebar 2 cm.
Jenis Huruf.
Huruf yang digunakan jenis Arial dengan ketentuan sebagai
berikut:

1) Kopstuk nama badan, judul, nama tulisan


dinas atau pada kata/kalimat yang seluruhnya kapital
dengan ukuran 11.

2) Penulisan naskah dengan ukuran 12.

3) Penulisan judul pada sampul (cover) ukuran 18.


Spasi Vertikal. Spasi vertikal dalam regulasi diatur sebagai berikut:

1) Satu kait (dua gigi/single line spacing). Satu kait digunakan untuk
naskah regulasi. Jika isi regulasi tidak terlalu panjang, maka demi kerapian
dan keserasian, jaraknya dapat lebih dari satu kait, maksimal satu setengah kait
(tiga gigi/1.5 line spacing).

2) Dua kait (empat gigi/double line spacing). Dua kait digunakan


sebagai berikut:

a) Antara judul tengah/samping dengan teks di bawahnya.

b) Antara pasal dengan pasal/subpasal.

3) Tiga kait (enam gigi/multiple). Tiga kait digunakan sebagai berikut:

a) Antara nomor halaman dan baris pertama teks di bawahnya.

b) Antara baris terakhir dan judul samping.

c) Antara baris terakhir dan judul tengah.

d) Antara baris terakhir tulisan dan tajuk tanda tangan (jarak


minimal).
PENUTUP

Pada prinsipnya Dokumen Akreditasi adalah:


TULIS YANG DIKERJAKAN DAN KERJAKAN
YANG DITULIS SERTA BISA DIBUKTIKAN.

Penyusunan Kebijakan, Pedoman/Panduan, Standar


Prosedur Operasional selain butuh komitmen
Pimpinan, juga dibutuhkan staf yang MAMPU dan
MAU menyusun dokumen akreditasi tersebut.
Terima kasih