Anda di halaman 1dari 17

Fitri Suciana, S.Kep.,Ns., M.Kep.

SISTEM VISUAL
ANATOMI SISTEM PENGINDERAAN
SISTEM VISUAL EKSTERNAL
• digerakkan oleh enam otot okular
•Empat otot rektus menggerakkan secara horizontal dan vertikal
Bola Mata •Dua ototoblik memutar bola mata dalam gerakan sirkular

•Lipatan kulit yang menutup untuk melindungi bola mata bagian depan
•Ruangan elips diantara kedua kelopak mata yang terbuka adalah fisura
Kelopak palpebralis
mata •Kelenjar penghasil minyak (kelenjar meibom) terletak dikedua kelopak mata

•Menghasilkan airmata melalui duktus sekretorius dialirkan melalui bola mata


•Duktus nasolakrimal mengarahkan aliran air mata ke hidung.
Kelenjar
Lakrimal
LANJUTAN..
KORNEA
 Kornea (Latin cornum=seperti tanduk) adalah selaput
bening mata, bagian selaput mata yang tembus cahaya.
Kornea merupakan lapisan jaringan yang menutupi bola
mata sebelah depan dan terdiri atas 5 lapis, yaitu epitel,
membran bowman,stroma,membran
descement,endotel.
 Kornea dipersarafi oleh banyak saraf sensoris terutama
berasal dari saraf siliar longus, saraf nasosiliar, saraf V.
saraf siliar longus berjalan supra koroid, masuk ke
dalam stroma kornea, menembus membran Boeman
melepaskan selubung Schwan
AQUEOUS HUMOR (CAIRAN MATA)
 Aqueous humor mengandung zat-zat gizi untuk
kornea dan lensa, keduanya tidak memiliki
pasokan darah.
 Adanya pembuluh darah di kedua struktur ini akan
mengganggu lewatnya cahaya ke fotoreseptor.
 Aqueous humor dibentuk dengan kecepatan 5
ml/hari oleh jaringan kapiler di dalam korpus
siliaris, turunan khusus lapisan koroid di sebelah
anterior. Cairan ini mengalir ke suatu saluran di
tepi kornea dan akhirnya masuk ke darah
LENSA
 Jaringan ini berasal dari ektoderm permukaan
yang berbentuk lensa di dalam bola mata dan
bersifat bening.
 Lensa di dalam bola mata terletak di belakang iris
dan terdiri dari zat tembus cahaya (transparan)
berbentuk seperti cakram yang dapat menebal
dan menipis pada saat terjadinya akomodasi.
 Epitel lensa akan membentuk serat lensa terus-
menerus sehingga mengakibatkan memadatnya
serat lensa di bagian sentral lensa sehingga
membentuk nukleus lensa
BADAN VITREOUS (BADAN KACA)
 Badan vitreous menempati daerah mata di
balakang lensa. Struktur ini merupakan gel
transparan yang terdiri atas air (lebih kurang
99%), sedikit kolagen, dan molekul asam
hialuronat yang sangat terhidrasi. Badan vitreous
mengandung sangat sedikit sel yang menyintesis
kolagen dan asam hialuronat (Luiz Carlos
Junqueira, 2003).
 Vitreous humor penting untuk mempertahankan
bentuk bola mata yang sferis (Lauralee Sherwood,
1996).
FISIOLOGI SISTEM PENGINDERAAN

Transmisi cahaya
Cahaya berjalan melalui kornea, cairan mata, lensa
dan humor vitreus sebelum jatuh di retina
Kornea dan lensa merefraksikan cahaya dan
memusatkan pada fovea retina
Penglihatan dekat  kontraksi otot siliaris
meningkatkan kurvatura lensa dan membawa
bayangan obyek yang dekat jatuh di retina
Penglihatan jauh  relaksasi otot siliaris dan
pemipihan lensa
RESPON BOLA MATA

Jarak
fokus
Bentuk lebih
menjadi panjang
lebih
Relaksasi pipih
M.Siliaris
PANJANG BOLA MATA
 Miopi
Miopia disebut sebagai rabun jauh, akibat
ketidakmampuan untuk melihat jauh, akan
tetapi dapat melihat dekat dengan lebih baik.
Miopia adalah Kelainan refraksi dimana sinar
sejajar yang masuk ke mata dalam keadaan
istirahat (tanpa akomodasi) akan dibias
membentuk bayangan di depan retina (Dwi
Ahmad Yani, 2008).
PANJANG BOLA MATA

 Hipermetropi
Kelainan refraksi dimana sinar sejajar yang
masuk ke mata dalam keadaan istirahat (tanpa
akomodasi ) akan dibias membentuk bayangan
di belakang retina (Dwi Ahmad Yani, 2008).
PANJANG BOLA MATA
 Astigmatisme
Astigmatisme adalah suatu kelainan refraksi dimana
sinar sejajar dengan garis pandang oleh mata tanpa
akomodasi dibiaskan tidak pada satu titik tetapi lebih
dari satu titik (Dwi Ahmad Yani, 2008).
Gejala klinis :
1. Penglihatan kabur atau terjadi distorsi
2. Penglihatan mendua atau berbayang - bayang
3. Nyeri kepala
4. Nyeri pada mata
RESEPTOR VISUAL PADA RETINA : SEL BATANG
DAN KERUCUT
Sel kerucut paling tinggi di fovea (merah,hijau, biru)

Cahaya menyebabkan kontraksiiris membatasi jumlah


cahayafokus cahaya di fovea

Paparan lebih lama terhadap kegelapan menyebabkan


pemulihan reseptor  pulih dalam waktu 10 menit

Sel batang sensitif terhadap keadaan


gelapdidistribusikan secara merata di retina (hijau dan
kuning)
OTAK DAN PENGLIHATAN

Akson sel ganglion bentuk saraf optikus


dan berkumpul di kiasma optika

Traktus optikus kanan dan kiri


membawa sinyal

Sebagian masuk ke midbrain,lainnya ke


kolikus superior dan formasio retikuler

Kolikus superior membentuk koordinasi


akomodasi dan reflek cahaya
EFEK PENUAAN PADA PENGLIHATAN
SELESAI....

TERIMA KASIH....

Wassalamu’alaikum wr wb