Anda di halaman 1dari 18

Kelompok 4

“Cloud Computing & Ubiquitous Computing”


- Andriawan
- Hasan Aldilah Ramadhan
- Indah Mayangsari
- Irna Yunita
- Iqbal Sindu Prabowo
- Kenneth Iskandar Aldrich
Cloud Computing
Definisi Cloud Computing (komputasi awan) merupakan gabungan pemanfaatan
teknologi komputer (komputasi) dalam suatu jaringan dengan pengembangan
berbasis internet (awan) yang mempunyai fungsi untuk menjalankan program atau
aplikasi melalui komputer – komputer yang terkoneksi pada waktu yang sama,
tetapi tak semua yang terkonekasi melalui internet menggunakan cloud computing.
Sejarah Cloud Computing
• Pada tahun 50-an, Cloud Computing memiliki konsep yang mendasar. Ketika komputer
mainframe yang tersedia dalam skala yang besar dalam dunia pendidikan dan
perusahaan dapat diakses melalui komputer terminal disebut dengan Terminal statis.
Terminal tersebut hanya dapat digunakan untuk melakukan komunikasi tetapi tidak
memiliki kapasitas pemrosesan internal. Agar penggunaan komputer mainframe yang
relatif mahal menjadi efisien maka mengembangkan akses fisik komputer dari
pembagian kinerja CPU. Hal ini dapat menghilangkan periode tidak aktif
pada mainframe, memungkinkan untuk kembali pada investasi.
• Tahun 60-an, Ketika Ilmuan Herb Grosch mendalilkan bahwa seluruh dunia akan
beroperasi pada terminal bodah didukung oleh sekitar 15 pusat data yang besar.
Karena komputer ini sangat canggih, banyak perusahaan dan entitas lain menyediakan
sendiri kemampuan komputasi melalui berbagai waktu dan beberapa organisasi,
seperti GE GEISCO, Anak perusahaan IBM Biro Corporation, Tymshare, CSS
Nasional, Data Dial, Bolt, Beranek and Newman.
• Tahun 90-an, perusahaan telekomunikasi mulai
menawarkan VPN layanan jaringan pribadi dengan kualitas sebanding
pelayanannya, tapi dengan biaya yang lebih rendah. Karena merasa
cocok dengan hal tersebut untuk menyeimbangkan
penggunaan server, mereka dapat
menggunakan bandwidth jaringan secara keseluruhan.
• Tahun 2000, Amazon sebagai peran penting dalam semua
pengembangan cloud computing dengan memodernisasi pusat data,
seperti jaringan komputer yang menggunakan paling sedikit 10%
dari kapasitas mereka pada satu waktu.
• Tahun 2006, Kemudian Amazon mulai mengembangkan produk baru
sebagai penyedia cloud computing untuk pelanggan eksternal dan
meluncurkan Amazon Web Service (AWS).
• Tahun 2008, Eucalypus menjadi yang pertama open source, AWS API
Platform yang kompatibel menyebarkan awan swasta. Pertengahan
2008, Gartner melihat kesempatan untuk membentuk hubungan
antara konsumen layanan TI, mereka menggunakan layanan TI dan
menjualnya. Dan mengamati bahwa “Organisasi layanan TI yang
beralih dari perangkat keras milik perusahaan dan aset perangkat
lunak untuk digunakan layanan berbasis model sehingga pergeseran
diproyeksikan untuk komputasi akan menghasilkan pertumbuhan
dramatis dalam produk IT di beberapa daerah dan pengurangan yang
signifikan di daerah lain.
• Tahun 2011, Tanggal 1 Maret 2011 IBM mengumumkan Smart
Cloud kerangka IBM Smarter Planet. Di antara
berbagai komponen dasar Smarter Computing, Cloud
Computing adalah bagian yang paling penting.
Manfaat Cloud Computing Serta Penerapan Dalam
Kehidupan Sehari – hari :
• Semua Data Tersimpan di Server Secara Terpusat
• Keamanan Data
• Fleksibilitas dan Skalabilitas yang Tinggi
• Investasi Jangka Panjang
Cara Kerja Sistem Cloud Computing :
Sistem Cloud bekerja menggunakan internet sebagai server
dalam mengolah data. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk login
ke internet yang tersambung ke program untuk menjalankan aplikasi
yang dibutuhkan tanpa melakukan instalasi.
Contohnya lewat penggunaan email seperti Yahoo ataupun
Gmail. Data di beberapa server diintegrasikan secara global tanpa harus
mendownload software untuk menggunakannya. Pengguna hanya
memerlukan koneksi internet dan semua data dikelola langsung oleh
Yahoo dan juga Google. Software dan juga memori atas data pengguna
tidak berada di komputer tetapi terintegrasi secara langsung melalui
sistem Cloud menggunakan komputer yang terhubung ke internet.
Jenis-jenis Layanan Cloud Computing :
• SAAS (Software as a Service) : Jenis layanan yang satu ini menyediakan
aplikasi yang siap pakai yang ditujukan untuk end user atau pengguna
terakhir. Sehingga user tidak perlu lagi membuat aplikasi baru. Contoh dari
layanan SAAS adalah gmail, twitter, facebook, dan lain sebagainya.
• PAAS (Platform as a Service) : Layanan PAAS berfungsi untuk menyewakan
tempat kepada para pengguna aplikasi untuk menjalankan aplikasi
tersebut. Contohnya ialah seperti penyediaan database, framework, atau
sistem operasi lainnya yang merupakan suatu platform untuk menjalankan
aplikasi.
• IAAS (Infrastructure as a Service) : Layanan ini menyediakan infrastruktur
IT untuk para pengguna akhir yang mana dalam layanan tersebut berbasis
data cloud. Infrastruktur yang disediakan bisa bersifat hardware seperti
memori, hardisk, atau jenis server tertentu. Contoh penyedia layanan IAAS
seperti Rackspace cloud, Amazon EC2, dan lain sebagainya.
Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computing :
• Kelebihan Cloud Computing :
1. Efisiensi penggunaan media penyimpanan
2. Keamanan data
3. Fleksibilitas
4. Skalabilitas
5. Menghemat Biaya
• Kekurangan Cloud Computing :
1. Keamanan Data
2. Biaya yang dikeluarkan
3. Server Down
4. Rawan Penyusup
Implementasi Cloud Computing :
Ada tiga poin utama yang diperlukan dalam implementasi cloud
computing, yaitu:
• Computer Front End : Biasanya merupakan computer desktop biasa.
• Computer Back End : Computer back end dalam skala besar biasanya
berupa server computer yang dilengkapi dengan data center dalam
rak-rak besar. Pada umumnya computer back end harus mempunyai
kinerja yang tinggi, karena harus melayani mungkin hinggga ribuan
permintaan data.
• Penghubung Antara Keduanya :Penghubung keduanya bisa berupa
jaringan LAN atau internet.
Contoh Cloud Computing :
A. Google Drive
Fitur-fitur Google Drive :
1. Penyimpanan gratis sebesar 15GB
2. Memungkinkan membuat dokumen
3. Berbagi file
4. Terintegrasi dengan layanan Google lainnya
5. Fasilitas pencarian
6. Menampilkan berbagai file
7. Menjalankan aplikasi
B. Windows Azure
Fitur-fitur Windows Azure :
1. Layanan Infrastruktur
2. Kembangkan dan Lakukan Percobaan
3. Big Data
4. Aplikasi Mobile
5. Media
6. Aplikasi Web
7. Penyimpanan, Pencadangan dan Pemulihan
8. Identitas dan Manajemen Akses
9. Integrasi
10. Manajemen Data
UBIQUITOUS COMPUTING
Ubiquitous Computing adalah metode untuk meningkatan penggunaan
komputer dengan membuat banyak komputer tersedia diseluruh lingkungan
fisik, tetapi membuat mereka secara efektif terlihat oleh pengguna.

Ubiquitous computing (atau "ubicomp") adalah konsep di rekayasa


perangkat lunak dan ilmu komputer dimana komputasi bisa terjadi dimana
saja dan kapan saja. Berbeda dengan desktop computing, ubiquitous
computing bisa terjadi dengan perangkat apapun, dimanapun, dan dengan
format apa saja
Sejarah dan Konsep Ubiquitous Computing :
• Konsep dasar mengenai ubiquitous computing pertama sekali
diperkenalkan oleh Gordon Moore pada tahun 1965. Moore mengamati
bahwa jumlah transistor pada sebuah sirkuit meningkat dua kali lipat setiap
tahunnya. Moore mengemukakan bahwa di masa depan seluruh alat
elektronik akan saling terhubung dan dikontrol pada sebuah komputer
secara otomatis.

• Istilah Ubiquitous Computing sendiri masih jarang diketahui oleh


masyarakat, walaupun istilah tersebut sudah lama, yaitu pada tahun 1988,
Mark Weiser, seorang peneliti senior pada Xerox Palo Alto Research Center
(PARC) telah memproklamirkan istilah tersebut, sehingga beliau disebut
sebagai bapak Ubiquitous Computing. Weiser berpendapat bahwa di masa
depan teknologi komputer akan kita temui ditanamkan (embedded) pada
setiap perangkat yang kita gunakan sehari-hari, dimana perangkat tersebut
akan mendukung aktifitas harian kita.
Karakteristik Lingkungan Ubiquitous Computing
Ada banyak jenis layanan yang dapat ditawarkan dalam lingkungan
AmI, antara lain layanan-layanan airport, perkantoran, perbankan,
transportasi, supermarket, pendidikan, rumah tangga, dan lain-lain
yang tercakup dalam suatu area perkotaan. Karakteristik dari
lingkungan pelayanan ini adalah sebagai berikut :
1. Personal Device
2. Network Architecture
3. Service Provisioning
4. Sensing Architecture
5. Modes of Interaction
 Spesifikasi Teknis Ubiquitous Computing
Ubiquitous Computing mempunyai beberapa spesifikasi teknis sebagai berikut :
1. Terminal & user interface
2. Peralatan yang murah
3. Bandwidth tinggi
4. Sistem File tersembunyi
5. Instalasi otomatis
6. Personalisasi informasi
7. Privasi

 Contoh Ubiquitous Computing dalam Kehidupan Sehari-hari :


1. Handphone
2. E-Learning
3. Mobil
4. Ruangan
5. Kulkas
Perbedaan Ubiquitous, Mobile, Grid dan Cloud Computing :

• Penjelasan :
1. Mobile Computing adalah sebuah komputasi menggunakan
teknologi yang tidak terhubung secara fisik, atau dalam jarak jauh
atau lingkungan mobile (non statik).
2. Grid Computing adalah komputasi menggunakan sumber daya yang
melibatkan banyak komputer yang terdistribusi dan terpisah secara
geografis dan terhubung dalam jaringan untuk memecahkan
persoalan komputasi dalam skala besar.
3. Cloud Computing adalah komputasi berbasis internet, dimana
berbagi sumber daya, perangkat lunak dan informasi yang diberikan
kepada komputer dan perangkat lain, seperti utilitas publik.
• Perbedaan :
1. Mobile computing menggunakan teknologi mobile untuk
menjalankannya seperti handphone, carputer dan ultra mobile PC,
sedangkan Ubiquitous, grid dan cloud computing menggunakan PC pada
umumnya untuk menjalankannya.
2. Biaya untuk pengadaan energi bagi mobile computing cenderung lebih
mahal dibanding Ubiquitous,grid dan cloud computing apabila tidak ada
sumber daya listrik karena membutuhkan sumber daya pengganti yaitu
batere.
3. Mobile computing tidak terlalu membutuhkan tempat yang besar untuk
mengoperasikannya dibanding Ubiquitous,grid dan cloud computing
karena cenderung portable dan mudah dibawa kemana saja.
4. Pada mobile computing, proses komputasi cenderung dilakukan sendiri
oleh user. Pada Ubiquitous,grid computing, proses komputasi dilakukan
terpusat maupun tidak terpusat dimana consumer membutuhkan
discovery server. Pada cloud computing, proses komputasi
membutuhkan ASP dan internet sebagai media penghubung.