Anda di halaman 1dari 28

KEBIJAKAN KEMENTERIAN

KESEHATAN BIDANG
RADIOLOGI
Agung Nugroho O, Dipl.Rad, ST, MSi
Kasie. Peralatan
Direktorat Fasilitas Pelayanan kesehatan
UU no 44 tahun 2009 tentang Rumah sakit

Pasal 10
(1) Bangunan Rumah Sakit sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 harus
dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan yang
paripurna, pendidikan dan pelatihan, serta penelitian dan
pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan.
(2) Bangunan rumah sakit sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling
sedikit terdiri atas ruang:
f. ruang radiologi;
UU no 36 tahun 2014
tentang tenaga Kesehatan
Pasal 11
(1) Tenaga Kesehatan dikelompokkan ke dalam:
k. tenaga teknik biomedika;
(12) Jenis Tenaga Kesehatan yang termasuk
dalam kelompok tenaga teknik biomedika
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf
k terdiri atas radiografer, elektromedis, ahli
teknologi laboratorium medik, fisikawan
medik, radioterapis, dan ortotik prostetik.
PP no 47 tahun 2016 tentang Fasilitas
Pelayanan Kesehatan
 Tempat Praktik Mandiri Tenaga Kesehatan
 Pusat Kesehatan Masyarakat
 Klinik
 Rumah Sakit
 Apotek
 Unit Transfusi Darah
 Laboratorium Bidang Kesehatan;
 Optikal
 Fasilitas Pelayanan Kedokteran Untuk Kepentingan Hukum
 Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tradisional
JENIS FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN

RUMAH SAKIT(2.723) Puskesmas (9.731) KLINIK (85.000)


(BUK) (Pusdatin)

LAB MANDIRI (792) APOTIK (21.852)


(Dinkes) (IAI) PRAKTEK MANDIRI
(Dinkes)

CHIROPRACTIC PANTI PIJAT/SPA OPTIKAL (10.000)


UTD PMI (375) (Dinkes) (Dinas Sosial) (Gapopin)
Jenjang Karier radiografer
Permenkes no 780 tahun 2008 tentang
Penyelenggaraan Pelayanan Radiologi
Kepmenkes no 1014 tahun 2008 tentang
Standar Pelayanan Radiologi Diagnnostik
Kepmenkes no 1427 tahun 2006
tentang standar pelayanan radioterapi
Kepmenkes no 008 tahun 2010 tentang standar
pelayanan Kedokteran Nuklir
Permenkes no 56 tahun 2015 tentang
kualifikasi dan perijinan RS
Pasal 48
(1) Pelayanan Medik sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 47 huruf a, paling sedikit terdiri
dari:
d. pelayanan medik spesialis penunjang.
(5) Pelayanan medik spesialis penunjang,
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf
d, meliputi pelayanan radiologi dan
laboratorium.
Permenkes no 56 / 2014
tentang
Klasifikasi Dan Perizinan
Rumah Sakit
Perka Bapeten No 08 Tahun 2011 Tentang
Keselamatan Radiasi Dalam Penggunaan
Pesawat Sinar-x Radiologi Diagnostik Dan
Intervensional
Pasal 14
Personil yang bekerja di instalasi yang menggunakan
Pesawat Sinar-X Terpasang Tetap, Pesawat Sinar-X Mobile,
Pesawat Sinar-X Tomografi, Pesawat Sinar-X Pengukur
Densitas Tulang (Bone Densitometry), Pesawat Sinar-X
Penunjang ESWL, dan/atau Pesawat Sinar-X C-Arm
Penunjang Bedah paling kurang terdiri atas:
a. Dokter Spesialis Radiologi atau Dokter yang
Berkompeten;
b. Petugas Proteksi Radiasi; dan
c. Radiografer
Permendikti no 257 tahun 2017 tentang
Nama Program Studi Pada Perguruan Tinggi
Standar Nasional Akreditasi RS - SNARS, 2017
Permenkes no 24 tahun 2016 tentang
Persyaratan Teknis Bangunan Dan Prasarana
Rumah Sakit
No Ruangan Ukuran
1 General perpose  < 125 kV 4 m x 3 m x 2,8 m
 > 125 kV 6,5 m x 4 m x 2,8 m
2 Mobile x ray 3 m x 2 m x 2,8 m
3 Mammografi 4 m x 3 m x 2,8 m
4 Panoramik 3 m x 2 m x 2,8 m
5 Dental x ray 3 m x 2 m x 2,8 m
6 Fluoroskopi 7,5 m x 5,7 m x 2,8 m
7 CT Scan 6mx4mx3m
8 DSA 8,5 m x 7,5 m x 2,8 m
9 MRI  ruangan sangkar farrday 12,5 m x 7 m x 3,5 m
10 Kamar gelap 2 m x 1,5 m x 2,8 m
11 CR 3 m x 3 m x 2,8 m
Quality assurance Audit for
Diagnostic Radiology
Improvement and learning
(Quadril)
Studi kasus  kolimasi digital
Basic X Ray intervensional positioning :
• Posisikan tube pada posisi yang terkecil radiasi hambur pada sekeliling area
radiasi
• Posisikan pasien sedekat mungkin II dengan sejauh mungkin sumber radisasi

• AOTRAUMA, 2011
Utamakan keselamatan radiasi
Studi kasus :
Kecelakaan Radiasi Diagnostik
Intervensional-Kateterisasi Jantung
KELISTRIKAN
, Gerhard Kütterer, Andrew Wright, Frank Jones, Jeff Behary, Jan A. M. Hofman, and Joachim E. Wildberger , 2013,
Forgotten electrical accidents and the birth of shockproof X-ray systems,

Wound at area of contact with foot


switch, 17 days after electrical
accident

luka di telapak kaki radiologis yang


tersentuh dengan kontak dengan
tegangan tinggi sementara kakinya di
efektif dibumikan on/off switch.
Sepatunya hangus di daerah kontak.
Dia Sejenak pingsan namun pulih
Ijin radiologi dan
Panggilan
Reskrim
Kecelakaan di ruang MRI
Agung Nugroho Oktavianto, Dipl.Rad, ST, MSi
Pendidikan :
 D3 APRO Jakarta, 1996
 S1 T. Nuklir UGM Jogjakarta, 2003
 S2 Fisika Medik UI Depok, 2010
Pengalaman Kerja :
 BPFK Jakarta, 1999 – 2012
 Kementerian Kesehatan, 2013 – sekarang
Hp : 0815 1088 5005 , 0812 1321 2003
Email : agungnokt@gmail.com
Terima kasih