Anda di halaman 1dari 13

KETERGANTUNGAN

A N TA R R U A N G D A N
P E N G A R U H N YA T E R H A D A P
K E S E J A H T E R A A N M A S YA R A K AT

O L E H : D I A R AG U S T I N I , S . P D.
TUJUAN BELAJAR
• Menjelaskan pengertian perdagangan internasional
• Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi perdagangan internasional
• Menjelaskan manfaat perdagangan internasional
• Menjelaskan hambatan perdagangan internasional
• Menjelaskan pengertian ekonomi kreatif
• Menjelaskan subsekktor ekonomi kreatif
• Menganalisis hubungan antara ekonomi kreatif dan industry kreatif
• Menjelaskaan keunggulan di bidang ekonomi
• Memberikan contoh keunggulan di bidang ekonomi
• Menjelaskan perdagangan bebas ASEAN
• Menganalisis hubungan perdagangan internasional dengan migrasi penduduk, transportasi, dan
lembaga sosial/ ekonomi
A. PERDAGANGAN INTERNASIONAL
Pengertian Perdagangan Internasional
 Perdagangan internasional adalah proses pertukaran barang dan jasa antara dua Negara
atau lebih dengan tujuan mendapatkan keuntungan/ laba.
 Mengirim/ menjual barang ke Negara lain disebut ekspor. Sedangkan Negara pelaku
ekspor disebut eksportir.
 Masuknya barang dari Negara lain disebut impor, sedangkan pelakunya disebut importir.
PERBEDAAN PERDAGANGAN DALAM
NEGERI DENGAN PERDAGANGAN
INTERNASIONAL
Perdagangan Dalam Negeri Perdagangan Internasional
Dilakukan di suatu Negara Dilakukan antarnegara
Penjual dan pembeli berinteraksi langsung Penjual dan pembeli tidak berinteraksi lamgsung
Menggunakan mata uang yang sama Mata uang berbeda sehingga menggunakan devisa
Tidak dikenai bea masuk Dikenai bea masuk
Ongkir lebih murah Ongkir lebih mahal
Kualitas barang variatif Kualitas barang sesuai standar internasional
Sesuai dengan aturan hukum nasional Sesuai dengan hukum internasional
FAKTOR YANG MENDORONG TERJADINYA
PERDAGANGAN INTERNASIONAL

Perbedaan Perbedaan Perbedaan


SDA kualitas SDM IPTEK

Perbedaan Perbedaan
Budaya lain
SDA NEGARA LAIN

A R A B S AU D I Q ATA R
MANFAAT PERDAGANGAN
INTERNASIONAL
Memenuhi kebutuhan barang dan jasa

Menciptakan produk khusus

Mendapatakan barang dengan mudah dan murah

Mendorong kegiatan produksi

Meningkatkan hubungan persahabatan antarnegara

Membuka kesempatan kerja

Pendapatan Negara meningkat

Mendorong kemajuan IPTEK


HAMBATAN PEDAGANGAN
INTERNASIONAL
Adanya proteksi

Adanya kuota

Adanya tarif

Adanya politik dumping


MENGEMBANGKAN EKONOMI KREATIF
BERDASARKAN POTENSI WILAYAH
Konsep Ekonomi Kreatif
Kreativitas adalah kemampuan sesorang untuk melahirkan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan
maupun karya nyata yang relative berbeda dengan yang ada sebelumnya (Supriadi, 2001: 7).
14 SUBSEKTOR INDUSTRY KREATIF
MENURUT PEMERINTAH:
Advertising Game

Arsitektur Musik

Pasar barang seni Seni pertunjukkan

Kerajinan Penerbitan dan percetakan

Desain Software

Fashion Broadcasting

Video, film, dan fotografi Risbang


PASAR BEBAS
Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Pasar Bebas Asean Free Tarde Area (AFTA)

Asia Pacific Economic Corporation (APEC)

Uni Eropa (MEE)

World Trade Organization (WTO)