Anda di halaman 1dari 7

DM HIPOGLIKEMIA DAN DM

HIPERGLIKEMIA

Kelompok 6 :
EKA PRASETIAWATI
ELFI RAHMI
FAUZIA ANGRAINI
NEDIA TIYA EWITA
RISKI AMELIA
NUR INTAN NOVIANA
SHINTA MAHARANI
SISKA RATNA SARI
DM Hipoglikemia
Hipoglikemia ialah suatu ETIOLOGI
penurunan abnormal kadar gula 1. Ibu hamil yang menderita diabetes
darah atau kondisi ketidaknormalan dan berlebihan menggunakan obat
kadar glukosa serum yang insulin
rendah. Keadaan ini dapat 2. Ibu hamil yang menderita diabetes
didefinisikan sebagai kadar glukosa dan menggunakan obat secara
di bawah 40 mg/dL setelah normal
kelahiran berlaku untuk seluruh 3. Ibu hamil yang minum alcohol
bayi baru lahir atau pembacaan 4.Produksi insulin yang terlalu
strip reagen oxidasi glukosa di banyak
bawah 45 mg/dL yang dikonfirmasi 5. Puasa
dengan uji glukose darah. 6. Kekurangan nutrisi
7. Menderita penyakit tertentu
8. Efek samping dari berbagai obat
Patogenesis
Price (2006) mengutarakan
bahwa hipoglikemia terjadi
karna ketidak mampuan hati
memproduksi glukosa yang
dapat disebabkan karna
penurunan bahan pembentuk
glukosa, penyakit hati atau
ketidakseimbangan hormonal.
Klasifikasi
1. Hipoglikemia ringan
2. Hipoglikemia Sedang
3. Hipoglikemia Berat
Patofisiologi Hiperglikemia pada Ibu Hamil

-Pada wanita hamil terjadi perubahan perubahan fisiologis yang


berpengaruh terhadap metabolisme karbohidrat karena adanya
hormon plasenta yang bersifat resistensi terhadap insulin, sehingga
komposisi sumber energi dalam plasma ibu berubah atau disebut
bersifat diabetogenik.
-Meningkatnya umur kehamilan dapat mengganggu
keseimbangan metabolisme karbohidrat sehingga terjadi
gangguan toleransi glukosa.
-Efek dari resistensi insulin mengakibatkan kadar gula darah ibu
hamil tinggi sehingga terjadilah diabetes gestasional atau
hiperglikemia pada ibu hamil.
Komplikasi Hiperglikemia pada Ibu Hamil

a. Risiko dan komplikasi pada ibu


1. Abortus Spontan
2. Preeklamsia
3. Persalinan prematur
4. Polihidramnion
5. Infeksi
6. Risiko tinggi section caesaria

b. Risiko dan komplikasi pada janin


1. Kelainan kongenital atau Malformasi
2. Makrosomia
3. Pertumbuhan janin terhambat atau Intrauterin Growth Restriction
(IUGR)
4. Kematian janin tidak dapat dijelaskan atau Intrauterine Fetal Death