Anda di halaman 1dari 13

PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN TERKAIT PADA

PASIEN GASTROENTRITIS (DIARE AKUT)

DISUSUN OLEH :
KELOMPOK 7

MUKHTAROH AZIZAH (18079)


NABELLA KHOFIFAH (18080)
NADIA YULIYANI (18082)
NAWANG WULANDARI (18083)

AKADEMI KEPERAWATAN POLRI


PENGERTIAN GASTROENTRITIS

 Gastroentritis adalah Buang Air Besar (Defekasi) dengan tinja berbentuk cair
(setengah padat), kandungan air tinja lebih banyak dari biasanya lebih dari
200gram atau 200ml/24jam. (Aru W.Sudoyono, 2010 hal.548)

 Gastroentritis adalah peradangan yang terjadi pada lambung dan usus yang
memberikan gejala diare dengan frekuensi lebih banyak dari biasanya yang
disebabkan oleh bakteri, virus dan parasit yang pathogen. (Bararah dan Jauhar,
2013 Hal.169)

 Gastroenteritis adalah kondisi dimana terjadi frekuensi defekasi yang tidak


biasa (lebih dari 3x sehari), juga perubahan dalam jumlah dan konsistensi (feses
cair). (Diyono dan Mulyanti, 2013 hal.59)
RESUME

Klien datang ke ruangan Cendrawasih kiriman dari IGD RS Bhayangkara Tk 1


Raden Said Sukanto pada tanggal 19 Agustus 2019 pada pukul 06.00 WIB
dengan diagnosa medis Gastroentritis. Klien datang dengan keluhan BAB cair
kurang lebih 6x, klien mengeluh lemas, mual, haus secara terus menerus,
muntah sudah 3x, tidak nafsu makan, BB sebelum sakit 60kg, sesudah sakit
menjadi 58kg, nyeri perut melilit dengan skala 5, dari hasil pemeriksaan fisik
yang didapatkan keadaan umum lemah, kesadaran compos mentis, GCS : 15,
klien tampak lemas, klien tampak pucat, bising usus 15x/menit, kulit klien
teraba hangat, mukosa bibir klien kering, konjungtiva pucat, CRT <3detik,
pemeriksaan TTV : 100/60mmHg, nadi 101x/menit, suhu 36,5derajat,
pernafasan 20x/menit, hasil lab 19 Agustus 2019 albumin 2,4gr/dl, HB :
13,00gr/dl (N : 13-16g/dl), Leukosit : 8.200u/l (N : 5000-10.000 u/l),
Hemaktokrit : 39% (N : 40-48%, Trombosit : 235.000/ul (N : 159.000-
400.000/ul), ureum : 18mg/dl (N : 10- 50mg/dl), Kreatinin : 0,9mg/dl (0,5 – 1,5
negativ), glukosa darah sewaktu 125mg/dl (N : <200mg/dl)
PENGKAJIAN

Tanggal Pengkajian : 19 Agustus 2019


Tanggal masuk : 19 Agustus 2019
Ruang / kelas : Cendrawasih
Nomer RM : 87623
Diagnosa Medis : Gastroentritis
klien : Tn. S
Jenis kelamin : Laki laki
Usia : 53 tahun
Status perkawinan : Menikah
Agama : Islam
Suku bangsa : Indonesia
Pendidikan : SMA
Bahasa yang digunakan : Indonesia
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Kramatjati, Jakarta Timur
DATA FOKUS

No. Data Subyektif Data Obyektif

1. Klien mengatakan BAB cair sudah 6x - Keadaan umum lemah


2. dalam sehari - Kesadaran compos mentis
Klien mengatakan haus secara terus - CRT <3 detik
menerus - BB sebelum sakit 60kg dan sesudah
3. Klien mengatakan nyeri perut seperti sakit 58kg
melilit - Frekuensi nadi meningkat
4. Klien mengatakan mual - Klien tampak lemas dan pucat
5. Klien mengatakan tidak nafsu makan - Skala nyeri 5
6. Klien mengatakan lemas dan lesu - Mukosa bibir kering
7. Klien mengatakan muntah sudah 3x - Konjungtiva pucat
- Hasil TTV :
TD 100/60mmHg, nadi 101x/menit, suhu
36,5 derajat, respirasi 20x/menit
-Kulit klien teraba hangat
-Turgor kulit menurun
- Bising usus hiperaktif
ANALISA DATA
No. Data Masalah Etiologi
1. DS : Hipovolemia Kehilangan cairan
- Klien mengatakan BAB cair aktif
sudah 6x dalam sehari
- Klien mengatakan muntah
sudah 3x
-Klien mengatakan haus
secara terus menerus
-Klien mengatakan badannya
lemas
DO:
-Keadaan umum lemah
-Kesadaran compos mentis
-Turgor kulit menurun
-Frekuensi nadi meningkat
-Mukosa bibir kering
-Hasil TTV : TD
100/60mmHg, Nadi
101x/menit, suhu 36,5
derajat, respirasi 20x/menit
No. Data Masalah Etiologi

2. DS : Defisit nutrisi Intake tidak adekuat


-Klien mengatakan mual
-Klien mengatakan tidak nafsu
makan
-Klien mengatakan lemas

DO :
-BB sebelum sakit 60kg dan
sesudah sakit 58kg
-Konjungtiva pucat
-Bising usus 15x/menit
-Mukosa bibir pucat
-Serum albumin 2,4 gr/dl
(normal 3,5 - 4,5 gr/dl)
TTV : TD 100/60, Nadi
101x/menit, suhu 36,5derajat,
respirasi 20x/menit
No. Data Masalah Etiologi

3. DS : Nyeri Agen cedera fisiologis


-Klien mengatakan nyeri infeksi/inflamasi
perut seperti melilit

DO :
-Klien tampak meringis
kesakitan
-Frekuensi nadi
meningkat
-Skala nyeri 5 (sedang)
-Pasien tampak gelisah
DIAGNOSA KEPERAWATAN

 Hipovolemia berhubungan dengan kehilangan cairan aktif


 Defisit nutrisi berhubungan dengan intake tidak adekuat
 Nyeri berhubungan dengan agen cedera fisiologis infeksi/inflamasi
INTERVENSI KEPERAWATAN
Tgl/ Diagnosa Keperawatan Tujuan dan Kriteria Rencana Tindakan
No. Hasil
19 Hipovolemia berhubungan Setelah dilakukan tindakan -Monitor kondisi dan
agust dengan kehilangan cairan 3x24 jam, diharapkan keadaan pasien
us aktif, yang ditandai dengan : masalah hipovolemia -Monitor intake dan output
2019 meningkat. Dengan kriteria cairan
DS : hasil : -Hitung kebutuhan cairan
1. - Klien mengatakan BAB -Anjurkan banyak minum
cair sudah 6x dalam sehari - kolaborasi pemberian
-Klien mengatakan muntah cairan iv isotonis, misal
sudah 3x (NaCl, RL)
-Periksa tanda dan gejala
hipovolemia
-Keadaan umum membaik -Monitor TTV
DO: -TTV nilai sistolik 100-120 -Monitor elastisitas turgor
-Keadaan umum lemah dan diastolik 60-80mmHg kulit
-Mukosa bibir kering -Tanda tanda dehidrasi -Berikan asupan cairan oral
-Hasil TTV : TD menurun -Kolaborasi pemberian
100/60mmHg, Nadi -Elastisitas turgor kulit cairan iv hipotonis misal
101x/menit, suhu 36,5 membaik (glukosa 2,5%, NaCl 0,4%)
derajat, respirasi 20x/menit -membran mukosa bibir
lembab
Rasa haus berlebih menurun
Tgl/ Diagnosa Keperawatan Tujuan dan Kriteria Rencana Tindakan
No. Hasil
19 Defisit nutrisi Setelah dilakukan -Identifikasi status nutrisi
Agustu berhubungan dengan tindakan 3x24 jam, -Monitor hasil lab
s 2019 ketidakmampuan diharapkan masalah Heumoglobin
mengabsorbsi makanan. defisit nutrisi membaik, -Anjurkan makan sedikit
Ditandai dengan : dengan kriteria hasil : tapi sering
DS : -Mual menurun -Beri makan dalam
2. -Klien mengatakan mual -Nafsu makan porsian hangat
-Klien mengatakan tidak meningkat -Beri makan selingan
nafsu makan -Konjungtiva merah -Beri makan lunak
-Klien mengatakan lemas muda
-Mukosa bibir lembab
-BB meningkat
DO: -Nilai albumin -Kolaborasi pemberian
-Keadaan umum lemah meningkat Loperamide HCl tablet
-Kesadaran compos kunyh setelah BAB
mentis pertama 3x2 mg
-Turgor kulit menurun
-Frekuensi nadi
meningkat
-Mukosa bibir kering
-Hasil TTV : TD
100/60mmHg, Nadi
101x/menit, suhu 36,5
derajat, respirasi
20x/menit
Tgl/ No. Diagnosa Tujuan dan Kriteria Rencana Keperawatan
Keperawatan Hasil

19 Nyeri berhubungan Setelah dilakukan -Identifikasi skala nyeri


Agustus dengan agen cedera tindakan 3x24 jam, -Ajarkan tehnik relaksasi
2019 fisiologis diharapkan masalah -Identifikasi respon nyeri
infeksi/inflamasi, yang Nyeri menurun, -Anjurkan memonitor nyeri
3. ditandai dengan : Dengan kriteria hasil : secara mandiri

DS : -Nyeri menurun -Identifikasi faktor yang


-Klien mengatakan memperberat dan
nyeri perut seperti memperingan nyeri
melilit -Kolaborasi pemberian
analgetik ketoprofen
2x50mg

DO :
-Klien tampak
meringis kesakitan
-Frekuensi nadi
meningkat
-Skala nyeri 5
(sedang)
-Pasien tampak gelisah
TERIMAKASIH