Anda di halaman 1dari 30

1.

Aryuma
2. Brama Trisna Wasesa
3. Candra Gumilar
4. Fitriadevi
5. Gustianto
6. Helen Malinda
7. Iga Nuryanti
8. Ramses Manalu
9. Roby Bagaskoro
10. Surya Pratama
11. Yayuk Dwi N
12. Zico Permadani
±1 minggu yang lalu, bertempat di Burjo daerah Sekaran, Gunung Pati saat pasien sedang
makan, dihampiri dua pengamen dan meminta uang secara paksa. Kemudian, pada tanggal
18 Desember 2019 pukul 20.00 WIB ditempat yang sama dihampiri pengamen dengan
orang yang sama meminta uang dengan paksa dan korban tidak memberi lalu diserang
dengan menggunakan gitar. Korban mengaku tidak mengenal dengan pelaku namun sering
melihat saat makan di burjo tersebut. Korban merasakan pusing,mual dan muntah
disangkal,pingsan disangkal.

Di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum


Pusat Dokter Kariadi Semarang,dibawa oleh teman
korban
A. TEMUAN YANG BERKAITAN DENGAN IDENTITAS KORBAN

1. Identitas Umum Korban


a. Jenis kelamin : Laki-laki
b. Umur : 21 Tahun 4 bulan
c. Berat badan : 55 kg
d. Tinggi badan : 173 cm
e. Warna kulit : Sawo matang
f. Ciri rambut : Warna hitam, lurus, pendek,
distribusi merata
g. Keadaan gizi : Kesan gizi normal
( IMT : 18,3 kg/m²)
• B. TEMUAN DARI PEMERIKSAAN TUBUH BAGIAN
LUAR

1.Keadaan Umum dan Tanda vital


a. Tingkat kesadaran: Sadar Penuh
b.Tekanan darah : 105/73 mmHg
c. Denyut nadi : 78 x/menit
d.Pernapasan : 20 x/menit
e. Suhu badan : 36,7 °C
2. Permukaan Kulit Tubuh
1
Kepala:
Daerah berambut: tidak ada kelainan 2
Wajah: 3
a. Dahi: terdapat tiga buah luka lecet pada dahi kanan
luka lecet pertama pada dahi sisi kanan, dengan luka lecet kedua pada dahi sisi kanan, dengan titik
titik pusat tiga sentimeter dikanan garis tengah pusat tiga sentimeter dikanan garis tengah tubuh,
tubuh, delapan sentimeter diatas garis lima koma lima sentimeter diatas garis mendatar
mendatar yang melewati kedua mata, bentuk yang melewati kedua mata, bentuk tidak teratur,
tidak teratur, ukuran panjang tiga koma lima ukuran panjang satu koma lima sentimeter, lebar
sentimeter, lebar tiga sentimeter, batas tidak satu koma lima sentimeter, batas tidak tegas, warna
tegas, warna kemerahan, disekitar luka kemerahan, disekitar luka terdapat memar
terdapat memar
luka lecet ketiga pada dahi sisi kanan, dengan titik pusat
tiga koma lima sentimeter dikanan garis tengah tubuh,
empat sentimeter diatas garis mendatar yang melewati
kedua mata, bentuk tidak teratur, ukuran panjang dua
koma lima sentimeter, lebar satu sentimeter, batas tidak
tegas, warna kemerahan, disekitar luka terdapat memar.

b. Pipi : tidak ada kelainan


c. Dagu : tidak ada kelainan
2. Permukaan Kulit Tubuh
b. Leher : tidak ada kelainan
c. Bahu : tidak ada kelainan
d. Dada : tidak ada kelainan
e. Punggung : tidak ada kelainan
f. Pinggang : terdapat sebuah luka lecet pada pinggang kiri, bentuk tidak
teratur, ukuran panjang satu sentimeter, lebar nol koma lima sentimeter, batas tidak
tegas, warna kemerahan, disekitar luka terdapat luka memar
g. Perut : tidak ada kelainan
h. Dubur : tidak ada kelainan
2. Permukaan Kulit Tubuh
Anggota gerak:
Anggota gerak atas:
Kanan : tidak ada kelainan
Kiri : terdapat tiga buah luka lecet
pada lengan kiri

1
2

3
2. Permukaan Kulit Tubuh
2. Permukaan Kulit Tubuh

luka lecet pertama tepat pada siku, bentuk tidak luka lecet kedua dengan titik pusat tiga sentimeter
teratur, ukuran panjang dua sentimeter, lebar dibawah siku, bentuk tidak teratur, ukuran
satu sentimeter, batas tidak tegas, warna panjang satu koma lima sentimeter, lebar satu
kemerahan, disekitar luka terdapat memar sentimeter, batas tidak tegas, warna kemerahan,
disekitar luka terdapat memar
2. Permukaan Kulit Tubuh

luka lecet ketiga dengan titik pusat delapan


sentimeter dibawah pergelangan tangan kiri,
bentuk tidak teratur, ukuran panjang satu
koma lima sentimeter, lebar satu sentimeter,
batas tidak tegas, warna kemerahan, disekitar
luka terdapat memar

Anggota gerak bawah:


Kanan : tidak ada kelainan
Kiri : tidak ada kelainan
3. Bagian tubuh Tertentu

a. Mata
1) Alis mata : warna hitam
2) Bulu mata : warna hitam
3) Kelopak mata : tidak ada kelainan
4) Selaput kelopak mata : tidak ada kelainan
5) Selaput biji mata : tidak ada kelainan.
6) Selaput bening mata : tidak ada kelainan.
7) Manik mata : bentuk bundar, ukuran diameter tiga
milimeter, ukuran manik mata kanan dan kiri
sama.
8) Pelangi mata : warna hitam, tidak ada kelainan.
3. Bagian tubuh Tertentu

b. Hidung
1) Bentuk hidung : tidak ada kelainan
2) Permukaan kulit hidung : tidak ada kelainan
3) Lubang hidung : tidak ada kelainan

c. Telinga
1) Bentuk telinga : tidak ada kelainan
2) Permukaan kulit telinga : tidak ada kelainan
3) Lubang telinga : tidak ada kelainan
3. Bagian tubuh Tertentu

d. Mulut
1) Bibir atas : tidak ada kelainan
2) Bibir bawah : tidak ada kelainan
3) Selaput lendir Mulut : tidak ada kelainan
4) Lidah : tidak ada kelainan
5) Langit - langit mulut : tidak ada kelainan
4. Tulang - Tulang

a. Tulang tengkorak : tidak ada kelainan


b. Tulang wajah : tidak ada kelainan
c. Tulang belakang : tidak ada kelainan
d. Tulang-tulang dada : tidak ada kelainan
e. Tulang panggul : tidak ada kelainan
f. Tulang anggota gerak : tidak ada kelainan
KESIMPULAN

Berdasarkan temuan-temuan yang didapatkan dari pemeriksaan atas korban tersebut,


maka saya simpulkan bahwa korban adalah seorang laki-laki, usia dua puluh satu tahun
empat bulan, kesan gizi normal. Didapatkan luka akibat kekerasan tumpul berupa luka
lecet pada wajah, pinggang dan anggota gerak atas. Akibat hal tersebut menimbulkan
penyakit atau halangan untuk menjalankan pekerjaan jabatan atau mata pencarian.
TRAUMATOLOGI

Berasal dari kata ‘trauma’ dan ‘logos’


o Trauma’ kekerasan atas jaringan tubuh yang masih hidup (living tissue)
o Logos’: ilmu
 Ilmu yang mempelajari semua aspek yang berkaitan dengan kekerasan
terhadap jaringan tubuh manusia yang masih hidup

d
Traumatologi

Trauma

Mekani
Fisika Campuran Kimiawi
k
Barotr Senjata
Tajam Tumpul Kaca Listrik Petir Suhu Asam Basa
auma api
Suhu Suhu
Memar Lecet Robek Fraktur
tinggi rendah
LUKA LECET (VULNUS
EXCORIASI)

 Gambaran rusaknya lapisan kulit tapi belum sampai ke


bagian di bawah kulit.1-3
 Lecet dapat disebabkan oleh gesekan atau tekanan,
berdarah maupun tidak (bergantung pada robek tidaknya
pembuluh kapiler dermis).3
 Pada kasus lecet akibat gesekan, arah gesekan dapat
diperkirakan dari tampakan kulit yang terkelupas maupun
dengan pemeriksaan mikroskopis (pada ujung luka akan
didapatkan gambaran penumpukan sel kulit).2

1. DiMaio, V. J., DiMaio, D., “Blunt Trauma Wounds”, Forensic Pathology 2nd ed, CRC Press, Boca Raton, 2001.
2. Burke, M. P., “Classification of Injuries”, Forensic Pathology for Fractures and Mechanisms of Injury: Postmortem CT Scanning, CRC Press, Boca Raton, 2012, p. 37.
3. Knight, B., Saukko, P., “The Pathology of Wounds”, Knight’s Forensic Pathology 3rd ed., Arnold Publishers, London, 2004, p. 138.
Sifat Luka Lecet

Bentuk dan Kadang –


batas luka kadang Warna Permukaan
Tepi luka
tidak ditemukan merah tertutup oleh
tidak rata
teratur sedikit kecoklatan krusta
perdarahan

Dahlan, Sofwan. Ilmu Kedokteran Forensik. Pedoman Bagi Dokter dan Penegak Hukum. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. 2007
Macam-Macam Luka Lecet
Akibat benda runcing  geser lapisan epidermis  terangkat 
Gores menunjukkan arah kekerasan
Contoh: kuku jari yg menggores kulit

Variasi luka lecet gores


Serut
Area persentuhannya dengan permukaan kulit lebih lebar

Oleh penjejakan benda tumpul pada kulit


Tekan Temuan pada mayat: daerah kulit yg kaku dengan warna
lebih gelap dari sekitarnya

Oleh tekanan linier + gerakan bergeser


Geser Contoh: kasus gantung, jerat, pecut

Dahlan, Sofwan. Ilmu Kedokteran Forensik. Pedoman Bagi Dokter dan Penegak Hukum. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. 2007.
Fase Penyembuhan Luka

Kumar, Cotran, Robbins. Buku Ajar Patologi. Jakarta: EGC. 2007.


KUHP PASAL 352
( LUKA RINGAN)
1. Kecuali yang tersebut dalam pasal 353 dan 356, maka
penganiayaan yang tidak menimbulkan penyakit atau
halangan untuk menjalankan pekerjaan jabatan atau
pencarian, diancam, sebagai penganiayaan ringan,
dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau
pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus
rupiah. Pidana dapat ditambah sepertiga bagi orang
yang melakukan kejahatan itu terhadap orang yang
bekerja padanya, atau menjadi bawahannya.

1. Percobaan untuk melakukan kejahatan ini tidak


dipidana
KUHP PASAL 351
( LUKA SEDANG)
1.Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling
lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling
anyak empat ribu lima ratus rupiah
2.Jika perbuatan mengakibatkan luka – luka berat, yang
bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama
lima tahun.
3.Jika mengakibatkan mati, diancam dengan pidana
penjara paling lama tujuh tahun.
4.Dengan penganiayaan disamakan sengaja merusak
kesehatan.
5.Percobaan untuk melakukan kejahatan ini tidak
dipidana
KUHP PASAL 90
( LUKA BERAT)
1. Jatuh sakit atau mendapat luka yang tidak dapat
memberikan harapan akan sembuh sama sekali, atau
yang menimbulkan bahaya maut.
2. Tidak mampu terus menerus untuk menjalankan
tugas jabatan atau pekerjaan pencarian.
3. Kehilangan salah satu panca indera.
4. Mendapat cacat berat.
5. Menderita sakit lumpuh.
6. Terganggu daya pikir selamat 4 minggu lebih.
ANALISIS KASUS

Laki-laki , 21 tahun 4 bulan , kesan gizi


normal, mengaku di pukul oleh dua • Korban penganiayaan
orang tidak dikenal.

Luka berupa luka lecet pada wajah,


• Kekerasan tumpul
pinggang, anggota gerak atas

Hal tersebut menimbulkan penyakit


atau halangan untuk menjalanankan
• KUHP 352
pekerjaan jabatan atau mata
pencaharian
Thank You
Insert the Sub Title of Your Presentation