Anda di halaman 1dari 34

KONSEP BAHASA C++

Irfan Sembiring, ST
STT PLN
@2016
SEJARAH C++ (CONT)

 C diimplementasikan oleh Dennis


Ritchie dari AT&T Laboratories dengan
menggunakan sistem operasi UNIX.
 C merupakan hasil dari proses
pengembangan dari BCPL (Basic
Combined Programming Language).
 BCPL diciptakan oleh Martin Richard,
dan mempengaruhi bahasa B yang
diciptakan oleh Ken Thomson.

Praktikum Algoritma & Pemrograman I


( C ++)
Teknik Pemrog. Terstruktur 2

SEJARAH C++(CONT)
 Bahasa B dikembangkan menjadi bahasa C pada tahun
1970-an.
 Tahun 1983, didirikan sebuah komite untuk menciptakan
ANSI standar untuk bahasa C.
(yang dipakai pada Desember 1989)
 Bahasa C yang diciptakan oleh Kerninghan dan Ritchie
dikenal dengan ANSI C  digunakan oleh ISO sehingga
menghasilkan ISO Standard C.
 Tahun 1980, Bjarne Stroustrup dari AT&T Bell
Laboratories mulai mengembangkan bahasa C  C++
tahun 1985.
Teknik Pemrog. Terstruktur 2

 C++ mengalami dua tahap :


 dirilis oleh AT&T laboratories  cfront
 kompiler C++ menjadi sebuah kompiler
yang bisa C++  bahasa assembly
 Tahun 1990, C++ menjadi bahasa berorientasi objek.

APLIKASI BAHASA C++


 Sebagai bahasa pemrograman di Windows, UNIX,
Linux
 Bahasa untuk membuat sistem operasi, game,
sistem kendali , pembuatan aplikasi
 Untuk membuat bahasa baru
Struktur Program C++

//program tampil Selamat Datang

#include<iostream.h>
void main()
{
cout<<”Selamat Datang”<<;
}
 Pada contoh program di atas :
 //program tampil pesan Selamat Datang, merupakan
komentar yang tidak akan diproses oleh program. Selain
menggunakan tanda garis miring dua ( // ), sebuah
komentar dalam C++ dapat berupa simbol ( /*
komentar */ ).

 #include, merupakan instruksi kepada kompiler untuk


menyisipkan file lain saat program dikompilasi. Dalam
C++ semua operasi yang dilibatkan dalam program
berada pada file-file pustaka (library file) dengan nama
extension file-nya adalah .h Misal operasi input dan
output standar diletakkan di file pustaka <iostream.h>.
Bagian ini sering disebut dengan header
 fungsi main() yang merupakan awal dan akhir dari pembuatan
program.
 Semua yang terletak di dalam tanda { } disebut blok.
 Tanda { pada fungsi main (awal tubuh fungsi) menyatakan awal
eksekusi program. Sedangkan tanda } pada fungsi main() merupakan
akhir eksekusi program.
 Di dalam tanda { } terkandung sejumlah unit yang disebut pernyataan
(statement).
 Setiap pernyataan harus diakhiri dengan tanda titik koma ( ; ).


 cout<<”Selamat Datang”<<;
 merupakan contoh sebuah pernyataan. pernyataan tersebut
digunakan untuk menampilkan tulisan yang terletak pada sepasang
tanda petik ganda. Dalam hal ini, tulisan yang terletak pada
sepasang tanda petik ganda di atas disebut konstanta string.
KEYWORD (KATA TERCADANG)
KELOMPOK BAHASA C

 auto const double float int


short struct unsigned break
continue else for long signed
switch void case default enum
goto register sizeof typedef
volatile char do extern if
return static union while
KELOMPOK BAHASA C++
 asm dynamic_cast namespace
reinterpret_cast try bool
explicit new static_cast
typeid catch false
operator template typename
class Friend private
this using const_cast
inline public throw
virtual delete mutable
protected true wchar_t
Beberapa aturan dasar pembuatan program dengan C++ :
1. Penamaan file mengikuti kaidah penamaan DOS ( 8 karakter
+ 3 karakter untuk extention)
2. Keyword (kata tercadang) harus ditulis dalam huruf kecil
3. Penulisan program (penamaan fungsi, penamaan variabel,
penamaan konstanta, dll) bersifat case sensitive
4. Setiap pernyataan / statemen / ekspresi dalam program
harus diakhiri dengan tanda titik koma ( ; )
Tipe-tipe data dasar

Jangkauan Nilai
Tipe Lebar
Dari sampai dengan
int -32768 32767 4 byte
signed in
short int
unsigned int 0 65535 4 byte
long int -2147483648 2147483649 4 byte
unsigned long int 0 4294967296 32 bit
float 3.40E-38 3.40E+38 4 byte
double 1.7E-308 1.7E+308 8 byte
long double 3.4E-4932 1.1E+4932 8 byte
char 1 byte
boolean True dan False

Signed (pengubah)  nilai variabel dapat mempunyai tanda, sehingga


dapat bernilai positif maupun negatif

11
Variabel
1. Adalah suatu tempat untuk menampung data atau
konstanta di memori yang mempunyai nilai atau data
yang dapat berubah – ubah selama proses program
2. Ketentuan pemberian nama variabel :
 Tidak boleh ada spasi
Ex : gaji bersih  gaji_bersih
 Tidak boleh diawali oleh angka dan menggunakan
operator aritmatika
3. Huruf kecil dan besar dianggap berbeda
DEKLARASI VARIABEL :
Variabel  suatu pengenal yang digunakan untuk menyimpan suatu nilai
dan nilai dari variabel tersebut dapat berubah-ubah selama
proses dalam program
 int x, y  mendeklarasikan variabel x dan y bertipe integer
 float a, b  mendeklarasikan variabel a dan b bertipe pecahan
 char huruf  mendeklarasikan variabel huruf bertipe karakter
 double x  mendeklarasikan variabelx bertipe pecahan
 longint x  mendeklarasikan variabel x bertipe long integer

13
OPERATOR ARITMATIKA
Operator Arti
++ Penambahan nilai 1
-- Pengurangan nilai 1
pow Pangkat
sqrt Akar kw adrat
* Perkalian
/ Pembagian
% Pembagian modulus (sisa bagi)
+ Penjumlahan
- Pengurangan

OPERATOR PENGERJAAN
Operator Contoh Arti
= A= B + C Mengerjakan B + C ke A
+= A += 1 A= A+1
-= A -= 1 A= A-1
*= A *= 1 A= A* 1
/= A /= 1 A= A/ 1
%= A %= B A= A% B

14
A++ tidak sama dengan ++A atau A- -
tidak sama dengan - - A
 Jika diletakan di depan variabel, maka proses penambahan atau
pengurangan akan dilakukan lansung dengan variabelnya pada saat
ditemukan
Nilai A = 100
Nilai ++ A = 11
Nilai A = 11
 Jika diletakan di belakang variabel, maka proses penambahan atau
pengurangan akan dilakukan setelah nilai variabel ditemukan

Nilai A = 100
Nilai A++ = 10
Nilai A = 11
OPERATOR HUBUNGAN
Operator Arti
< Lebih kecil dari
<= Lebih kecil atau sama dengan
> Lebih besar dari
>= Lebih besar atau sama dengan
== sama dengan
!= Tidak sama dengan

OPERATOR LOGIKA

Operator Arti
&& Logika AND
|| Logika OR
! Logika NOT

16
Contoh :
 (7==5) hasilnya adalah false
 (5 > 4) hasilnya adalah true
 (5 <= 5 ) hasilnya adalah false

OPERATOR LOGIKA AND

Digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih


ekspresi relasi, akan dianggap BENAR bila semua
ekspresi relasi yang dihubungkan bernilai BENAR
MENAMPILKAN HASIL
Konstanta karakter escape banyak digunakan di statemen untuk
menampilkan hasil.

Karakter Escape Arti


\a bunyi bel
\b mundur satu spasi
\f ganti halaman
\n ganti baris baru
endl ganti baris baru
\r ke kolom pertama, baris yang sama
\t tabulasi horisontal
\v tabulasi vertikal
\0 nilai kosong
\' karakter petik tunggal
\" karakter petik ganda

23
CONTOH :
 cout << “hello word “ << endl;
 cout << “hello word \a\n”;
OUTPUT DENGAN cout <<
Contoh 1 :
//my first program in C++
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
main()
{
clrscr();
cout << “Selamat pagi dunia!”;
getche();
}
Hasil :
Selamat pagi dunia!
PENJELASAN : Teknik Pemrog. Terstruktur 2

Program tersebut mengandung komponen dasar:


//my first program in C++
merupakan komentar tidak akan berpengaruh terhadap
program.
 Ada dua cara untuk menuliskan komentar :
 // komentar baris
akan mengabaikan apapun mulai dari tanda(//)
sampai akhir baris.
 /* komentar blok */
akan mengabaikan apapun yang berada diantara
tanda /* dan */
Teknik Pemrog. Terstruktur 2

#include <iostream.h>
kalimat yang diawali tanda (#) merupaka preprocessor
directive. Indikasi untuk kompiler. #include <iostream.h>
indikasi untuk menyertakan header file standard iostream,
termasuk I/O dalam C++

main()
sebagai awal deklarasi fungsi main. Merupakan titik awal
dimana seluruh program C++ akan dieksekusi.

cout << “Selamat pagi dunia!”;


merupakan standard output stream dalam C++ (biasanya
monitor).
EX : setprecision ( )
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
#include <iomanip.h>
main()
{
float x ;
clrscr();
x = 0.1234567;
cout<<setprecision(0) <<"nilai x = " << x << endl;
cout<<setprecision(1) <<"nilai x = " << x << endl;
cout<<setprecision(2) <<"nilai x = " << x << endl;
cout<<setprecision(3) <<"nilai x = " << x << endl;
cout<<setprecision(4) <<"nilai x = " << x << endl;
cout<<setprecision(5) <<"nilai x = " << x << endl;
cout<<setprecision(6) <<"nilai x = " << x << endl;
cout<<setprecision(7) <<"nilai x = " << x << endl;
getch();
}
CONTOH PROGRAM :

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
main()
{
int a, b, c;
clrscr();
cout<<"masukkan nilai a : ";
cin >> a;
cout <<"masukan nilai b : ";
cin >> b;
c = a + b;
cout<<"hasil c = "<< c;
getch();
}