Anda di halaman 1dari 19

IGOS – IGORSOS

ALFI RIZKY MUBAROK LUBIS / 111.170.130


KELAS B SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
IGOS (Indonesia Go Open Source) adalah sebuah semangat gerakan untuk
meningkatkan penggunaan dan pengembangan Perangkat Lunak Sumber terbuka
Di Indonesia. IGOS nusantara atau IGN adalah sistem operasi dengan perangkat
lunak legal, handal tanpa membayar lisensi untuk pengguna di indonesia. IGN di
kembangkan oleh LIPI bersama dengan komunitas. IGN secara konsisten
dikembangkan sejak 2006. setiap tahun dikeluarkan versi terbaru. versi pertama
dirilis tahun 2006 memakai IGN 2006(R1), IGN 2007(R2), IGN 2008(R3),IGN
2009(R4), IGN 2010(R5), dan IGN 2011(R6). mulai rilis ketujuh atauh R7 IGN tidak
memakai kode tahun. tahun 2012 tersedia rilis 8 atau IGN R8.0 sejak R8.0 tersedia
32bit dan 64bit.
PENGERTIAN
IGOS
 Open Source Software (OSS) merupakan salah satu isue global tentang
Information Communication and Technology (ICT).
 Berlakunya undang-undang Hak Kekayaan Intelektual (HKI), dimana diperlukan
suatu tindakan nyata pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi meningkatnya
penggunaan perangkat lunak yang tidak legal.
 Adanya kesenjangan teknologi informasi antara negara berkembang dengan
negara maju serta antar daerah, dimana Open Source Software (OSS)
merupakan salah satu solusi sesuai dengan:
LATAR  Kesepakatan World Summit on the Information Society (WSIS), Desember
2003 - pemerintah bersama swasta bekerja sama dalam pengembangan
BELAKANG OSS dan free software.
 Hasil kajian The United Nation Conference on Trade Development
(UNCTAD) tahun 2003 - negara berkembang direkomendasikan untuk
mengadopsi Free OSS.
Pada tanggal 30 Juni 2004 dideklarasikan penggunaan dan pengembangan Open
Source Software (OSS) yang ditandatangani oleh : Menteri Riset dan Teknologi, Menteri
Komunikasi dan Informatika, Menteri Kehakiman dan HAM, Menteri Pendayagunaan
Aparatur Negara dan Menteri Pendidikan Nasional. Gerakan ini melibatkan seluruh
stakeholder TI (akademisi, sektor bisnis, instansi pemerintah dan masyarakat) yang
dimulai dengan program untuk menggunakan perangkat lunak sumber terbuka di
lingkungan instansi pemerintah. Diharapkan dengan langkah ini dapat diikuti oleh
semua lapisan masyarakat untuk menggunakan perangkat lunak legal.
Semangat gerakan ini memiliki sasaran sebagai berikut: Memberikan lebih banyak
alternatif perangkat lunak yang dapat digunakan oleh masyarakat secara legal dan
SEJARAH terjangkau, sehingga jumlah pengguna komputer meningkat. Peningkatan kemampuan
riset dan pengembangan teknologi informasi nasional bidang perangkat lunak.
IGOS Menciptakan kompetisi pengembangan teknologi informasi untuk dapat bersaing global.

DEKLARASI BERSAMA Indonesia,


Go Open Source! (IGOS)
 Logo IGOS digambarkan sebagai tunas daun yang terus bertumbuh dan berkembang
sehingga merepresentasikan semangat untuk terus berkembang dan
mensosialisasikan penggunaan Free/Open Source Software. Pewarnaan didominasi
oleh warna hijau dan oranye. Seperti kita ketahui bahwa hijau seringkali diasosiasikan
dengan alam dan secara alamiah mata manusia akan merasa nyama ketika melihat
paduan warna hijau karena warna hijau merupakan spektrum warna dengan rentang
terpanjang. Hijau menggambarkan pertumbuhan, kesegaran, dan harapan.
 Warna oranye / jingga menggambarkan semangat kebersamaan dan gotong royong
dan kreativitas tanpa batas. Seperti kita ketahui bahwa oranye adalah warna yang
FILOSOFI menggambarkan keaktifan dan penuh semangat, oranye biasanya dipakai untuk
menggambarkan keceriaan, merepresentasikan cahaya matahari, antusias, ambisi,
keseimbangan, kehangatan, kedermawanan, jiwa yang meluapluap, dan kreativitas.
SIMBOL IGOS Dengan kata lain diharapkan nantinya logo ini akan menumbuhkan kreatifitas tanpa
batas, mencerdaskan kehidupan bangsa melalui Free/Open Source Software
(FOSS), menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong melalui
Free/Open Source Software (FOSS), dan berbagi pengetahuan melalui Free/Open
Source Software (FOSS).
 Diharapkan melalui logo ini generasi muda sadar bahwa Free/Open Source Software
adalah salah satu solusi untuk menggunakan software legal dengan cara yang hemat
sehingga slogan Free/Open Source Software (FOSS) Menuju Kemandirian Bangsa
adalah hal yang mungkin.Kata IGOS berwarna abu-abu tua untuk menambah kesan
elegan serta memiliki kekuatan dan penegasan. Sedangkan Indonesia, Go Open
Source! berwarna abu-abu muda yang menandakan sebuah slogan atau tagline dari
kata IGOS. Pemilihan warna dan penempatan rata kiri disesuaikan sehingga
keseluruhan logo terlihat padu dan dapat dipakai pada header website maupun untuk
kebutuhan tercetak.

FILOSOFI
SIMBOL IGOS
1. Masyarakat Pengguna:
 Memberikan pilihan perangkat lunak yang terjangkau;
 Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang teknologi informasi;
 Memperkecial kesenjangan teknologi informasi;
 Meningkatkan akses informasi masyarakat;
 Meningkatkan kreativitas dalam mengembangkan dan memanfaatkan teknologi
informasi (kreativitas tidak dibatasi oleh software yang ada).
MANFAAT
IGOS 2. Industri pengembang :
 Meningkatkan pengembangan industri perangkat lunak nasional;
 Biaya rendah dalam memasuki industri perangkat lunak;
 Mengembangkan kemampuan sumber daya manusia bidang teknologi informasi;
 Pemindahan paradigma dari “IT import” ke “IT export”.
3. Pemerintah:
 Memperkecil biaya dan menghemat devisa dalam pembelian perangkat lunak;
 Menumbuhkan industri perangkat lunak dalam negeri sehingga dapat meningkakan
inovasi bidang teknologi informasi;
 Memberi peluang untuk pengembangan perankat lunak dalam permasalahan lokal
spesifi;
 Perusahan/institusi dapat lebih mengetahui business process dengan cara
MANFAAT improvement/modifikas;
 Mengurangi permasalahan intellectual property right;
IGOS  Mempromosikan kompetisi bidang teknologi informasi; 7. Meningkatkan keterbukaan
dan faktor keamanan sistem.
1. Memperkecil kesenjangan teknologi informasi dengan memanfaatkan OSS baik
tingkatan masyarakat di Indonesia maupun tingkatan global;
2. Meningkatkan inovasi dan kreatifitasbidang teknologi informasi melalui pengembang
perangkat lunak nasional;
3. Mendorong, meningkatkan dan menciptakan program-program pemerintah bidang
teknologi informasi skala nasional yang berdampak pada :
 Program pemerintah (percepatan program e-government);
 Ekonomi (penghematan devisa dalam pengadaan lisensi, stimulasi
TUJUAN pengembangan industri Teknologi Informasi, peningkatan industri software
dalam negeri);
 Sosial dan budaya (peningkatan jumlah pengguna komputer, pelatihan, akses
IGOS informasi);
 Pendidikan (iptek; e-learning; e-library);
 Hankamnas (pertukaran informasi/traffcking lebih terlindungi).
IGOS memiliki beragam kelebihan, antara lain:
1. Pengembangan yang konsisten, tiap tahun tersedia versi baru
2. Pengembangan dilakukan orang Indonesia
3. Menggunakan Bahasa Indonesia
4. Tampilan (grafik, ikon, kertas dinding) bernuansa Indonesia
5. Tersedia beragam pilihan media: LiveCD, DVD instalasi, LiveUSB

KELEBIHAN 6. Tersedia pilihan Desktop: Cinnamon, GNOME Classic, GNOME3, KDE, LXDE,

IGOS MATE, OpenBox, XFCE


7. Tersedia server repositori yang terhubung di IIX
8. Tersedia beragam media untuk bantuan ke pengguna: Milis, Forum, Wiki, Buku
Panduan, Surat Elektronik
9. Tersedia hampir 100 panduan yang ada di IGOS Nusantara Wiki (IGNwiki)

10. Interaksi cepat melalui penggunaan media sosial: Halaman dan grup IGOS Nusantara di
Facebook
11. Tersedia versi 64bit sejak IGOS Nusantara R8.0
12. IGOS Nusantara Desktop dapat dijadikan sebagai server (pilih instalasi
minimal/konsol/terminal lalu pasang paket server)
13. Tersedia versi IGOS Nusantara untuk Server. Tersedia rilis awal dengan nama IGOS
Nusantara X9
14. Tersedia versi IGOS Nusantara untuk Sistem Informasi Geografis yaitu IGN OpenGeo

KELEBIHAN 15. Tersedia distro turunan IGOS Nusantara, yaitu Distro ITS Emas, IGNiter
16. Berukuran ringkas, satu LiveCD berisi sistem operasi, aplikasi perkantoran, multimedia,
IGOS internet, permainan dsb.
17. Kontribusi pengembangan IGOS Nusantara didukung beragam pihak/instansi
18. Komunitas pengguna IGOS Nusantara cukup aktif
19. Telah dipakai dibeberapa kegiatan/pertemuan regional, saat seminar, kampus, Pemda, dsb.
20. Beberapa versi IGOS Nusantara telah disertakan/bundle di majalah, tabloid komputer.
1. Sistem operasi yang digunakan sama sekali berbeda dengan windows sehingga
perlu waktu dan tenaga untuk belajar menggunakannya.
2. Ada beberapa hardware yang belum terintegrasi drivernya di IGOS
Masih banyak software aplikasi yang belum jalan/beroperasi pada software open
source (IGOS). Karena pada umumnya software aplikasi yang tersedia di pasaran
masih berbasis windows.
3. Software open source lebih lama diinstalasi dan memerlukan banyak kebutuhan
spesifikasi perangkat keras yang lebih tinggi (RAM, Harddisk, processor).
KEKURANGAN 4. Untuk membuka suatu aplikasi pada open source cukup lama dibandingkan
IGOS software yang ada sekarang.
5. Pengguna sudah terbiasa menggunakan software yang ada (windows) sehingga
untuk berpindah ke system yang baru merasa enggan karena tidak terbiasa.
6. Belum tersosialisasinya secara menyeluruh penggunaan software open source
khususnya IGOS di LAPAN
1. IGOS Berdikari
Distro buatan PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) ini memungkinkan para pemilik
warnet beralih ke solusi open source tanpa kesulitan yang berarti, karena memiliki
fitur dan fasilitas yang sama dengan sistem operasi lainnya. IGOS BERDIKARI
merupakan solusi bagi pengusaha warnet yang ingin menekan investasi pada
lisensi aplikasi. Dengan berbasis sistem operasi Linux, IGOS BERDIKARI lebih
tahan dan aman dari serangan virus atau trojan horse.
2. IGOS Billing
Sistem Informasi Billing Online buatan PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) ini adalah
JENIS-JENIS sistem billing (penghitungan/pembuatan tagihan pemakaian) yang memanfaatkan
teknologi informasi untuk membantu pengusaha warnet memonitor penggunaan
IGOS dan pemasukan warnetnya. Pengusaha warnet dapat mengakses informasi
mengenai transaksi yang terjadi pada warnetnya kapan saja dan dimana saja
melalui Internet.
3. IGOS Kwartet
IGOS Kwartet (buatan PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) juga) adalah sebuah
teknologi yang mampu menghubungkan 4 set monitor, keyboard, dan mouse
dengan sebuah personal computer berbasis Linux yang dilengkapi dengan 4 buah
kartu VGA dan port USB sebanyak 8 buah. IGOS KWARTET memungkinkan
setiap terminal memiliki kualitas visual yang bagus sesuai dengan kemampuan
kartu VGA-nya. Hal ini dimungkinkan sebab setiap terminal terhubung dengan 1
kartu VGA.
4. IGOS Laba-laba
IGOS Laba-laba adalah arsitektur thin client adaptasi open source yang
memanfaatkan PXES Thin Client Terminal, sehingga hanya dengan sebuah server
bebasis Linux dapat melayani hingga 12 workstation diskless.
Dengan IGOS LABA-LABA yang juga dikembangkan PT Pasifik Satelit Nusantara
(PSN) ini, maka pengusaha warnet dapat menghemat biaya investasi perangkat
keras yang tinggi. Seluruh aplikasi dijalankan pada sisi server, selain itu untuk
workstation/klien tidak dibutuhkan PC yang baru, cukup dengan memanfaatkan
komputer bekas atau tua yang tidak memiliki harddisk. Karena berbasis Linux maka
JENIS-JENIS sistem ini juga lebih tahan terhadap serangan virus atau trojan horse.

IGOS 5. IGOS Dwiwarna


IGOS DwiWarna (IDW) adalah sebuah sistem operasi Linux yang dilengkapi
dengan beragam paket atau aplikasi. IGOS DwiWarna (IDW) yang dapat juga
disebut dengan nama Distro DwiWarna ini dibuat oleh komunitas open source
DwiWarna. IDW versi awal memakai penomoran versi 1.0 (V1.0) berbasis Fedora 8
(F8). Versi awal IDW terdiri lima CD/DVD, yaitu tiga buah CD dan dua buah DVD.
IDW V1.0 terdiri dari versi installer dan live CD. IDW dapat digunakan untuk
kebutuhan perkantoran/desktop, dan sebagai server.
6. IGOS Nusantara
IGOS Nusantara 2006 adalah aplikasi desktop yang merupakan distro Linux berbasis Fedora
Core 5, dirancang khusus untuk desktop, sangat cocok digunakan untuk perorangan, bisnis,
industri dan perkantoran dengan kemampuan yang handal sebagai solusi desktop. Dengan
kemampuan untuk membuat/mengedit dokumen, database, spreadsheet, file grafis, maupun
akses internet, chatting dan e-mail. Diinisiasi oleh Kementerian Negara Riset dan Teknologi,
IGOS Nusantara 2006 dikembangkan oleh Pusat Informatika LIPI Bandung bersama
komunitas OSS, untuk memberikan aplikasi desktop yang bebas tanpa pungutan yang dapat
dimanfaatkan oleh masyarakat pengguna komputer di Indonesia.

JENIS-JENIS 7. SDN IGOS


Sebuah merk perangkat lunak berbasis open source yang diluncurkan oleh Tim Konsorsium
IGOS IGOS untuk memenuhi tuntutan masyarakat akan adanya produk open source untuk sistem
desktop yang siap pakai. SDN IGOS dilengkapi dengan dukungan infrastruktur dan helpdesk
serta bisnis model yang mendukung pertumbuhan industri IT lokal.
8. Waroeng IGOS
Merupakan aplikasi usaha warnet berbasis Open Source yang dikembangkan Universitas
Gunadarma untuk aplikasi desktop (client) yang terdiri dari: office application (word
processing, spreadsheet dan presentation), internet application (web browser, chatting, mail
client) dan anti virus (clamav, spamassassin), maupun untuk server yang terdiri dari
(security, proxy manager, IP location, billing system warnet dan quality of services).
Keuntungan igorsos :

1. Perangkat lunak tersebut dapat didistribusikan secara bebas


2. Kode program perangkat lunak tersebut dapat didistribusikan dalam bentuk awal
dan pekerjaan yang diturunkannya.
INDONESIA 3. Dapat dimodifikasi dan dikembangkan lebih lanjut secara bebas sesuai kebutuhan.

GO REMOTE 4. Tidak ada perbedaan lisensi perorangan maupun kelompok (corporate).

SENSING 5. Tidak ada perbedaan peruntukan penggunaan


6. Dapat berupa oss pada operating system (linux) atau aplikasi lainnya
OPEN SOURCE 7. Software open source tidak pernah terkena virus komputer walaupun tidak
(IGORSOS) menggunakan anti virusnya.
Kekurangan igorsos :

1. Perangkat lunak tersebut dapat didistribusikan secara bebas kode program


perangkat lunak tersebut dapat didistribusikan dalam bentuk awal dan pekerjaan
yang diturunkannya.
INDONESIA 2. Dapat dimodifikasi dan dikembangkan lebih lanjut secara bebas sesuai kebutuhan.

GO REMOTE 3. Tidak ada perbedaan lisensi perorangan maupun kelompok (corporate).

SENSING 4. Tidak ada perbedaan peruntukan penggunaan dapat berupa oss pada operating
system (linux) atau aplikasi lainnya

OPEN SOURCE 5. Software open source tidak pernah terkena virus komputer walaupun tidak
menggunakan anti virusnya.
(IGORSOS) 
Manfaat igorsos :

1. Pemanfaatannya telah dapat menyajikan informasi geografi dari suatu liputan


wilayah yang luas dalam waktu relatif singkat.
2. Telah terjalin kerjasama dengan semua pemilik satelit dan mendapat beberapa
INDONESIA kemudahan seperti pinjaman alat, bantuan teknologi dan lain-lain.

GO REMOTE 3. Dengan teknologi ini pemutakhiran data dapat dilakukan secara periodik dengan
siklus waktu yang singkat bahkan setiap saat biIamana diperlukan.

SENSING 4. Kemajuan teknologi InI yang dapat diintegrasikan dengan teknologi informasi dan
komputer sehingga memungkinkan pemanfaatannya dalam bidang-bidang yang
OPEN SOURCE semakin luas.

(IGORSOS) 5. Kemajuannya yang pesat di bidang resolusi spasial, dimana sekarang telah
mencapai 1 meter memungkinkan kedepan citra satelit digunakan sebagai bahan
pembuatan peta topografi dan peta tematik skala besar.
-Mirabito, Michael M.A., and Barbara L. Morgenstern. The New Communication
Technologies: Applicatios, Policy, and Impact (Fifth Edition). MA: Elsevier, Inc., 2004,
Ch.6, Ch.7 and Ch 8.
- Taryo, 2013. Igos Nusantara(IGN)-Linux Bangsa Indonesia(Bangga)
- Van Dika, Sendy, 2011.Sistem Operasi
DAFTAR - Siti zahra. 2015. Sistem operasi. STMIK INDONESIA
PUSTAKA - https://id.wikipedia.org/wiki/IGOS
- http://www.lapanrs.com/
- http://buletinlitbang.dephan.go.id/
- http://otakatiklagi.blogspot.com/2013/11/contoh-makalah-teknologi-open-source.html

Anda mungkin juga menyukai